Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Implementasi pembelajaran kitab Tuhfatul Athfal di Pondok Pesantren Alquran Al-Furqon Agustina, Lutfiah Dwi; Suhendra; Alfaien, Noor Isna
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i2.18157

Abstract

The background to the problem in this research is that there are still male and female students who are not fluent in reading the Alquran, such as not being able to differentiate between the length and shortness of reading the Alquran, and not knowing the laws of reading the Alquran. The aim of this research is to find out whether the implementation of learning the Book of Tuhfatul Athfal can improve students' Alquran reading skills. To find out how to implement the learning of the Book of Tuhfatul Athfal at the Al-Furqon Al-Furqon Islamic Boarding School in Bogor. To determine the supporting and inhibiting factors in improving the fluency in reading the Alquran of Al-Furqon Bogor Alquran Islamic Boarding School students. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The data collection technique for this research uses observation, documentation and interview techniques. The research results show that. The aim of studying the book Tuhfatul Athfal at the Al-Furqon Alquran Islamic Boarding School is to guard the tongue to avoid mistakes when reading the Alquran and to avoid changes in meaning when reading the Alquran. Efforts to increase fluency in reading the Alquran are carried out by the Al-Furqon Alquran Islamic Boarding School starting at the boarding school entry stage, namely by conducting Alquran reading tests which aim to be able to classify new students in their Qur'an classes. . Supporting factors are teachers who are competent in their fields, obedient students, facilities and infrastructure to support learning, and parents who support their children. Inhibiting factors are too little study time, students who are disobedient, and the interest and willingness of the students or students. Abstrak Latar belakang masalah pada penelitian ini yaitu masih ada santri putra putri yang belum lancar dalam membaca Alquran seperti belum mampu membedakan panjang pendek bacaan Alquran, belum mengetahui hukum-hukum bacaan Alquran. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah Implementasi pembelajaran Kitab Tuhfatul Athfal dapat meningkatkan kemampuan membaca Alquran santri Untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran Kitab Tuhfatul Athfal di Pondok Pesantren Alquran Al-Furqon Bogor. Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kefasihan membaca Alquran santri Pondok Pesantren Alquran Al-Furqon Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan Teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. tujuan mempelajari kitab Tuhfatul Athfal di Pondok Pesantren Alquran Al-Furqon yaitu untuk menjaga lidah agar terhindar dari kesalahan ketika membaca Alquran serta menghindari perubahan makna saat membaca Alquran. Upaya meningkatkan kefasihan membaca Alquran dilakukan Pondok Pesantren Alquran Al-Furqon dimulai pada tahap masuk pesantren yaitu dengan adanya pengetesan bacaan Alquran yang bertujuan untuk dapat mengklasifikasi peserta didik baru pada kelas Qur’an-nya. Faktor pendukung yaitu pengajar yang berkompeten pada bidangnya, santri yang patuh, sarana dan prasarana sebagai penunjang pembelajaran, dan orang tua yang mendukung anaknya. Faktor penghambat yaitu waktu belajar yang terlalu sempit, santri yang tidak patuh, serta minat dan kemauan pada santri atau peserta didik.
PERAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PENGUATAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ALAMIN DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK Alfaien, Noor Isna
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19447

Abstract

Berkualitas, baik dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik salahsatunya melalui pen-guatan profil pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiaman peran guru dalam implementasi penguatan profil pelajar rahmatan lil alamin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan analisis isi. Penelitian ini menggunakan berbagai sumber data, baik cetak maupun online, berupa jurnal ilmiah, buku, dan sumber bacaan lainnya. Jenis penelitian ini termasuk dalam tipe deskriptif-analitis. Analisis data dalam dalam kajian pustaka (library research) ini adalah deskriptif- analitik. Yaitu suatu penelitian yang meliputi proses pengumpulan data penyusunan dan menjelaskan atas data-data yang terkumpul kemudian dianalisis dan di interprestasi, sehing-ga metode ini sering disebut metode analitik. Hasil penelitian ini menjelaskan Ada peran guru yang harus dilakukan dalam implementasi penguatan profil pelajar rahmatan lil alamin diantaranya guru harus memunculkan keteladan dalam pribadinya sehari-hari, menjadi in-spirator, yang menjadi inspirasi siswa dalam hal kebaikan, menjadi motivator baik dalam pembelajaran maupun hal-hal positif bagi siswa. Dinamisator, penggerak hal-hal kebaikan dan terakhir menjadi evaluator kesimpulannya yaitu Ada peran guru yang harus dilakukan dalam implementasi penguatan profil pelajar rahmatan lil alamin diantaranya keteladan da-lam pribadinya sehari-hari, menjadi inspirator, menjadi motivator, dinamisator dan terakhir menjadi evaluator.
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DASAR MELALUI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM MEWUJUDKAN SUISTANABLE DEVELOPMENTS GOAL’S Fadil, Khaidir; Amran, Amran; Alfaien, Noor Isna
ATTA`DIB Vol. 7 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v7i2.19512

