Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengembangan Media Digital Berbasis Motion Graphic pada Pendalaman Materi IPS Sekolah Dasar Dadan Nugraha
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2642

Abstract

Penelitian ini diorientasikan pada pengembangan media digital berbasis motion graphic sebagai media digital pada mata kuliah Pendalaman Materi Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar. Terkait kebutuhan media digital bahwa mahasiswa memerlukan berbagai jenis media digital dalam proses perkuliahan seperti e-book, infografis, audio, video dan animasi. Namun, salah satu media digital yang paling banyak diperlukan yaitu video pembelajaran. Dengan menggunakan desain berbasis penelitian atau Design Based Research (DBR) dirancanglah sebuah media digital yaitu video pembelajaran berbasis motion graphic berdasarkan analisis kebutuhan berbagai media digital yang diperlukan untuk perkuliahan Pendalaman Materi Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar, desain pengembangan media digital baik tahap pra produksi dan pasca produksi, ujicoba ahli media dan materi hingga evaluasi secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan bahwa media digital dari hasil pengembangan dalam penelitian ini layak dan efektif digunakan sebagai salah satu alternatif media digital yang dapat digunakan dalam perkuliahan Pendalaman Materi Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.
Media Pembelajaran Podcast pada Mata Pelajaran IPS Memaknai Kemerdekaan untuk Siswa Sekolah Dasar Nuri Seftiani Rosmiati; Annisa Yuliani; Ana Siti Nur'Aini; Hilma Zaina Nur Fauzi; Dadan Nugraha
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2945

Abstract

Latar belakang penelitian ini berupa pembelajaran jarak jauh yang harus dilaksanakan karena terdapatnya pandemi Covid-19 yang menyebabkan pembelajaran di sekolah mengalami gangguan. Keberhasilan suatu pembelajaran tentunya didukung oleh beberapa faktor pendukung lainnya yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bertujuan menggunakan media pembelajaran podcast untuk melakukan pelaksanaan pembelajaran IPS Memaknai Kemerdekaan untuk Siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan desain berbasis penelitian atau Design Based Research (DBR). Perancangan media audio berupa Podcast Bisik Serah (Bincang Asik Seputar Sejarah) dilakukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan media pembelajaran audio yang diperlukan untuk pembelajaran Mata Pelajaran IPS Memaknai Kemerdekaan untuk Siswa Sekolah Dasar, desain pengembangan audio mulai dari tahapan pra produksi dan pasca produksi, tahapan validasi kepada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan penyusunan materi hingga evaluasi yang dilakukan secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan bahwa media audio dari hasil pembuatan media dalam penelitian ini layak dan efektif untuk digunakan sebagai salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk pembelajaran IPS Memaknai Kemerdekaan untuk Siswa Sekolah Dasar. 
Media Audio Visual untuk Menunjang Pembelajaran IPS SD Materi Keragaman sebagai Identitas Bangsa Indonesia Tyagita Ayuningtyas; Silvy Fatihatul Faatihah; Fuzi Nuraziza; Dadan Nugraha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4915

Abstract

Keberagaman sebagai identitas bangsa Indonesia ialah warisan bangsa yang amat sangat berharga. Keberagaman budaya, ras, bahasa, ekonomi, agama, serta nilai – nilai hidup yang telah terjadi di Indonesia sering sekali didampakkan berbagai konflik. Konflik atau masalah di masyarakat yang bermula dari tindakan kekerasan antar kelompok yang menimbulkan keledakan secara sesekali di kawasan Indonesia mengekspos beratnya dampak dari rentannya rasa kebersamaan yang telah dibangkitkan dalam Negara Indonesia, serta betapa besarnya pula prasangka antar kelompok dan betapa kurangnya rasa saling pengertian antar kelompok. Demi mencapai tujuan peneliti dalam sarana menyebarluaskan pemahaman keberagaman budaya, etnis, bahasa, agama, ekonomi serta sosial dalam pembelajaran IPS SD, seperti yang kita pahami bahwa keberagaman ialah biasanya dikenal sebagai multikultural dalam berbagai bidang seperti contohnya keberagaman budaya, etnis, bahasa, agama, ekonomi, serta sosial. Sehingga nantinya DIDIVIPS (media audio visual ips) dapat menjadikan makelar yang bukan hanya menyebarluaskan pemahaman keberagaman budaya, etnis, bahasa, agama, ekonomi serta sosial. Tetapi, menjadikan edukasi yang bermanfaat untuk masyarakat dalam meningkatkan wawasan dalam keberagaman sebagai identitas Indonesia.
Pengembangan Video “Kerinda : Kerajaan Hindu-Buddha” serta Games Wordwall sebagai Media Belajar IPS di Sekolah Dasar Yoan Indah Lestari; Rizka Amalia; Dadan Nugraha
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.2893

