Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PROFIL PENCERNAAN AYAM BROILER UMUR 28 HARI PADA PEMELIHARAAN SISTEM CLOSED HOUSE Risna, Yayuk Kurnia; Adam, Koji Al; Tanti, Afriyani; Wibowo, Sarwo Edy; Sofia, Aiya
STOCK Peternakan Vol 7, No 1 (2025): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v7i1.1751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil saluran pencernaan ayam broiler umur 28 hari pada pemeliharaan kandang sistem closed house. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2024 di peternakan ayam broiler di Desa Pante Baro Buket Panyang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen dengan kapasitas 11.000 ekor strain Lohmann MB 202. Metode penelitian menggunakan metode survey dengan analisis data secara deskriptif.  Data primer didapat dengan survey ke peternak. Data sekunder terdiri dari data yang diperoleh berdasarkan studi literatur. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah bobot relatif segmen usus halus (ileum jejenum dan duodenum) dan panjang relatif segmen usus halus (duodenum, jejenum dan ileum). Rataan persentase bobot relatif segmen usus halus pada penelitian ini pada bobot duodenum sekitar angka 0,67%, bobot jejenum berkisar antara 1,30% dan bobot ileum berkisar antara 1,05%. Rataan persentase panjang relatif segmen usus halus pada penelitian ini pada panjang duodenum sekitar angka 1,49%, jejenum berkisar antara 3,65% dan ileum berkisar antara 3,72%. Pemeliharaan ayam broiler umur 28 hari pada kandang closed house memberikan profil saluran pencernaan yang baik.
Production Performance of Broiler Chickens in Closed House Farms in Peusangan Siblah Krueng District, Bireuen Regency, Aceh Aqila, Alifa; Risna, Yayuk Kurnia; Adam, Koji Al
Journal of Tropical Animal Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Tropical Animal Science and Technology
Publisher : Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Timor University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jtast.v7i2.6862

Abstract

This study aims to evaluate the value of feed consumption, feed conversion and weight gain of broiler chickens kept in closed house cages for 28 days. This research was carried out on a broiler chicken farm in Pante Baro Buket Panyang Village, Peusangan District, Bireuen Regency with a capacity of 11,000 heads of the Lohman MB 202 strain. This research used descriptive methods with observation techniques. The research variables are body weight gain, ration consumption, ration conversion and performance index. The results of the study showed that rearing broiler chickens in closed house cages for 28 days could increase body weight gain by 1,538 g/head ± 607.54, feed consumption by 2,442.9 g/head ± 966.15, feed conversion by 1.59 ± 0.11, the cage temperature ranges from 25°C-30°C and the standard performance index is 338. It can be concluded that keeping broiler chickens in cages closed house for 28 days in the good category.
EVALUASI PENYEMBELIHAN AYAM DI PASAR PANTON LABU KECAMATAN TANAH JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA Risna, Yayuk Kurnia
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.17449

Abstract

Terjaminnya kesehatan dan kehalalan dari daging ayam dipengaruhi salah satunya oleh proses penyembelihan. Penelitian bertujuan mengevaluasi penyembelihan ternak ayam pada tempat pemotongan unggas (TPU) di pasar Panton Labu Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Parameter yang diamati adalah penyembelihan (melafazkan bismillahiallahuakbar atau bismillahir rahmanirahiim, memutuskan trakhea, esophagus dan arteri carotid), penyembelih (islam, baligh, berakal sehat), hewan yang di sembelih (unggas hidup, unggas sehat, menghadap kiblat), dan Alat penyembelihan (Pisau tajam, Pisau tidak berasal dari tulang, kuku dan gigi). Hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa penyembelihan unggas pada tempat pemotongan unggas (TPU) di Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara secara keseluruhan TPU telah menghasilkan unggas aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) berdasarkan 4 variabel yaitu: pada saat hendak penyembelihan melafazkan basmallah dan memutuskan esophagus, trakhea, arteri carotid, penyembelih beragama islam, baligh dan berakal sehat, hewan yang disembelih adalah unggas hidup, dalam keadaan sehat serta menghadap kiblat, dan alat penyembelihan menggunakan pisau yang tajam dan tidak berasal dari tulang, kuku, dan gigi.
Evaluasi Nilai Nutrisi Jerami Padi Direct dan Indirect dengan Metode Amoniasi dan Fermentasi (Amofer) sebagai Pakan Ternak: Evaluation of the Nutritional Value of Rice Straw through Direct and Indirect Methods using Ammoniation and Fermentation (Amofer) as Livestock Feed Fridayati, Diah; Al Adam, Koji; Raudhah, Raudhah; Fatmala, Nanda; Risna, Yayuk Kurnia
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 27 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v27i2.36967

