Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA PLUS ‘BUSTANUL ULUM’ PUGER JEMBER TAHUN AJARAN 2016/2017 Novita Kartika; Siti Halimatus Sakdiyah; Roni Alim B
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 3 No. 1 (2018): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.549 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v3i1.2933

Abstract

Keaktifan belajar siswa kelas X-D sangat rendah dan hasil ulangan harian dan ulangan tengah semester tahun pelajaran 2016/2017 pada semester genap masih belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar siswa kelas X-D SMA Plus ‘Bustanul Ulum’ Puger Jember melalui penerapan model pembelajaran Jigsaw. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Siklus 1 dengan pokok bahasan perairan darat, sedangkan pada siklus 2 dengan pokok bahasan perairan laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk keaktifan siswa menunjukkan ketercapaian pada siklus 1 sebesar 67,7 % yang berada pada kriteria aktif sedangkan pada siklus 2 mencapai 83,4% yang berada pada kriteria sangat aktif. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu sebesar 15,7%. Hasil belajar pra tindakan rata-rata nilai siswa mencapai 53,3 dengan jumlah kentutasan klasikal 13,88%, siklus 1 nilai rata-rata siswa mencapai 62,3 dengan jumlah ketuntasan klasikal 33,3%, sedangkan pada siklus 2 mencapai 73,3 dengan jumlah ketuntasan klasikal 77,8%. Ini menunjukkan bahwa antara pratindakan dan siklus 1 mengalami peningkatan sebesar 19,5% dan antara siklus 1 dan siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 44,5%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran model Jigsaw memenuhi kriteria sangat baik. Pembelajaran model Jigsaw meningkatkan keaktifan dan hasil belajar mata pelajaran geografi siswa kelas X-D SMA Plus ‘Bustanul Ulum’ Puger Jember.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIME TOKEN PADA MATERI INTERAKSI MANUSIA DAN LINGKUNGAN DALAM DINAMIKA LITOSFER KELAS X IPS SMA TAMAN MADYA MALANG Margareta Aprilia Wulandari; Siti Halimatus Sakdiyah
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 3 No. 2 (2018): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.527 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v3i2.2949

Abstract

Time Token, merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang paling sederhana, dan merupakan model yang paling baik untuk permulaan bagi para guru yang baru menggunakan pendekatan kooperatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan belajar siswa kelas X SMA Taman Madya Malang melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Time Token. Berdasarkan hasil observasi dan tes uraian yang diberikan guru ketika proses pembelajaran berlangsung di kelas X IPS SMA Taman Madya Malang, serta informasi yang diperoleh dari guru matapelajaran Geografi dapat diketahui bahwa hasil belajar 40% dan keaktifan 24%. Keaktifan yang rendah disebabkan oleh: 1) Siswa tidak memberikan pertanyaan ataupun pendapat pada saat guru memberikan kesempatan untuk bertanya; 2) siswa kurang percaya diri pada saat mempresentasikan Hasil diskusi didepan kelas; 3) Siswa jarang berargumen pada saat diskusi kelompok; 4) Rasa keingintauan siswa rendah, hal ini juga mempengaruhi hasil belajar yang rendah. Hasil observasi dilakukan melalui observasi di kelas X IPS SMA Taman Madya Malang, dengan jumlah 20 siswa. Berdasarkan observasi Hasil Belajar siswa dari 20 siswa hanya 8 siswa yang mecapai KKM dan 12 siswa yang lain tidak mencapai KKM. KKM yang ditetapkan di SMA Taman Madya Malang adalah 75. Sedangkan pada observasi Keaktifan Belajar, dari 20 siswa 11 siswa saja yang aktif dan 9 siswa lainnya tidak aktif. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggard. Penelitian dilakukan di SMA Taman Madya Malang siswa kelas X IPS, yang terdiri dari 20 siswa yaitu 18 laki-laki dan 2 perempuan. Nilai hasil belajar siswa kelas X IPS pada siklus I menunjukan dari 20 siswa yang tuntas 13 orang dengan presentase 65%, dan nilai keaktifan belajar dengan presentase 73%. Sedangkan nilai hasil belajar siklus II menunjukan siswa yang tuntas 17 orang dengan presentase 85%, dan nilai keaktifan belajar siswa dengan presentase 96%. Hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Time Token dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas X IPS SMA Taman Madya Malang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS 2 DI SMA AL-RIFA’IE GONDANGLEGI MALANG Dewi Rafika; Siti Halimatus Sakdiyah; Achmad Maulana Malik Jamil
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 2 No. 1 (2017): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.505 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar siswa melalui penerapan pembelajaran model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Siklus I dengan pokok bahasan Kearifan dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam, sedangkan pada siklus II dengan pokok bahasan AMDAL dan Ekolabel. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Al-Rifa’ie Gondanglegi yang berjumlah 28 siswa perempuan. Metode pengumpulan data berupa metode tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan berpikir kritis pada siklus I adalah 52 dengan kategori cukup kritis, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis meningkat menjadi 75 dengan kategori kritis. Hasil belajar siswa siklus I adalah 52 dengan kategori cukup baik sedangkan hasil belajar siswa pada siklus II meningkat menjadi 75 dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pembelajaran model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas XI IPS 2 di SMA Al-Rifa’ie Gondanglegi Malang.
Makna Pembangunan Agrowisata Kebun Belimbing Bagi Masyarakat Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro Siti Rena Mei Nurliana; Dwi Fauzia Putra; Siti Halimatus Sakdiyah
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 5 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.364 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v5i1.4199