Abstract

Masuknya teknologi ke dalam dunia pendidikan akan berdampak baik, terjadinya perubahan-perubahan baru seperti motode, media pembelajaran dan lain sebagainya. Adanya teknologi akan memberi warna baru terutama dalam media pembelajaran. Kemampuan guru dalam melakukan sebuah inovasi dan berkreasi harus terus diasah, guru harus bisa memberikan warna baru kepada peserta didik agar peserta didik tidak bosan ketika proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan media video serta games sebagai media belajar atau media pembelajaran pada materi Kerajaan-Kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara pada mata pelajaran IPS di kelas VI Sekolah Dasar. Desain penelitian ini adalah  Design and Development (D&D). Hasil penelitian ini penelitian pengembangan media video “KERINDA : Kerajaan Hindu-Buddha” serta Games Wordwall sebagai media belajar IPS di sekolah dasar dapat disimpulkan SANGAT BAIK (SB) dengan skor rata-rata persentase tingkat pencapaian sebesar 88% dari segi materi dan desain media. Serta, memperoleh skor rata-rata presentase tingkat pencapaian sebesar 83% atau interpretasi SANGAT BAIK (SB) dari segi ujicoba oleh pengguna yakni siswa sekolah dasar.
PODCAST SEBAGAI MEDIA DIGITAL PADA MATERI INTERAKSI MANUSIA DENGAN LINGKUNGANNYA Ulpah Samrotul Puadah; Nur Ela; Linda Aji Apriani; Dadan Nugraha
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.875 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8922

Abstract

Artikel ini membahas tentang proses pengembangan, kelayakan podcast sebagai media digital pada materi interaksi manusia dengan lingkungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana materi IPS mengenai interaksi manusia dengan lingkungannya yang dikemas melalui media digital podcast layak digunakan dan mempermudah penggunaan serta meningkatkan pemahaman para pendengarnya. Penelitian ini dilakukan secara daring dengan subjek penelitian Mahasiswa PGSD UPI Kampus Sumedang. Metode penelitian yang digunakan merupakan konsep research and development ADDIE. Konsep penelitian model pengembangan ADDIE ini meliputi beberapa tahapan, yakni tahapan Analyze (analisis), Design (desain), Develop (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluation (evaluasi). Instrumen yang digunakan berupa angket untuk validasi media. Berdasarkan hasil analisis validasi dapat disimpulkan bahwa kualitas produk media digital podcast yang dikembangan termasuk dalam kategori layak, Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa yaitu mahasiswa pertama , mahasiswa kedua dengan perolehan rerata kevalidan media memiliki nilai sebesar 3.83 dengan kategori valid, kevalidan bahasa sebesar 3.25 dengan kategori valid dan kevalidan materi dengan nilai sebesar 4 dengan kategori sangat valid. Dengan perolehan rerata kategori seluruhnya 3.69. Dengan Adanya penelitian ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi terkendalanya kegiatan pembelajaran terlebih solusi mengenai media dalam pembelajaran.  
DISIPLIN BELAJAR SISWA SD SAAT PEMBELAJARAN DARING DALAM PERSPEKTIF GURU Rika Nurhidayah; J Julia; Dadan Nugraha
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.971 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.9023

Abstract

Adanya pandemi menyebabkan perubahan pembelajaran yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka langsung antara guru dengan siswa di sekolah menjadi pembelajaran secara daring dari rumah masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi mengenai disiplin belajar siswa Sekolah Dasar (SD) selama pembelajaran daring, baik yang berada di desa dan di kota dalam perpektif guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan pencatatan. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara, google form, dan alat rekam berupa telepon seluler. Partisipan dalam penelitian ini yaitu tiga guru yang mengajar di desa dan tiga guru SD yang mengajar di kota. Hasil pengumpulan data kemudian dianalisis dan menghasilkan lima tema yaitu, (1) Disiplin Waktu dan Perbuatan (2) Aktivitas Belajar Siswa, (3) Perbedaan Disiplin Belajar, (4) Upaya dan Kerja Sama Guru, (5) Efisiensi Penanaman Disiplin Belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam perfektif guru, sikap disiplin belajar siswa saat pembelajaran daring berubah dalam berbagai aspek meskipun tidak secara signifikan, hanya berdampak pada sebagian kecil siswa di kelas. Namun, secara keseluruhan guru menilai bahwa kondisi disiplin belajar saat pembelajaran daring cenderung kurang, lebih baik ketika pembelajaran tatap muka langsung di sekolah. Hal ini terjadi baik pada SD yang berada di desa maupun di kota.  
Pengembangan Chatbot Sebagai Media Pembelajaran Materi Tata Surya Bagi Siswa Kelas 6 Sekolah Dasar Annisa Yuliani; J. Julia; Dadan Nugraha
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 2 (April 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i2.2035

