Claim Missing Document
Check
Articles

Robot Pemantau Berbasis Internet Of Things Menggunakan Raspberry Pi Rahmalia, Rahmalia; Nasir, Muhammad; Atthariq, Atthariq
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 5, No 2 (2022): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v5i2.4792

Abstract

— In general, robots can be defined as a machine that is able to do human work either controlled or automatically. One of the human jobs that can be done by robots is the activity of monitoring the situation in dangerous places. The monitoring robot that is used here is a mobile robot that is able to move and can send video images captured by the camera which can then be controlled by the web controller. The purpose of designing this tool is to design a prototype monitoring robot that can move by being controlled via the web and displaying videos in real time wirelessly. In this design using the QoS method which method will measure the Qos parameters, namely Jitter and Delay by using the Wireshark application. As for other components that support the design of this robot is the access point that serves as a media link between the Raspberry Pi and the web, Raspberry Pi serves as a controller for monitoring robots and processing video images captured by the camera, the camera functions as an eye for monitoring robots and motor controllers function as a system that connects between raspberry pi and wheel drive in the form of a dc motor. The results of the analysis using QoS for video streaming on testing based on distances of 10, 50, and 100 meters have an average delay of 0.201 ms and jitter of 3.77 ms according to TIPHON is very good. The results of this study conclude that robots using internet of things (IoT) can be controlled remotely as long as the user has access to the internet network. Keywords: Robot, Quality of Service, Wireshark, Delay, Jitter, Internet of Things
Penerapan Algoritma Linear Congruent Method Terhadap Spawning Enemy Muttaqin, Muttaqin; Atthariq, Atthariq; Mursyidah, Mursyidah
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 5, No 1 (2022): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v1i1.1860

Abstract

Keberadaan NPC (Non Player Character) dalam suatu game merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan game itu menarik atau tidak. Jika tidak ada penciptaan NPC yang cerdas dimana NPC tidak bersifat adaptif, dan reaktif, maka jika dilihat dari sisi game dapat dikatakan tidak menarik dan cenderung membosankan, sehingga penulis bertujuan membuat penelitian yaitu perancangan dan pembuatan Game Survival Shooter 3D dengan studi kasus Random jumlah objek menggunakan algoritma LCM (Linear Congruent Method). Kejadian acakan tersebut terjadi pada acakan kemunculan musuh setelah berburu. permainan ditugaskan untuk berfokus menghindari, dan menembak NPC untuk terus bertahan hidup selama mungkin dengan alat seadanya dan melanjutkan misi hingga sampai ke akhir permainan. sehingga menciptakan game AI tiga dimensi (3d) yang mampu menguji kecepatan, reaksi dari pemainnya, dan meningkatkan intelektual bagi penggunanya.
Dekorasi Furniture Ruangan Menggunakan Augmented Reality Aidil, Rahmat; Atthariq, Atthariq; Rudi, Fachri Yanuar
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 3, No 2 (2020): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v3i2.1886

Abstract

Mendekorasi ruangan merupakan kegiatan yang memakan banyak waktu dan tenaga, terutama jika objek yang digunakan besar dan berat. Akan merepotkan jika seseorang harus menggeser setiap objek untuk menentukan letak yang sesuai. pada umumnya menggunakan marker khusus untuk menjalankan aplikasi (marker based). Penggunaan marker tersebut membuat aplikasi menjadi ketergantungan, karena aplikasi hanya akan dapat dijalankan jika marker tersedia. Hal ini dapat dihindari dengan menggunakan metode markerless user defined target tanpa marker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai warna kontras yang baik, sudut kemiringan kamera yang baik, dan jarak minimum dan maksimun terhadap target. Aplikasi ini menggunakan metode markerless user defined target. Data dikumpulkan dengan melakukan pengujian tentang pemanfaatan metode tersebut menggunakan parameter seperti warna kontras permukaan datar, jarak dan sudut. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh jarak efektif untuk kamera yang dapat mendeteksi target dengan sempurna yaitu 50 cm sampai dengan 120 cm dan sudut kemiringan 45o .
Implementasi Intrusion Detection System Menggunakan Suricata Pada Jaringan Komputer Zaini, Muhammad; Atthariq, Atthariq; Anwar, Anwar
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 8, No 2 (2025): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v8i2.7440

Abstract

Dalam era konektivitas jaringan yang semakin meluas, keamanan informasi dan sistem komputer menjadi hal yang sangat penting. Serangan penyusupan (intrusion) menjadi ancaman serius terhadap integritas dan ketersediaan sistem komputer yang terhubung ke jaringan, seperti yang dialami oleh Warnet Warpess.net. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan jaringan komputer dengan menerapkan Intrusion Detection System (IDS) berbasis open-source Suricata. Metode penelitian yang digunakan adalah penetration test, yang melibatkan simulasi serangan jaringan untuk mengidentifikasi kerentanan jaringan. Penelitian ini menggunakan alat Hping3 untuk melakukan serangan pada alamat IP server, sementara IDS Suricata digunakan untuk mendeteksi serangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suricata mampu mendeteksi jenis serangan Denial of Service (DoS), seperti ping flood, syn flood, dan random source, sementara serangan pemindaian port tidak terdeteksi. Serangan SYN Flood adalah yang paling sering terdeteksi, dengan jumlah paket serangan yang signifikan. Penggunaan IDS memungkinkan administrator untuk mengidentifikasi port dan protokol yang disusupi oleh penyerang.
Sistem Monitoring Panel Hibrida PLN dan PLTS Berbasis IoT (Internet Of Things) Khalidi, Muhammad; Atthariq*, Atthariq; Rudi F, Fachri Yanuar
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2019): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v2i2.2582