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar guna mencapai tujuan pembangunan berkelanju-tan. Metode penelitian penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan analisis isi. Penelitian ini menggunakan berbagai sumber data berupa jurnal ilmiah, buku, dan sumber bacaan lainnya, baik cetak maupun online. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan membaca dan mencatat bahan penelitian, selanjutnya dilakukan analisis data dengan cara menyajikan data dan membahasnya secara kualitatif. Penelitian ini mengungkapkan upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidi-kan dasar di Indonesia, serta faktor apa saja yang menyebabkan rendahnya mutu pendidi-kan dasar di Indonesia. Untuk mencapai tujuan pendidikan dasar yang berkualitas untuk mewujudkan program SDG, diperlukan upaya dan kerjasama yang signifikan antara pemerintah dan swasta, serta lembaga pendidikan itu sendiri, seperti optimalisasi pelaksa-naan kurikulum belajar mandiri di sekolah dasar, meningkatkan profesionalisme dan kese-jahteraan guru, menjamin pemerataan mutu, dan memberikan kesempatan kepada siswa un-tuk bersekolah di lembaga pendidikan yang berimbang di seluruh Indonesia.
UPAYA MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN LITERASI SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR Fadil, Khaidir; Al Fasihah, Tamamatunnisa; Amran, Amran; Alfaien, Noor Isna
Empowerment: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Empowerment
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang-NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/empowerment.v5i1.980

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan Kampus Mengajar dengan fokus utama pada peningkatan keterampilan literasi siswa kelas V di Sekolah Dasar. Metode pelaksanaan mencakup beberapa tahapan, antara lain pemberian informasi awal kepada pihak sekolah, survei dan observasi lapangan, pendampingan manajemen sekolah terutama dalam aspek pembelajaran, serta pelatihan dan penerapan teknologi untuk mendukung kinerja guru. Hasil awal menunjukkan rendahnya minat baca dan kemampuan literasi siswa, yang disebabkan oleh keterbatasan fasilitas belajar serta minimnya pendampingan dari guru dan orang tua. Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim pengabdian menerapkan serangkaian strategi intervensi, seperti pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, kelas tambahan membaca untuk siswa yang belum lancar, kegiatan mendongeng menggunakan metode read aloud, serta Loka Carita sebagai media pengembangan kreativitas menulis siswa. Evaluasi program dilakukan melalui Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang menunjukkan peningkatan literasi siswa sebesar 12%. Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, dan kolaboratif yang diterapkan melalui kegiatan Kampus Mengajar mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan literasi siswa di sekolah dasar
Hubungan Kematangan Emosi dengan Pengambilan Keputusan Karier Lailatul Muflikah; Rusdi kasman; Noor Isna Alfaien
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i2.1387

Abstract

tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan pengambilan keputusan karir pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bogor. metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitaif dengan jenis penelitian korelasional. jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 230 orang peserta didik kelas XI. Pengumpulan data ini menggunakan skala kematangan emosi dan pengambilan keputusan karier dengan menggunakan model skala likert. data dari skal dalam penelitian ini merupakan data kuantitaif. hasil penelitian ini menunjukkan bahawa nilai tanda korelasi kematagan emosi dengan pengambilan keputusan karier adalah 0,000 dengann nilai korelasi person sebesar 0,233 dengan arah yang psoitif sehingga dapat disimpulkan pada penelitian ini H0: diterima dan ha: ditolak artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dan pengambilan keputusan karier pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Bogor. Angka tersebut dapat menunjukkan hubungan yang positif dengan tingkat hubungan yang kuat. dari hasil tersebut dapat ditafsirkan bahwa tingginya kematangan emosi menjadi salah satu aspek yang dapat meningkatkan pengambilan keputusan karier atau sebaliknya. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengambilan keputusan karir pada kelas XI di SMA Negeri 2 Bogor berada pada kategori rendah dengan jumlah 61%.
The Strategi bimbingan konseling dalam mendukung tugas perkembangan religiusitas pada remaja Syaiful; Alfaien, Noor Isna
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.18081

