Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Community Services Journal (CSJ)

Model Pengelolaan Hutan Desa Berbasis Desa Adat di Desa Selat, Kabupaten Buleleng I Wayan Rideng; I Wayan Wesna Astara; Simon Nahak
Community Service Journal (CSJ) Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.269 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep model pengelolaan hutan desa berbasis desa adat di desa Selat, kabupaten Buleleng. Metode pendekatan yang digunakan dalam perumusan konsep model pengelolaan hutan desa berbasis desa adat yaitu metode dengan aspek perancangan dan aspek sumber daya alam, sedangkan metoda pendekatan untuk warga masyarakat/krama desa dalam kegiatan pelestarian hutan yaitu keterlibatan langsung sebagai pengelola BUM Desa dalam menjaga terjadinya kerusakan hutan desa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa a) konsep penyempurnaan terhadap Awig-awig Desa Pakraman Pandan Banten Selat menjadi sangat penting untuk dilakukan penyesuaian sejalan dengan perkembangan keberadaan warga masyarakat/krama desa di sekitar kawasan hutan desa. Sebagai antisipasi awal terhadap semakin merebaknya adanya pengerusakan terhadap hutan oleh warga masyarakat/krama desa diperlukan pengaturan semakin tegas dengan cakupan pengaturan lebih luas melalui pararem. b) Konsep pemberdayaan ini dilakukan terhadap keberadaan pecalang jagawana dalam menjaga keamanan dan pelestraian hutan desa. Mengingat tantangan terhadap perilaku warga masyarakat/krama desa akan semakin banyak. Dipandang perlu untuk penambahan (kuantitas) tenaga pecalang jagawana, agar mampu mengcover cakupan luas hutan. Termasuk peningkatan sarana dan prasarana pendukung dalam rangka pengamanan hutan. c) Konsep Rehabilitasi ini dilakukan dalam upaya tetap terjaganya kelestarian hutan. Sehingga program/kegiatan yang dilaksanakan BUM Desa Pandan Harum melakukan rehabilitasi hutan dengan penanaman pohon secara berkelanjutan.
Pemerdayaan Masyarakat Adat dan Penyuratan Awig-Awig Desa Pakraman Siangan-Gianyar-Bali Indonesia A.A.Gede Oka Wisnumurti; I Wayan Wesna Astara; I Made Suwitra; I Wayan Rideng; I Nyoman Putu Budiartha; I Made Minggu Widyantara; I Ketut Irianto
Community Service Journal (CSJ) Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.421 KB)

Abstract

Tujuan penyuratan awig-awig di Desa adat Siangan adalah sebagai implementasi dari kehendak Peraruran Daerah Nomor 3 tahun 2001 tentang Desa Pakraman, setiap Desa adat/Pakraman menyuraktan awig-awig. Selain itu, yang sangat urgen adalah kehendak masyarakat adat Siangan untuk merevisi awig-awig yang tidak sesuai dengan perkembangan jaman. Hal yang sangat penting dilaksanakan penyuratan awig-awig adalah untuk menghindari konflik tapal batas desa, atas dasar yang saling seluk dengan tetangga desa adat yang bersebelahan, dan juga untuk menghindari saling klaim wilayah yang berpotensi ekonomis. Dalam hukum adat secara sosiologis, bahwa hukum adat sifatnya tidak tertulis. Namun mulai diberlakunya Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Bali Nomor: 06 tahun 1986 tentang kedudukan, Fungsi dan Peranan Desa Adat dalam Propinsi Tingkat I Bali, desa Adat, diperintahkan untuk penyuratan awig-awig di seluruh desa adat di Bali. Dalam penyuratan awig-awig sosialisasi sangat penting untuk menjaring masukan dari tokoh-tokoh masyarakat, prajuru adat, kelompok yang berkepentingan berkaitan dengan isi awig-awig tidak boleh bertentangan dengan asas kepatutan dan peraturan perundang-undangan serta ideologi Pancasila.
Co-Authors A.A.Gede Oka Wisnumurti Anak Agung Ngurah Bgs Pradhana Ningrat Arta, I Dewa Gede Dwitya Giri Bongon, Miel S. Desak Gede Dwi Arini Desak Ketut Parwati Desak Ketut Parwati Diah Gayatri Sudibya Erawati, Ni Putu Tina Gede Putu Oka Brahma Adhi Gede Supriatna Gst Bgs. Udayana Hoesin, Zainal Arifin I Dewa Gede Sastra Buwana I Gusti Bagus Suryawan I Gusti Putu Ghosadhira Vedhastama I Ketut Irianto I Ketut Sukadana I Ketut Widia I Ketut Widia I Made Arjaya I Made Mardika I Made Minggu Widyantara I Made Minggu Widyantara I Made Rusdiko I Made Suwitra I Nengah Sunaradana I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Lemes I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Surata I Putu Arta Setiawan I Wayan Kartika Jaya Utama I Wayan Werasmana Sancaya I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Sintya Wulandari Ida Bagus Asrama Wibawa Johannes Ibrahim Kosasih Kadek Mahadewi Karma, Ni Made Sukaryati Laksmi, Anak Agung Rai Sita Luh Made Mahendrawati Made Bagoes Wiranegara Wesna Made Setiasa Manuel, Julio Marta, I Dewa Gd Mahardika Muliana, I Wayan Mutiara Devina Toshi Ni Gek Ayu Septi Nohanaa Ni Ketut Sari Ardani Ni Made Wahyuni Ni Made Widiari Ni Nengah Seri Ekayani Ni Putu Helindra Ekayanti Putu Ayu Devi Kardila Putu Ayu Sriasih Wesna Putu Budiartha, I Nyoman Putu Budiartha, I Nyoman Putu Suryani . Rahmat Bin Mohamad Raymundo, Carlos M. Reiro, Leonito Riberio, Leonito Sentelices, Leovigildo C. SETIAWAN, Armand Setyawati, Ni Komang Arini Simon Nahak Simon Nahak Styawati, Ni Komang Arini Suastawan, Nyoman Adi Sudibya, Diah Gayatri Sugiartha, I Nym Gd Sugiartha, I Nyoman Gd Suma , I Kadek Betit Pranata Sumardika, I Nyoman Susanthi, I Gusti A.A. Dian Vaisnava, Ida Bhujangga Putri Vibandor, Demosthenes B. Vibandor Villafuerte, Marcelo Roland C. widia, ketut Widiati, Ida Ayu Widiati, Ida Ayu Putu