Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Rekonstruksi Hidung Bagi Korban Cedera Menurut Pandangan Maqasid Syariah Dan Regulasi Medis Rachmawati, Andini; Fawwaz, Ahmad; Santoso, Arif Dian
Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol 5 No 3 (2025): December 2025
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/jkih.v5i3.591

Abstract

Operasi rekonstruksi hidung merupakan tindakan bedah yang dilakukan untuk memulihkan bentuk dan fungsi hidung yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan, trauma, maupun penyakit tertentu. Dari sisi medis, prosedur ini penting untuk mengembalikan fungsi pernapasan, memperbaiki penampilan wajah, sekaligus menunjang kesejahteraan psikologis pasien. Dalam tinjauan hukum Islam, intervensi medis diperbolehkan selama bertujuan menjaga kesehatan dan mencegah kemudaratan, sejalan dengan prinsip Maqāṣid Syarī‘ah yang menekankan perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs) dan akal (ḥifẓ al-‘aql). Penelitian ini bertujuan menelaah status hukum operasi rekonstruksi hidung bagi korban cedera berdasarkan perspektif Maqāṣid Syarī‘ah dan regulasi medis di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, melalui analisis literatur terkait regulasi medis dan ketentuan hukum Islam mengenai tindakan rekonstruktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa operasi rekonstruksi diperbolehkan secara syar‘i apabila terdapat indikasi medis yang jelas dan tidak semata-mata untuk tujuan kosmetik. Di sisi lain, regulasi medis di Indonesia telah mengatur prosedur ini dengan ketat demi menjamin keselamatan pasien sekaligus memastikan kepatuhan pada standar etika kedokteran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa operasi rekonstruksi hidung dapat diterima baik dalam perspektif Islam maupun regulasi medis sepanjang dilakukan untuk kepentingan medis yang sah, sesuai standar keselamatan, serta memperhatikan kemaslahatan pasien. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pemahaman tenaga kesehatan mengenai aspek syar‘i dalam praktik bedah rekonstruktif, serta penguatan regulasi agar prosedur tidak disalahgunakan.
Analisis Peran Green Sukuk dalam Mendorong Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan yang Ramah Lingkungan di Indonesia Cahyani, Meitria; Saputro, M.Bagus; Amirullah, Muhammad Azrul; Rachmawati, Andini; Manaanu, Yusuf Al; Santoso, Arif Dian
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JEMB) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jemb.v5i1.4428

Abstract

Realizing massive and equitable infrastructure development requires significant funding, while public demand for Sharia-compliant financial products is also increasing. This issue has prompted the government and relevant institutions to create Sharia-compliant financial instruments that can inject significant funding into these projects. One such Sharia-compliant financial instrument is Green Sukuk. Green Sukuk is an innovative, environmentally friendly form of financing. This study aims to analyze the influence of Green Sukuk on the massiveness of national infrastructure development through a literature review approach. This article takes a descriptive approach and utilizes content analysis as its research methodology. This method was chosen based on the need to adhere to existing theoretical foundations as a guide, ensuring that the focus of the writing aligns with the reality on the ground. The results show a significant relationship between Green Sukuk issuance and the level of massiveness of national infrastructure development. This study demonstrates the influence of Green Sukuk as a significant source of financing for the massiveness of infrastructure development in Indonesia.
Criminal Counterfeiting Deed Authentic Shaped Diplomas By A Notary; Fiqh Legal Perspective Jinaya, Indonesia Imam Kamaluddin Kamaluddin; Putri Masyitoh; Arif Dian Santoso
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 11 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v4i11.788

Abstract

Counterfeiting of diplomas in Indonesia is back lively. Case This is present in some areas and within various shapes. He quoted from Tirto. Id, 873 certificates were produced. A campus-only private sector in Tangerang graduated 145 students. That is, 728 diplomas were issued. Who knows who is entitled to them? Notary Public is officially authorized general For make deed Authentic and owned authority other as meant in Constitution Article 1 number 30 of 2004 concerning Position Notary (UUJN) as has changed become Constitution number 2 of 2014 concerning Position Notary. In matter This determination criminal forgery deed Notary Public Already walking 21 years more in Indonesia. Happen Counterfeiting deed by Notary refer to the Judgment East Jakarta District Court Number 290/ Pid.B /2020/PN Jkt. Tim. Defendant Name Taufik kindly valid and convincing guilty do action criminal Counterfeiting Deed Authentic form criminal prison for 1 ( one ) year and 6 ( six ) months. Notary Public do deviation law Notary Public can sentence punishment or penalty form penalty civil, administrative/ code ethics Position Notary Public berdarkan Constitution position Notary ( UUJN) Article 15 paragraph. Islam recognizes degrees of forgery, The same thing as a liar. That is behavior. The lie is a finger. Finger action fear of crime influences society. Reference beginning istinbath law Ulama's considerations on criminal forgery are Al-Qur'an, Hadith maslahat al-Mursalah, Ulil Amri. This writing will answer Fiqh Law's responses to Jinayah to penalty prison forgery deed notary