Abstract

Pembangunan agrowisata dilatar belakangi oleh lahan yang tidak produktif dan atas inisiatif masyarakat, lahan tersebut ditanami belimbing yang kemudian berhasil sampai menjadi agrowisata dan diresmikan pemerintah kabupaten. Agrowisata menjadikan masyarakat terutama petani yang terlibat mengalami perubahan dari kondisi sebelum dengan setelah adanya agrowisata, oleh karena itu masyarakat petani memiliki makna adanya agrowisata yang didasari oleh motif sebab dan motif tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Konteks sosial subjek yang melatar belakangi agrowisata kebun belimbing; (2) Tindakan yang diterapkan subjek dalam Pembangunan Agrowisata Kebun Belimbing; (3) Makna Pembangunan Agrowisata bagi Subjek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian Fenomenologi. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan pengelola dan masyarakat petani yang ikut serta mengelola agrowisata dimana pemilihan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu orang yang paling dianggap tahu tentang apa yang peneliti harapkan. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi, menyajikan dan memverifikasi data. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Konteks sosial subjek dilihat dari karakteristiknya yang terdiri dari usia, tingkat pendidikan, beban tanggungan, luas dan status lahan, serta penghasilan yang didapatkan; (2) Tindakan yang diterapkan subjek berupa penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pasca panen; (3) Makna pembangunan agrowisata bagi subjek yaitu sebagai substitusi ekonomi, untuk memperoleh status sosial organisasi, dan untuk kehidupan anak yang lebih baik. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengkaji strategi dalam mengembangkan agrowisata berbasis pada lingkungan dan partisipasi masyarakat sehingga kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan semakin tinggi. Kata kunci: agrowisata, kebun belimbing, fenomenologi, makna, budidaya
Pemanfaatan Sampah Anorganik sebagai Media Pembelajaran IPS Siti Halimatus Sakdiyah; Rahaju Rahaju
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 02 (2019): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v2i02.8

Abstract

Guru-guru di SD Islam Al Hikmah terutama mengaku mengalami kesulitan dalam menerapkan K13, selain harus menghabiskan materi yang sudah ditentukan, harus juga berinovasi dalam proses pembelajaran. Bahan sisa dan bahan lokal merupakan unsur kearifan lokal yang bisa dikembangkan menjadi media pembelajaran sederhana, yang penting sesuai dengan tema.  Hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala Sekolah SD Islam Al Hikmah. Pembelajaran  dengan pendekatan inkuiri jarang dilakukan karena keterbatasan sarana dan tidak adanya alat peraga. Penggunakan media dirasa menyita waktu dan tenaga, sehingga enggan dilakukan. Dari hasil wawancara dengan guru terungkap bahwa mereka juga mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan pembelajaran tematik ini.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas guru SD Islam Al Hikmah Gadang Malang, agar dapat merancang dan membuat media pembelajaran. Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan, lokakarya dan pendampingan sehingga menghasilkan produk.Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian di SD Islam Al-Hikmah Gadang Malang ini, sebagai berikut : 1) semangat bekerja meningkat, sehingga meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. 2) Adanya suasana kerja yang positif antar guru  saat mengajar di kelas dan  lebih percaya diri. 3) Adanya produkmedia pembelajaranyang dibuat oleh peserta. Kata Kunci: sampah anorganik, media pembelajaran
PAIKEM APPLICATION ON PROCLAMATION APPROACH OF INDONESIA’S INDEPENDENCE MATERIAL (TO INCREASE STUDY ACTIVITY AND RESULT) Siti Halimatus Sakdiyah; Harun Harun
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): VOLUME 2 NUMBER 1 MARCH 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.841 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v2i1.265

