Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Quality Assurance, Monitoring, and Accreditation in Teacher Professional Education: A Conceptual Study of Relations, Challenges, and Development Directions Muhammad Iqbal; Rila Hardiansyah; Ahmad Muslim; M. Rasyid Ridlo
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Teacher Professional Education Program (Program Pendidikan Profesi Guru/PPG) is a strategic instrument within the national education system for producing competent professional teachers. In its implementation, PPG involves various quality mechanisms, including internal quality assurance, monitoring and evaluation (monev), and external accreditation. This conceptual study aims to analyze the position and function of these three quality mechanisms, identify areas of overlapping functions and instruments, and formulate directions for developing a more integrated PPG quality system. Using a critical analysis and theoretical synthesis approach on policy documents, regulations, and scientific literature, this study reveals substantial similarities in the indicators and assessed aspects across quality mechanisms, the dominance of a compliance-based approach oriented towards administrative completeness, and unclear role boundaries between mechanisms. This study also critiques the validity of evaluating the impact of the PPG program, given its relatively short duration (one year), which is theoretically inadequate for measuring substantial impact on teacher or prospective teacher performance. The implications of this study point to the need for a quality system integration oriented towards continuous improvement and outcome-based evaluation with long-term impact. Abstrak: Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan instrumen strategis dalam sistem pendidikan nasional untuk menghasilkan guru profesional yang kompeten. Dalam penyelenggaraannya, PPG melibatkan berbagai mekanisme mutu yang meliputi penjaminan mutu internal, monitoring dan evaluasi (monev), serta akreditasi eksternal. Kajian konseptual ini bertujuan untuk menganalisis posisi dan fungsi ketiga mekanisme mutu tersebut, mengidentifikasi area tumpang tindih fungsi dan instrumen, serta merumuskan arah pengembangan sistem mutu PPG yang lebih terintegrasi. Dengan menggunakan pendekatan analisis kritis dan sintesis teoretik terhadap dokumen kebijakan, regulasi, dan literatur ilmiah, kajian ini mengungkap bahwa terdapat kesamaan substansial dalam indikator dan aspek yang dinilai antar mekanisme mutu, dominasi pendekatan compliance-based yang berorientasi pada kelengkapan administratif, serta ketidakjelasan batas peran antar mekanisme. Kajian ini juga mengkritisi validitas evaluasi dampak program PPG mengingat durasi program yang relatif singkat (satu tahun) yang secara teoretis tidak memadai untuk mengukur dampak substantif terhadap kinerja guru atau calon guru. Implikasi kajian ini mengarah pada kebutuhan integrasi sistem mutu yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan dan evaluasi berbasis outcome dan dampak jangka panjang.
Memahami Pendekatan Kuantitatif dalam Penelitian Skripsi: Sebuah Kajian Literatur Naratif Iqbal, Muhammad
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The quantitative approach is one of the most widely used approaches in undergraduate thesis research, particularly in the social sciences. However, the broad scope of research types and analytical options within this approach often confuses students. This article aims to narratively review the characteristics of the quantitative approach, the types of research relevant to undergraduate theses (survey, comparative, and experimental), resource considerations in selecting research types, and critically evaluate the analytical choices commonly made by students along with their alternatives. This study employed a narrative literature review method using methodology textbooks and relevant journal articles as data sources. The findings reveal a gap between the complexity of social phenomena being studied and the simplicity of analyses commonly chosen by students. This article also offers new perspectives on reformulating quantitative research questions and the importance of integrating resource considerations in methodological decision-making. The findings are expected to serve as a reference for students, thesis supervisors, and program administrators in improving the methodological quality of undergraduate thesis research. Abstrak: Pendekatan kuantitatif merupakan salah satu pendekatan yang paling banyak digunakan dalam penelitian skripsi mahasiswa S1, khususnya di bidang ilmu sosial. Namun, luasnya cakupan jenis penelitian dan pilihan analisis dalam pendekatan ini sering menimbulkan kebingungan bagi mahasiswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara naratif karakteristik pendekatan kuantitatif, jenis-jenis penelitian yang relevan untuk skripsi S1 (survei, komparatif, dan eksperimen), pertimbangan sumber daya dalam pemilihan jenis penelitian, serta mengevaluasi secara kritis pilihan analisis yang lazim digunakan mahasiswa beserta alternatifnya. Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review dengan sumber data berupa buku-buku teks metodologi penelitian dan artikel jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara kompleksitas fenomena sosial yang diteliti dan kesederhanaan analisis yang umum dipilih mahasiswa. Artikel ini juga menawarkan perspektif baru mengenai reformulasi rumusan masalah kuantitatif dan pentingnya integrasi pertimbangan sumber daya dalam pengambilan keputusan metodologis. Temuan kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi mahasiswa, dosen pembimbing, dan pengelola program studi dalam meningkatkan kualitas metodologis penelitian skripsi.
