Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemberdayaan Guru dalam Meningkatkan Pembelajaran Siswa Tunarungu di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi Wilayah Kabupaten Pekalongan Winarsih, Murni; Mulyeni, Trisna; Mursita, Rohmah Ageng
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 3 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i3.20859

Abstract

Semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus seperti tunarungu, berhak atas pendidikan. Namun, pendidikan inklusif masih menghadapi banyak tantangan di Indonesia, terutama dalam hal mendorong guru untuk membantu siswa tunarungu belajar dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi upaya guru untuk mendukung siswa tunarungu yang belajar di sekolah inklusif di Kabupaten Pekalongan. Sebanyak 30 guru dari berbagai sekolah disurvei dan diwawancarai secara menyeluruh dalam penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru sangat puas dengan program pemberdayaan yang mencakup pendekatan maternal reflektif, adaptasi kurikulum, dan pelatihan bahasa isyarat. Metode ini terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, meningkatkan kemampuan guru untuk berkomunikasi, dan membantu siswa tunarungu berinteraksi dengan lebih baik. Meskipun demikian, sumber daya yang terbatas dan kebutuhan akan pelatihan terus menerus tetap menjadi masalah besar. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas, serta sumber daya pendidikan visual dan teknologi pendukung yang lebih baik. Hasil ini diharapkan dapat membantu perbaikan sistem pendidikan inklusif di Indonesia, terutama dengan membantu siswa tunarungu berkembang secara akademis dan sosial.
Creation of Cultural Local Wisdom-Based Picture-Science Stories Application for the Introduction of Scientific Literacy for Early Childhood Eliza, Delfi; Mulyeni, Trisna; Budayawan, Khairi; Hartati, Sri; Khairiah, Fisna
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.1.2234

Abstract

This article aims to explain the design, development, implementation, and evaluation of the Picture Science Story (CSB) application integrated with local wisdom based on an Android application for early childhood. This application can be used with a touch screen. The aim of making this application is to introduce the science process skills and local wisdom to the children. The research method used was R and D. The initial stage of developing the CSB prototype model was to conduct the needs analysis, child characteristics, and curriculum analysis. Then, the design, development, implementation, and evaluation of the CSB application were carried out. The application used a layered platform. Many experts from different fields were involved in the design process: graphic design experts to create images, multimedia experts to create applications, and teachers for the science material. The CSB prototype design was validated by material, media, and user experts, namely Al-Huffaz Kindergarten teachers and children. The participants in this research were 13 Alhufazh Kindergarten students. A questionnaire was given to get a response from the teachers, consisting of aspects of understanding multimedia, function, and configuration. The average score of the teachers’ responses was 92%. Meanwhile, the average score of children's responses was 95%. Based on the results of validation and trials, it was found that the CSB application integrated with local wisdom based on an Android application was valid, effective, and practical for early childhood. The suggestions from users require multidisciplinary knowledge in designing picture-science stories based on Android applications. Then, the feedback addressed the importance of using the Science Story Creation prototype and integration of the Local Wisdom of Minangkabau Culture to introduce Early Childhood Science Literacy.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Stimulasi Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Structured Enviroment Kholifatul Novita Ningsih; Trisna Mulyeni; Irah Kasirah; Wahyu Hardiani; Hendriano Meggy
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kd55q625

Abstract

Anak usia dini merupakan individu dalam rentang usia 0–6 tahun yang sedang berada pada masaemas perkembangan (golden age), yaitu masa kritis dalam pembentukan struktur dan fungsi otak,perkembangan bahasa, emosi, sosial, dan keterampilan motorik (Irvan, 2020; Adatul’aisy, 2023;Magdalena et al, 2025). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkanpemahaman dan keterampilan kader Posyandu, guru PAUD, dan orang tua dalam memberikan stimulasiperkembangan kepada anak usia dini berkebutuhan khusus (ABK) melalui pendekatan structured environment.Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pengetahuan dan keterlibatan dalam menciptakanlingkungan yang suportif dan adaptif bagi ABK di lingkungan Posyandu. Metode pelaksanaan terdiri atas tigatahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti mencakup pelatihan, penyusunan buku saku danmodul edukatif, serta pendampingan penerapan struktur lingkungan secara sederhana. Hasil dari pre-test danpost-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 48,8% menjadi 86,3%. Selain itu, indikatorpemahaman terhadap structured environment, prinsip lingkungan suportif, dan karakteristik ABK mengalamipeningkatan signifikan. Peserta juga mampu merancang ruang stimulasi sederhana dan memahami pentingnyavisualisasi, rutinitas, dan zona aktivitas dalam mendukung tumbuh kembang anak. Evaluasi akhirmenunjukkan tingkat kepuasan peserta sangat tinggi. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaankomunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk mendukung inklusivitas layanan anak usia dini.
Pelatihan Orang Tua dalam Stimulasi Matematika Awal Anak Usia Dini Berkebutuhan Khusus melalui Aktivitas Bermain Trisna Mulyeni; Irah Kasirah; Murni Winarsih; Marja; Kholifatul Novita Ningsih
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10789

Abstract

Pelatihan stimulasi matematika awal bagi orang tua sebagai sasaran utama bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai strategi mengenalkan konsep matematika awal melalui aktivitas bermain di rumah. Pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, contoh aktivitas, serta diskusi interaktif untuk mengilustrasikan penerapan stimulasi matematika awal dalam situasi sehari-hari. Materi mencakup komponen dasar matematika awal seperti korespondensi satu-satu, menghitung, pola, dan membandingkan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta memberikan penilaian positif terhadap kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, kemudahan memahami materi, kesesuaian contoh aktivitas, serta manfaat kegiatan. Kegiatan ini memberikan informasi praktis yang dapat digunakan oleh orang tua dan pendamping anak usia dini, termasuk anak berkebutuhan khusus, dalam mengenalkan konsep matematika awal melalui aktivitas bermain.
Strengthening Vocational Skills Teaching for Special Needs Students at SLBN 9 Jakarta Irah Kasirah; Trisna Mulyeni; Mayasari Manar; Kholifatul Novita Ningsih
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8799

Abstract

Mitral SLBN 9 Tanjung Priok sedang menghadapi tantangan dalam pengajaran keterampilan vokasional yang belum sepenuhnya menerapkan prinsip pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (PJK), terutama dalam hal keseimbangan aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Metode pengajaran yang diterapkan oleh pengajar cenderung tidak terpadu, di mana sebagian besar fokus hanya pada satu aspek ekonomi atau sosial tanpa pendekatan berkelanjutan yang menyeluruh yang sesuai dengan karakter siswa berkebutuhan khusus. Inisiatif pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran keterampilan vokasional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pendekatan yang dikemukakan mencakup pelatihan yang berfokus pada kebutuhan, diskusi terarah, serta lokakarya praktik langsung tentang pengembangan keterampilan vokasional dengan pendekatan daur ulang yang mengaitkan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan. Program ini dijalankan dalam tiga tahap yakni identifikasi kebutuhan guru, pelatihan serta pendampingan, dan kemudian praktik produksi karya vokasional. Para guru diikutsertakan secara aktif dalam merancang metode pembelajaran serta menciptakan produk berbasis lingkungan seperti tas menggunakan bahan daur ulang. Hasil dari evaluasi menunjukkan ada peningkatan pengetahuan guru sebesar 35% dari perbandingan pre-test dan post-test, serta kemajuan dalam keterampilan merancang pembelajaran vokasional yang berkelanjutan. Selain itu, telah dihasilkan modul pembelajaran dan produk konkret berupa tas daur ulang sebagai contoh nyata implementasi. Program ini menunjukkan bahwa metode pelatihan dengan pendekatan praktis sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran vokasional yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus.