Claim Missing Document
Check
Articles

Examination of Borax in Meatballs: Qualitative Analysis Yunitasari, Norainny; Dalmayanti, Fanny; Ratnasari, Diah
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 3 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.22713

Abstract

Borax is a chemical that is hazardous to health and is often misused as a food additive. The addition of this chemical is to make food chewier and more durable. It is important to test the presence of borax in snacks around us. The purpose of this study was to test the presence of borax in meatballs sold in the town square in one of the cities in East Java. The test method was carried out qualitatively, namely organoleptic test, AgNO3 test, turmeric extract test, and borax test kit. The results showed that all meatball samples tested positive for borax. Organoleptically, meatballs containing preservatives do not easily become soft (remain chewy), do not give off a bad smell for longer, and do not grow mold easily. This kind of research is important to anticipate the emergence of diseases due to borax abuse.
Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Salep Zink oksida Sebagai Pengobatan Dermatitis Popok Berbasis Cera Alba Qomariyah, Zumrotul; Ratnasari, Diah
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Farmasi Galenika Vol 10 No 1
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v10i1.284

Abstract

Penggunan popok yang terlalu lama dapat mengakibatkan peradangan dan iritasi pada kulit bayi, hal ini disebut dengan istilah ruam popok. Tingkat kelembapan pada area popok juga dapat meningkatkan resiko dermatitis popok pada bayi. Pengatasan masalah ruam pada kulit akibat popok dapat dilakukan dengan pengobatan farmakologi, yaitu dengan cara memberikan salep pada kulit yang terkena iritasi. Zink oksida merupakan salah satu bahan aktif yang dapat digunakan untuk mengatasi ruam popok. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimal salep zink oksida dengan variasi konsentrasi cera alba. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental untuk membedakan hasil formulasi dan evaluasi fisik salep zink oksida berbasis variasi konsentrasi cera alba. Hasil penelitian menyatakan pada sediaan salep zink oksida formula I memenuhi spesifikasi evaluasi organoleptis, pH, daya sebar, dan homogenitas. Sedangkan pada formula II tidak memenuhi spesifikasi pada evaluasi daya sebar. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh variasi konsentrasi cera alba sebagai basis terhadap formulasi dan evaluasi fisik salep zink oksida. Formula paling optimal dari penelitian ini adalah formula I. Kata kunci: Dermatitis Popok, Cera Alba, Salelp, Zink oksida
Tingkat Pengetahuan Lansia Tentang Obat Antihipertensi di Desa Simbatan, Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan Choti'ah, Faridhotul Nur; Ratnasari, Diah
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.122

Abstract

Berdasarkan hasil survey pendahuluan tentang tingkat pengetahuan lansia terhadap obat Antihipertensi menunjukkan 7 dari 10 responden tidak mengetahui penggunaan obat antihipertensi dengan tepat. Mengetahui tingkat pengetahuan lansia terhadap obat antihipertensi. Jenis penelitian bersifat nonexperimental menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi adalah masyarakat Desa Simbatan yang melakukan kunjungan ke Posyandu sebanyak 80 orang, pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Terdapat sebanyak 56 orang (70%) memiliki pengetahuan cukup terhadap obat antihipertensi, sedangkan berdasarkan pernyataan kuesioner tingkat pengetahuan lansia mayoritas responden menjawab benar pada pernyataan obat darah tinggi mempunyai efek samping berbeda- beda seperti buang air kecil sebanyak 80 (100%). Tingkat pengetahuan hipertensi pasien lansia di Desa Simbatan Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan Jawa Timur dapat dikategorikan  cukup (70%).
Examination of Borax in Meatballs: Qualitative Analysis Yunitasari, Norainny; Dalmayanti, Fanny; Ratnasari, Diah
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 3 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.22713