Abstract

Pemantauan terhadap performa panel hibrida PLN dan PLTS sangat perlu dilakukan untuk menilai kinerja sebuah panel surya pada kondisi lingkungan yang nyata. Penelitian ini bertujuan memberikan suatu teknik baru pemantauan secara langsung dan real time untuk arus, tegangan dari kualitas cuaca. Untuk memenuhi keperluan tersebut, sistem monitoring performa panel hibrida yang dirancang dilengkapi dengan sensor pengukur arus dan tegangan yang telah dikalibrasi, Sistem pengirim data dengan menggunakan internet yang diintegrasikan ke sistem android dengan aplikasi Blynk. Perancangan sistem berbasis mikrokontroler NodeMCU ini dihubungkan ke komputer melalui modul Wi-Fi ESP8266 pada NodeMCU dengan komunikasi UART dan metode pengiriman UDP. Hasil dari sistem monitoring ini adalah pengukuran dari setiap sensor dapat diproses secara langsung dan ditampilkan dalam bentuk gauge, grafik dan display text pada kondisi real time serta dapat memonitor performa tersebut dari jarak jauh melalui internet. Adapun hasil dari penelitian ini dengan menggunakan metode QOS (quality of service) perancangan alat sistem monitoring panel hibrida PLN dan PLTS berbasis IOT (Internet of things) berjalan dan berkerja dengan baik serta memperoleh nilai 3,8 – 4 dengan persentase keberhasilan alat dan sistem 95 s/d 100 %.
Game Puzzle “Numbers in English”Berbasis Android Dengan Metode Fisher Yates Shuffle Sebagai Pengacak Potongan Gambar suhazli, abdi; Atthariq, Atthariq; Anwar, Anwar
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 1, No 1 (2018): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v1i1.1852

Abstract

Metode pengacakan merupakan metode yang sangat penting diterapkan pada aplikasi tidak terkecuali pada game hal ini akan menambah tantangan dan mengurangi kejenuhan dalam bermain game. Perkembangan game saat ini memang sangat dibutuhkan agar menjadikan game bukan hanya sabagai media hiburan akan tetapi dapat dijadikan sebagai media pembelajaran. Belajar dapat dilakukan melalui banyak cara dan media. Salah satunya adalah dengan media game. Game Numbers in English dibuat dalam bentuk tampilan 2D yang dimainkan dengan cara memcocokkan potongan gambar berbasis android. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Fisher Yates Shuffle yaitu metode pengacakan yang digunakan untuk mengacak susunan potongan gambar. Perangkat lunak yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan aplikasi ini yaitu android studio. Tujuan dari perancangan game ini adalah untuk mempermudah anak-anak dalam belajar numbers in english. Hasil dari pembuatan game numbers in english ini telah sesuai dengan perancangan, hal itu dibuktikan dengan game dapat berjalan dengan baik dan susunan potongan gambar dapat teracak sesuai metode.
Multiplayer Quiz Adventure Educational Game Arts and Culture Using the Fisher-Yates Shuffle Algorithm Devnanza, Rahul; Mursyidah, Mursyidah; Atthariq, Atthariq
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 8, No 2 (2025): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v8i2.7481

Abstract

The rapid development of games, with a wide variety of genres, includes strategy, adventure, arcade, puzzle, sports, and more, packaged in PlayStation games, PC games, and mobile devices. Games with educational content are better known as educational games. These educational games aim to stimulate interest in learning the subject matter while playing, so that with a sense of enjoyment, it is hoped that it will be easier to understand the material presented. As we know, arts and culture play a crucial role in shaping a nation's identity. Appreciating arts and culture has a positive impact in helping society understand the historical roots, values, and cultural heritage that form the basis of cultural diversity. However, often the teaching of arts and culture in educational environments does not create sufficient appeal and does not meet expected standards. Therefore, creative and innovative approaches are needed so that the younger generation can be more actively involved in learning and appreciating arts and culture in an interesting and interactive way. The author hopes that this video game will be an interesting alternative to traditional learning approaches. This game itself uses the Fisher-Yates Shuffle algorithm to randomize quiz questions so that each game has a different order. In this game, players are invited on an adventure to overcome the obstacles presented. Furthermore, players are expected to answer questions about arts and culture, which will broaden their knowledge and understanding. Furthermore, players will find these questions entertaining and challenging.
Pengontrolan Game Penalty Sepak Bola 1 VS 1 Menggunakan Kinect Rafsanjani, Muhammad Ryzka; Atthariq, Atthariq; Husaini, Husaini
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 1, No 2 (2018): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v1i2.1866

