Claim Missing Document
Check
Articles

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Carpal Tunnel Syndrome Dextra dengan Modalitas Ultrasound, TENS, Gliding Exercise dan Stretching: Case report Rahmi, Aulia; Totok Budi Santoso; Melur Belinda
Media Physiotherapy Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 (2025): Media Physiotherapy Journal of Science
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/e8vx9t27

Abstract

Latar belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan kondisi yang disebabkan oleh penjepitan nervus medianus di area pergelangan tangan, mengakibatkan keluhan nyeri, kesemutan, dan gangguan motorik tangan. Gangguan ini kerap dijumpai pada individu yang melakukan aktivitas repetitif dalam waktu lama, seperti mengetik. Jumlah penderita CTS meningkat selama masa pandemi COVID-19, terutama akibat perubahan pola kerja menjadi work from home (WFH) yang menyebabkan intensitas penggunaan tangan meningkat. Tujuan: Tujuan dari studi ini adalah untuk menilai efektivitas kombinasi modalitas fisioterapi, termasuk terapi ultrasound, stimulasi listrik saraf transkutan (TENS), latihan gliding, dan stretching dalam menangani gejala CTS tangan kanan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap seorang wanita berusia 42 tahun yang terdiagnosis CTS pada tangan kanan. Program terapi terdiri dari tiga sesi yang mencakup penggunaan US, TENS, latihan penguatan otot, gliding tendon, serta edukasi untuk mencegah aktivitas yang memperparah gejala. Evaluasi dilakukan terhadap tingkat nyeri (menggunakan NRS), kekuatan otot (MMT), rentang gerak sendi (ROM), dan fungsi tangan (WHDI). Hasil: Setelah tiga sesi terapi, ditemukan penurunan tingkat nyeri baik saat gerak maupun saat ditekan, serta peningkatan fungsi tangan berdasarkan skor WHDI. Meskipun belum terdapat perbaikan signifikan dalam kekuatan otot, terjadi perbaikan pada rentang gerak sendi yang mendekati normal. Kesimpulan: Terapi kombinasi yang terdiri dari modalitas US, TENS, stretching, gliding exercise, dan edukasi terbukti efektif dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi tangan pada pasien CTS. Pendekatan ini dapat dijadikan salah satu pilihan intervensi konservatif dalam praktik fisioterapi.
PHYSIOTHERAPY COUNSELING ON INCREASING KNOWLEDGE OF LOW BACK PAIN AND NECK PAIN IN THE ELDERLY IN DESA GUWOREJO Ilmi, Dhiki Fadhilah; Arieputra, Achmad Briliansyah; Maulana, Jais Rizki; Khairullah, Fakhri; Lestari, Sulis; Ramona, Dela; Khairunnisa, Fatimah As-Syifa; Nurwahidah, Kamila; Handayani, Dwi Putri Puspita; Naim, Karimatun; Naufal, Adnan Faris; Santoso, Totok Budi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung bawah (LBP) merupakan kondisi terjadinya nyeri di daerah punggung bawah, dan neck pain adalah sensasi tidak nyaman atau rasa sakit di daerah leher. LBP dan neck pain dapat terjadi pada lansia karena faktor degenerasi tubuh. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan serta meningkatkan pengetahuan peserta Posyandu Lansia Srono Mulyo, Desa Guworejo mengenai LBP dan neck pain. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan penyuluhan kepada lansia di Posyandu Lansia Srono Mulyo, Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan peserta ibu – ibu dari 52,4% menjadi 84,6% dan bapak – bapak dari 50,3% menjadi 81,1%.
MANAJEMEN FISIOTERAPI PADA KASUS CEREBRAL PALSY FLACCID DI YPAC PROF DR.SOEHARSO SURAKARTA : CASE REPORT Yuliza , Rosi Marcelia; Santoso , Totok Budi; Waspada , Edy
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerebral palsy adalah gangguan gerakan, tonus otot, atau postur. Hampir semua kasus hipotonik yang berhubungan dengan disabilitas intelektual akan dikecualikan . Ada beberapa elemen kunci dalam perawatan perkembangan saraf adalah fasilitasi. Pemberian terapi menggunakan NDT fasilitasi, strengtyening, latihan berjalan dan play therapy kepada An. I yang berusia 4 tahun dengan keadaan Cerebral Palsy flaccid selama 2x/seminggu sebulan berturut-turut dengan total 6 kali terapi dapat disimpulkan bahwa adanya sedikit perubahan yang diharapkan terkait tonus pada otot dan kemampuan fungsional.