Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Buteyko Breathing Technique in Improving Cardiorespiratory Endurance Fahrizal, Dani; Santoso, Totok Budi
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2017: Proceeding ISETH (International Conference on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2313

Abstract

Cardiorespiratory endurance is one of the main aspects required in sports. Cardiorespiratory endurance is influenced by the function of cardiorespiratory system and body oxygenation system. Improving body oxygenation system is just as important as improving cardiorespiratory system to achieve a higher cardiorespiratory endurance. Performing a strenuous activity requires more oxygen to produce the energy. Ironically, our body adapts to a strenuous activity by increasing number of ventilation rate (hyperventilation), which leads to a decreased efficiency of body oxygenation process. Hyper-ventilation reduces carbon dioxide levels by exhaling more carbon dioxide instead of producing it. The carbon dioxide has a main role in maintaining acid-base balance. Altered pH balance causes less oxygen to be released into the tissues. Buteyko Breathing Technique is one of many breathing exercises aimed at improving body oxygenation system. It focuses on decreasing number of ventilation rate and increasing carbon dioxide levels to optimize body oxygenation process. The purpose of this research was to determine the effects of Buteyko Breathing Technique in improving cardiorespiratory endurance. 22 males aged 15-17 were involved to fulfill the objective of the study. This research used parametric test to analyze the data and to observe significant differences in VO2 max improvement between the two groups.
Effectiveness of Brandt Daroff and Water-Based Exercise In Patients with Vertigo: Case Report Yulianti, Dwi; Pristianto, Arif; Santoso, Totok Budi
Journal of Agromedicine and Medical Sciences Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ams.v11i3.53751

Abstract

The displacement of otoliths into the semicircular canals causes the most common type of peripheral vertigo, known as Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). This condition can disrupt balance and increase the risk of falls, especially when the head position changes suddenly. The purpose of this case report is to determine how effective the combination of Brandt-Daroff exercises and hydrotherapy is in improving balance in BPPV patients. A 69-year-old woman with vertigo underwent the Dix-Hallpike maneuver and an intervention consisting of Brandt-Daroff exercises and hydrotherapy twice weekly under supervision for six weeks. Balance evaluation was conducted before and after therapy using the M-CTSIB (for static balance) and TUG-T (for dynamic balance). Following the intervention, the TUG-T score decreased from 21.5 to 18, indicating improved mobility and patient response. The M-CTSIB score also increased significantly, particularly for eyes closed and unstable surfaces, from 15 to 22. Conditions without visual support also improved, indicating good vestibular adaptation. Patients reported no longer experiencing vertigo when changing positions and being able to engage in activities without fear of falling. These results suggest that Brandt-Daroff exercises and hydrotherapy can serve as non-pharmacological methods to improve balance and quality of life for patients with BPPV.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Chronic Low Back Pain pada Lansia: A Case Report Wulan, Ayundya Putri Antoko; Santoso, Totok Budi; Pradana, Nurwidya
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Chronic Low Back Pain (CLBP) pada lansia sering menyebabkan penurunan fungsi dan kualitas hidup. Pendekatan fisioterapi multimodal diperlukan untuk mengatasi nyeri peningkatan kekuatan otot trunk dan peningkatan aktivitas fungsional.Case Presentation: Seorang pasien Tn.S berusia 65 tahun dengan komorbid hipertensi dan mitral stenosis mengeluhkan nyeri kronik pada regio lumbal yang menjalar ke paha kanan, disertai rasa kaku dan sensasi tidak nyaman (kemeng) saat berdiri atau berjalan. Pasien memiliki riwayat jatuh yang cukup lama, namun tidak segera mendapat penanganan. Dalam aktivitas sehari-hari, pasien bekerja sebagai penjaga warung yang sering mengangkat beban berat dan duduk dalam waktu yang lama. Keluhan pegal telah dirasakan selama bertahun-tahun namun diabaikan, hingga setahun terakhir terjadi penurunan kekuatan otot yang menyebabkan perubahan postur menjadi membungkuk (kifosis). Pada pemeriksaan spesifik ditemukan bahwa SLR test negatif, patrick test positif, fair test positif, piriformis test positif, slump test negatif. Saat ini, pasien masih mengeluhkan nyeri punggung bawah yang menjalar ke tungkai kiri. Pasien disarankan untuk menjalani program fisioterapi untuk mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot trunk, dan meningkatkan aktivitas fungsional.Management and Outcome: Subjek diberikan kombinasi intervensi fisioterapi berupa Microwave Diathermy (MWD), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), dan Core Stability Exercise (CSE) seperti hamstring stretch, piriformis stretch, iliopsoas stretch, tensor fasciae latae stretch, erector spine stretch diberikan 2x dalam seminggu selebihnya dilakukan dirumah. Setelah diberikan latihan didapatkan hasil penurunan nyeri gerak dan nyeri tekan serta peningkatan kekuatan otot dan peningkatan aktivitas fungsional sehari-hariConclusion: Pemberian kombinasi intervensi MWD, TENS, dan CSE efektif dalam mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot flexor trunk, dan meningkatkan fungsi pada lansia dengan CLBP.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Carpal Tunnel Syndrome Unilateral: Studi Kasus Romadhona, Anggri; Santoso, Totok Budi; Yanuar, Reza Arshad
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v4i2.200

