Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengenalan dan Pelatihan Pengambilan Foto Udara Menggunakan Drone DJI Matrice 350 RTK Ritonga, Irwan Ramadhan; Budiarsa, Anugrah Aditya; Hamdhani, Hamdhani; Khoirunnisa, Nanda
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i1.1131

Abstract

Drone merupakan instrumen penerbangan tanpa awak yang digunakan manusia untuk kegiatan survei lingkungan seperti pertanian, pesisir dan laut, dan mitigasi bencana. Salah satu jenis drone yang memiliki terobosan terbaru untuk survei lingkungan adalah drone DJI Matrice 350 RTK. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan dan melatih pengambilan foto udara dengan menggunakan drone DJI M350 RTK. Kegiatan ini dilakukan di Integrated Laboratory (I-Lab) Universitas Mulawarman pada tanggal 22 Agustus 2024. Peserta kegiatan ini berasal dari latar belakang yang berbeda, seperti akademisi, mahasiswa dan masyarakat yang berprofesi sebagai wiraswasta. Kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan seperti pembukaan, presentasi, diskusi, praktek terbang, pengambilan foto udara, penggabungan gambar, dan evaluasi kegiatan. Tingkat keberhasilan kegiatan ini diukur dengan melakukan pre-test dan post-test pada setiap peserta. Kegiatan pengenalan dan pelatihan pengambilan foto udara dikegiatan ini belangsung dengan baik dan lancar. Sekitar 90,3% para peserta berhasil mengikuti kegiatan ini terutama dalam mengoperasikan drone dan mengolah data hasil pengambilan foto udara. Sebagian besar peserta sangat puas (81,0%) dengan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Drones are unmanned flight instruments used by humans for environmental survey activities such as agriculture, coastal and marine, and disaster mitigation. One type of drone that has the latest breakthrough for environmental surveys is the DJI Matrice 350 RTK drone. The objectives of this community service activity are to introduce and train aerial photography using the DJI Matrice 350 RTK drone. This activity was carried out at the Integrated Laboratory (I-Lab) of Mulawarman University on 22 August 2024. The participants of this activity came from different backgrounds, such as academics, students and people who work as entrepreneurs. The activity was carried out with several stages such as opening, presentation, discussion, practice flying, taking aerial photos, merging images, and evaluating activities. The success rate of this activity was measured by conducting a pre-test and post-test on each participant. The introduction and training of aerial photography in this activity went well and smoothly. Approximately 90.3% of the participants successfully participated in this activity, especially using drones and processing data from aerial photography. The majority of participants were very satisfied (81.0%) with this community service activity.
Perbandingan Stok Karbon pada Dua Genus Mangrove Berbeda (Avicennia dan Rhizophora) di Estuari Sungai Somber, Teluk Balikpapan: Comparison of Carbon Stocks from Two Different Mangrove Genus (Avicennia and Rhizophora) in the Somber River Estuary, Balikpapan Bay Paputungan, Mohammad Sumiran; Ritonga, Irwan Ramadhan; Loto, Naomi; Suryana, Irma; Dharmawan, I Wayan Eka
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 9 No. 2 (2025): JFMR on July
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2025.009.02.8