Abstract

Abstrak— Gamer biasanya hanya memainkan game dengan menggunakan joystick, keyboard, ataupun layar touch screen, seiring berkembangnya teknologi maka Microsoft mengeluarkan produk Kinect. Tujuan daripenelitianini adalah agar pengguna dapat memainkan game penalty secara Virtual Reality, dengan cara menggerakan kaki seolah olah menendang bola ke depan maka bola yang ada di layar akan bergulir, menganalisa jarak untuk melakukan tendangan penalty, kamera kinectmenghasilkan skeleton dari pengguna, sehingga adanya sensasi baru dalam bermain game. Kinect digunakan sebagai alat kontrol utama dalam game , pengendalian game penalty sepak bola ini dibuat dengan menggunakan program Unity3D kemudian diatur agar dapat terhubung dengan Kinect, Kinect memiliki fitur depth sensor, motorized tilt, dan multi-array microphone. Hasil dari sistem pengontrolan game ini menghasilkan tingkat keberhasilan mencapai 0% pada pada jarak 1 meter antara pengguna dengan kinect, 40% pada jarak 1.5 meter, 95% pada jarak 2 meter, 90% pada jarak 2.5 meter, dan 85% keberhasilan pada jarak 3 meter.Kata kunci: Pengontrolan game penalty, Virtual Reality, Kinect, Unity3D
Pengontrolan Game Penalty Sepak Bola 1 VS 1 Menggunakan Kinect Rafsanjani, Muhammad Ryzka; Atthariq, Atthariq; Atthariq, Husaini
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 4, No 1 (2021): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v4i1.2550

Abstract

Abstrak— Gamer biasanya hanya memainkan game dengan menggunakan joystick, keyboard, ataupun layar touch screen, seiring berkembangnya teknologi maka Microsoft mengeluarkan produk Kinect. Tujuan daripenelitianini adalah agar pengguna dapat memainkan game penalty secara Virtual Reality, dengan cara menggerakan kaki seolah olah menendang bola ke depan maka bola yang ada di layar akan bergulir, menganalisa jarak untuk melakukan tendangan penalty, kamera kinectmenghasilkan skeleton dari pengguna, sehingga adanya sensasi baru dalam bermain game. Kinect digunakan sebagai alat kontrol utama dalam game , pengendalian game penalty sepak bola ini dibuat dengan menggunakan program Unity3D kemudian diatur agar dapat terhubung dengan Kinect, Kinect memiliki fitur depth sensor, motorized tilt, dan multi-array microphone. Hasil dari sistem pengontrolan game ini menghasilkan tingkat keberhasilan mencapai 0% pada pada jarak 1 meter antara pengguna dengan kinect, 40% pada jarak 1.5 meter, 95% pada jarak 2 meter, 90% pada jarak 2.5 meter, dan 85% keberhasilan pada jarak 3 meter.Kata kunci: Pengontrolan game penalty, Virtual Reality, Kinect, Unity3D
Rancang Bangun Layanan IPTV Sebagai Tontonan Anak Dengan Menggunakan Ras pberry Afdilla, Muhammad; Atthariq, Atthariq; Mursyidah, Mursyidah
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 3, No 1 (2020): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v3i1.1872

Abstract

Di zaman modern saat ini teknologi komunikasi dan informasi telah berkembang sedemikian pesatnya. Terutama televisi yang merupakan contoh nyata perkembangan teknologi yang sudah sedemikian akrab di semua masyarakat. Namun dapat juga membawa dampak buruk terutama bagi generasi bangsa atau anak-anak dibawah umur. Tayangan-tayangan yang mengandung unsur kekerasan, pornografi dan pornoaksi merupakan tayangan yang perlu diwaspadai. Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah peran orang tua dalam mengontrol tontonan anak-anak menggunakan aplikasi berbasis Android yang di aplikasi tersebut hanya menyediakan tontonan animasi anak-anak saja sehingga menjadi alternative bagi orang tua untuk menjaga anak-anak. Dalam penelitian ini digunakan beberapa bantuan aplikasi yaitu Visual Studio Code, Eclipse. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang dijalankan pada perangkat Android yang menampilkan sebuah film serial dan non serial kemudian dari masing masing serial ada beberapa judul film. Pada hasil pengujian QoS, untuk rata-rata delay 0.0244ms termasuk kategori ‘Bagus’, rata-rata Packet loss 0% termasuk kategori ‘Sangat Bagus’. Berdasarkan persamaan dengan nilai loss paket 0% - 2%, dan rata-rata throughput4.0564 Mbit/s termasuk kategori ‘Bagus’.Berdasarkan persamaan dengan nilai Throughput 450 Mbit/s dan yang terakhir rata-rata Jitter 0.1842 ms termasuk katagori ‘Sedang’.