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan muskuloskeletal pada ekstremitas atas akibat penekanan nervus medianus di terowongan karpal yang dapat menimbulkan nyeri, parestesia, penurunan kekuatan otot, serta keterbatasan fungsi aktivitas. Kondisi ini sering dijumpai pada individu dengan aktivitas tangan berulang dan berpotensi menurunkan kualitas hidup apabila tidak ditangani secara adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan fisioterapi berbasis International Classification of Functioning, Disability and Health (ICF) pada pasien dengan Carpal Tunnel Syndrome unilateral. Penelitian menggunakan desain studi kasus pada seorang pasien perempuan berusia 55 tahun dengan keluhan nyeri dan kesemutan pada pergelangan tangan kiri selama ±2,5 bulan. Pemeriksaan meliputi asesmen nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), lingkup gerak sendi (ROM), kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT), serta fungsi aktivitas menggunakan Boston Carpal Tunnel Syndrome Questionnaire (BCTSQ). Intervensi fisioterapi diberikan selama tiga minggu dengan frekuensi dua kali per minggu, meliputi ultrasound terapeutik, terapi manual, latihan ROM aktif, latihan penguatan genggaman, stretching, nerve gliding, tendon gliding exercise, serta edukasi ergonomi dan home exercise program. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan nyeri, peningkatan ROM palmar dan dorsal fleksi, peningkatan kekuatan otot fleksor dan ekstensor wrist, serta perbaikan fungsi aktivitas berdasarkan BCTSQ. Studi kasus ini menunjukkan bahwa asuhan fisioterapi berbasis ICF memberikan dampak positif terhadap perbaikan gejala dan fungsi pada pasien dengan Carpal Tunnel Syndrome unilateral.
Edukasi Penanganan Pertama Fisioterapi pada Cedera Olahraga di Komunitas Bola Voli Tri Asih Wulandari; Kamilia Malihah Nur Salsabila; Putri Sakinah KS; Nur Alfida; Ayu Sulistiani Dianingtyas; Totok Budi Santoso
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2 No 2 (2022): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v2i2.2872