Abstract

Informasi stok karbon di ekosistem mangrove yang berada di area Teluk Balikpapan masih sedikit, termasuk perbandingan stok karbon pada genus mangrove yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan stok karbon pada dua genus mangrove yang tumbuh di sekitar perairan estuari Sungai Somber di Teluk Balikpapan. Lokasi pengambilan data dibagi menjadi dua yaitu Zona Rhizophora dan Zona Avicennia. Pengambilan data diameter batang pohon pada ketinggian dada dan sampel sedimen sedalam 1-meter dilakukan di tahun 2022. Data diameter batang pohon digunakan untuk menghitung stok karbon pada pohon menggunakan persamaan alometrik biomassa yang tersedia. Sampel sedimen digunakan untuk mengukur jumlah karbon yang tersimpan di sedimen dengan menggunakan metode loss on ignition. Hasil penelitian menunjukkan total stok karbon pada Zona Rhizophora lebih besar dibandingkan Zona Avicennia. Konsentrasi karbon organik di sedimen yang tinggi ditemukan di Zona Rhizophora yang kemudian menyebabkan jumlah karbon yang tersimpan di sedimen Zona Rhizophora 2 kali lipat lebih besar dibandingkan karbon yang tersimpan di sedimen Zona Avicennia. Namun, stok karbon di biomassa pohon mangrove terbesar ditemukan berada di Zona Avicennia yang lebih banyak memiliki ukuran pohon berdiameter besar. Hasil ini mengindikasikan adanya variasi stok karbon di ekosistem mangrove yang terdapat di estuari Sungai Somber berdasarkan genus yang mendominasi.   Current information on carbon stock in mangrove ecosystem growing in the Balikpapan Bay area remains limited, including comparison of the carbon stock based on different mangrove genera. This study aimed to compare carbon stocks between two mangrove genera growing in the estuarine area of Somber River, Balikpapan Bay. The sampling location were divided based on the dominant mangrove genera, namely Rhizophora Zone and Avicennia Zone. Diameter at breast height (DBH) of mangrove trees and 1-meter vertical sediment samples were collected in 2022. The DBH data were used to estimate carbon stock in live-tree biomass using available allometric equations for mangrove. Sediment samples were used to determine carbon stock in the sediment by using the loss on ignition method. The results showed that total carbon stock in the Rhizophora Zone is larger than in the Avicennia Zone. Higher organic carbon concentration in sediment was found in the Rhizophora Zone, resulting in its sediment carbon stock being twice as high as that in the Avicennia Zone. However, carbon stock in the live-tree biomass was greater in the Avicennia Zone where more trees with larger diameters were found. The finding suggests that total carbon stock varies depending on the dominant mangrove genera in the Somber River Estuarine Ecosystem.
PERBANDINGAN KELIMPAHAN PLANKTON DAN MIKROPLASTIK DI PERAIRAN MANGGAR KOTA BALIKPAPAN Ritonga, Irwan Ramadhan; Eryati, Ristiana; Manukrante, Alvionita; Muthy, Najla Adellia
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 2 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.2.88-96

Abstract

Plankton merupakan salah satu produsen primer di perairan Manggar, Balikpapan. Plankton dapat digunakan sebagai salah satu indikator pencemaran perairan akibat aktifitas manusia, salah satunya mikroplastik. Namun, informasi tentang perbandingan antara kelimpahan plankton dan mikroplastik di perairan Balikpapan masih sangat terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis jenis, perbandingan kelimpahan antara plankton dan mikroplastik di perairan Manggar, Balikpapan. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2023 di perairan Manggar, kota Balikpapan. Penentuan lokasi sampling ditentukan dengan metode purposive sampling. Sampel air diambil menggunakan plankton net (mesh 20µm) dengan volume air sebanyak 50 L, di 4 titik sampling yang berbeda. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi plankton dan mikroplastik adalah metode inspeksi visual dengan menggunakan mikroskop. Hasil analisis menemukan bahwa komposisi jenis fitoplankton tertinggi adalah kelas Bacillariophyceae (20660 ind/L). Sedangkan komposisi jenis zooplankton tertinggi ditemukan dari kelas Oligotrichea (660 ind/L). Komposisi jenis mikroplastik yang ditemukan di perairan Manggar adalah fragmen 478 partikel (58%), disusul oleh fiber (272 partikel) (33%), dan film (73 partikel) (9%). Kelimpahan rerata total plankton adalah 936.000 ind/m3, sedangkan rerata total kelimpahan mikropastik adalah 344,3 partikel/m3. Perbandingan antara rasio kelimpahan plankton dan mikroplastik adalah 2718 : 1. Keberadaan plankton masih lebih melimpah  jika dibandingkan mikroplastik di perairan Manggar
Risk Analysis of Lead (Pb) in Anadara granosa from the Waters of North Penajam Paser Saputra, Muhammad Ikhsan; Nurfadilah, Nurfadilah; Ritonga, Irwan Ramadhan
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4.10295

Abstract

Blood clam (Anadara granosa), a widely consumed filter-feeder in the coastal waters of Babulu Laut, East Kalimantan, has a high potential to accumulate lead (Pb) from its environment. This study aimed to determine the concentration of Pb in A. granosa and assess the potential health risks to humans associated with the consumption of A. granosa. A total of 45 A. granosa were caught by local fishermen. Each mussel was measured for length, destroyed using an acid method, and analysed using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). The results of the study found that Pb concentrations ranged from 0.114 to 0.148 mg/kg dry weight. The Pb concentration in mussels was still below the maximum limit permitted by the Indonesian National Standard (SNI 7387:2009). The health risk assessment results found that the EWI value was relatively lower than the PTWI and the HQ value was lower than 1, indicating that there was not non-carcinogenic risk to consumers. Furthermore, the average cancer risk (TR) to consumers, including adults, adolescents and children, was low. Even though the Pb concentration was below the quality threshold, consumers may still need to be cautious about consuming A. granosa sourced from the coastal waters of Babulu Laut.
Analisis Kadar Formalin pada Ikan dan Seafood Asin dari Pasar Tradisional di Kota Samarinda, Indonesia Ritonga, Irwan Ramadhan; Suryana, Irma; Paputungan, Mohammad Sumiran; Arwadi, Mohammad Tri
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.72933

