Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Agensia Hayati Metarhizium anisopliae Terhadap Spodoptera frugiperda J. E. Smith: Application of the Biological Agent Metarhizium anisopliae Against Spodoptera frugiperda J. E. SmithJ. E. Smith Ramadhani, Roni; Soedijo, Samharinto; Rosa, Helda Orbani
JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA Vol. 7 No. 1 (2024): 7(1): Februari 2024
Publisher : www.ulm.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jptt.v7i1.2404

Abstract

Fall Armyworm (Spodoptera frugiperda) is an invasive insect pest that has a high appetite, causing damage and reduced yields in corn plants. One way to control these larvae is to use the biological agent Metarhizium anisopliae. The aim of this research was to determine the influence of several spore densities of the entomopathogenic fungus M. anisopliae on S. frugiperda. The design used in this research was a Completely Randomized Design (CRD) which consisted of 4 treatment levels of spore suspension density 107,108, 109 and a water control treatment as a comparison with 6 replications. Application was carried out on 3-4 instar larvae with an observation period of 12 hours for 4 days. The results of this study showed that the application of the biological agent M. anisopliae with a spore density treatment of 109caused the highest larval mortality of 76.7%. Lethal time (LT_50) for larval mortality caused by M. anisopliae is 2.80 days. From probit analysis, the Lethal Concentration (LC_50) value was 2.44 x 109 spores/ml.
Memburu Burung Manyar (Ploceus Philippinus) Di Persawahan Padi Dengan Memasang Orang-Orangan Sawah Bergerak Otomatis Marsuni, Yusriadi; Salamiah, Salamiah; Mariana, Mariana; Budi, Ismed Setya; Samharinto, Samharinto; Rosa, Helda Orbani; Fitriyanti, Dewi; Pramudi, Muhammad Indar; Pangestu, Prasetyo; Tiwow, Ananda Melko Dayando
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmittc.v5i1.4127

Abstract

Serangan hama burung manyar (Ploceus philippinus) merupakan permasalahan serius yang dihadapi petani padi sawah di Desa Bentok Darat, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Serangan burung manyar terjadi secara masif pada fase generatif tanaman padi dan menyebabkan kehilangan hasil yang sangat tinggi, bahkan berpotensi mencapai 100%. Kondisi ini semakin meresahkan karena serangan tidak hanya terjadi di satu lokasi, tetapi telah menyebar ke beberapa desa sekitar, seperti Bentok Kampung, Banyu Irang, Bati-Bati, Nusa Indah, dan Benua Raya. Dari total luas tanam padi sekitar 100 hektare, tercatat 10–20 hektare lahan yang siap panen mengalami serangan berat burung manyar sehingga berdampak langsung pada penurunan produksi padi dan pendapatan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok tani dalam mengendalikan serangan burung manyar melalui penerapan teknologi sederhana berupa orang-orangan sawah yang bergerak otomatis dengan memanfaatkan hembusan angin. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan dan praktik lapangan yang dilaksanakan dalam lima tahap, yaitu sosialisasi, pembuatan orang-orangan sawah otomatis, pemasangan di lahan persawahan, pengamatan keberadaan sarang burung manyar, serta evaluasi. Kegiatan melibatkan sepuluh orang anggota kelompok tani aktif yang memiliki lahan sawah minimal satu hektare. Sebanyak lima unit orang-orangan sawah otomatis dipasang pada lahan padi yang telah berbuah dan berada di sekitar habitat burung manyar. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan harian selama fase berbuah hingga menjelang panen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan intensitas serangan burung manyar pada lahan percontohan serta peningkatan hasil produksi padi, sehingga teknologi orang-orangan sawah otomatis dinilai efektif dan mudah diaplikasikan oleh petani.