Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kompensasi Dan Budaya Perusahaan  Terhadap Turn Over Intention Karyawan Dengan Lingkungan Kerja Sebagai  Variabel Moderasi Di PT. Mitra  Kerinci Solok Selatan Juarsa Badri; Wahyuni Wulandari
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/z7wajb35

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam keberlangsungan perusahaan, sehingga tingginya turnover intention menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Turnover intention adalah keinginan karyawan untuk meninggalkan pekerjaannya yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kompensasi, budaya perusahaan, dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan budaya perusahaan terhadap turnover intention dengan lingkungan kerja sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden yang diperoleh dari karyawan perusahaan. Teknik analisis data menggunakan Path Analysis dengan bantuan software SmartPLS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai T-Statistic sebesar 2,630 dan P-Value sebesar 0,004, budaya perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai T-Statistic sebesar 2,097 dan P-Value sebesar 0,018, lingkungan kerja tidak mampu memoderasi hubungan antara kompensasi dan turnover intention dengan nilai T-Statistic sebesar 0,921 dan P-Value sebesar 0,179, serta lingkungan kerja mampu memoderasi hubungan antara budaya perusahaan dan turnover intention dengan nilai T-Statistic sebesar 1,734 dan P-Value sebesar 0,042.
PENDAMPINGAN BAGI GENERASI MUDA UNTUK MEMBANGUN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI NAGARI KUBANG PUTIH KABUPATEN AGAM Romi Susanto; Juarsa Badri; Yosep Eka Putra; Henryanto Abaharis; Alfian Alfian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37682

Abstract

Pendampingan wirausaha muda diberikan kepada generasi milenial dan generasi Z yang tinggal di Nagari Kubang Putih Kabupaten Agam. Tujuan pendampingan ini untuk mempersiapkan unit usaha bagi wirausaha muda dan menciptakan lapangan kerja baru bagi penduduk di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Klasifikasi unit usaha yang akan mendapatkan pendampingan adalah unit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan pendampingan akan dilakukan dengan cara offline. Pendampingan offline dilakukan degan cara cross check dan mentoring unit usaha yang dijalankan wirausaha muda. Pendampingan wirausaha secara offline ini berhasil memberikan manfaat ekonomi berupa: 1) menciptakan unit bisnis baru; 2) pemahaman konsep manajamen usaha; 3) tambahan pendapatan dari profit usaha; 4) menumbuhkan motivasi dan rasa percaya diri; 5) menciptakan lapangan kerja baru.
Optimizing Employee Performance through Spiritual and Emotional Intelligence Didi Putra; Juarsa Badri
CAKRAWALA : Management Science Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Cakrawala Management Science Journal - Mei
Publisher : Yayasan Edukasi Cakrawala Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63541/xa8sm762

Abstract

Employee performance in higher education institutions is increasingly recognized as a multidimensional construct influenced not only by technical competence but also by psychological and spiritual dimensions. This study examines the effect of spiritual intelligence and emotional intelligence on employee performance at the Faculty of Cultural Sciences, Universitas Andalas. Employing a quantitative associative approach with multiple linear regression analysis, data were collected from 40 employees using total sampling. Instrument validity was confirmed through Pearson Correlation (r-table = 0.312) and reliability through Cronbach's Alpha (α ≥ 0.60). Classical assumption tests confirmed normality (Asymp. Sig. = 0.133 > 0.05), absence of heteroscedasticity, and absence of multicollinearity (VIF = 1.387). Results demonstrate that spiritual intelligence positively and significantly affects employee performance (β = 0.460; t = 2.208; p = 0.034 < 0.05), and emotional intelligence positively and significantly affects employee performance (β = 0.592; t = 2.777; p = 0.009 < 0.05). The coefficient of determination (R² = 0.417) indicates that both variables explain 41.7% of the variance in employee performance. This study contributes empirical evidence from a non-profit public higher education context in Indonesia, an underexplored institutional environment in existing literature, underscoring the need for spirituality- and emotion-based human resource development strategies in academic institutions.
Pengaruh Experiential Marketing, Emotional Marketing Terhadap Loyalitas  Dengan Kepuasan Konsumen Sebagai Variabel Intervening Pada Platform E-Commerce Shopee Studi Kasus Generasi Z Di Kec. Padang Utara, Kota Padang Ghiwing Galwis Febriana; Juarsa Badri
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/esgahg12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh experiential marketing dan emotional marketing terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan konsumen sebagai variabel intervening pada pengguna Shopee Generasi Z di Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen. Emotional marketing juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen. Kepuasan konsumen berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Selain itu, kepuasan konsumen terbukti memediasi hubungan antara experiential marketing dan loyalitas konsumen. Namun, kepuasan konsumen tidak memediasi hubungan antara emotional marketing dan loyalitas konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa penciptaan pengalaman konsumen yang positif dan keterlibatan emosional dapat memperkuat loyalitas pengguna Shopee dari kalangan Generasi Z.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Minat Pembelian Dengan Innovativeness Sebagai Variabel Moderasi Di Starbucks Kota Padang Ikhsan Gusti Alvarez; Juarsa Badri
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/2fngkm87

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat telah mengubah pola pemasaran dan perilaku konsumen secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media sosial terhadap minat pembelian dengan innovativeness sebagai variabel moderasi di Starbucks Kota Padang. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 96 konsumen Starbucks di Kota Padang yang pernah melakukan pembelian minimal satu kali dalam tiga bulan terakhir. Metode pengambilan sampel menggunakan rumus Cochran dengan total populasi 1.425 pengunjung. Analisis data menggunakan Path Analysis dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian dengan nilai T-Statistic sebesar 92,066 dan P-Value sebesar 0,000. Innovativeness juga berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian dengan nilai T-Statistic sebesar 3,785 dan P-Value sebesar 0,000 dengan koefisien negatif sebesar -0,053. Namun, innovativeness tidak mampu memoderasi hubungan antara media sosial dan minat pembelian dengan nilai T-Statistic sebesar 0,355 dan P-Value sebesar 0,723. Nilai R-Square sebesar 0,995 mengindikasikan bahwa model memiliki kekuatan prediksi yang sangat kuat. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial merupakan pendorong dominan minat pembelian, sementara innovativeness berperan secara langsung namun tidak memoderasi hubungan antar variabel dalam pengambilan keputusan konsumen.
Pengaruh Brand Image Dan Word Of Mouth Terhadap Minat Masyarakat Menjadi Nasabah Perbankan Syariah Dengan Citra Perbankan Syariah Sebagai Variabel Mediasi Juarsa Badri; Raynaldo Fernandes
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i2.2345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image dan word of mouth terhadap minat masyarakat menjadi nasabah Bank Syariah dengan Citra perbankan sebagai Variabel mediasi Studi Kasus (Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat). Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar yang berusia 20-40 tahun dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling, dimana peneliti mengambil sampel dengan menggunakan kriteria-kriteria tertentu. Pengambilan sampel menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) berbasis Structural Equation Model (SEM) versi 4 dengan metode Outer Model dan Inner Model. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa Brand Image berpengaruh terhadap minat tetapi word of mouth tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat, Citra berpengaruh signifikan terhadap Brand Image, word of mouth berpengaruh signifikan terhadap citra, Citra mampu memediasi hubungan antara Brand Image dengan minat tetapi Citra tidak dapat memediasi hubungan antara word of mouth dengan Minat Masyarakat.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Lingkungan Kerja Sebagai Variabel Moderasi Di Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Barat Juarsa Badri; Arel Ihza Irawan
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i2.2351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan lingkungan kerja sebagai variabel moderasi di dinas energi sumber daya mineral provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dan teknik penarikan sampel menggunakan Total Random Sampling atau Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 sampel. Analisis data menggunakan metode SEM PLS dengan merancang outer model (uji validitas dan uji reliabilitas) dan inner model (uji R-Square, Effect Size, dan uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai di dinas energi sumber daya mineral provinsi Sumatera Barat. lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di dinas energi sumber daya mineral provinsi Sumatera Barat. budaya organisasi dan kinerja pegawai dimoderasi oleh lingkungan kerja. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama diterima, hipotesis kedua diterima, dan hipotesis ketiga diterima.
Analisis Faktor – Faktor Konsumsi Beras Organik Dan Non Organik Di Padang Panjang Sumatera Barat Yimmi Syavardie; Imran Imran; Juarsa Badri
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol. 3 No. 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v3i1.767

Abstract

Food is an important and strategic commodity, because it is an essential human need that must be fulfilled at all times. Food needs need to be made available in sufficient quantities, adequate quality, safe for consumption and easily obtainable at prices affordable by all levels of society. The study was conducted on organik rice distributors located in Padangpanjang, West Sumatra. Based on the variables tested in this study and including dummy, the most dominant factor of consumption of organik rice is the variable that has a loading value above 0.5, this factor is the income factor ( income and expenditure), personal factors (level of education and delivery), and external factors (availability, vehicle ownership and external motivation). From the analysis and observations made, it can be concluded that consumers in consuming organik rice are still few and not from their own desires. Consumers in consuming organik rice only follow along with other consumers or call on consumers who have consumed organik rice so that continuous public awareness must be given to the benefits of organik rice.
Pengaruh Minimalisasi Pajak, Mekanisme Bonus Kepemilikan Asing terhadap Transfer Pricing pada Perusahaan Manufaktur Multinasional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Nidia Anggreni Das; Juarsa Badri; Yosep Eka Putra
JURNAL ECONOMINA Vol. 3 No. 4 (2024): JURNAL ECONOMINA, April 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v3i4.1288

Abstract

Globalisasi di bidang ekonomi dan bisnis telah menyebabkan pembangunan ekonomi yang tidak mengenal batas antar negara. Banyak transaksi antar perusahaan yang meningkat, baik antara perusahaan dalam maupun luar negeri. Arus barang, jasa, modal (investasi), dan tenaga kerja lebih mudah dan lancar antar negara. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh minimalisasi pajak, kepemilikan asing, dan bonus terhadap transfer pricing. Penelitian ini menggunakan 12 sampel perusahaan manufaktur multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 2016-2018. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, hasil pengujian menunjukkan bahwa minimalisasi pajak (X1) berpengaruh sebagian terhadap transfer pricing (Y), hal ini dibuktikan dengan menggunakan uji t dengan nilai t sebesar 2,428 ≥ t tabel 2,042 dengan signifikansi sebesar 0,022 ≤ 0,05. Kedua: Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian kepemilikan asing (X2) tidak berpengaruh terhadap transfer pricing (Y). Hal ini dibuktikan dengan menggunakan uji t dengan nilai t tabel sebesar 1,09898 t tabel 2,042 dengan signifikansi 0,281 ≥ 0,05. Ketiga. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bonus (X3) sebagian tidak berpengaruh terhadap transfer pricing (Y), hal ini dibuktikan dengan menggunakan uji t dengan nilai t 1,293 29 t tabel 2,042 dengan signifikansi 0,206 ≥ 0,05.