Abstract

Penggunaan formalin (FA) sebagai pengawet pada ikan dan seafood asin yang dijual di beberapa pasar tradisional di Kota Samarinda telah menjadi isu kesehatan masyarakat. Namun, informasi tentang kandungan dan penilaian resiko dari FA pada ikan dan seafood asin belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan menganalisis paparan formalin (FA) yang terdapat pada ikan dan seafood asin. Metode penelitian yang dilakukan adalah uji kuantitatif. Subjek dari penelitian ini adalah 148 sampel yang terdiri dari ikan (12 spesies) dan seafood (4 spesies) asin yang dibeli dan dikumpulkan dari beberapa pasar tradisional. Kandungan FA pada sampel ikan dan seafood asin ditentukan dengan menggunakan Spektrofotometer Spectroquant Prove 100 VIS pada absorbansi 628 nm. Semua data hasil analisis diolah menggunakan Microsoft Office Excel 2010 dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar FA pada ikan dan seafood asin berkisar 0,21 - 21,1 mg/kg dengan rerata 2,77 ± 4,39 mg/kg. Nilai estimasi asupan harian (EDI) berkisar 0,09 - 3,64 µg/kg berat badan perhari. Nilai target bahaya (HQ) kurang dari satu. Nilai resiko kanker (CR) menunjukkan bahwa konsumen laki-laki, perempuan dan anak-anak beresiko kanker melalui konsumsi ikan asin dan seafood. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Para konsumen di Kota Samarinda harus berhati–hati dalam memilih dan  mengkonsumsi ikan dan seafood asin yang diperjualbelikan di pasar tradisional Kota Samarinda. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pemantauan dan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan formalin sebagai pengawet pada ikan dan seafood asin yang dijual di pasar tradisional.
Analisis Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik pada Kerang Darah (Anadara granosa) Hasil Tangkapan Nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Fahrurozi, Zidhan Muhammad; Eryati, Ristiana; Ritonga, Irwan Ramadhan
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 3 (2025): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i3.99922

Abstract

Mikroplastik pada biota perairan merupakan salah satu permasalahan global yang dihadapi sekarang ini. Salah satu biota perairan yang diketahui mengakumulasi mikroplastik adalah kerang darah (Anadara granosa). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kelimpahan mikroplastik serta menganalisis korelasi antara kelimpahan mikroplastik dengan ukuran kerang darah. A. granosa dengan ukuran yang berbeda (kecil, sedang dan besar) dikumpulkan dari hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Proses identifikasi mikroplastik pada A. granosa menggunakan metode mikroskopis secara visual. Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan 4 tipe mikroplastik yang ditemukan pada daging kerang yang didominasi oleh tipe fiber (507 partikel), fragmen (273 partikel), film (194 partikel) dan pellet (15 partikel). Kelimpahan mikroplastik yang terdapat pada daging A. granosa adalah tipe fiber (11,3 partikel/ind), fragmen (6,07 partikel/ind), film (4,31 partikel/ind), dan pellet (0,33 partikel/ind). Tipe fiber merupakan yang paling banyak ditemukan, yaitu 507 partikel per individu. Warna hitam sebanyak 289 partikel mendominasi pada tipe mikroplastik yang ditemukan. Hubungan antara kelimpahan mikroplastik dan ukuran kerang (panjang dan berat) memiliki tingkat korelasi sangat kuat dan signifikan (p < 0,05).
Types of mesoplastic waste in the Manggar Beach tourism area, Balikpapan City, East Kalimantan Rifanka, Muhammad Akbar; Ritonga, Irwan Ramadhan; Eryati, Ristiana
Jurnal Ilmu Perikanan Tropis Nusantara (Nusantara Tropical Fisheries Science Journal) Vol. 4 No. 2 (2025): Nusantara Tropical Fisheries Science
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/de3a7122

