Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Pijat Oksitosin dan Endorphin terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Pemurus dalam Kota Banjarmasin Rahmi, Isni Maulida; Hafisah, Hafisah; Laili, Fitria Jannatul; Zakiah, Zakiah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5390

Abstract

Salah satu penyebab kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi adalah tidak optimalnya pengeluaran dan produksi ASI pada ibu postpartum. Proses menyusui dipengaruhi oleh hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI serta hormon oksitosin yang berperan dalam refleks pengeluaran ASI. Selain itu, hormon endorfin juga memiliki peran penting dalam meningkatkan rasa tenang, memperbaiki kualitas tidur, mengurangi rasa nyeri, serta menurunkan tingkat stres pada ibu. Kondisi tersebut secara tidak langsung dapat meningkatkan pelepasan hormon oksitosin dan prolaktin sehingga mempermudah proses pengeluaran dan produksi ASI. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk merangsang hormon tersebut adalah melalui pijat oksitosin dan pijat endorphin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan pijat endorphin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Pemurus Dalam Kota Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan desain pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test untuk mengetahui perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi. Uji normalitas data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk apabila data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi ASI sebelum dan sesudah dilakukan pijat oksitosin dan endorphin adalah 55,33, yang menunjukkan adanya peningkatan produksi ASI. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value sebesar 0,001 (<0,005), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitosin dan pijat endorphin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum.
Efektivitas Pijat Perineum dan Peanut Ball dengan Kemajuan Persalinan di Rumah Sakit Dr. R Soeharsono Banjarmasin Tahun 2025 Arum Winarsih; Hapisah Hapisah; Zakiah Zakiah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i1.8123

Abstract

Background: Normal labor is influenced by Power, His, maternal strength, external pelvic passage, pelvic shape, pelvic width, and perineal elasticity, which affect labor.Objective: To determine the effect of perineal massage and peanut ball on labor progress.Method: This study used a quasi-experimental design with two groups and a posttest only. The sample consisted of 30 mothers in labor, divided into two groups: 15 respondents received perineal massage and 15 respondents received perineal massage and used a peanut ball. Data were analyzed using an Independent T-Test. Results: The study showed that the average duration of the first stage of active labor in the perineal massage group was 6.87 hours, while in the combination group of perineal massage and peanut ball it was 5.20 hours. Statistical testing showed a value of p = 0.012 (p < 0.05), indicating a significant difference between the two groups. Conclusion: Perineal massage and peanut balls are effective in accelerating labor as non-pharmacological midwifery interventions in labor management.
Evaluation of Mindfulness Intervention on Self-Efficacy in Stunting and Non-Stunting Zakiah; Yuniarti; Agustine Ramie; Sujiyanti; Yuli Suryanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12861

Abstract

Stunting remains a significant public health problem in Indonesia, while interventions to improve maternal self-efficacy are urgently needed. This study aims to evaluate the effectiveness of mindfulness interventions on maternal self-efficacy in mothers with stunting and non-stunting toddlers. This study adopted a quasi-experimental design to explore the impact of a mindfulness intervention on two groups of mothers: mothers of stunted (n=15) and non-stunted (n=15) children. The structured intervention involved mindfulness sessions that included guided relaxation and mindful parenting practices. Data collection was conducted using a validated self-efficacy questionnaire. Statistical analysis included Shapiro-Wilk normality testing and paired t-tests to evaluate differences in pre- and post-intervention scores, as well as Pearson correlation analysis to understand the relationship between pre- and post-intervention scores. The analysis showed that the stunting group had larger families, which could indicate an imbalanced allocation of nutritional resources. Meanwhile, the t-test results showed a significant increase in maternal self-efficacy scores from the stunting group after the mindfulness intervention, from 104.87 (SD = 14.16) to 111.47 (SD = 12.81), with a p-value of 0.011. The study concluded that the mindfulness intervention can serve as an effective support strategy in childcare programs to address stunting issues.
The Role of Educational Interventions in Mitigating Risk Factors for Stunting in Adolescent Girls Yuniarti; Zakiah; Hapisah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12881

