Claim Missing Document
Check
Articles

UNNES Green Transportation as a Continuous Effort in Building a Conservation University Rokhman, Fathur; Pratama, Hendi; Retnoningsih, Amin
Journal of Sustainability Perspectives Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.753 KB) | DOI: 10.14710/jsp.2021.12012

Abstract

Universitas Negeri Semarang (UNNES) declared itself as a conservation university with 3 main pillars, namely: (1) values and character, (2) arts and culture, and (3) natural resources and physical environment. UNNES believes the environmental crisis cannot be overcome only through practical and technical actions but it also attempts to change the way humans view and behave towards the environment. One indicator of natural resources pillars and the environment is green transportation. To implement green transportation, UNNES develops an internal transportation system to guide the use of vehicles, roads and parking areas on the campus. The use of regulated vehicles included motorized and non-motorized vehicles. The target of implementing a green transportation system was to reduce emissions in the campus environment to a minimum level. Motorized vehicles must obey the directional traffic signs applied in the campus environment and be only allowed to park in designated parking areas. Sufficient space for bicycle traffic, environmentally-friendly vehicles, and pedestrians on the sideways were preferred. Motor vehicle noise levels must not exceed 55 dB. Special vehicle traffic, among others, such as garbage transporters, watering plants, fire engines, and special-licensed vehicles were regulated under applicable regulations. Inspection tasks were carried out by security vehicles that can go through all roads in the campus environment in the direction of the designated lane, except in unlikely emergencies. Environmentally-friendly vehicles in the form of electric and non-fossil cars operated on Monday-Friday from 6:00 to 18:00 and were free. Markings with different colors, and bicycle lanes were used to differentiate between motorized vehicles. Campus parking points consisted of a central parking point and several auxiliary parking units. The central parking in the Multi-purpose Building was used for motorized vehicles or bicycles and was guarded 24 hours. Meanwhile, the auxiliary parking units were located in each work unit area which also had a security system. People with disabilities were facilitated through special signposts.
Penguatan agribisnis berkelanjutan komoditas durian dan kopi melalui teknologi budidaya di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang Pujiati, Amin; Sugiantoro, Bambang; Budiman, Kholiq; Retnoningsih, Amin; Efdika, Muhamad Fadil; Izdiharsant, Almaas; Habibah, Berlian Ummu; Karmesti, Danissa Wirna; Akbar, Bintang Faisal
ABDIMAS DEWANTARA Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v8i1.18168