Memahami Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Skripsi: Sebuah Kajian Literatur Naratif Jayadi, Agus; Sa'di, Kholisus; Iqbal, Muhammad
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The qualitative approach is increasingly used in undergraduate thesis research in the social sciences. However, the diversity of qualitative research traditions often confuses students in determining the most suitable type of research for their goals and capacities. This article aims to narratively review the characteristics of the qualitative approach, identify five qualitative research traditions along with their feasibility assessment for undergraduate theses, describe data trustworthiness criteria as an integral component of approach selection, offer practical guidelines for selecting qualitative research types based on multi-dimensional considerations, and explore the idea of collaborative qualitative research as an alternative modality for undergraduate thesis completion. This study employed a narrative literature review method using qualitative methodology textbooks and relevant journal articles as data sources. The findings indicate that among the five qualitative research traditions, case study and narrative research are the two most realistic and relevant types for undergraduate theses, while phenomenology, ethnography, and grounded theory have methodological demands that are relatively too high for the undergraduate level. This article also offers new perspectives on integrating practical considerations encompassing paradigm compatibility, researcher readiness as an instrument, access to informants, and time availability as integrated methodological decision variables. Furthermore, this article proposes that collaborative qualitative research where theses are conducted in teams of 2–3 students can serve as a viable alternative for improving research quality through investigator triangulation and internal peer debriefing mechanisms. The findings are expected to serve as a reference for students, thesis supervisors, and program administrators in improving the methodological quality of qualitative undergraduate thesis research. Abstrak: Pendekatan kualitatif merupakan salah satu pendekatan yang semakin banyak digunakan dalam penelitian skripsi mahasiswa S1 di bidang ilmu sosial. Namun, keragaman tradisi penelitian kualitatif yang tersedia sering menimbulkan kebingungan bagi mahasiswa dalam menentukan jenis penelitian yang paling sesuai dengan tujuan dan kapasitas mereka. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara naratif karakteristik pendekatan kualitatif, mengidentifikasi lima tradisi penelitian kualitatif beserta evaluasi kelayakannya untuk skripsi S1, mendeskripsikan kriteria keabsahan data sebagai komponen integral pemilihan pendekatan, menawarkan panduan praktis pemilihan jenis penelitian kualitatif berdasarkan pertimbangan multi-dimensi, serta mengeksplorasi gagasan penelitian kualitatif kolaboratif sebagai alternatif modalitas pelaksanaan skripsi. Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review dengan sumber data berupa buku-buku teks metodologi penelitian kualitatif dan artikel jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dari lima tradisi penelitian kualitatif, studi kasus dan penelitian naratif merupakan dua jenis yang paling realistis dan relevan untuk skripsi S1, sementara fenomenologi, etnografi, dan grounded theory memiliki tuntutan metodologis yang relatif terlalu tinggi untuk level sarjana. Artikel ini juga menawarkan perspektif baru mengenai integrasi pertimbangan praktis yang meliputi kesesuaian paradigma, kesiapan peneliti sebagai instrumen, akses ke informan, dan ketersediaan waktu sebagai variabel keputusan metodologis yang terpadu. Lebih lanjut, artikel ini mengajukan gagasan bahwa penelitian kualitatif kolaboratif di mana skripsi dikerjakan secara berkelompok oleh 2–3 mahasiswa dapat menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan untuk meningkatkan kualitas penelitian melalui mekanisme investigator triangulation dan peer debriefing internal. Temuan kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi mahasiswa, dosen pembimbing, dan pengelola program studi dalam meningkatkan kualitas metodologis penelitian skripsi kualitatif.