Abstract

Plastic waste poses a significant threat to the global environment, particularly in coastal and marine ecosystems. Among its various forms, mesoplastics, measuring between 5 and 25 mm have attracted considerable attention. This study aims to identify and analyze the types, weights, quantities, compositions, and densities of mesoplastics found along Manggar Beach, a tourist destination in Balikpapan City, East Kalimantan. Sampling was conducted in two periods: April (Period I) and August (Period II) of 2022. A purposive sampling method was applied using a 100-meter transect line divided into 5x5 meter lanes, followed by the placement of 1x1 meter quadrats. In Period I, four types of mesoplastics were identified as film, fiber, fragments, and styrofoam, while only film was detected in Period II. A total of 43 mesoplastic particles (weighing 9.45 grams) were recorded in Period I, compared to just 5 particles (0.15 grams) in Period II. By weight, styrofoam made up the largest proportion (49%) in Period I, whereas film accounted for 100% in Period II. The average mesoplastic density observed in this study was 0.38 particles per square meter.
PENANAMAN BIBIT BAKAU DI KAWASAN WISATA MANGROVE TELOK BANGKO, KOTA BONTANG Ritonga, Irwan Ramadhan; Eryati, Ristiana; Paputungan, Mohammad Sumiran; Suyatna, Iwan; Kusumaningrum, Widya; Adnan, Adnan; Nurfadilah, Nurfadilah; Suryana, Irma; Budiarsa, Anugrah Aditya; Bulan, Dewi Embong
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i3.61250

Abstract

Mangrove (bakau) is one of the coastal plants that might function socially, ecologically and economically. One of the coastal areas of East Kalimantan that has experienced damage due to human activities is in Bontang City, specifically Telok Bangko. Therefore, planting bakau seedlings is one of the efforts to maintain the bakau ecosystem in the coastal areas of Bontang City. The purpose of this community service activity is to increase knowledge and understanding of the importance of mangrove in coastal areas by planting mangrove seedlings. This community service activity was carried out on September 29, 2024 in the Telok Bangko mangrove tourism area, Bontang City. The method used in this activity was lecture and followed by direct practice in the field. The results of this activity were 500 mangrove seedlings (Rizophora mucronata) were planted at the location of the activity by students and academics of Mulawarman University. The results of this activity could increase knowledge and understanding for each participant in determining the right planting location, type, how to plant mangroves and evaluate activities. This activity is also expected to benefit the community both economically and ecologically in the Telok Bangko mangrove area. The process of evaluating activities must be carried out to support the success of this activity, such as maintenance, periodic data collection (monitoring) of mangrove seedlings (% survival rate) that have been planted by participants.Mangrove (bakau) merupakan salah satu tumbuhan pesisir yang dapat berfungsi secara sosial, ekologi dan ekonomi. Salah satu kawasan pesisir Kalimantan Timur yang  telah mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia terdapat di Kota Bontang, khususnya Telok Bangko. Karenanya, menanam bibit bakau merupakan salah satu usaha untuk mempertahankan ekosistem bakau di wilayah pesisir kota Bontang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya bakau di wilayah pesisir dengan cara menanam bibit bakau. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 29 September 2024 di kawasan wisata mangrove Telok Bangko, Kota Bontang. Metode ceramah dan praktek langsung merupakan metode yang dilakukan di kegiatan pengabdian masyarakat ini. Hasil kegiatan yang didapatkan dari kegiatan ini adalah bibit bakau (Rizophora mucronata) telah ditanam sebanyak 500 bibit di lokasi kegiatan oleh para siswa dan akademisi Universitas Mulawarman. Hasil kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada setiap  peserta dalam penentuan lokasi penanaman, jenis, cara menanam bakau dan evaluasi kegiatan secara tepat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat baik secara ekonomi dan ekologi di kawasan mangrove Telok Bangko. Proses evaluasi kegiatan harus dilakukan untuk mendukung keberhasilan dari kegiatan ini, seperti pemeliharaan, pendataan berkala (monitoring) bibit bakau yang hidup (% survival rate) yang telah ditanam oleh peserta kegiatan.
DETEKSI FORMALIN PADA IKAN DAN SEAFOOD ASIN DARI BEBERAPA PASAR LOKAL DI KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR Irwan Ramadhan Ritonga; Ristiana Eryati; Akhmad Rafii
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 3 No 3 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v3i3.1181