Abstract

Borax is a chemical that is hazardous to health and is often misused as a food additive. The addition of this chemical is to make food chewier and more durable. It is important to test the presence of borax in snacks around us. The purpose of this study was to test the presence of borax in meatballs sold in the town square in one of the cities in East Java. The test method was carried out qualitatively, namely organoleptic test, AgNO3 test, turmeric extract test, and borax test kit. The results showed that all meatball samples tested positive for borax. Organoleptically, meatballs containing preservatives do not easily become soft (remain chewy), do not give off a bad smell for longer, and do not grow mold easily. This kind of research is important to anticipate the emergence of diseases due to borax abuse.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI AREA PERTANIAN (STUDI DI KABUPATEN BREBES) Ratnasari, Diah; Suhartono, Suhartono; Rahfiludin, Mohammad Zen
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.953 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2017.12.1.41-48

Abstract

The aim of this study was to analyze the risk factors of  Low Birth Weight (LBW) in agricultural area (Breses district) with high pesticide exposure. The research was an observational study with case control design. Study subject were post partum-productive age (20-35 years) women, consisting of 60 cases (LBW) and 60 controls (non-LBW). The independent variables were maternal weight gain during pregnancy, MUAC in early pregnancy, hemoglobin levels in the third trimester body mass index before pregancy and level of pesticides exposure. Nutrient intake data was obtained by semiquantitative food frequency questionnaires (FFQ), maternal and child health (KIA) book and data on level of pesticide exposure was obtained through a structured interview. Data were analyzed by calculating the Odds Ratio (OR) using logistic regression. There was no differences in  age between cases and controls. Median length, mother’s education level, BMI and MUAC among the cases was lower than the control group. Low protein adequacy level (OR= 8.9; 95%CI:1.6-227.7); less weight gain (OR=9.1; 95%CI:2.9-28,); High pesticides exposure (OR=7.4;  95%CI:1.3-40.9); low MUAC <23.5 cm (OR=4.6; 95%CI:1.3-15.5) were LBW risk factors in Brebes. Inadequacy of nutritients and high pesticides exposure during pregnancy was LBW risk factors. Women are advised to increase nutrients intake and avoid  pesticides exposure during pregnant.
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Dalam Rangka Gerakan Lumbung Hidup Rating Aisyiyah Kroman Norainny Yunitasari; Janatun Na&#039;imah; Diah Ratnasari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.99928

Abstract

The Aisyiyah Living Granary Movement (GLHA) is carried out to utilize empty land to meet food needs. One important thing in this movement is the community's understanding of how to obtain fertile planting media and support plant growth, namely by making compost. The purpose of this activity is to strengthen the community's understanding (especially members of the Aisyiyah Kroman Branch) in efforts to make compost independently. The activity method used is counseling (lectures). The results of the activity show that this activity can encourage the enthusiasm of participants to ask questions and explore the manufacture of organic fertilizer (compost). In making this compost, two types of results can be obtained, namely liquid and solid fertilizer. This is different from eco enzyme fertilizer which is only liquid. The two types of fertilizers also differ in terms of the smell produced, organic fertilizer (compost) has an unpleasant odor, while eco enzyme fertilizer has a fresher odor.
PENYULUHAN DAN PMT GIZI KURANG PADA ANAK DI DESA SITANGGAL Ratnasari, Diah; Umisara, Elinda; Kumala, Findy Dwita; Wahyani, Anggray Duvita; Rahmawati, Yuniarti Dewi; Setyaningsih, Sulasyi
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 02 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i02.1845

Abstract

Latar Belakang: Gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes memiliki prevalensi gizi kurang yang tinggi (18,7%) dengan 86 kasus meskipun memiliki aksesibilitas yang baik terhadap fasilitas kesehatan dan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan gizi lebih dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan pola asuh dibandingkan keterbatasan akses geografis. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita tentang gizi seimbang dan pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak melalui penyuluhan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 November 2025 di Aula Balai Desa Sitanggal dengan melibatkan 20 peserta ibu balita. Kegiatan terdiri dari penyuluhan tentang gizi seimbang dengan konsep "Isi Piringku" dan praktik pembuatan PMT berbahan dasar ikan kuniran yang diolah menjadi rolade. Hasil: Penyuluhan mendapat respon antusias dari peserta, ditunjukkan dengan partisipasi aktif saat penyampaian materi dan praktik pembuatan PMT. Kesimpulan: Edukasi gizi dan demonstrasi pengolahan makanan bergizi yang variatif dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menyediakan asupan gizi yang baik bagi balita. Kegiatan berkelanjutan diperlukan untuk menurunkan angka gizi kurang di Desa Sitanggal.
INOVASI PENGENALAN MIE SEHAT BERBASIS SAYUR DAN BUAH SEBAGAI UPAYA EDUKASI GIZI DI SMA N 1 LOSARI Ratnasari, Diah; Indriyani, Azizah; D, YanYan El Rizal Unzilatirrizqi D; Masrikhiyah, Rifatul; Febriani, Febriani
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 02 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i02.1859