Abstract

Stunting is a nutritional problem that affects children's growth and development. Various risk factors, including education, diet, and maternal health, contribute to stunting prevention. This study aims to analyze the factors influencing stunting, focusing on adolescent girls as a vulnerable group. This study used a quantitative analytical approach with a cross-sectional design, conducted in Tabukan District, Barito Kuala Regency, from March to September 2025. The sample consisted of 77 adolescent girls aged 10 to 14 years old, selected based on inclusion criteria. Data were collected through a questionnaire covering knowledge and stunting prevention behaviors, hemoglobin levels, Body Mass Index (BMI), and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC). Logistic regression analysis was used to identify significant relationships between variables. The results showed Significant relationships were found between knowledge and parenting patterns (p=0.000), physical activity (p=0.031), and diet (p=0.017). Hemoglobin levels were significantly associated with adherence to iron supplementation (IBT) consumption (p=0.000). In Conclusion, Adolescents' lack of knowledge about stunting prevention impacts their parenting, diet, and health. The poor distribution of parenting patterns and low adherence to iron supplementation indicate the need for nutrition education-based interventions.
PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL DI PMB SITI SARAH CITRA HATI Esti Puji Astuti; Zakiah Zakiah; Erni Yuliastuti; Megawati Megawati
Jurnal_Kebidanan Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Kebidanan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v16i1.421

Abstract

Latar belakang: Nyeri Punggung yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester III, karena perubahan fisiologis, peningkatan lordosis lumbal, dan hormon relaksin. Dari data di PMB Siti Sarah Citra Hati, 65% (322 dari 496) ibu hamil dengan nyeri punggung. Intervensi non-farmakologi, yang mudah dan aman seperti prenatal yoga. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian prenatal yoga terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil di PMB Siti Sarah Citra Hati. Metode: Desain penelitian pre-experimental dengan rancangan one group pretest and posttest design. Sampel berjumlah 21 responden diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, ibu hamil diukur skor nyeri punggung dengan numerical rating scale. Penelitian dilakukan bulan November 2025. Analisis data menggunakan uji Paired t-test (Bivariat dan Univariat). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan dari 5.4762 menjadi 3,2857 dengan t=8,302; p-value = 0,00 (P value < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan antara prenatal yoga dengan penurunan nyeri punggung pada ibu hamil, semakin rutin ibu hamil mengikuti prenatal yoga maka nyeri punggung semakin berkurang. Prenatal yoga direkomendasikan sebagai salah satu terapi non-farmakologi untuk mengatasi nyeri punggung selama kehamilan. Kata Kunci: nyeri punggung prenatal yoga ibu hamil
Deteksi Dini Anemia dengan Pemeriksaan HB dan Pemberian Edukasi Pencegahan Anemia pada Remaja Putri SMK PGRI Banjarbaru Fitria Jannatul Laili; Erni Setiawati; Zakiah Zakiah
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol5.iss1.264

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja, terutama di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Anemia pada remaja putri berkontribusi sebagai salah satu penyebab stunting. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini adalah untuk mendeteksi dan mengedukasi remaja putri tentang pencegahan anemia. Metode yang digunakan dalam Abdimas ini adalah pemeriksaan HB remaja putri untuk mengetahui jumlah remaja putri yang mengalami anemia, dan pemberian edukasi pencegahan anemia pada remaja putri. Hasil dari Abdimas ini adalah masih ada remaja putri yang mengalami anemia ringan (29%) dan anemia sedang (4%). Kontribusi Abdimas ini adalah dapat membantu dalam mendeteksi dini adanya remaja putri yang mengalami anemia sehingga dapat diatasi secara cepat kedepannya.
Systematic Literature Review: Continuity of Midwifery Care Implementation in Various Contries Fitria Jannatul Laili; Zakiah Zakiah
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v6i1.92

Abstract

Indonesia has many problems in maternal and perinatal periods. Maternal and child mortality rates in Indonesia is still high. In Indonesia, Midwives conduct Continuity of Midwifery Care Model as a alternative of taking care of mothers and babies. This Study aims to know continuity of midwifery care (CoMC) implementation in various counties. This study followed the PRISMA guidelines for systematic reviews, a literature search was carried out to assess articles that explain how midwives or midwifery students conduct CoMC. Indonesian Midwives can improve their taking care model for mother and babies by CoMC. Keywords: Continuity of Midwifery Care, CoMC, Midwives, Midwivery Students