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS LOW BACK PAIN ET CAUSA ISCHIALGIA DENGAN TENS, ESWT, EXERCISE, DAN STRETCHING: CASE REPORT Putra, Bima Lesmana; Santoso, Totok Budi; Musrifah, Indriyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"Pendahuluan: Ischialgia adalah kondisi dimana pasien mengalami nyeri atau paresthesia pada saraf skiatik atau akar saraf lumbosacral.Topik yang perlu digali lebih dalam kasus ini adalah faktor risiko yang rentan. Hal ini dapat berupa kualitas pelayanan kesehatan yang kurang memadai, kurangnya informasi, terbatasnya cakupan, dan rendahnya kualitas pelayanan terhadap spesifikasi Ischialgia . Presentasi Kasus: Pasien Tn.T, 40 tahun, seorang Dosen dengan diagnosa medis low back pain Ischialgia , datang untuk pengobatan low back pain, nyeri yang dirasakan menjalar dari panggul sampai paha.Pasien mengeluhkan nyeri pada area panggul sampai paha (menjalar). Pasien dulu pernah jatuh kurang lebih 2 tahun yang lalu ketika berdiri dan duduk terlalu lama sekitar 1 jam pasien mulai merasakan nyeri pada area panggulnya. Beberapa hari terakhir pasien merasakan nyeri pada panggulnya dan juga menjalar ke kaki, terlebih jika pasien itu berdiri atau duduk terlalu lama maka nyeri tersebut akan timbul. Metode: Hasil Visual analog scale yang di peroleh setelah melakukan terapi sebanyak 3 kali pertemuan dengan menggunakan intervensi Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS), Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT), Exercise, dan Stretching terdapat penurunan paresthesia gerak hip dextra. Hasil dan pembahasan: Stretching pasif ditujukan untuk untuk mengurangi rasa sakit, memberikan stabilisator batang bawah melalui pengembangan aktif otot perut, gluteus maximus, dan paha belakang. ESWT memiliki pengaruh gelombang kejut pada titik pemicu di otot tulang belakang dan daerah otot kuadratus lumborum sehingga pencapaian kemanjuran terapeutik tertinggi. TENS akan menyebabkan penekanan aktifitas simpatis yang berdampak peningkatan aliran darah sehingga pengangkutan yang berpengaruh terhadap nyeri juga akan meningkat sehingga menyebabkan terjadinya penurunan nyeri. Kesimpulan: Penatalaksanaan Fisioterapi kasus Low Back Pain Et Causa Ischialgia dengan menggunakan intervensi Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS), Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT), Exercise, dan Stretching dengan 3 kali pertemuan menunjukan hasil meregangnya otot ekstensor lumbal dan spasme otot yang berakibat penurunan nyeri punggung bawah. "
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS : CASE REPORT Firdaus, Muhammad Yusuf; Santoso, Totok Budi; Prayitno, P
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) merupakan penyakit yang dapat dicegah dan diobati, disebabkan oleh peradangan pada saluran nafas karena paparan kronis gas atau partikel berbahaya. The Asia Pacific Chronic Obstructive Pulmonary Disease Round Table Group memperkirakan jumlah pasien PPOK sedang-berat di negara-negara asia pasifik tahun 2006 mencapai 56,6 juta populasi dengan prevalensi 6,3%. Insiden PPOK lebih banyak terjadi pada pria. Kejadian PPOK juga lebih sering terjadi pada individu yang lebih tua (lansia) terutama diatas 75 tahun .Presentasi Kasus: Pasien Tn. C yang berusia 58 tahun dengan diagnosa medis Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) datang ke RS Paru Respira dengan keluhan sesak nafas Pasien mengalami batuk sejak tahun 2018 dan sudah berobat ke fasilitas kesehatan terdekat namun tidak kunjung membaik. Pasien memiliki riwayat merokok namun sudah berhenti.Metode: Penelitian dilakukan di bulan Januari 2024. Pasien diberikan intervensi modalitas Micro Wave Diathermy (MWD), Latihan Thoracic expansion exercise (TEE), latihan endurance dan streching.Hasil dan pembahasan: Dari hasil NRS untuk sesak nafas dan Ekspansi thoraks didapatkan hasil dapat menurukan derajat sesak nafas dan dapat meningkatkan ekspansi thoraks. Micro wave diathermy digunakan untuk mengurangi myeri dan spasme yang dirasakan oleh pasien,latihan Thoracic Expansion Exercise dugunakan untuk meningkatkan ekspansi thoraks, latihan endurance digunakan untuk kemampuan pasien dan streching untuk meningkatkan mobilitas dinding dada dan meningkatkan fungsi pernapasanKesimpulan: Penatalaksanaan Fisioterapi kasus Low Back Pain Et Causa Ischialgia dengan menggunakan intervensi Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS), Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT), Exercise, dan Stretching dengan 3 kali pertemuan menunjukan hasil meregangnya otot ekstensor lumbal dan spasme otot yang berakibat penurunan nyeri punggung bawah.
Efektivitas Program Aquatic Exercise Terhadap Fleksibilitas Lumbal Pasien Chronic Low Back Pain Pristianto, Arif; Wardani, Aulia Ayu Kusuma; Ervianta, Widya; Santoso, Totok Budi
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 2, No.1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v2i1.4952

