Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMBUATAN BIOPLASTIK DARI AIR NIRA UNTUK MENINGKATKAN VARIASI PRODUK KELOMPOK TANI KIRING MAKMUR TUBAN Tiadeka, Pemta; Ratnasari, Diah; Na'imah, Janatun; Hidayah, Arum Sani; Mahdi, Hazel Adhyasta; Alam, Bahrul
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7242

Abstract

Potensi alam yang ada di desa kiring belum banyak dimanfaatkan seperti pohon aren/ nira dan jagung. Pengolahan pohon nira hanya digunakan sebagai minuman dan makanan jenang. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada peningkatan aspek produksi dari kelompok tani “ Kiring Makmur” desa kiring agar produk yang dihasilkan lebih bervariasi. Salah satu potensi yang berhasil diolah Bersama program ini Adalah bioplastik dari selulosa air nira serta pati. Pada kegiatan pengabdian ini telah dilakukan kegiatan pembuatan produk bioplastic. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, edukasi dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan produk. Berdasarkan hasil pretest dan posttest diperoleh hasil peningkatan pengetahuan peserta kelompok tani setelah diberikan edukasi bioplastik maupun digital marketing. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan peserta dalam membuat bioplastic selulosa. Produk diberikan nama “Legend-Wrap Plastic”. Mitra kelompok tani juga bersama membuat alat untuk menunjang keberhasilan produk. Tim pengabdian telah memberikan desain packaging yang menarik sehingga produk plastik yang telah dibuat dapat dilakukan pengemasan. Keunggulan dari produk Legend-wrap adalah ramah lingkungan serta dikelola dari potensi alam desa. Selain ini produk dapat digunakan sebagai pembungkus makanan dengan tingkat kelenturan yang lebih bagus dari plastic pada umumnya. Dengan adanya program ini, target utama aspek produksi yaitu peningkatan kuantitas produk dan diversitas produk telah tercapai. Hasil testimoni juga menunjukkan adanya antusias dan motivasi peserta selama mengikuti kegiatan serta terus mencona memproduksi bioplastic.
PENGEMBANGAN SMART AEROPONIC SYSTEM BERBASIS TELEGRAM DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN TANAMAN OBAT DI LINGKUNGAN PERKOTAAN Yunitasari, Norainny; Ratnasari, Diah; Na'imah, Janatun; Fadhilah, Reza; Inayah, Naila Shafidah; Khairani, Salsabilla Tisya
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.38603

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Masalah keterbatasan lahan untuk bercocok tanam menjadi masalah penting yang harus diselesaikan dalam lingkungan perkotaan. Kondisi ini mendorong perlu ditemukan inovasi baru dalam bercocok tanam untuk mencapai kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan pengobatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan inovasi baru untuk bercocok tanam di perkotaan (urban farming) melalui penerapan sistem smart aeroponik berbasis telegram. Metode yang digunakan meliputi kegiatan pembuatan alat aeroponik berbasis telegram, sosialisasi, dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masih banyak peserta kegiatan yang belum mengetahui makna aeroponik. Dari kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman peserta kegiatan menjadi 100% terhadap pemahaman tentang aeroponik. Peserta kegiatan juga memberikan respon sangat baik akan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini (64,7%) dan selebihnya merespon baik.Kata kunci: Urban Farming; Pertanian; Hidroponik. ABSTRACTThe problem of limited land for farming is a crucial issue that must be addressed in urban environments. This situation necessitates the discovery of new innovations in farming to achieve independence in meeting food and medical needs. The purpose of this community service activity is to provide new innovations for urban farming through the implementation of a telegram-based smart aeroponic system. The methods used include the creation of a telegram-based aeroponic tool, outreach, and demonstrations. The results of the activity indicate that many participants still do not understand the meaning of aeroponics. This activity can increase the understanding of the participants to 100% of the understanding of aeroponics. The participants also gave a very positive response to the implementation of this community service activity (64.7%), with the rest responding positively.Keywords: Urban Farming; Agriculture; Hydroponics.