Abstract

Cedera olahraga merupakan cedera secara langsung maupun tidak langsung yang menimbulkan gangguan sistem muskuloskeletal yang terjadi akibat aktivitas olahraga. Salah satu permasalahan di komunitas bola voli Wirosari Sambong kabupaten Batang adalah Kurangnya pengetahuan tentang cara pencegahan akan terjadi cedera maupun penanganan cedera mengakibatkan sering pemain atau anggota mengalami cedera kemudian diurut. Pemahaman ini masih keliru dalam masyarakat dan para pemain komunitas bola voli Wirosari jika terjadi keseleo, terkilir, atau memar penanganannya yang dilakukan dengan memberikan balsem, krim panas, parem, dan diurut pijat. Oleh karena itu tim pengabdian memberikan penyuluhan terkait permasalahan tersebut. Metode yang digunakan yaitu dengan one group pre-post test yang dilaksanakan tanggal 6 Desember 2021. Hasil dari survei menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah pemberian edukasi diharapkan komunitas dapat melakukan manajemen penanganan pertama cedera sesuai dengan prosedur yang telah diberikan.
Co-Authors Abdurrasyid Abdurrasyid Adlina, Adlina Adnan Faris Naufal Afifatuzzahra, Sabina Afita Aulia Isnaen Nur Riansyah Anas Pradana Andika Yulian Marros Anggraini, Nadya Aquariza, Eliska Elok Aquariza, Eliska Elok Ardiyanto, Irfan Arianti, Bella Arieputra, Achmad Briliansyah Arif Pristianto Arzhuma Arza Lazuardy Atik Hidayati Aulia Ayu Kusuma Wardani Aulia Rahmi Aulia Rahmi, Aulia Ayu Sulistiani Dianingtyas Az-Zahra, Fadhilah Chandra Arum Pramitha Cikiesa Ilham Faiz Desvita Savitri Kusuma Wardhani Dewangga, Mahendra Wahyu DWI YULIANTI Edy Waspada Elif Nur Efendi Elif Nur Efendi Ervianta, Widya Faaiza, Firya Zalfaazza Fahrizal, Dani Faisal Isra Maulana Farid Rahman Fazira, Elfa Risma Firdaus, Muhammad Yusuf Fitriani, Dessy Gemilang Gemilang Hakny Kusuma Maulana Arkan Hakny Maulana Hakny Maulana Hamidah, Nilam Nur Handayani, Dwi Putri Puspita Hanifah Dwi Nurma Hendra, Zulnanda Hilda Bramila Ratimaya Ilmi, Dhiki Fadhilah Irfan, Naufal Kamilia Malihah Nur Salsabila Khairullah, Fakhri Khairunnisa, Fatimah As-Syifa Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti, Kingkinnarti Komalasari, Dwi Rosella Larasati, Prihantoro lestari, sulis Marcelia, Riza Maulana, Jais Rizki Meir, Ruth Golda Melur Belinda Muhammad fauzan Muhammad Iqbal Ramadan Muhammad, Imam Fadli Musrifah, Indriyani Musyafa, Zafaf Nadeputri, Anindya Evan Salma Majiid Naim, Karimatun Niken Hertiana Wulandari Novita Sri Wulandari Nur Alfida Nurma, Hanifah Dwi Nurwahidah, Kamila Perdana, Suryo Saputra Pradana, Nur Widya Pradana, Nurwidya Prayitno, P Prihantoro Larasati Putra, Bima Lesmana Putri Sakinah KS Putri, Adelia Kurnia Putri, Leony Dewinta Putri, Thesa Arsita Putri, Yuanita Aisyah Ramadhani, Nanda Ayu Ramadhani, Raden Shafira Saniyyah Ramona, Dela Romadhona, Anggri Salma Muazzaroh Silaen, Nevada Bulandari Sugijanto - Syamsul Ari Wicaksono Tasya Ghea Amanda Taufik Anwar Taufik Eko Susilo Tiara Fairuz Firdausi Tri Asih Wulandari Vina Rosida Viola Widyanita Mahardhika Vira Silviana Ali Vitamara, Yohanna Vivian Jennie Diva Carissa Wahyu Rizki Fajar Rabbani Wahyu Tri Sudaryanto wahyuni wahyuni Wardani, Aulia Ayu Kusuma Waspada , Edy Widi Rumpaka Wati Widya Ervianta Widya Rustikarini Wijayanti, Wahyu Kusuma Wina Rohmadhani Wiyono Putra, Yosa Endrika Wulan, Ayundya Putri Antoko Yanuar, Reza Arshad Yngvie Salma Kirani Yulia Dewi Yulia Vionita Yuliza , Rosi Marcelia Zahra Mahendra Umar Zahra, Salma