Abstract

Background: The widespread burning of rice straw has caused significant air pollution. Purpose: This study aims to utilize rice straw as livestock feed through indirect ammoniation and fermentation technology, considering the duration of fermentation. Methods: The research was conducted at the MIPA Laboratory of Almuslim University and the BSPJI Banda Aceh Laboratory, from 01 June – 23 August 2024. The study used rice straw waste and employed a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments with 3 replications each. The treatments included P0 (Control/no treatment), P1 (7 days of fermentation), P2 (14 days of fermentation), and P3 (21 days of fermentation). The observed parameters were crude protein and crude fat content. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA). Results: The average value of crude protein percentage obtained from direct and indirect methods obtained the highest value in treatment P3, namely 11.12 and 7.14, while the lowest value in treatment P0, namely 7.92 and 4.86. The average value of crude fat percentage obtained from direct and indirect methods obtained the highest value in treatment P3, namely 1.71 and 1.51, while the lowest value in treatment P0, namely 1.09 and 1.44. Conclusion: From the results above, it can be concluded that rice straw amofer has a significant indirect effect (P>0.05) on crude protein levels.
Persepsi Kelompok Ternak Terhadap Bantuan Sapi Potong Dari Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bireuen Zubaidah, Sitti; Risna, Yayuk Kurnia; Suryani
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Lingkungan Almuslim
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jla.v2i1.1785

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bersifat studi kasus di kelompok ternak Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Sebagai objek penelitian adalah para peternak yang memiliki pengalaman beternak sapi minimal lima tahun. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 7 kelompok ternak yang ada di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Untuk mengukur variabel penelitian yang digunakan maka dilakukan pengukuran dengan cara menguraikan indikator-indikator variabel dalam bentuk item-item pertanyaan yang disusun dalam kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Persepsi peternak terhadap bantuan GOS yang diberikan dari kelima indikator yaitu: Penghasilan Peternak berada pada persepsi setuju=3, Pola Pikir Peternak berada pada persepsi setuju=3, Cara Beternak berada pada persepsi setuju=3, Peningkatan Jumlah Populasi Ternak berada pada persepsi setuju=3, dan Kualitas sapi yang diterima berada pada persepsi setuju=3.
Strategi Klasterisasi Home Industry Di Kecamatan Kota Juang Bireuen: Dengan Menggunakan Metode K-Means Teuku Abul, Auni; Sri, Wahyuni; Risna, Yayuk Kurnia
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Lingkungan Almuslim
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jla.v2i1.1788

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimanakah strategi klasterisasi home industry dengan menggunakan Metode K-MEANS di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Objek penelitian adalah apayang akan diselidiki dalam penelitian. Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Klasterisasi Home Industry dengan menggunakan Metode Klaster K-MEANS. Dalam penelitian ini populasinya adalah Home Industry yang ada di wilayah Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah keseluruhan jumlah home industry di wilayah Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen yang menjadi subjek penelitian. Apabila jumlah responden kurang dari 100, sampel diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Sedangkan apabila jumlah responden lebih dari 100 maka pengambilan sampel 10%-15% atau 20%-25% atau lebih. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuanlitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kan Home Industry maka dapat dikelompokkan bahwa, masing-masing cluster diperoleh nilai Home Industry di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, untuk cluster 1 dan 4 masing-masing diperoleh jumlah industri 1, sedangkan pada cluster 2 diperoleh jumlah industri 6 dan pada cluster 3 diperoleh jumlah industri 27. Demikian rata-rata Home Industry di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Secara keseluruhan dapat diambil keputusan bahwa Home Industry di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen adalah cluster 3 dengan jumlah industri 27.
Keterbatasan Dan Kerentanan Sumberdaya Mangrove Rima Shah, Putra; Cut, Azizah; Rahmat, Abbas; Halus, Satriawan; Risna, Yayuk Kurnia
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Lingkungan Almuslim
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jla.v2i1.1808

Abstract

tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji aspek–aspek keterbatasan sumberdaya mangrove yang tersedia di alam sekitar, maupun kerentanan spesies mangrove dalam interaksinya dengan manusia (konservatif maupun eksploitatif). Metode penulisan bersifat narrative literature review, dengan kajian yang membahas 4 (empat) determinan keterbatasan sumberdaya mangrove itu berupa: (1). Keterbaruan; (2) Kelangkaan; (3). Kerusakan; dan (4). Kepunahan. Mangrove, tanaman ajaib yang hanya tumbuh di kawasan air payau yang dipengaruhi pasang surut air laut tersebut, diketahui memberi banyak sekali manfaat kepada manusia; baik secara fisika, kimiawi, biologis maupun sosio–ekonomis. Mangrove sejak awal merupakan vegetasi dalam jumlah terbatas, Habitatnya terus terdesak oleh manusia untuk diambil manfaat kayunya, serta mengubah paksa ruang hidupnya untuk komoditas lain seperti udang, ikan, maupun sawit. Menghilangnya mangrove dari suatu kawasan tentu sangat disayangkan, karena membawa dampak kerugian sistemik dan multi–dimensional bagi alam sekitar dan manusia
METODE EMPIRIS UNTUK MENGANALISIS ALIRAN LIMPASAN PERMUKAAN DALAM PERANCANGAN SUMBERDAYA AIR Azizah, Cut; Lizar, Cut Ayu; Risna, Yayuk Kurnia
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 3 No 1 (2024): JURNAL LINGKUNGAN ALMUSLIM
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jla.v3i1.2522

Abstract

Aliran limpasan merupakan bagian dalam siklus hidrologi khususnya pada siklus limpasan. siklus limpasan adalah siklus hidrologi yang terjadi pada fase lahan. Aliran limpasan merupakan bagian dari curah hujan yang mengalir di atas permukaan tanah menuju ke sungai, danau dan lautan. Pada perancangan sumberdaya air, aliran limpasan diprediksi untuk mendapatkan nilai besarnya debit puncak dan waktu tercapainya debit puncak, volume dan penyebaran air larian. Untuk memperkirakan aliran limpasan yang berdasarkan curah hujan lebat atau maksimum, dapat diklasifikasikan dalam tiga cara yaitu (1) empiris, (2) statistik atau kemungkinan, dan (3) unit hidrograf. Ada dua metode empiris yang mudah digunakan yaitu metode rasional dan metode dan Soil Conservation Service (SCS). Metoda rasional merupakan metode yang digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan puncak (peak runoff) dalam ukuran debit (volume/waktu), sedangkan SCS digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan permukaan (surface runoff) dalam satu daerah aliran sungai. Hasil perhitungan metoda rasional digunakan untuk memperkirakan besarnya suatu konstruksi dalam menahan laju puncak aliran limpasan. Sedangkan hasil pehitungan SCS untuk memprediksi luasnya suatu kontruksi dalam menampung volume aliran limpasan permukaan
ANALISIS PENERAPAN SISTEM IRIGASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL D.I PAYA PIE KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN, ACEH Lizar, Cut Ayu; Azizah, Cut; Risna, Yayuk Kurnia
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 3 No 1 (2024): JURNAL LINGKUNGAN ALMUSLIM
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak, Aliran limpasan merupakan bagian dalam siklus hidrologi khususnya pada siklus limpasan. siklus limpasan adalah siklus hidrologi yang terjadi pada fase lahan. Aliran limpasan merupakan bagian dari curah hujan yang mengalir di atas permukaan tanah menuju ke sungai, danau dan lautan. Pada perancangan sumberdaya air, aliran limpasan diprediksi untuk mendapatkan nilai besarnya debit puncak dan waktu tercapainya debit puncak, volume dan penyebaran air larian. Untuk memperkirakan aliran limpasan yang berdasarkan curah hujan lebat atau maksimum, dapat diklasifikasikan dalam tiga cara yaitu (1) empiris, (2) statistik atau kemungkinan, dan (3) unit hidrograf. Ada dua metode empiris yang mudah digunakan yaitu metode rasional dan metode dan Soil Conservation Service (SCS). Metoda rasional merupakan metode yang digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan puncak (peak runoff) dalam ukuran debit (volume/waktu), sedangkan SCS digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan permukaan (surface runoff) dalam satu daerah aliran sungai. Hasil perhitungan metoda rasional digunakan untuk memperkirakan besarnya suatu konstruksi dalam menahan laju puncak aliran limpasan. Sedangkan hasil pehitungan SCS untuk memprediksi luasnya suatu kontruksi dalam menampung volume aliran limpasan permukaan.