Abstract

This research aims to determine guidance and counseling strategies in supporting the task of developing religiosity in adolescents. This research uses descriptive qualitative methods. Descriptive qualitative research is a research procedure that produces descriptive data in the form of words or speech from the people who need to be observed. The descriptive qualitative research referred to in this research is to use an Islamic guidance and cousseling approach, namely that the work reference used in collecting and analyzing data always relies on the framework of Islamic guidance and counseling, namely by describing the conditions and implementation of Islamic guidance and counseling in increasimg religiosity in teenager. This research uses two data source, namely primary data source used in this research include information from teenagers. In this research, the secondry data sources used were written sources such as book sources, scientific magazines, and documents from related parties regarding the issue of religiosity in adolencents. The data collection techniques are observation, interviews and documentation. The results of this research show that the condition of religiosity in adolescents contains aspects of religiosity such as aspects of belief, religious practice, experience, religious khowledge, and consequences. From several of these aspects, it can be seen that teenangers who have quite good religiosity, and there are also those who have weak religiosity which is based on several factors such as family, relationships, social media, lack of basic religious knowledge. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi metode yang dapat digunakan dalam bimbingan konseling untuk mendukung tugas perkembangan religiusitas remaja. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif adalah metode penelitian yang menghasilkan data deskriptif dalam bentuk kata-kata atau lisan dari subjek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan pendekatan bimbingan dan konseling Islam; acuan kerja yang digunakan dalam pengumpulan dan analisis data selalu bertumpu pada kerangka bimbingan dan konseling Islam, yaitu dengan menggambarkan kondisi dan cara bimbingan dan konseling Islam digunakan untuk meningkatkan religiusitas remaja. Penelitian ini menggunakan dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, Informasi dari para remaja. Sumber data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber tertulis, seperti buku, majalah ilmiah, dan dokumen-dokumen dari pihak yang terkait mengenai masalah religiusitas pada remaja. Observasi, wawancara, dan dokumentasi adalah metode pengumpulan datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi religiusitas remaja terdiri dari berbagai aspek, termasuk keyakinan, praktik agama, pengalaman, pengetahuan agama, dan konsekuensi. Di antara aspek-aspek tersebut, dapat dilihat bahwa remaja cukup relatif dalam hal religiusitas: ada remaja yang cukup religius, tetapi ada juga remaja yang religiusitasnya menurun karena beberapa faktor, seperti keluarga, pergaulan, media sosial, dan lain-lain.
Pengaruh Self Manajement Terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Siswa Smpn 2 Cigombong Kelas VII: The Influence of Self-Management on Academic Procrastination in Grade VII Students of Smpn 2 Cigombong Abdul Latif Ar Rasyid; Rusdi Kasman; Noor Isna Alfaien
CONS-IEDU: Jurnal Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam Vol 5 No 1 (2025): CONS IEDU
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/cons.v5i1.1916

Abstract

Self-management is an individual behavior management aimed at directing and controlling himself in order to achieve independence and make life productive.Due to the problems that often occur in the school environment,students behave negatively during teaching and learning activities such as students who like to stall for time, miss attendance, avoid difficulties and feel they have plenty of time to do a job. Students who often procrastinate in doing a job can be said to be people who do procrastination. academic procrastination if not prevented for a long time will have a broad negative impact, including unfinished work, unsatisfactory results, worry and despair in oneself, and lowering self-confidence in students. Therefore, self management is used to reduce the level of academic procrastination behavior experienced by students. The purpose of the study was to determine the magnitude of the effect of Self-management on Academic Procrastination of seventh grade students at SMPN 2 Cigombong school. This type of research method is quantitative adjective korelasional. With a population of 320 and taken for a sample of 76 students, with Random Sampling sampling technique. The data collection tools used in this study used a questionnaire from the Self-Management scale, and the Academic Procrastination scale. The results of this study indicate that the level of Self- Management and Academic Procrastination is in the Moderate category. Based on the results of the simple linear regression test, it can be concluded that there is an influence between self-management on academic procrastination with a significance value level of 0.000 <0.05 and the percentage of the influence of self-management on academic procrastination is 3.83%.
Representation of The Values of Local Wisdom of Sunda Community in Shaping the Profile Pancasila Students in Civics Education Fadil, Khaidir; Islami, Fidain Fauzanil; Noor Isna Alfaien; Andestend; Ardiyansah, Fahmi
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v7i2.374

