Claim Missing Document
Check
Articles

DESA INOVASI : PENGUATAN PRODUK LOKAL BERBASIS KELOMPOK UNTUK KEMANDIRIAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Iwan Prihantoro; Yuli Retnani; Muhammad Agus Setiana; Taryati; Agustinus
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Desa inovasi adalah desa yang warga masyarakatnya mampu mengenali, mengatasi masalah dan meningkatkan perekonomiannya dengan memanfaatkan teknologi dari sumberdaya yang ada di sekitarnya secara mandiri. Diperlukan upaya yang lebih serius bagi kelompok masyarakat untuk memahami prinsip, skill dan strategi untuk terciptanya desa inovasi berbasis kelompok yang efektif dan efisien. Kegiatan dilakukan di kelompok ternak Sugih Mukti, Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari kegiatan ini untuk terciptanya desa inovasi melalui penguatan produk lokal berbasis kelompok untuk kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa kegiatan yang dilakukan, meliputi : (1) Pembuatan Desain Pilot Project unit bisnis desa inovasi di kelompok ternak Sugih Mukti, (2) penetapan dan pendampingan dalam pengembangan unit bisnis ternak berbasis sumberdaya local, (3) penetapan dan pendampingan unit bisnis pakan ternak, meliputi : quality control bahan baku, quality control produk, pengemasan, branding dan pemasaran. Metode pelaksanaan yang dipergunakan dalam kegiatan adalah adalah metode partisipatif yaitu melakukan kegiatan dalam bentuk pemberian penyuluhan dan bimbingan di kelompok ternak Sugih Mukti Desa Buara. Output kegiatan ini meliputi : (1) Desain Pilot Project unit bisnis desa inovasi di kelompok ternak Sugih Mukti, (2) Terciptanya unit bisnis ternak berbasis komoditas ternak ruminansia kecil (kambing dan domba) dan ternak ruminansia besar (Sapi Jabres), (3) Dihasilkan dua jenis produk konsentrat pakan ternak berkualitas dengan kode SM12 dan SM13 yang dihasilkan dari komposisi bahan, meliputi 70% menggunakan tongkol jangung, tumpi dan jerami kedelai, (4) Dihasilkan produk berupa bahan baku pakan, meliputi : diantaranya jagung, dedak, garam, kapur, jerami kacang kedelai, tongkol jagung dan tumpi jagung (5) Dihasilkan mitra produksi dan mitra pasar untuk wilayah Brebes dan Bogor, (6) Dihasilkan total pemasaran produk sebesar 5-7 ton/bulan dapat menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan desa dengan adanya pengembangan unit bisnis. 
Edukasi Telur Omega-3 sebagai Pangan Fungsional di Dramaga, Bogor Soesanto, Iman Rahayu Hidayati; Retnani, Yuli; Yani, Ahmad; Mutia, Rita; Mulatsih, Sri
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.2.232-241

Abstract

Omega-3 egg education was held in Auditorium Jannes Humuntal Hutasoit (JJH) of the Faculty of Animal Husbandry, IPB University. The aim to increase public awareness as potential omega-3 egg consumers. There were 40 participants from Dramaga, Bogor living in surrounding IPB university. The educational was conducted in seminar followed by discussions, as well as pre- and post-tests. The topic of the seminar consisted of feed supplement to produce omega-3 eggs, nutrient content of omega-3 eggs, and its benefits for healthy and intelligence, as well as the prospects of omega-3 egg business. Pre-test was conducted before seminar, by distributing questionnaires to participants. The same questionnaires were distrbuted to participants after the seminar (post-test). The test results show that the education has increased participants knowledge of omega-3 eggs as a functional food from 3.45% to 25.34%. The factor influences the knowledge enhance is gender. After educated, the probability for women increase their knowlegde 6,67 times than man.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif dengan Memanfaatkan Limbah Kulit Kopi untuk Ternak Kambing di Kelompok Ternak Raharja Yuli Retnani; Heri Ahmad Sukria; Indah Wijayanti; Nissa Nurmilati Barkah; Taryati Taryati; Muhammad Dimas Erlangga; Mahirah Firadus
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.12.1.92-101

Abstract

Margamulya Village is a center for producing green coffee beans that faces problems in managing coffee husk waste from coffee grinding. On the other hand, many residents have livestock businesses, so coffee husk waste has the potential to become alternative feed for ruminants, especially goats and sheep. This community service program aims to improve farmers' knowledge and skills in utilizing coffee husks as an alternative feed ingredient. The activities were carried out in several stages, namely observation, socialization and discussion, identification of coffee husks, processing training, feed administration assistance, and evaluation through pre-tests and post-tests. The program was attended by 40 farmers from the Raharja livestock group in Ciwidey, Bandung, West Java. The results of the activities showed a positive impact in the form of a 30% reduction in coffee husk waste used as livestock feed mixture, as well as an increase in the availability and quality of livestock feed. The main obstacle in the implementation was the limited tools and space for drying coffee husks. As a follow-up, this program encourages the continuity of feed processing from upstream to downstream. This initiative is a concrete step in creating sustainable feed based on local materials that were previously not optimally utilized. The series of community service activities that have been carried out have increased farmers' knowledge regarding the use of coffee husk waste as an alternative feed material and produced alternative feed based on coffee husk waste.
Co-Authors . Taryati A Saenab Abdul Djamil Hasjmy Agustinus ahmad yani Alma Agnia Andi Saenab Anna Megawati Br Pakpahan Anuraga Jayanegara Ariyani Tanti Barkah, N N Barkah, Nisa Nurmilati Budi Tangendjaja D. Kurniawan Despal Despal DEWI APRI ASTUTI Diah Ayu Purnawati Fibrianti Dianingtyas, Brilian Desca Didid Diapari Dimar Wigati Dipa Argadyasto dwi prasetyoningrum, Widya Dwierra Evvyernie Edo Duanda Putra Eka Indahwati Elizabeth Wina Erika B. Laconi Fensa Eka Widjaya Foni, Lidya Rosa Heri Ahmad Sukria I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan I Komang Gede Wiryawan I wayan Teguh Wibawan Iman Rahayu Hidayati Soesanto Indah Wijayanti Irham, Ilda Iwan Prihantoro Krisnan, Rantan L. Herawati Laksono Trisnantoro Lidy Herawati Lidy Herawati Luki Abdullah M. N. ROFIQ M. Sayuti Mas’ud M. Sayuti Mas’ud M. Sitorus Mahirah Firadus Mahirah Firdaus Muhammad Agus Setiana Muhammad Dimas Erlangga N N Barkah N. FURQAANIDA Nining Hasanah Nissa Nurmilati Barkah Nur Rochmah Kumalasari Nurlaila Nurlaila R. G. PRATAS Rahmayeni Rahmayeni Rantan Krisnan Raynesa Nurul Nurjanah Reani Syafrina Rachman Riski Amelia Jaini Risyahadi, Sazli Tutur Rita Mutia Rohmah, Aenyfatchu Rudi Priyanto Rudy Priyanto S. Yusawisana Saenab, A Saputra, Andhio Sazli Tutur Risyahadi Soesanto, Iman Rahayu Hidayati Sri Mulatsih Suhail Basymeleh Sujarnoko, Tekad Urip Sumiati . Suryahadi (Suryahadi) T. Eduard Azwar Sinar T. Sutardi Tangendjaja, Budi Taryati Taryati Taryati Taryati Taryati, . Tuty Maria Wardiny Ulfa Nurrofingah Usman Ali Weny Widiarti Widya Hermana Wira Wisnu Wardani Yanti Harmiyanti