Abstract

Chronic low back pain (CLBP) dapat mempengaruhi perubahan postur dan mengurangi kekuatan otot yang dihasilkan dan dapat menyebabkan berkurangnya fleksibilitas tulang belakang. Aquatic exercise telah digunakan selama bertahun tahun dalam mengelola masalah muskuloskeletal termasuk low back pain. Tujuan Mengetahui efektivitas program aquatic exercise terhadap peningkatan fleksibilitas lumbal pada pasien chronic low back pain di RST dr. Soedjono Magelang. Metode Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan pendekatan One Group Pre Test dan Post Test. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 11 orang. Hasil Hasil Uji Paired Sample t Test rata-rata pengukuran fleksibilitas lumbal sebelum dan sesudah perlakuan sebesar 1.7091 cm dan 2.3091 cm. Hasil uji statistik diperoleh p adalah 0.001. Kesimpulan Aquatic exercise efektif terhadap peningkatan fleksibilitas lumbal pasien chronic lowback pain pada RST dr. Soedjono Magelang.
Manajemen Fisioterapi Dengan Pendekatan Neuro Developmental Treatment (NDT) Dan Passive Stretching Pada Kasus Cerebral Palsy Spastik Diplegi: Case Report Vivian Jennie Diva Carissa; Totok Budi Santoso; Edy Waspada
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): March : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i2.306

Abstract

Cerebral Palsy (CP) is a disorder of the immature and developing brain that causes impaired movement, posture and muscle strength. Spastic type represents 70% of cerebral palsy. The purpose of this study was to determine the effect of Neuro Developmental Treatment (NDT) on the patient's functional ability and the effect of Passive Stretching on reducing spasticity. The research method used in this study is single subject research involving a 3-year-old girl with a diagnosis of cerebral calsy spastic Diplegi. The interventions given were NDT and Passive Stretching. In this study, it was found that there was still no significant change in the level of muscle spasticity and gross motor with the condition of spastic diplegi cerebral palsy. In future research, the author hopes that this research will be conducted over a longer period of time to determine the effect of physiotherapy on children with a diagnosis of spastic diplegiate cerebral palsy.
The Effect of Buteyko Breathing Technique in Improving Cardiorespiratory Endurance Fahrizal, Dani; Santoso, Totok Budi
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2017: Proceeding ISETH (International Conference on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2313