Abstract

Guru mengalami kesulitan dalam menjelaskan materi tata surya kepada siswa sehingga siswa sulit memahami materi tata surya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran berbasis teknologi berupa chatbot agar bisa memudahkan guru dalam menyampaikan materi kepada siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Uji coba media pembelajaran dilakukan pada 47 guru di lima Sekolah Dasar yang berlokasi di Sumedang, Jawa Barat. Dalam tahapan uji coba terbatas diperoleh hasil aspek materi yaitu 91.2% (sangat layak), tampilan 94.8% (sangat layak) dan fungsi yaitu 90% (sangat layak). Dalam tahapan uji coba lebih luas diperoleh hasil pada aspek materi 96.2% (sangat layak), tampilan 94,6% (sangat layak) dan fungsi 93.6% (sangat layak). Pada uji validasi di SD memperoleh hasil 82.8% (sangat layak) untuk materi, 86.4% (sangat layak) untuk tampilan dan 86% (sangat layak) untuk aspek fungsi. Pada validasi materi diperoleh hasil materi 88.9% (sangat layak) dan penyajian 90% (sangat layak). Pada validasi media diperoleh hasil tampilan 92% (sangat layak) dan fungsi 91% (sangat layak). Bersumber pada hasil penelitian, media pembelajaran chatbot berkategori sangat layak dan membuat guru dapat menyampaikan materi dengan mudah kepada siswa.
Peningkatan Perilaku Prososial Melalui Pengembangan Media Digital Dadan Nugraha; Fasli Jalal; Sofia Hartati
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.73866

Abstract

Betapa pentingya perilaku prososial ini khususnya untuk aspek perkembangan anak usia dini kedepannya, karena perilaku prosososial ini akan terus berlanjut hingga ke sekolah dasar. Perilaku prososial sangat penting untuk distimulasikan pada kehidupan anak usia dini, akan tetapi  masih sedikit media digital yang dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media digital dalam meningkatkan perilaku prososial. Metode penelitian menggunakan pendekatan ADDIE dengan 5  tahap  utama  yaitu  Analyze, Design, Developt, Implement dan Evaluate. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5 – 6 tahun. Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik analisis N-gain score maka dapat diperoleh dan di analisis data penelitian. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa perilaku prososial anak usia dini meningkat setelah menggunakan media berbasis digital.
PELATIHAN PERANCANGAN ALAT EVALUASI UNTUK MENILAI KOMPETENSI SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SURIAN KABUPATEN SUMEDANG Riana Irawati; Dadang Kurnia; Dadan Nugraha; Dede Tatang Sunarya
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v2i2.29088

Abstract

Kegiatan pengabdian ini didasari oleh permintaan Kelompok Kerja Guru Kecamatan Surian di Kabupaten Sumedang untuk melakukan pendampingan pembuatan soal bagi siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Surian. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui pemahaman guru Sekolah Dasar dalam menyusun alat evaluasi dengan langkah-langkah pengembangan instrumen yang standar dan untuk mengembangkan instrumen tes berbasis HOTS. Adapun tahapan kegiatan pengabdian ini adalah tahap perencanaan berupa identifikasi kompetensi guru dalam melaksanakan penilaian hasil belajar, tahap pelaksanaan berupa seminar dan workshop tentang perancangan alat evaluasi dan perancangan soal HOTS, terakhir tahap pendampingan dan evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah meningkatnya kompetensi peserta dalam merancang alat evaluasi serta instrumen tes berbasis HOTS yang dapat digunakan untuk menilai kompetensi siswa Sekolah Dasar sehingga menciptakan Sumber Daya Manusia yang unggul dan mampu bersaing.Kata Kunci : penilaian, hasil belajar, instrumen HOTS
Pengaruh Problem Based Learning Berbasis Media Puzzle Quiz Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Puasa Ramadhan Francisca; Ani Nur Aeni; Dadan Nugraha
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 7 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v7i1.8268

Abstract

The research was conducted because of the problem of low student learning outcomes in learning Islamic Religious Education in schools, especially elementary schools. One solution is to use interesting learning models and media, such as a problem based learning model based on puzzle quiz media. The aim of this research is to find out whether there is an influence and difference in improving student learning outcomes using the problem based learning model based on puzzle quiz media on the material of the month of Ramadan. The research method is a non-equivalent control group design quasi-experimental method with a sample of 30 students from the experimental group and the control group. The research was carried out in two schools, namely SDN Karangbaru as the experimental group and SDN Linggajaya as the control group. The results of research in the cognitive domain carried out using an independent t test showed that H1 was accepted, namely that there was an influence of the problem based learning model based on puzzle quiz media on Ramadan fasting material with a moderate influence test category based on the effect size test. Meanwhile, in the affective domain, the difference in the average attitude observation score of the experimental class at the first meeting and the second meeting was the average, with the results showing the difference in the average of the experimental and control classes. Meanwhile, in the cognitive domain, there is a difference in the increase in learning outcomes as shown by the difference in the N-Gain score with the N-Gain score of the experimental class being greater than that of the control class and both including moderate improvement. Meanwhile, in the affective domain, the difference in the average of two meetings between the experimental class and the control class was seen, with the experimental class having a greater increase. So it can be concluded that there is an influence and difference in improving student learning outcomes using the problem based learning model based on puzzle quiz media on the material of the month of Ramadan.