Abstract

This article is proposed to increase activity and study result student of IPS subject  On Proclamation Approach of Indonesia’s Independence material. PAIKEM is one of active learning, innovative, creative, effective, and enjoyable. This research is Classroom Action Research (PTK) with qualitative that is done by two cycles. The kinds of data is direct data from research subject that is student of VI grade SDN Kebonsari 4 Malang. The amount is 40 students. The material of this research is “Proclamation Approach of Indonesia’s Independence”. The data collections are used observation sheet, field note, and documentation. The result of this research describe that PAIKEM increase study activity of student, this is shown from the student score on student activity instrument.  On the I cycle score value is average 75% with good enough criteria, while on the II cycle score value is average 86% with good criteria. This is shown that there is improvement of student activity. Besides that, PAIKEM also increase student activity and creativity of the study result. The study result of student is increase as long as the first cycle with average score 83%and in the last on the second cycle with average score 89%. So, it can be concluded that PAIKEM application is able to increase activity and study result of student VI grade SDN Kebonsari 4 Malang.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN PRODUKSI PIZKUKER UNTUK PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP ANAK PA BAITUR ROHMAN AL-AMANAH Rahaju Rahaju; Udik Yudiono; Tatik Retno Murniasih; Esa P.B.G.G. Patridina; Nur Farida; Siti Halimatus Sakdiyah; Vivi Suwanti; Rahutami Rahutami; Djoko Adi Susilo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11616

Abstract

ABSTRAKPendidikan di Panti Asuhan Baitur Rohmah Al-Amanah diarahkan pada pengembangan jiwa kewirausahaan agar kelak anak asuh dapat hidup secara mandiri dan menjadi pelopor pemberdayaan masyarakat. Hal ini dilakukan melalui rintisan usaha produksi pizza dan kue kering. Akan tetapi, usaha ini belum disertai dengan pengetahuan dan keterampilan cara mengelola keuangan, sehingga usaha pizza dan kue kering belum terlalu berkembang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditujukan pada pemberian pengetahuan dan keterampilan manajemen keuangan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode penugasan, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan meningkatkan 80% pengetahuan dan keterampilan mitra dalam manajemen keuangan berupa keterampilan mitra dalam menentukan harga pokok, menentukan harga jual yang layak, serta menentukan laba dan rugi. Seluruh kegiatan pengabdian berjalan sesuai dengan rencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat dilanjutkan pada pembuatan label atau merek pizza dan kue kering, manajemen pemasaran, dan pengurusan P-IRT. Kata kunci: manajemen keuangan; pizkuker; panti asuhan. ABSTRACTEducation at Baitur Rohmah Al-Amanah orphanage is directed at developing an entrepreneur spirit so in the future, the foster children can live independently and become pioneers of community empowerment. This is done through a pioneering pizza and pastry production business. However, this business has not been accompanied by knowledge and skills on how to manage finances, so the pizza and pastry business has not been very well developed. Therefore, this community service activities are aimed at providing financial management knowledge and skills. The method used is financial management training and assistance. Evaluation of activities is carried out by the method of assignment, observation, and interviews. The results of training and mentoring activities increase 80% of partners' knowledge and skills in financial management are in the form of the partner skills in determining cost of goods, determining a reasonable selling price, and determining profit and loss. All service activities went according to plan. This community service activity is expected to be continued in making pizza and pastry labels or brands, marketing management, and managing P-IRT. Keywords: financial management; pizkuker; orphanage..
KREATIFITAS PEMBUATAN PETA TIMBUL DI SD ISLAM AL-HIKMAH GADANG MALANG Siti Halimatus Sakdiyah; Rahaju Rahaju
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems faced by partners in the field such as governance to the process of learning in the classroom and assessment techniques. In the learning process is not uncommon teachers experience control dlam deliver abstract material to the concrete, due to lack of availability of instructional media. Innovation and creativity of teachers in designing and developing props from used materials combined with easily accessible materials such as nails, wires, plywood, paints, glue etc. are all available in building stores, so play based learning can be improved. Evidently the teachers still have not used the old newspapers that exist in the vicinity. The dedication to the community conducted by the team aims to improve the innovation and creativity of the teachers of Al Hikmah Islamic Elementary School Gadang Malang, in order to design and make props from old newspapers processed into pulp and then mixed with white cement and glue then attached to the plywood already in the drawing map sketch. Methods used in community service in the form of training, workshops and mentoring so as to produce props in the form of embossed maps. The results obtained from the activities of dedication in SD Islam Al-Hikmah Gadang Malang, as follows: 1) The existence of the spirit of work of the teachers, especially when teaching in the classroom, thus increasing the activity and motivation of students in the learning process. 2) There is a positive working atmosphere between teachers while teaching in the classroom and more confident. 3) The existence of props products in the form of emergent maps created by the participants during the training and mentoring
KETERAMPILAN MERANCANG RPP DENGAN KOMPETENSI INTI BERDASARKAN TEMA DAN SUB-TEMA PADA K-13 Siti Halimatus Sakdiyah; Yuli lfana Sari; Dwi Fauzia Putra
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun permasalahan mitra, diantaranya: (I) Para guru belum paham tentang implementasi K-13; (2) Sebagai guru kelas, mereka kurang memiliki kemampuan untuk pengembangkan Kompetensi Inti yang dijabarkan ke Peta Kornpetensi Dasar dan Indikatornya: dan (3) Terbatasnya waktu yang tersedia dalarn pertemuan tiap tcma, dimana dalam 1 semester guru kelas harus menyelesaikan 4 tema, dan masing-rnasing tema terdiri dari 3 sub tema, dari masing-masing sub tema terdiri dari beberapa pembelajaran mulai dari sampai 6. Khalayak sasarannya adalah guru-guru di SDN Kebonsari 4 Malang yang berjumlah 15 orang. Metode pendekatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini sebagai berikut pelatihan,lokakarya, dan pendampingan. Sedangkan solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan guru dalam merancang RPP dengan kompetensi inti berdasarkan tema dan sub tema. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian di SDN Kebonsari 4 Malang ini, sebagai berikut: (I) Adanya semangat bekerja untuk para guru terutama saat mengajar di dalam kelas, sehingga meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran, (2) Adanya suasana kerja yang positif antar guru terutama saat mengajar di kelas dan membuat mereka lebih pcrcaya diri, dan (3) Adanya produk RPP berdasarkan kurikulum 2013 yang dibuat oleh peserta pada saat pelatihan dan pendampingan.
ANALISIS BUKU AJAR GEOGRAFI PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS DINAMIKA LITOSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN Dwi Kurniawati; Siti Halimatus Sakdiyah; Karolus Enso
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 2 No 2 (2023): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v2i2.3733