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini berfokus pada edukasi pengenalan mie sehat berbahan dasar buah dan sayuran sebagai upaya memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai dampak negatif konsumsi mie instan serta mendorong perubahan ke arah pola makan yang lebih sehat. Kegiatan ini ditujukan khusus untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi SMA N 1 Losari, Brebes, mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui konsumsi pangan bergizi yang diolah secara inovatif agar dapat diterima semua kalangan. Selain itu, program ini juga menanamkan pemahaman bahwa kreativitas dalam pengolahan pangan tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sistem pembelajaran daring yang dilengkapi dengan modul dan video tutorial pembuatan mie sehat. Pendekatan yang digunakan meliputi metode ceramah, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Hasil yang diperoleh setelah program berjalan selama satu bulan menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya siswa-siswi, telah memiliki pengetahuan dasar mengenai mie sehat berbahan buah dan sayuran, termasuk pemahaman tentang proses pembuatannya
Formulation and Physical Evaluation of Depilatory Cream from with Variation Concentrations of Turmeric (Curcuma longa) and Bromelain Enzyme Ratnasari, Diah; Na’imah, Janatun; Trikurniadewi, Nastiti; Agustin, Irani; Prastiyo, Danu
Viva Medika Vol 18 No 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v18i3.2064

Abstract

The Indonesian cosmetics industry market is predicted to grow by 5.91% per year, including skin care products. One type of skin care is removing unwanted hair from the skin because this hair can interfere with appearance, especially for women. One way to remove this hair is by using hair removal cream (depilatory cream). One natural ingredient that has depilatory properties is turmeric. Depilatory cream also requires sulfhydryl protease enzymes that can break down the molecular structure of proteins contained in hair into amino acids. One protease enzyme is bromelain. The purpose of this study was to obtain the best formula for depilatory cream with varying levels of turmeric and bromelain enzymes based on physical evaluation results. The research method used was experimental research with stages of turmeric extraction, bromelain enzyme isolation, depilatory cream formulation, and physical evaluation of the depilatory cream. The results showed that Formula 1 was the best turmeric-based depilatory cream formula with bromelain enzyme based on physical evaluation results.
Pemanfaatan Potensi Pangan Lokal dalam Sosialisasi PMT Tinggi Protein Bagi Keluarga Pra Sejahtera di Kelurahan Kaliwlingi Duvita, Anggray; Setyaningsih, Sulasyi; Rahmawati, Yuniarti Dewi; Ratnasari, Diah; Fadhilah, Tri Marta
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 02 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i02.1869

Abstract

Kelurahan Kaliwlingi merupakan wilayah pesisir di wilayah Brebes utara dengan potensi laut melimpah, namun angka risiko stunting pada keluarga pra sejahtera masih memerlukan perhatian khusus. Masalah utama adalah rendahnya pengetahuan ibu dalam mengolah sumber protein hewani menjadi makanan tambahan yang menarik bagi balita. Selama ini, hasil tangkapan nelayan lebih diutamakan untuk dijual ke pasaran daripada diolah sendiri. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga melalui sosialisasi dan demonstrasi pengolahan PMT berbasis ikan. Metode yang digunakan adalah partisipatif aktif dengan teknik ceramah dan praktik langsung. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman gizi sebesar 80% dan keberhasilan peserta dalam menciptakan produk olahan pangan lokal secara mandiri.