Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Mendesain Motif terhadap Produk Pakai kepada Perajin Sulam Koto Gadang di Bukittinggi Sumatera Barat Ranelis, Ranelis; Washinton, Rahmad; Yandri, Yandri; Malik, Kendall; Fajrina, Rahma Melisha
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 2 (2024): April, Pages 64 - 96
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i2.898

Abstract

Sulaman Minangkabau mempunyai ciri dan watak sendiri, yang membedakannya dengan sulaman atau kerajinan dari daerah lainnya di Indonesia. Salah satu ciri khas yang unik pada sulaman Minangkabau adalah ragam hias yang bertemakan flora yang terdapat dalam seni kerajinan sulam daerah Koto Gadang. Pembuatan motif tradisional Minangkabau dilakukan dengan cara memberi kesempatan bagi para perajin untuk mengaplikasikan atau menerapkan motif Minangkabau yang telah diberikan sesuai dengan bentuk produk sulaman yang mereka hasilkan terutama bentuk produk pakai. Desain motif diaplikasikan untuk tas mukena dan sajadah. Peserta pelatihan terdiri dari anak-anak remaja laki- laki dan perempuan serta ibu-ibu rumah tangga yang juga merupakan perajin sulam yang ada di Koto Gadang. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh perajin di Koto Gadang selaku mitra maka tim pengabdian akan melakukan pengembangan  motif dan produk yang lebih kreatif dan inovatif. Penjualan produk dengan menggunakan media social harus mampu menarik pembeli dengan memberikan informasi-informasi terkait dengan produk-produk yang ditawarkan kepada masyarakat. Hasil desain motif ini diaplikasikan kedalam sebuah produk secara prototype yaitu tas untuk mukena dan sajadah. Hal ini pengembangan desain motif untuk Koto Gadang memberikan nilai jual ke dalam sebuah produk pakai dan produk ini dapat menjadi keuanggulan produk local khususnya daerah Koto Gadang.
Pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama Sinar Bulan Sulaman Benang Emas & Bordir di Nagari Limo Kaum Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat Ranelis, Ranelis; Washinton, Rahmad; Nova, Siska Mitria; Malik , Kendall; Fajrina, Rahma Melisha; Alipuddin, Alipuddin; Agesty, Nelsyah; Anaqi, Afiq Vesti; Putri, Nada Nesa
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i6.1043

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan pelaihan kepada perajin tentang desain kreatif dan inovatif di UMKM KUB Sinar Bulan Limo Kaum Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 10 orang perajin di KUB Sina Bulan. Kegiatan penabdian ini dimulai dengan memberikan penyuluhan tentang motif dan penjelasan tentang desain kreatif dan inovatif. Kegiatan yang ke dua adalah memberikan pelatihan berupa praktek langsung dalam pembuatan desain motif dan produk untuk produk sulam serta mempraktekkan langsung bagaimana proses pembuatan produk berupa tas, dompet, sal, kipas dan gantungan kunci. Sehingga para perajin sulaman benang emas dan birdir di KUB Sinar Bulan memperole pengetahuan tentang desain kreatif dan inovatif, membuat motif dengan ciri khas minangkabau serta perajin mampu membuat produk berupa tas, dompet, sal, kipas serta gantungan kunci dengan motif ciri khas Minangkabau.
Pelatihan Pembuatan Produk Berbahan Anyaman Pandan untuk Meningkatkan Nilai Jual di Nagari Padang Laweh Selatan, Sijunjung Malik, Kendall; Fernando, Ferry; Yandri, Yandri; Washinton, Rahmad; Agil, Muahammad; Gani, Maulid Hariri; Widdiyanti, Widdiyanti; Ranelis, Ranelis; Malik, Hanafi
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i6.1046

Abstract

Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah Kerajinan daun pandan merupakan salah satu bentuk seni dan kerajinan yang memiliki nilai estetika yang bernilai tinggi, hal ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan budaya yang dapat dilihat, dinilai seksama pada estetika yang terkandung dalam setiap karya produk anyaman pandan. Kerajinan Pandan saat ini diidentifikasi sebagai terus mengalami ekspansi pasar ekspor, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Salah satu daerah yang memproduksi produk kerajinan pandan di Indonesia adalah Nagari Padang Laweh Selatan Sijunjung, Sumatera Barat. Sesuai data Analisa TIM PKM yang teridentifikasi bahwa pengrajin pandan di Nagari Padang Laweh Selatan Sijunjung mengalami permasalahan pada produk yang mengalami penurunan penjualan dan minimnya produk yang dikembangkan pada hasilnya kesulitan dalam permintaan pasar. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengelola dan pengrajin Kelompok Anyam Pandan Padang Laweh Selatan (KAPPLS) di Kabupaten Sijunjung yang bertujuan memberikan pelatihan mengenai inovasi produk baru yang dihasilkan dari kerajinan anyaman pandan dan meningkatkan kreativitas pengrajin. Dengan menambahkan desain baru yang lebih beragam dan disesuaikan dengan perkembangan zaman akan meningkatkan daya jual. Hasil dari kegiatan ini, pengrajin bisa memahami materi yang diberikan dan bisa mempraktekannya, mulai dari persiapan dan proses produksi.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Guna Meningkatkan Kreativitas Kaum Disabilitas di Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Padangpanjang Sumatera Barat Washinton, Rahmad; Haq, Chairul; Ranelis, Ranelis; Nova, Siska Mitria; Saputra, Muhammad Rian Dwi Kurniawan; Nadila, Nadila; Husni, Ilham Latifa
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1192

