Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KEWIRAUSAHAAN DAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI - KWT DESA CINUNUK KABUPATEN BANDUNG Teguh Husodo; Keukeu Kaniawati Rosada; Mia Miranti; Nining Ratningsih; Suryana Suryana
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.30856

Abstract

Usaha Mikro dan Kecil Menengah merupakan usaha masyarakat untuk memberdayakan dirinya dengan tujuan menciptakan peluang usaha mandiri yang mengandalkan kemampuan dan kreativitas dalam kehidupan masyarakat itu sendiri. Namun demikian, upaya yang dilakukan membutuhkan dukungan berbagai aspek kewirausahaan agar menambah wawasan mengenai proses pembuatan dan manfaat dari produk-produk yang digunakan dan dihasilkan. Sebanyak tujuh dari tiga puluh usaha mikro dan kecil menengah Desa Cinunuk yang terbagi kedalam enam katagori telah dianalisis menggunakan sembilan indikator dari metode business model canvas. Selain itu, menetapkan satu usaha mikro dan kecil menengah yang dikembangkan sebagai usaha yang potensial tidak hanya dari aspek ekonomi namun juga pemberdayaan masyarakat. Pemanfaatan lahan sempit milik warga, kemudahaan dalam produksi dengan konsep urban farming dianggap mampu menjadi ikon usaha dari Desa Cinunuk. Potensi kelompok wanita tani Desa Cinunuk akan mampu menjadi usaha mikro dan kecil menengah yang maju melalui dukungan peningkatan kewirausahaan seperti kelengkapan perizinan, uji farmakologi dan sertifikasi.
PENGARUH KAFEIN TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA IKAN MAS (Cyprinus carpio L) YANG DIIRADIASI ULTRAVIOLET Nining Ratningsih; Nia Daniati Hidajat; Ade Pandi
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 1 (2004): Biotika Juni 2004
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v3i1.263

Abstract

DEKAPSULASI EMBRIO IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) UNTUK UJI SITOLOGIK IN VITRO Yetty Yusri Gani; Nining Ratningsih; Dini Tasuruni
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4, No 2 (2005): Biotika Desember 2005
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v4i2.309

Abstract

PENGUJIAN EKSTRAK PLANLET CECENDET (Physalis angulata L.) HASIL IRADIASI DAN TANPA IRADIASI TERHADAP PERTUMBUHAN TUMOR PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) GALUR SWISS – WEBSTER Nining Ratningsih; Titin Supriatun; Tresna Wardhana
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 5, No 2 (2006): BIOTIKA DESEMBER 2006
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v5i2.339

Abstract

TINGKAH LAKU SEKSUAL DAN UJI KAWIN MENCIT (MUS MUSCULUS) JANTAN YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN Desak Made Malini; Dea Rahman Khairunnisa; Nurullia Fitriani; Nining Ratningsih
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 19, No 1 (2021): BIOTIKA JUNI 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/biotika.v19i1.32703

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeneratif yang dapat menyebabkan terjadinya impotensi, gangguan ejakulasi, spermatogenesis dan fungsi kelenjar seks aksesori serta libido. Streptozotocin (STZ) merupakan salah satu diabetogenik yang banyak dimanfaatkan sebagai metode untuk merangsang DM pada hewan percobaan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh STZ terhadap tingkah laku seksual dan kemampuan kawin mencit (Mus musculus). Penelitian ini dilakukan secara rancangan eksperimental dengan 2 kelompok perlakuan dan 5 ulangan, yaitu perlakuan non diabetes (ND) yang tidak diinduksi STZ dan diabetes (D) yang diinduksi STZ. Hewan uji yang digunakan adalah mencit jantan dan betina. Parameter yang diamati adalah tingkah laku seksual mounting dan kissing vagina oleh mencit jantan, berat badan mencit betina dan jumlah fetus yang dihasilkan oleh mencit betina. Hasil pengamatan dianalisis dengan Uji Chi-Square dan uji lanjut Kruskall Wallis (uji lanjut Mann-Whitney). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada mencit jantan yang diinduksi STZ terjadi penurunan tingkah laku seksual, dan tidak ditemukan adanya implantasi pada uterus betina pasangan kawinnya. Dapat disimpulkan bahwa induksi STZ dapat menurunkan tingkah laku seksual mencit jantan dan tidak mampu mengawini mencit betina.
POTENSI ANTIKLASTOGENIK INFUSA TIGA KULTIVAR DAUN MANGGA (Mangifera indica L.) PADA MENCIT SWISS-WEBSTER JANTAN YANG DIINDUKSI KADMIUM KLORIDA Annisa Annisa; Rini Hafzari; Nining Ratningsih; Supartini Syarif
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 14, No 1 (2016): BIOTIKA JUNI 2016
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v14i1.14402