Abstract

This study explores the representation of Sundanese local wisdom values, particularly silih asih (compassion), silih asah (mutual learning), and silih asuh (mutual care), in shaping the Pancasila Student Profile within Civics Education. Using a qualitative library research approach, the study analyzes relevant literature, cultural texts, and educational policies to identify the integration of these values in fostering civic morality. Findings show that Sundanese local wisdom strongly correlates with the dimensions of religiosity, noble character, mutual cooperation, and global diversity, thereby enriching character education. The incorporation of these values encourages empathy, social awareness, and spiritual consciousness among students, reflecting both cultural heritage and national identity. The study concludes that local wisdom provides a contextual and sustainable foundation for strengthening the implementation of Pancasila values in education. It recommends Civics Education to consistently integrate local traditions to nurture holistic civic engagement
Penerapan sanksi dan reward dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di Madrasah Tsanawiyah Ghrinsky, Riffkha Hizafia; Syarif, M. Zainul Hasani; Alfaien, Noor Isna
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i4.19988

Abstract

The application of sanctions and rewards is a strategy used by educational institutions in fostering and strengthening student discipline. At MTs Al-Ahsan Bogor, this strategy is applied as part of the effort to build orderly and responsible student characters. The background of this study is that there are still students who lack discipline, both in compliance with rules, arrival, and learning attitudes. This study aims to determine the application of sanctions and rewards in improving student discipline and identifying supporting and inhibiting factors. The research method used is qualitative with a case study approach, through observation, interview, and documentation techniques. TThe results show that sanctions are given gradually and educationally according to the type of offense, such as memorization, cleaning, to giving violation points, which is proven to have a deterrent effect and attitude change. Rewards are given in the form of praise, additional grades, simple gifts, and good behavior letters to motivate students to be consistently disciplined. Supporting factors include the cooperation of teachers, school parties, and parents, while obstacles arise from the lack of parental attention, students' low understanding of the value of discipline, and the influence of the friendship environment. This study concludes that sanctions and rewards play an important role in fostering student discipline, but it is necessary to strengthen the socialization of the value of discipline and a more structured reward system. Abstrak Penerapan sanksi dan reward merupakan strategi yang digunakan lembaga pendidikan dalam menumbuhkan dan memperkuat kedisiplinan peserta didik. Di MTs Al-Ahsan Bogor, strategi ini diterapkan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang tertib dan bertanggung jawab. Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya siswa yang kurang disiplin, baik dalam kepatuhan terhadap aturan, kedatangan, maupun sikap belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sanksi dan reward dalam meningkatkan kedisiplinan siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi diberikan secara bertahap dan edukatif sesuai jenis pelanggaran, seperti hafalan, bersih-bersih, hingga pemberian poin pelanggaran, yang terbukti menimbulkan efek jera dan perubahan sikap. Reward diberikan dalam bentuk pujian, nilai tambahan, hadiah sederhana, dan surat berkelakuan baik untuk memotivasi siswa agar konsisten disiplin. Faktor pendukung meliputi kerja sama guru, pihak sekolah, dan orang tua, sedangkan hambatan muncul dari kurangnya perhatian orang tua, rendahnya pemahaman siswa tentang nilai kedisiplinan, serta pengaruh lingkungan pertemanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi dan reward berperan penting dalam pembinaan disiplin siswa, namun diperlukan penguatan sosialisasi nilai disiplin dan sistem reward yang lebih terstruktur.
Representation of The Values of Local Wisdom of Sunda Community in Shaping the Profile Pancasila Students in Civics Education Fadil, Khaidir; Islami, Fidain Fauzanil; Noor Isna Alfaien; Andestend; Ardiyansah, Fahmi
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v7i2.374

Abstract

This study explores the representation of Sundanese local wisdom values, particularly silih asih (compassion), silih asah (mutual learning), and silih asuh (mutual care), in shaping the Pancasila Student Profile within Civics Education. Using a qualitative library research approach, the study analyzes relevant literature, cultural texts, and educational policies to identify the integration of these values in fostering civic morality. Findings show that Sundanese local wisdom strongly correlates with the dimensions of religiosity, noble character, mutual cooperation, and global diversity, thereby enriching character education. The incorporation of these values encourages empathy, social awareness, and spiritual consciousness among students, reflecting both cultural heritage and national identity. The study concludes that local wisdom provides a contextual and sustainable foundation for strengthening the implementation of Pancasila values in education. It recommends Civics Education to consistently integrate local traditions to nurture holistic civic engagement