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan agribisnis berkelanjutan komoditas durian dan kopi melalui teknologi budidaya di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang. Metode pemecahan masalah dilakukan secara parsitipatif melalui aktivitas sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, monitoring, dan evaluasi, serta keberlanjutan program di wilayah Desa Brongkol. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait dengan Penguatan Agribisnis Berkelanjutan Komoditas Durian dan Kopi Melalui Teknologi Budidaya di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang .Kegiatan pengabdian memiliki empat kegiatan utama yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Adapun mitra sasaran dalam kegiatan pengabdian ini ada dua yaitu Ajuning Tani (komoditas durian) dan Kelompok Tani Karya Bakti I (komoditas kopi Robusta). Program pengabdian ini berfokus untuk mengatasi berbagai  permasalahan yang dihadapi oleh mitra antara lain permasalahan produksi, manajemen, dan pemasaran. Dari aspek produksi, permasalahan yang dihadapi meliputi kualitas bibit rendah dan produktivitas tanaman rendah. Permasalahan dari aspek manajemen yaitu rendahnya pemahaman agroforestry yang dimiliki oleh para petani dan manajemen usaha rendah. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, kegiatan pengabdian ini memberikan solusi berupa berbagai program pelatihan meliputi pelatihan topworking dan grafting, pelatihan agroforestry berkelanjutan melalui pelatihan Good Agriculture Practice (GAP), pelatihan pembuatan pupuk dan pemupukan yang ramah lingkungan. Pelatihan dan penerapan teknologi yang dierapkan melipatkan pemerintah desa, kabupaten dan provinsi khusunya cabang dinas kehutanan III. Keterlibatan mitra sangat berperan dalam mendukung keberhasilan agribisnis berkelanjutan.   Strengthening sustainable agribusiness of durian and coffee commodities through cultivation technology in Brongkol Village, Semarang Regency   Abstract: This community service activity aims to strengthen sustainable agribusiness of durian and coffee commodities through cultivation technology in Brongkol Village, Semarang Regency. The problem-solving method is carried out in a participatory manner through socialization activities, training, technology application, mentoring, monitoring, and evaluation, as well as program sustainability in the Brongkol Village area. Community service activities are related to Strengthening Sustainable Agribusiness of Durian and Coffee Commodities Through Cultivation Technology in Brongkol Village, Semarang Regency. Community service activities have four main activities, namely socialization, training, technology application, mentoring, monitoring and evaluation. There are two target partners in this community service activity, namely Ajuning Tani (durian commodity) and Kelompok Tani Karya Bakti I (Robusta coffee commodity). This community service program focuses on overcoming various problems faced by partners, including production, management, and marketing problems. From the production aspect, the problems faced include low seed quality and low plant productivity. Problems from the management aspect are the low understanding of agroforestry owned by farmers and low business management. To overcome the existing problems, this community service activity provides solutions in the form of various training programs including topworking and grafting training, sustainable agroforestry training through Good Agriculture Practice (GAP) training, environmentally friendly fertilizer and fertilization training. Training and application of technology that is implemented folds the village, district and provincial governments, especially the III forestry service branch. The involvement of partners plays a very important role in supporting the success of sustainable agribusiness.
PERAN AGROFORESTRI HUTAN TROPIS DALAM UPAYA RESTORASI LAHAN DAN MENCAPAI ZERO HUNGER Fauziyyah, Alyaa; Azfa, Zuraida Anissa; Maghfiroh, Ana Nailatul; Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agroforestri pada hutan tropis merupakan pendekatan pengelolaan lahan yang mengintegrasikan pohon dengan tanaman pertanian atau hortikultura. Sistem ini dinilai mampu mengatasi tantangan ketahanan pangan sekaligus menjaga fungsi ekosistem. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi agroforestri hutan tropis dalam upaya restorasi lahan dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-2 yaitu Zero Hunger. Metode yang digunakan adalah literature review yang dilakukan secara sistematis, eksplisit, dan reprodusibel dengan menelaah artikel ilmiah, buku, kebijakan internasional, serta hasil penelitian empiris yang berkaitan dengan agroforestri tropis. Hasil kajian menunjukkan bahwa agroforestri berkontribusi pada peningkatan ketersediaan dan diversifikasi pangan, perbaikan kualitas tanah, konservasi air, penyerapan karbon, serta restorasi lahan terdegradasi. Selain itu, integrasi hortikultura tahan naungan memperkuat produktivitas sistem dan memberikan pendapatan tambahan bagi petani. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa agroforestri bukan hanya strategi ekologi, tetapi juga solusi praktis untuk mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya penguatan kebijakan, riset lanjutan, pemberdayaan petani, serta kolaborasi multipihak untuk memaksimalkan kontribusi agroforestri terhadap pencapaian Zero Hunger.
Diversity of Edible Fruit Species in Gunung Leuser National Park Area, Aceh Tamiang Mubarak, Albian; Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6164

Abstract

Aceh Tamiang Regency, located in the northern part of Sumatra Island with an area of 1.957.02 km², is part of the Leuser Ecosystem, famously known as the Gunung Leuser National Park-TNGL. The remarkable biodiversity in TNGL has earned it recognition as a national park and wildlife sanctuary. Threats to this biodiversity include illegal logging, land conversion, hunting, and wildlife trafficking. This study aimed to identify the diversity of edible fruit species in the Aceh Tamiang region of TNGL as an initial step in conservation and utilization efforts for fruit biodiversity. The genetic resources of edible fruit plants in this area hold significant potential for enhancing the quality and quantity of fruits in Indonesia. Hence, conservation and sustainable management are crucial for fruit plant development. The research was conducted in Bandar Pusaka, Tamiang Hulu, and Tenggulun. The exploration discovered 81 species of edible fruits from 27 families. Tenggulun had the highest number of species (61 species), followed by Bandar Pusaka (53 species) and Tamiang Hulu (44 species). Species like Mangifera odorata Griff., Garcinia mangostana L., Pometia pinnata J.R. Forst. & G. Forst., and others were found in all locations. The highest diversity index was in Tenggulun (HI 3.31), followed by Bandar Pusaka (2.88), and the lowest in Tamiang Hulu (2.39). Species evenness ranged from 0.63 to 0.81, indicating moderate and stable evenness levels. Species dominance was low, with values ranging from 0.007-0.009. 
Diversity of Mangrove Plants in Karimunjawa National Park Subiyati; Retnoningsih, Amin; Rahayu, Enni Suwarsi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9212