Abstract

Daun mangga memiliki potensi antiklastogenik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi antiklastogenik infusa tiga kultivar daun mangga pada mencit yang diinduksi kadmium klorida. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari lima perlakuan dan lima pengulangan. Infusa daun mangga diberikan selama 9 hari (200 mg/ kg bb), pada hari ke-10 diberikan kadmium klorida (50 mg/kg bb). Perlakuan diberikan pada mencit secara oral. Parameter yang diamati : frekuensi dan jenis aberasi kromosom. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANAVA), uji lanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Frekuensi aberasi tertinggi sebesar 99,2% pada perlakuan kontrol positif (kadmium klorida) dan yang terendah pada perlakuan kontrol negatif (DDW) sebesar 31,8%. Frekuensi aberasi pada perlakuan infusa daun mangga kultivar Golek, Manalagi dan Indramayu adalah 67,4%, 72,8%, dan 70%. Berdasarkan hasil Analisis Varians (ANAVA) (α = 0,05) infusa daun mangga dapat menurunkan frekuensi aberasi kromosom pada sumsum tulang femur mencit yang diinduksi kadmium klorida. Uji lanjut menunjukkan ketiga kultivar mangga memiliki efektivitas yang sama dalam menghambat efek klastogenik dari kadmium klorida. Jenis aberasi kromosom yang ditemukan adalah aberasi numerik dan struktural). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa infusa tiga kultivar daun mangga memiliki kemampuan untuk menurunkan efek klastogenik dari kadmium klorida.
EFEK ANTIMUTAGENIK LALAPAN KHAS JAWA BARAT (Pohpohan, Sintrong DAN Tespong) TERHADAP MENCIT (Mus musculus L.) YANG TERPAPAR TIMBAL ASETAT Andry Dian Alyssa; Supartini Syarif; Nining Ratningsih
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12, No 1 (2014): BIOTIKA JUNI 2014
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v12i1.10071

Abstract

PENGAMATAN TINGKAT PLOIDI BERDASARKAN UKURAN STOMATA PADA Avicennia alba DI KAWASAN BULAKSETRA, DESA BABAKAN PANGANDARAN Annisa Anindyta Larasati; Sri Rejeki Rahayuningsih; Nining Ratningsih
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 16, No 1 (2018): BIOTIKA JUNI 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v16i1.17489

Abstract

UJI LETAL RESESIF TERPAUT SEKS AKIBAT PEMBERIAN TIMBAL ASETAT DALAM MENGINDUKSI MUTASI LETAL PADA LALAT BUAH (Drosophila melanogaster) Nining Ratningsih; Supartini Syarif; Yoyo Marten
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4, No 1 (2005): Biotika Juni 2005
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v4i1.297

Abstract

PERKEMBANGAN AWAL SISTEM KARDIOVASKULAR EMBRIO AYAM GALUR HIGHLAND DIBAWAH PENGARUH DOSIS SUBLETAL PARAKUAT Yetty Yusri Gani; Dyah Retnosari; Nining Ratningsih
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2, No 1 (2003): Biotika Juni 2003
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v2i1.223

Abstract

The research was carried out in order to determine the effect of paraquat on the early development of chick embryos. Doses of paraquat 0, 0.1, 0.25, 0.55, or 1.25 mg/egg paraquat were administered to the unincubated Highland chick embryos and examined for cardiovascular abnormalities on 96 hours of incubation. The result showed no malformation in heart, but aortic arch development occurred.  Nevertheless, doses 0.55 and 1.25 mg/egg of paraquat caused a highly significant increase (p<0.01) in the extraembryonic vessels malformations. All the administered doses did not significantly caused intraembryonic vessels malformations. Doses 0.55 and 1.25 mg/egg of paraquat also caused a highly significant increase (p<0.01) in both frequency of erythrocytes abnormalities and the micronucleated erythrocytes. This experiment represented a significant increase in extraembryonic vessels malformations, abnormalities and mutation level of erythrocytes due to the administered doses.