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas bagi kaum disabilitas yang ada diperkumpulan penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) di Kota Padangpanjang, dengan memanfaatkan limbah serbuk kayu untuk dijadikan benda kriya berupa produk cenderamata, dengan memanfaatkan serbuk kayu tersebut menjadi produk kriya yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah dengan memberikan penjelasan tentang limbah serbuk kayu, bahan, alat yang digunakan untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Metode demonstrasi praktek langsung secara bersama-sama dengan kaum disabilitas Kota Padangpanjang. Inovasi produk yang dibuat adalah produk cederamata berupa tempat tisu, celengan, hiasan diatas meja dan benda cenderamata lainnya. Hasil dari inovasi dengan memanfaatkan limbah serbuk kayu menjadi produk cenderamata ini memberikan dampak kreativitas, kemandirian, jiwa usaha bagi kaum disabilitas.
Pelatihan Pembuatan Tas Wanita dari Limbah Kayu di SMAN 3 Payakumbuh, Sumatera Barat Ranelis, Ranelis; Sumadi, Sumadi; Washinton, Rahmad; Nova, Siska Mitria; Yandri, Yandri; Rahman, Fadlul; Alipuddin, Alipuddin; Hanafi, Hanafi; Fajri, Emzia; Rahmadinata, Melisa Fitri
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i3.1148

Abstract

Pelatihan pembuatan tas wanita dari limbah kayu di SMA 3 Payakumbuh, Sumatera Barat, merupakan salah satu upaya pemberdayaan siswa melalui pengembangan keterampilan kerajinan tangan berbasis lingkungan dengan memanfaatkan bahan dari limbah kayu yang merupakan residu dari kegiatan industri yang ada di lingkungan sekitar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya daur ulang limbah sebagai salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh siswa/i dalam melestarikan lingkungan dan menanamkan nilai kreativitas serta membangun mentalitas kewirausahaan pada siswa/i sejak dini. Metode pelatihan dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah dengan memberikan pemahaman dan pengetahuan terhadap siswa/i tentang keterampilan kerajinan kayu, pemanfaatan limbah sehingga bernilai jual dengan menekankan pada kreativitas dan inovasi, demonstrasi yang dilakukan dengan memperagakan secara langsung cara membuat tas dari limbah kayu sehingga siswa/i dapat melakukan proses peniruan terhadap objek yang akan dibuat, dan praktik langsung yaitu memberikan kesempatan bagi siswa/i untuk berkreativitas dan inovasi produk pembuatan tas dari limbah kayu. Hasil dari pelatihan ini adalah siswa/i mampu mengolah limbah kayu menjadi tas wanita yang bernilai guna dan memiliki nilai jual. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong siswa untuk mengembangkan usaha kreatif berbasis kerajinan kayu, yang berkontribusi pada ekonomi lokal dan pelestarian lingkungan.
Pelatihan Pemasaran Digital dan Inovasi Produk Sulam Guna Meningkatkan Perekonomian Pengrajin Sulam Koto Gadang Sumatera Barat Nova, Siska Mitria; Ranelis, Ranelis; Washinton, Rahmad; Haq, Chairul; Pusvita, Cinta; Husni, Latifa; Rosmita, Ermi
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i4.1186

Abstract

Kendala yang di hadapi oleh pengrajin dan UMKM di Koto Gadang antara lain terbatasnya inovasi produk dan pelaku UMKM belum memanfaatkan secara optimal platform digital untuk memasarkan produknya. Tujuan Kegiatan Kemitraan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan daya saing dan kapasitas UMKM Sulam Koto Gadang melalui pelatihan pemasaran digital dan inovasi produk yang dihasilkan. Pada pengabdian ini proses sosialisasi dilakukan dengan memberikan informasi dan pemahaman tentang peningkatan kuantitas dan kualitas produk kerajinan sulam melalui pengembangan desain produk yang akan dihasilkan serta pengembangan pemasaran. Pelatihan dilakukan dengan cara demonstrasi, yaitu cara membuat desain yang kreatif dan inovatif harus dilakukan serta memberikan pelatihan bagaimana cara pemasaran secara online dengan memanfaatkan digital platform online. Dari hasil PKM dihasilkan berbagai produk sulaman dengan beberapa pengembangan motif yang dan produk yang dihasilkan semakin beraneka-ragam. Selain itu, dari hasil PKM ini pengrajin mulai memanfaatkan digital marketing sebagai saran promosi dan penjualan produk sulaman koto gadang melalui pemanfaatan sosial media seperti Facebook, Instagram, dll. Kesimpulan dari PKM ini adalah meningkatnya inovasi produk sulam koto gadang sehingga produk lebih menarik dan sesuai dengan selera konsumen serta pengrajin dapat memahami peran penting penggunaan digital marketing untuk menjual produk sulam Koto Gadang