Abstract

Cardiorespiratory endurance is one of the main aspects required in sports. Cardiorespiratory endurance is influenced by the function of cardiorespiratory system and body oxygenation system. Improving body oxygenation system is just as important as improving cardiorespiratory system to achieve a higher cardiorespiratory endurance. Performing a strenuous activity requires more oxygen to produce the energy. Ironically, our body adapts to a strenuous activity by increasing number of ventilation rate (hyperventilation), which leads to a decreased efficiency of body oxygenation process. Hyper-ventilation reduces carbon dioxide levels by exhaling more carbon dioxide instead of producing it. The carbon dioxide has a main role in maintaining acid-base balance. Altered pH balance causes less oxygen to be released into the tissues. Buteyko Breathing Technique is one of many breathing exercises aimed at improving body oxygenation system. It focuses on decreasing number of ventilation rate and increasing carbon dioxide levels to optimize body oxygenation process. The purpose of this research was to determine the effects of Buteyko Breathing Technique in improving cardiorespiratory endurance. 22 males aged 15-17 were involved to fulfill the objective of the study. This research used parametric test to analyze the data and to observe significant differences in VO2 max improvement between the two groups.
Effectiveness of Brandt Daroff and Water-Based Exercise In Patients with Vertigo: Case Report Yulianti, Dwi; Pristianto, Arif; Santoso, Totok Budi
Journal of Agromedicine and Medical Sciences Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ams.v11i3.53751