Abstract

Karimunjawa National Park (TNK) area is ± 111,625 hectares covering 27 islands located in Jepara Regency, Central Java at the northern tip of Java Island. Karimunjawa became Karimunjawa National Park (TNK) based on the Decree of the Minister of Forestry and Plantation No.78/Kpts-II/1999 because it has high diversity. The complexity of ecosystems in TNK is interesting to study, such as coral reef ecosystems, mangrove forests, lowland tropical rainforests, seagrass meadows, seaweed, and coastal forests. The mangrove forest in Karimunjawa National Park is a unique ecosystem because it consists of many mangrove species. However, data on the diversity of mangrove species on this island has not been widely described. This study aims to reveal mangrove diversity in Karimunjawa National Park as a rescue strategy and explore the potential of mangrove biodiversity. This research is a descriptive study using the cruising method to explore mangrove species diversity. The location of mangrove diversity exploration is mangrove forest in Karimunjawa National Park. The results found 14 families consisting of 38 mangrove species. Among the 38 species, 24 species are true mangroves, while the other 14 species are associated with mangroves.
OPTIMASI KETRAMPILAN PETANI UNTUK MEMPERKUAT STATUS MANGGA WIRASANGKA SEBAGAI FLORA IDENTITAS KABUPATEN TEGAL Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin; Noekent, Vitradesie
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangga wirasangka merupakan flora identitas dan varietas lokal Kabupaten Tegal, namun status tersebut belum dikenal secara luas, populasi pohon masih sangat sedikit, dan harga buah relatif rendah. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan sosialisasi, dan pelatihan budidaya dan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui metode penyuluhan dan pelatihan yang meliputi 1) sosialisasi status, 2) pelatihan teknik pembibitan secara sambung pucuk dan program pembibitan, 3) pelatihan budidaya, 4) pelatihan teknik pemasaran online, dan 5) pembuatan website. Pelatihan diimplementasikan dalam bentuk tutorial, diskusi, peragaan, dan atau praktek. Hasil pelaksanaan setiap tahap kegiatan dievaluasi. Kegiatan dilakukan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal dengan pemilik pohon mangga wirasangka dan kader pemuda tani sebagai mitra sasaran. Berdasarkan evaluasi kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa 100% mitra sasaran telah memahami status mangga wirasangka, 90% memahami teknik sambung pucuk, 80% peserta dapat melaksanakan beberapa aspek budidaya yang baik, dan 85% memahami pemasaran online. Selain itu telah dihasilkan 250 bibit hasil dari program pembibitan dan telah dibuat website. Hasil tersebut berakibat pada dikenalnya status mangga wirasangka secara lebih luas, meningkatnya ketrampilan petani, dan meningkatnya ketersediaan bibit mangga wirasangka. Hasil ini berimplikasi pada penguatan status mangga wirasangka sebagai flora identitas Kabupaten Tegal.
STRATEGI INOVATIF TRANSDISIPLIN BIO-SOSIO-EKONOMI DALAM PEMANFAATAN TANAMAN PANGAN FUNGSIONAL LOKAL UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs KE-3 Zahra, Oktavina Nikmatuz; Nicky, Dhea; Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan tanaman pangan fungsional merupakan salah satu faktor yang dapat menjamin kehidupan yang sehat untuk segala usia. Hal ini merupakan isu global sesuai Sustainable Development Goals (SDGs) ketiga. Selama ini implementasinya masih terbatas karena kurangnya pendekatan integratif dan belum memanfaatkan potensi lokal. Artikel ini disusun dengan tujuan untuk mengeksplorasi tanaman pangan fungsional lokal Indonesia dan mengembangkan model strategi transdisiplin bio-sosio-ekonomi dalam pemanfaatan tanaman pangan tersebut guna mendukung kehidupan yang sehat. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah yang relevan yang dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional bereputasi yang diterbitkan dalam 5-10 tahun terakhir. Data dikombinasikan dengan pendekatan transdisiplin untuk menghasilkan model konseptual yang inovatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa spesies tanaman lokal Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan fungsional, antara lain sorgum, beras hitam, singkong, dan umbi-umbian lokal. Integrasi penelitian dan strategi transdisiplin dalam bidang biologi, sosial, dan ekonomi mampu meningkatkan nilai tambah pangan fungsional, memperluas penerimaan masyarakat, dan mendukung penguatan bahan pangan lokal. Implikasi dari kajian ini adalah memberi kontribusi pada pengembangan sains interdisipliner serta penyusunan kebijakan pangan yang lebih inklusif. Selain itu, hasilnya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan sehat, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.
KONSERVASI TUMBUHAN SECARA IN SITU, EX SITU DAN INOVASINYA UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs KE-15 Fikri, Irvan Maulana; Nabila, Chelsea Eka Putrista; Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu negara dengan megabiodiversity terbesar di dunia, Indonesia menghadapi ancaman deforestasi, degradasi lahan, dan perubahan iklim yang menyebabkan banyak spesies tumbuhan menghadapi risiko kepunahan, bahkan sebagian besar belum teridentifikasi secara ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan strategi konservasi yang efektif untuk menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati. Artikel ini bertujuan mengkaji strategi konservasi tumbuhan melalui pendekatan in situ dan ex situ serta menelaah berbagai inovasi berbasis riset mutakhir dalam mendukung pencapaian SDGs ke-15 atau Life on Land. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah bereputasi yang diterbitkan dalam 5-10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konservasi in situ efektif dalam melindungi spesies di habitat alaminya dengan tetap mempertahankan interaksi ekologi, sementara konservasi ex situ sangat penting dilakukan agar pelestarian dalam menjaga spesies tanaman ini tidak punah sebab memungkinkan pelestarian plasma nutfah secara efektif melalui kebun raya, bank benih, dan kebun botani. Inovasi mutakhir seperti kultur jaringan, kriopreservasi, DNA barcoding, serta pemanfaatan teknologi digital dan remote sensing terbukti meningkatkan efektivitas konservasi tumbuhan. Penelitian ini menegaskan keterkaitan konservasi dengan SDGs 15, yakni mendukung upaya menghentikan kehilangan keanekaragaman hayati, melindungi ekosistem daratan, dan mendorong pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan. Strategi in situ dan ex situ memiliki sifat saling melengkapi, sementara dukungan inovasi riset memperkuat efektivitas konservasi. Dengan demikian, konservasi tumbuhan berperan penting dalam menjamin kelangsungan hidup tumbuhan, khususnya spesies endemik Indonesia yang memiliki nilai ekologis tinggi.
PENGELOLAAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI MANIFESTASI RESPONSIBLE PRODUCTION UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs KE-12 Rohman, Farid Fadhlu; Mariyam, Siti Neng; Rahayu, Enni Suwarsi; Retnoningsih, Amin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan sektor pertanian yang pesat berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan global, tetapi juga menimbulkan tantangan serius berupa akumulasi limbah yang berpotensi mencemari lingkungan. Penerapan Responsible Production diperlukan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) ke-12. Penelitian ini bertujuan mensintesis literatur ilmiah, kebijakan pemerintah, dan regulasi nasional maupun internasional terkait pengelolaan limbah pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review terhadappublikasi ilmiah, dokumen kebijakan, dan peraturan selama 2015–2025. Analisis difokuskan pada tiga tema utama: strategi daur ulang limbah menjadi kompos, biochar, bioplastik, dan bioenergi; inovasi teknologi seperti pirolisis dan digestasi anaerobik; serta peran kebijakan dalam mendorong praktik berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah pertanian melalui pendekatan tersebut mampu menekan emisi gas rumah kaca, memperbaiki kualitas tanah, menghasilkan energi terbarukan, dan memberikan nilai tambah ekonomi sebagai wujud implementasi Responsible Production.
Pengembangan E-Book Interaktif Tumbuhan Berbiji dengan Pendekatan Saintifik dan Kontekstual Oktafiani, Rizka Okta; Retnoningsih, Amin; Widiatiningrum, Thalita
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol. 4 No. 1 (2022): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v4i1.10858

