Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS KALIMAT EFEKTIF DAN PARAGRAF SEBAGAI PILAR KETERAMPILAN PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA Izzah Sholehah; Hafizah Al Munawwaroh; Ira Yuniati; Nensi Yuniarti ZS; Lola Cahaya Seri Rahayu; Lise Salma Nurdiah; Azzah Nabila; Nabila Sakinah; Fiona Gea Az Zahra; Merisa Anggraini; M Reja Dwi Pranoto
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8830

Abstract

Tulisan akademik yang baik memerlukan pemahaman mendalam terhadap struktur kalimat efektif dan penyusunan paragraf yang runtut. Artikel ini bertujuan menganalisis peran kalimat efektif dan struktur paragraf dalam mendukung keterampilan menulis mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kalimat efektif harus memenuhi prinsip kejelasan, ketepatan, dan keringkasan, sedangkan paragraf harus terdiri dari kalimat topik, pengembang, dan penegas. Penulisan yang baik mengombinasikan keduanya untuk menciptakan komunikasi tertulis yang jelas, logis, dan meyakinkan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kurikulum penulisan ilmiah serta strategi pembelajaran menulis di perguruan tinggi.  
Relevansi Kalimat Efektif dalam Era Digital yang Penuh Informasi Dwi Vetriza Wulandari; Gatti Arum Sekarani; Ira Yuniati; Washlurachim Safitri
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vc9rj055

Abstract

Era digital telah mengubah paradigma komunikasi secara fundamental, menciptakan tantangan baru dalam penyampaian pesan yang efektif di tengah ledakan informasi digital. Kalimat efektif, sebagai unit dasar komunikasi tertulis, memainkan peran yang semakin strategis dalam lingkungan digital yang dipenuhi noise informasi. Penelitian ini mengkaji relevansi kalimat efektif dalam konteks era digital melalui pendekatan library research yang komprehensif. Dalam dunia digital, kejelasan pesan menjadi hal yang sangat penting dengan menggunakan kalimat singkat, padat, dan langsung ke poin utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalimat efektif mengalami evolusi karakteristik yang mencakup brevitas untuk adaptasi batasan platform, adaptabilitas format untuk beragam medium digital, interaktivitas untuk mendorong engagement, searchability untuk optimisasi mesin pencari, dan viral potential untuk jangkauan maksimal. Penggunaan bahasa yang jelas dan ringkas dengan kalimat efektif dan mudah dipahami menjadi kunci dalam komunikasi digital. Tantangan utama meliputi fragmentasi perhatian audiens, kecepatan konsumsi informasi yang tinggi, kolapsnya konteks dalam sharing konten, dan kompleksitas komunikasi multimodal. Sebaliknya, era digital menghadirkan peluang optimisasi berbasis data analytics, personalisasi konten, jangkauan global, feedback real-time, dan integrasi multimedia yang memperkaya komunikasi. Penelitian ini menegaskan bahwa relevansi kalimat efektif tidak hanya tetap tinggi tetapi mengalami amplifikasi signifikan dalam era digital, menjadikan penguasaan konstruksi kalimat efektif sebagai keterampilan fundamental yang esensial untuk sukses dalam masyarakat informasi modern.  
Ragam Bahasa Indonesia Deah Amanda Putri; Ayu Antika; Ira Yuniati
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/et9thh28

Abstract

Variasi bahasa adalah bentuk perbedaan penggunaan bahasa yang dipengaruhi oleh keadaan, tujuan berkomunikasi, cara penyampaian, dan latar belakang sosial serta budaya pemakai bahasa. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengertian variasi bahasa, berbagai macam jenisnya, alasan yang menyebabkan terjadinya variasi, dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan metode kualitatif dan teknik analisis konten, data dikaji untuk memahami cara pembicara mengadaptasi bahasa mereka dalam beragam situasi, baik yang formal maupun nonformal, serta dalam bentuk lisan ataupun tulisan. Temuan dari analisis ini menunjukkan bahwa pilihan varian bahasa dipengaruhi oleh hubungan sosial, saluran komunikasi, dan tujuan dari interaksi. Ragam bahasa dapat dilihat dalam berbagai konteks, seperti surat resmi, obrolan santai, artikel ilmiah, serta saat berinteraksi di kelas. Memahami berbagai jenis bahasa sangat penting untuk meningkatkan cara kita berkomunikasi dan menunjukkan kemampuan berbahasa yang baik. Oleh karena itu, penting untuk mulai menguasai berbagai jenis bahasa sejak usia dini, sehingga individu dapat dengan mudah menyesuaikan diri dalam berbagai situasi komunikasi, baik di lingkungan akademik, profesional, maupun sosial.
Pengaruh Pemahaman PUEBI terhadap Ketepatan Penulisan Ejaan dalam Karya Ilmiah Mahasiswa Retno Ramadhani; Yosi Dwi Putri; Siti Musarofah; Monica Puspa Sota; Nadia Ramadani Lubis; Ibrahimovic Sisra; Ira Yuniati
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/h7k8zq57

Abstract

Penelitian ini menelaah keterkaitan antara penguasaan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan ketepatan penerapan ejaan dalam penulisan karya ilmiah mahasiswa. Latar belakang penelitian didasari oleh masih seringnya ditemukan ketidaksesuaian penulisan ejaan, seperti kesalahan penggunaan huruf kapital, tanda baca, kata baku, dan penempatan imbuhan. Kekeliruan tersebut dapat mengurangi keterbacaan, memperlemah kejelasan makna, serta menurunkan kredibilitas karya akademik. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi sejauh mana pemahaman PUEBI memengaruhi mutu penulisan ilmiah mahasiswa. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap literatur, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data difokuskan pada bentuk kesalahan ejaan, faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap kualitas karya tulis. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemahaman PUEBI yang memadai berperan penting dalam menjaga konsistensi bahasa, meningkatkan kualitas penulisan, dan mempermudah pembaca memahami isi karya. Sebaliknya, lemahnya penguasaan PUEBI memicu kesalahan mendasar yang mengurangi mutu akademik. Oleh karena itu, disarankan adanya pembelajaran PUEBI secara terstruktur di perguruan tinggi untuk memperkuat literasi bahasa dan menjaga standar penulisan ilmiah.  
Makna Denotatif dan Konotatif dalam Novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan (Kajian Semantik) Isranur Shella, Serly; Hafiz Gunawan; Ira Yuniati; Elyusra
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/xgsdaz18

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna denotatif dan konotatif dalam novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong karya Eka Kurniawan melalui kajian semantik. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian teori semantik, khususnya terkait penggunaan makna denotatif dan konotatif dalam karya sastra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa kalimat-kalimat dalam novel yang mengandung kedua jenis makna tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode baca dan catat, sedangkan analisis data meliputi identifikasi, klasifikasi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengandung makna denotatif dan konotatif yang digunakan secara kontekstual oleh pengarang. Makna konotatif negatif ditemukan paling dominan, sementara makna konotatif positif paling sedikit. Dominasi makna konotatif tersebut dimanfaatkan pengarang sebagai sarana untuk menyampaikan kritik sosial serta menggambarkan realitas kehidupan kepada pembaca, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kata kunci: Kajian Semantik, Makna Denotatif dan Konotatif, Novel  
MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA PUISI Asmara, Jonior; Ira Yuniati; Adi Asmara; Reni Kusmiarti; Tomi Hidayat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Processed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64302

Abstract

This study aims to determine the improvement in poetry reading comprehension skills of sixth-grade students of MI Negeri 7 Seluma after the implementation of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model. This study used a quantitative approach with an experimental research type and a one-group pretest-posttest design. The research subjects were 9 sixth-grade students in the even semester of the 2025/2026 academic year. The data collection technique used a poetry reading comprehension test given before (pretest) and after (posttest) the treatment. The data were analyzed through normality tests and hypothesis tests using the Paired Sample t-Test with the help of SPSS version 27. The results showed that the average pretest score was 58.7778 with a standard deviation of 6.28048, while the average posttest score increased to 83.6667 with a standard deviation of 6.08276. The results of the Paired Sample t-Test showed a significance value (2-tailed) of 0.000 <0.05, so H₀ was rejected and Hₐ was accepted. Thus, it can be concluded that the application of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model significantly improved the poetry reading comprehension ability of sixth-grade students of MI Negeri 7 Seluma.