Abstract

The displacement of otoliths into the semicircular canals causes the most common type of peripheral vertigo, known as Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). This condition can disrupt balance and increase the risk of falls, especially when the head position changes suddenly. The purpose of this case report is to determine how effective the combination of Brandt-Daroff exercises and hydrotherapy is in improving balance in BPPV patients. A 69-year-old woman with vertigo underwent the Dix-Hallpike maneuver and an intervention consisting of Brandt-Daroff exercises and hydrotherapy twice weekly under supervision for six weeks. Balance evaluation was conducted before and after therapy using the M-CTSIB (for static balance) and TUG-T (for dynamic balance). Following the intervention, the TUG-T score decreased from 21.5 to 18, indicating improved mobility and patient response. The M-CTSIB score also increased significantly, particularly for eyes closed and unstable surfaces, from 15 to 22. Conditions without visual support also improved, indicating good vestibular adaptation. Patients reported no longer experiencing vertigo when changing positions and being able to engage in activities without fear of falling. These results suggest that Brandt-Daroff exercises and hydrotherapy can serve as non-pharmacological methods to improve balance and quality of life for patients with BPPV.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Chronic Low Back Pain pada Lansia: A Case Report Wulan, Ayundya Putri Antoko; Santoso, Totok Budi; Pradana, Nurwidya
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Chronic Low Back Pain (CLBP) pada lansia sering menyebabkan penurunan fungsi dan kualitas hidup. Pendekatan fisioterapi multimodal diperlukan untuk mengatasi nyeri peningkatan kekuatan otot trunk dan peningkatan aktivitas fungsional.Case Presentation: Seorang pasien Tn.S berusia 65 tahun dengan komorbid hipertensi dan mitral stenosis mengeluhkan nyeri kronik pada regio lumbal yang menjalar ke paha kanan, disertai rasa kaku dan sensasi tidak nyaman (kemeng) saat berdiri atau berjalan. Pasien memiliki riwayat jatuh yang cukup lama, namun tidak segera mendapat penanganan. Dalam aktivitas sehari-hari, pasien bekerja sebagai penjaga warung yang sering mengangkat beban berat dan duduk dalam waktu yang lama. Keluhan pegal telah dirasakan selama bertahun-tahun namun diabaikan, hingga setahun terakhir terjadi penurunan kekuatan otot yang menyebabkan perubahan postur menjadi membungkuk (kifosis). Pada pemeriksaan spesifik ditemukan bahwa SLR test negatif, patrick test positif, fair test positif, piriformis test positif, slump test negatif. Saat ini, pasien masih mengeluhkan nyeri punggung bawah yang menjalar ke tungkai kiri. Pasien disarankan untuk menjalani program fisioterapi untuk mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot trunk, dan meningkatkan aktivitas fungsional.Management and Outcome: Subjek diberikan kombinasi intervensi fisioterapi berupa Microwave Diathermy (MWD), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), dan Core Stability Exercise (CSE) seperti hamstring stretch, piriformis stretch, iliopsoas stretch, tensor fasciae latae stretch, erector spine stretch diberikan 2x dalam seminggu selebihnya dilakukan dirumah. Setelah diberikan latihan didapatkan hasil penurunan nyeri gerak dan nyeri tekan serta peningkatan kekuatan otot dan peningkatan aktivitas fungsional sehari-hariConclusion: Pemberian kombinasi intervensi MWD, TENS, dan CSE efektif dalam mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot flexor trunk, dan meningkatkan fungsi pada lansia dengan CLBP.
Co-Authors Abdurrasyid Abdurrasyid Adlina, Adlina Adnan Faris Naufal Afita Aulia Isnaen Nur Riansyah Aldila Lutfi Asmarasikha Anas Pradana Andika Yulian Marros Anggraini, Nadya Aquariza, Eliska Elok Aquariza, Eliska Elok Ardiyanto, Irfan Arianti, Bella Arieputra, Achmad Briliansyah Arif Pristianto Arzhuma Arza Lazuardy Atik Hidayati Aulia Ayu Kusuma Wardani Aulia Rahmi Aulia Rahmi, Aulia Ayu Sulistiani Dianingtyas Az-Zahra, Fadhilah Chandra Arum Pramitha Cikiesa Ilham Faiz Desvita Savitri Kusuma Wardhani Dewangga, Mahendra Wahyu DWI YULIANTI Edy Waspada Elif Nur Efendi Elif Nur Efendi Ervianta, Widya Faaiza, Firya Zalfaazza Fahrizal, Dani Faisal Isra Maulana Farid Rahman Fazira, Elfa Risma Firdaus, Muhammad Yusuf Fitriani, Dessy Gemilang Gemilang Hakny Kusuma Maulana Arkan Hakny Maulana Hakny Maulana Hamidah, Nilam Nur Handayani, Dwi Putri Puspita Hanifah Dwi Nurma Hendra, Zulnanda Hilda Bramila Ratimaya Ilmi, Dhiki Fadhilah Imam Fadli Muhammad Irfan, Naufal Kamilia Malihah Nur Salsabila Khairullah, Fakhri Khairunnisa, Fatimah As-Syifa Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti, Kingkinnarti Komalasari, Dwi Rosella Larasati, Prihantoro lestari, sulis Maulana, Jais Rizki Meir, Ruth Golda Melur Belinda Muhammad fauzan Muhammad Iqbal Ramadan Musrifah, Indriyani Musyafa, Zafaf Nadeputri, Anindya Evan Salma Majiid Naim, Karimatun Niken Hertiana Wulandari Novita Sri Wulandari Nur Alfida Nurma, Hanifah Dwi Nurwahidah, Kamila Pradana, Nur Widya Pradana, Nurwidya Prayitno, P Prihantoro Larasati Putra, Bima Lesmana Putri Sakinah KS Putri, Adelia Kurnia Putri, Leony Dewinta Putri, Thesa Arsita Putri, Yuanita Aisyah Ramadhani, Nanda Ayu Ramadhani, Raden Shafira Saniyyah Ramona, Dela Riza Marcelia Romadhona, Anggri Sabina Afifatuzzahra Salma Muazzaroh Silaen, Nevada Bulandari Sugijanto - Suryo Saputra Perdana Syamsul Ari Wicaksono Tasya Ghea Amanda Taufik Anwar Taufik Eko Susilo Tiara Fairuz Firdausi Tri Asih Wulandari Vina Rosida Viola Widyanita Mahardhika Vira Silviana Ali Vitamara, Yohanna Vivian Jennie Diva Carissa Wahyu Rizki Fajar Rabbani Wahyu Tri Sudaryanto wahyuni wahyuni Wardani, Aulia Ayu Kusuma Waspada , Edy Widi Rumpaka Wati Widya Ervianta Widya Rustikarini Wijayanti, Wahyu Kusuma Wina Rohmadhani Wiyono Putra, Yosa Endrika Wulan, Ayundya Putri Antoko Yanuar, Reza Arshad Yngvie Salma Kirani Yulia Dewi Yulia Vionita Yuliza , Rosi Marcelia Zahra Mahendra Umar Zahra, Salma