Abstract

Formalin is a chemical compound that is often added to fish and seafood. When formalin exposure enters the human body, it is very dangerous for human health. The purpose of this study was to detect the formalin content in fish and seafood samples from several local markets in the city of Samarinda. The research method was descriptive observational on 149 test samples of fish and seafood salted. Detection of formalin content in fish and seafood was detected by the rapid test kit. When the test sample changed to red and purple color, the sample was indicated to be positive for formalin. It was found that 10 out of 13 fish samples and 4 out of 4 seafood samples were positive for formaldehyde. The types of fish and seafood containing formalin in this study were layang, sarden, teri, baronang, pedak, haruan laut, kepala batu, kaca-kaca, tenggiri, hiu, cumi, udang ebi, udang papay and baby cumi. This study suggests that consumers should be more careful to buy fish and seafood that contain formaldehyde.
PENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN NILAI MAHASISWA DENGAN METODE PRAKTIKUM Irwan Ramadhan Ritonga; Dewi Embong Bulan; Mohammad Sumiran Paputungan; Nurfadilah Nurfadilah; Irma Suryana; Adnan Adnan; Iwan Suyatna; Ristiana Eryati; Widya Kusumaningrum; Rani Novia; Ahmad Ahmad; Firman Firman; Andi Fitri Sakmiana
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 4 No 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v4i2.1519

Abstract

Education is one indicator of a country's progress, because it has improved the quality of human resources. One of the Educational activities in the university is joint practicums to improve students' understanding of critical thinking patterns and values. The purpose of this practicum was to examine and analyze the ability of essential patterns of thinking, level of understanding of theory and method, and student learning outcomes as well in the study programme of Marine Science, Mulawarman University. Practicum activities were conducted in Malahing village, Bontang City in November 2022. A total of 52 students took part in the activities. All data in this activity were collected from initial critical thinking skills tests (pre-test) and after (post-test), score from practicum’s report, and participants' perceptual responses in the form of online questionnaires. It was found that the student's critical thinking skills in this activity were in the moderate category based on N-Gains score (0,46). In General, the percentage of understanding and student learning outcomes was in good category (71-84). Based on the student responses, about 92.3% of students were enthusiastic and happy with the practicum learning method. Thus, joint practicum activities might influence increasing student understanding and grades.
Co-Authors Adnan . Adnan Adnan Adnan Adnan Agathajani, Brigitha Anjeli Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Akbar, Rizali Akhmad Rafii Andi Fitri Sakmiana Andini Aulia Ayuk Ashar Andini, Ardita Dwisepti Anindia Resty Syafira Antazilla Rindyani Anugrah Aditya Budiarsa, Anugrah Aprilia, Dita Apriliyani, Vivi Arwadi, Mohammad Tri Arwadi, Tri Ashar, Andini Aulia Ayuk Ayla Nursari Boedi Hendrarto Brigitha Anjely Agatha Jani Bulan, Dewi Embong Clara Frecilia Patiung Dewi Embong Bulan Dharma Saputra, Dharma Dharmawan, I Wayan Eka Elisar Elisar Elisar, Elisar Erian Febri Satriawan Eryati, Ristiana Fadhila Nurhayati Fahrurozi, Zidhan Muhammad Firman , Firman Firman Firman Hamdhani Hamdhani Hamdhani Hamdhani Hamdhani, Hamdhani Idris Mandang, Idris Intan Sari Dewi Irma Suryana Irma Suryana Irma Suryana Irma Suryana Irma Suryana Irma Suryana Iwan - Suyatna Iwan Suyatna Iwan Suyatna Jani, Brigitha Anjely Agatha Khoirunnisa, Nanda Kusumaningrum, Widya Lana, Achmad Rivaldy Loto, Naomi M. Riza Main, Aminullah Aminul Manukrante, Alvionita Marsanda Marsanda Midlan Witrawan Muchlis Effendi Mufidah, Fitriatul Muhammad Ikhsan Saputra Muhammad Maksum Musyarif Muhammad Riza Muthy, Najla Adellia Najwan Al-Ghifari Nanda Khoirunisa Novia, Rani Nur Hasanah Nurdiansah, Doni Nurfadilah Nurfadilah Nurfadilah Nurfadilah Nurfadilah Nurfadilah Paputungan, Mohammad Sumiran Rafi’i, Ahmad Rafi’i, Ahmad Rani Novia Rani Novia Renyaan , Jeverson Rifanka, Muhammad Akbar Ristiana Eryati Ristiana Eryati Ristiana Eryati Ristiana Eryati Ristiana Eryati Ristiana Eryati S. Supriharyono Saputra, Muhammad Ikhsan Silviana Silviana Simanihuruk, Dorsen Hotma Tua Soenarih, Asih Suryana, Irma Susi Rahmawati Suyatna , Iwan Tobing, Binto Iskandar Hasibuan Widya Kusumaningrum Widya Kusumaningrum Zetsaona Sihotang Zetsaona Sihotang