Abstract

Pengembangan e-book interaktif merupakan solusi karena menjadi sumber belajar buku yang berbasis digital. Pengembangan e-book dirancang menggunakan pendekatan saintifik dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-book interaktif dengan pendekatan saintifik dan kontekstual serta mengukur tingkat kelayakan dan keterbacaan e-book. Metode penelitian ini adalah Research and Development dengan desain pengembangan model 4-D (Four D models) oleh S. Thiagarajan, Dorothy dan Melvyn I. Semmel. Hasil pengembangan e-book diuji kelayakan dan  keterbacaan. Hasil validasi ahli materi memperoleh rata-rata 84.1 % dengan kriteria layak sedangkan hasil validasi ahli media memperoleh  rata-rata 95,2 %.  Hasil dari kelayakan e-book selanjutnya diujicobakan keterbacaan dan kepraktisan kepada guru dengan hasil 95 % dan 20 siswa dengan skala kecil memperoleh hasil 96% dengan kriteria sangat baik. Maka dapat disimpulkan bahwa e-book memiliki kriteria sangat baik karena memenuhi indikator yang ditentukan sebagai dasar penilaian sebagai sumber belajar untuk SMA/MA yang layak, praktis, dan efektif.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Latif Abdullah Muamar Aditya Marianti Ahmad Minanur Rohim Ahmad Solikin Aji Purwinarko, Aji Akbar, Bintang Faisal Alex Hartana Alex Hartana Aloysius Joko Susilo Amin Pujiati Andin Irsadi Andreas Priyono Budi Prasetyo Ani Rusilowati Annindya Ardiansari Aprilianingtyas Anggraeni, Aprilianingtyas Asi, Maolina Avif Intan Linawati, Avif Intan Awan Usy Syuru, Awan Usy Azfa, Zuraida Anissa Baihaqi, Imam Bambang Riyono Bambang Sugiantoro Bambang Sugiantoro Bayu Triwibowo Bintang Faisal Akbar Budiman, Kholiq Danissa Wirna Karmesti Dyah Rini Indriyanti Efdika, Muhamad Fadil Eling Purwantoyo Elvara Norma Aroyandini Endah Suwarni Enni S. Rahayu Enni Suwarsi Rahayu Fadhila Fauzia Syahriar Fathur Rokhman Fauziyyah, Alyaa Fidia Fibriana Fikri, Irvan Maulana Firman Hardianto Fitarahmawati fitria ningsih Frisca Dynasti Putri Habibah, Berlian Ummu Hadiati, Devi Hadiyanti, Luthfia Nur Hanifah, Husnul Hartono Hartono Hasanah Ratri Handayani, Hasanah Ratri Hendi Pratama Ika Puspita Sari Imam Baihaqi Indriani, Betty Shinta Istianah, Naila Izdiharsant, Almaas Izza, Fika Rofiuddin Juhadi Juhadi Karmesti, Danissa Wirna Kartuti, Kartuti Krispinus Kedati Pukan Laraswati, Vivi Anggraeni Lina Herlina Maghfiroh, Ana Nailatul Maolina Asi Maolina Asi Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Marini . Mariya Ulfa Mariyam, Siti Neng Maulida Nuradellia Mentari Setiawati, Mentari Moh. Solehatul Mustofa Mualimaturrochmah, Mualimaturrochmah Muamar, Abdullah Mubarak, Albian Mudaningrat, Ajeng Muhammad Abdullah Muhammad Isbat Amrullah Muhammad Khafid Mustofa , Moh. Solehatul Nabila, Chelsea Eka Putrista Narinda Intany, Narinda Ngabiyanto - Nicky, Dhea Ning Setiati Nur Hamid Nur Kusuma Dewi Okky Irmina Safitri, Okky Irmina Oktafiani, Rizka Okta Prikadiastuti, Idaliani Prikadiastuti, Idaliani Priyanti Susanti Putri, Raras Widiasri Rina Munawar Istiani, Rina Munawar Rita Megia Rita Megia Rizka Okta Oktafiani Rizka Oktafiani Rizki, Angela Dita Rohman, Farid Fadhlu Sa'idah, Nailiya Safira Pramudya Wardani Safitri, Naziah Febri Saiful Ridlo Sari, Ika Puspita Sa’adah, Nur Shofiyati, Aida Sigit Saptono Siti Alimah Solichin Solichin Sri Ngabekti Sri Rizki Sianturi, Advend Subiyati Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti SUMADI SUMADI Supriyadi Supriyadi Susanti - Susanti - Susanti, Priyanti Syuru, Awan Usy Talitha Widiatningrum Thalita Widiatiningrum Timotius Surya Saputra Tommi Yuniawan Tri Lestari Handayani Tris Sugiarto Tuti Widianti Tuti Widianti Utis Sutisna Vitradesie Noekent, Vitradesie Wasil Hidayah, Wasil Widiatiningrum, Thalita Widowati, Widowati Wiwi Isnaeni YB. Praharto Yundari, Yundari Yustinus Ulung Anggraito Zahra, Oktavina Nikmatuz Zubail, Dien Rosiana