Abstract

This study analyzes a geography textbook for class X SMA/MA published by Erlangga by K. Wardiyatmoko on the basic competency of analyzing lithosphere dynamics and their impact on life. The purpose of this study was to find out 1) the correctness of the concept 2) the feasibility of the language 3) the feasibility of graphics in the Geography textbook Class X SMA/MA published in Erlangga by K. Wardiyatmoko. The type of research used is descriptive quantitative. Data collection techniques in research are documentation assisted by check-lish accompanied by coding. Data analysis techniques use concept analysis, language, and graphics. Based on the results of this study, it can be concluded that the textbooks that have been analyzed are quite good to use, because of the three indicators of suitability of concepts, language correctness, graphic feasibility, only a few sub-indicators whose percentage results are below 40%. In compiling textbooks, you should pay attention to concepts that include material content, use of language and fulfill the rules set by the Curriculum Standards and Education Assessment Agency. Abstrak Penelitian ini menganalisis buku ajar geografi kelas X SMA/MA terbitan Erlangga karya K. Wardiyatmoko pada kompetensi dasar menganalisis dinamika litosfer dan dampaknya terhadap kehidupan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) kebenaran konsep 2) kelayakan bahasa 3) kelayakan kegrafikan pada buku ajar Geografi Kelas X SMA/MA terbitan Erlangga karya K. Wardiyatmoko. Jenis penelitian yang digunakan yakni kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu dokumentasi dibantu dengan check-list yang disertai pengkodean. Teknik analisis data menggunakan analisis konsep, bahasa, dan kegrafikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa buku pelajaran yang telah dianalisis cukup baik digunakan, karena dari ketiga indikator kesesuaian konsep, kebenaran bahasa, kelayakan kegrafikan hanya beberapa sub indikator saja yang hasil persentasenya dibawah 40%. Dalam menyusun buku ajar hendaknya memperhatikan konsep yang mencakup isi materi, penggunaan bahasa dan memenuhi kaidah yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan.