Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peran edukasi dalam pemilihan makanan sehat pada anak sekolah Ma'ruf, Muhammad; Rais, Ichwan Ridwan; Bachri, Moch. Saiful
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i1.21427

Abstract

Anak usia sekolah adalah konsumen makanan yang aktif dan mandiri dalam memilih jajanan di sekolah atau tempat lain. Pemilihan makanan sehat dan bergizi sangatlah penting untuk tumbuh kembang yang baik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak sekolah dasar di SD Muhammadiyah Purbayan dalam peningkatan pengetahuan siswa terhadap pemilihan makanan sehat. Kegiatan program pemberdayaan umat (PRODAMAT) menggunakan metode Participatory Action Research (PAR).  Hasil dari kegiatan ini diperoleh bahwa siswa kelas 5 memperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 87,15 dan post-test sebesar 91,90. Sedangkan hasil pre-test kelas 6 memperoleh nilai rata-rata sebesar 91,50 dan post-test sebesar 97,50. Dengan itu, dapat disimpulkan bahwa peran edukasi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa kelas 5 dan kelas 6 di SD Muhammadiyah Purbayan. Diharapkan hasil dari kegiatan PRODAMAT ini dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pemilihan makanan sehat dan aman untuk di konsumsi bagi anak sekolah.
Pemberian edukasi pada usia remaja terhadap penyakit hipertensi Amukti, Danang Prasetyaning; Humolungo, Dwi Tiva Widyanti Sidik; Ardilla, Mita; Bachri, Moch. Saiful; Ma'ruf, Muhammad
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21600

Abstract

Prevalensi penderita hipertensi di dunia sebesar 22% dan negara di kawasan Asia Tenggara berada di peringkat ke 3 tertinggi di dunia mengalami hipertensi. Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan sebanyak 34,11% penduduk Indonesia mengalami hipertensi dan 20,1% diantaranya merupakan kelompok usia 18-24 tahun. Hipertensi pada remaja menjadi tantangan besar bagi keluarga di Indonesia dan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, karena jika tidak terkendali akan berkembang dan menimbulkan komplikasi berbahaya yang menyebabkan stroke, jantung koroner dan kematian. maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada remaja sekolah dalam bentuk edukasi kesehatan dan pemeriksaan faktor risiko hipertensi sebagai upaya potensi pencengahan hipertensi.Kegiatan program pemberdayaan umat (PRODAMAT) menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan untuk menekankan partisipasi dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam mengelola penelitian action research. Dalam penelitian ini kami ada beberapa langkah-langkah yang akan di lakukan mulai dari solusi atau gagasan yang di tawarkan, pihak yang di pertimbangkan untuk implementasi gagasan, dan langkah strategis implementasi.Hasil yang didapatkan setelah dilakukan pretest sebesar 64%. Dimana dari hasil yang didapatkan bahwa pengetahuan siswa terhadap hipertensi belum begitu paham. Setelah itu kemudian dilakukan pemaparan materi tentang pengobatan dan pencengahan hipertensi kepada siswa SMK Kesehatan Bantul. Kemudian dilanjutkan dengan sesi posttest pada akhir materi. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan posttest sebesar 74%. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman dari edukasi pengobatan dan pencengahan hipertensi yang perlu diterapkan pada kehidupan sehari-hari untuk mencengah terjadinya hipertensi pada usia remaja.
Efek Pemberian Subkronis Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit (Curcuma Longa Linn.) Pada Hati Tikus Maharani, Hestuning Winda; Bachri, Moch. Saiful
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 12 No. 2: September 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v12i2.3760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek toksik ekstrak etanol rimpang kunyit (Curcuma longa Linn.) terhadap hati tikus jantan galur Wistar jika diberikan jangka panjang (subkronis) dengan melihat aktivitas AST dan ALT. Tikus sejumlah 32 ekor, dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok I (kontrol) diberi larutan CMC-Na 0,5%, kelompok II, III dan IV diberi ekstrak etanol rimpang kunyit dosis 50, 100 dan 200 mg/kgBB. Perlakuan selama 31 hari, kemudian data hasil uji dianalisis menggunakan Uji Kruskal-Wallis dilanjutkan Uji Mann-Whitney U dengan taraf kepercayaan 95%. Dari hasil penelititan diketahui bahwa aktivitas AST dosis 50, 100 dan 200 mg/kgBB berturut-turut adalah 18,75±0,03 U/L, 18,75±0,03 U/L, dan 20,39±0,05 U/L. Evektivitas ALT adalah 23,42±0,02 U/L, 23,67±0,03 U/L, dan 24,45±0,05 U/L. Kontrol AST adalah sebesar 18,69±0,03 U/L dan ALT sebesar 23,49±0,02 U/L. Hasil analisis menunjukkan nilai AST dosis 50 dan 100 mg/kgBB tidak berbeda signifikan dengan AST kontrol, tetapi nilai AST dosis 200 mg/kgBB berbeda signifikan dengan kontrol namun masih dalam range normal, nilai ALT ketiga dosis tidak berbeda signifikan dengan ALT kontrol. Kesimpulannya adalah pemberian ekstrak etanol kunyit dosis 50, 100 dan 200 mg/kgBB selama 31 hari tidak menyebabkan toksik pada hati tikus jantan galur Wistar dilihat dari nilai AST dan ALT yang masih dalam range normal.   
EFEK HEPATOPROTEKTIF SERBUK AKAR PASAK BUMI (Eurycoma longifolia Jack.) DILIHAT DARI AKTIVITAS SGPTSGOT TIKUS JANTAN YANG DIINDUKSI CCl4 Adikusuma, Wirawan; Bachri, Moch. Saiful
Pharmaciana Vol. 4 No. 2 (2014): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v4i2.1574

Abstract

This study was designed to evaluate the hepatoprotective effect of the powder Eurycomalongifolia Jack. From the activity level of SGPT-SGOT on CCl4-induced in male rats. Twentyfive male rats (150-250 g) divide in to 5 groups. Group I treated with aquadest was kept asnormal, group II treated with a single dose of CCl4 (1 ml/ kg BW i.p), group III and IV weretreated with Eurycoma longifolia Jack. (100 mg/kg BW and 200 mg/kg BW p.o) respectivelyand CCl4 (1 ml/kg BW i.p), group V treated with a single dose of curcumin (100 mg/kg BWp.o) and CCl4 (1 ml/kg BW i.p). Blood was collected from vena porta for determination ofSGPT-SGOT. The study showed the activity level of SGPT from the rats was treated byEurycoma longifolia Jack. 100 mg/kg BW and 200 mg/kg BW, Curcumin, and control groupsare 150.0±5.099 U/L; 113.6±5.508 U/L; 60.5±2.887 U/L; and 129.0±6.055 U/L respectively. Mean while the activity level of SGOT from the rats was treated by Eurycoma longifolia Jack.100 mg/ kg BW and 200 mg/ kg BW, Curcumin, and control groups are 369.4±11.165;263.0±1.803; 194.5±7.448; and 451.5±16.759 U/L respectively. The Eurycoma longifoliaJack. powder and Curcumin significantly (p < 0.05) declines two enzymes (SGPT and SGOT)than control group. The results concluded that Eurycoma longifolia Jack. powder hashepatoprotective effect.
PROFIL KANDUNGAN FENOLIK DAN EVALUASI PARAMETER NON-SPESIFIK EKSTRAK ETANOL RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum) Sundari, Trias Kania; Bachri, Moch. Saiful; Laela Hayu Nurani; Wahyu Widyaningsih; Muhammad Ma'ruf
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/wpv2vp92

Abstract

Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan tanaman obat yang diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menstandarisasi ekstrak etanol jahe merah melalui penentuan kandungan fenolik total dan parameter non-spesifik. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 75% selama 1x24 jam. Kandungan fenolik total dianalisis dengan menggunakan metode Follin-Ciocalteu dan hasilnya dinyatakan dalam satuan mg GAE. Parameter non-spesifik yang ditentukan meliputi kadar air, kadar abu, dan kadar sari larut etanol dengan metode gravimetri. Hasil analisis menunjukkan ekstrak etanol jahe merah memiliki kadar air sebesar 12,87%, kadar abu 7,45%, kadar sari larut etanol 6,23% dan kandungan fenolik total sebesar 136,7mg GAE/g ekstrak. Data ini memberikan dasar ilmiah untuk standarisasi ekstrak jahe merah sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku produk farmasi dengan mutu yang terukur.
Biomedicine Potential of Oil Palm (Elaeis guineensis) Leaves: In Vitro Evaluation of Antibacterial, Antibiofilm, and Antioxidant Activities Setiawan, Deni; Hadi, Samsul; Mahdi, Nur; Mardiati, Nurul; Dwi Sandi, Dita Ayulia; Ridha, Muhammad Rasyid; Bachri, Moch. Saiful
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 10 No 1 (2026): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Universitas Borneo Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59053/bjp.v10i1.794

Abstract

Oil palm (Elaeis guineensis) leaves possess diverse pharmacological properties with promising development potential, particularly as antibiofilm and antioxidant agents. This study aimed to evaluate the antibacterial, antibiofilm, and antioxidant activities of E. guineensis leaf extract. The leaves were macerated in acetone for five days. Antibacterial activity was determined using the disc diffusion method against four bacterial species: Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, Escherichia coli, and Pseudomonas aeruginosa. The extract exhibited moderate antibacterial activity, with the highest inhibition observed against P. acnes (6.79 mm at 25%). Antibiofilm activity was evaluated using a microdilution method, showing concentration-dependent inhibition, with the highest activity at 1% concentration, reaching 83.90% (mid-phase, S. aureus) and 71.28% (E. coli). Antioxidant activity was assessed using DPPH, FRAP, and ABTS assays, yielding IC50 values of 99.19 ppm, 119.12 ppm, and 123.37 ppm, respectively, indicating moderate antioxidant capacity (IC50 > 50-150 ppm). Overall, E. guineensis leaf extract demonstrates moderate antibacterial, antibiofilm, and antioxidant activities, suggesting its potential as a preliminary candidate for further pharmacological investigation.