Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Efektivitas Media Pembelajaran dalam Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Jerman pada Pembelajar Bahasa Jerman sebagai Bahasa Asing (GFL Learner) Risnovita Sari; Shennyin Sella Ester Octavia; Novita Sari Br Panjaitan; Naomi Octa M Lumban Tobing; Vidi Daniel Manurung
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2339

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa, termasuk bahasa Jerman sebagai bahasa asing (GFL Learner). Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan berbagai media pembelajaran yang interaktif, fleksibel, dan dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran digital, seperti flashcard, Duolingo, dan DW Learn German, dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jerman pada pembelajar GFL. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan pengumpulan data melalui analisis literatur, buku, artikel, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital mampu mendukung penguasaan kosakata secara efektif, baik secara reseptif maupun produktif. Flashcard memberikan stimulasi visual yang membantu memori kosakata, Duolingo menyediakan latihan bertahap yang dapat diakses secara mandiri, dan DW Learn German memperkaya pengalaman belajar melalui teks, audio, dan video kontekstual. Dengan demikian, pemanfaatan media digital tidak hanya meningkatkan kemampuan kosakata mahasiswa, tetapi juga memperkuat kemandirian belajar, keterlibatan aktif, dan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Blood & Gold: Kajian Pragmatik: Illocutionary Speech Act Analysis in the Film Blood & Gold: A Pragmatic Study Shelomita Adinda Putri Komaling; Risnovita Sari
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2677

Abstract

Penelitian ini menganalisis tindak tutur ilokusi dalam film Blood & Gold dengan tujuan mengidentifikasi jenis ilokusi dan menjelaskan fungsi komunikatifnya dalam konteks konflik perang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan kuantifikasi sederhana. Sumber data berupa dialog berbahasa Jerman dalam film Blood & Gold yang ditranskripsi, diberi kode, dan diklasifikasikan berdasarkan teori tindak tutur John Searle, meliputi asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Hasil verifikasi terhadap 854 tuturan menunjukkan bahwa tindak tutur direktif merupakan kategori paling dominan, yaitu 336 data (39,34%), diikuti asertif sebanyak 331 data (38,76%), ekspresif sebanyak 137 data (16,04%), komisif sebanyak 43 data (5,04%), dan deklaratif sebanyak 7 data (0,82%). Dominasi direktif dan asertif memperlihatkan bahwa komunikasi dalam film ini bergerak pada dua poros utama, yakni pengendalian tindakan dan pengelolaan informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa konteks perang membentuk pola komunikasi yang koersif, cepat, hierarkis, dan sarat tekanan emosional. Secara praktis, hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran pragmatik dan bahasa Jerman berbasis dialog autentik.
Analisis makna simbol dalam upacara pernikahan tradisional "Marhajabuan" pada Masyarakat Etnis Simalungun Jelita Anggita Haloho; Risnovita Sari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis makna simbolis upacara pernikahan Simalungun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan deskriptif, berdasarkan analisis semiotik Charles Sander Pierce, yang dibagi menjadi tiga bagian: representatif, objek, dan interpretan. Data dikumpulkan melalui penelitian literatur dan wawancara dengan Bapak Jan Ridwan Saragih Sumbayak, Sitatang Atur di Pematang Siantar. Wawancara tersebut kemudian dianalisis secara sistematis berdasarkan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 simbol dalam upacara pernikahan Simalungun: Sinamot/Partadingan, Demban Sayur, Boras Tenger Sanggolom, Hiou, Suri Suri, Dayok Nabinatur, Nitak, Hinasumab, Jambar, Tandok, Tuppak, Dekke, Tortor Somba, Bulang, dan Gotong. Materi tersebut mendapat skor 90, menempatkannya dalam kategori "Sangat Baik".
Analisis Tindak Tutur Ekspresif dalam Roman Emil und Die Detektive Karya Erich Kästner Yessi Yolanda Br. Simamora; Risnovita Sari
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan jenis tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam Roman Emil und die Detektive karya Erich Kästner dengan menggunakan teori tindak tutur John Searle. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan teknik simak-catat terhadap dialog tokoh dalam roman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif dalam roman tersebut direalisasikan melalui berbagai bentuk tuturan, baik langsung literal, langsung tidak literal, maupun tidak langsung, yang mencerminkan ekspresi psikologis tokoh seperti rasa senang, marah, terkejut, menyesal, dan simpati. Temuan ini memperkuat peran tindak tutur ekspresif sebagai sarana penggambaran karakter dan dinamika sosial dalam karya sastra. Selain itu, hasil analisis telah melalui proses validasi oleh ahli bahasa dan memperoleh nilai 92,5% dengan kategori sangat baik, sehingga temuan penelitian ini dinyatakan layak dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Pendampingan Dan Penerapan Media Cerita Bergambar Dwibahasa Indonesia-Jerman Untuk Pencegahan Perundungan Anak,Tk Islam Al Ikhlas Taqwa Medan Area, Kota Medan Rina Evianty; Srinahyanti Srinahyanti; Risnovita Sari; Nurhanifah Lubis; Salmah Naelofaria
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v8i2.687

Abstract

Bullying in early childhood may hinder children’s social, emotional, and psychological development; therefore, prevention strategies should be aligned with their learning characteristics. This community service program aimed to improve teachers’ ability to use Indonesian–German bilingual picture-story media and strengthen prosocial behavior among children at Al Ikhlas Taqwa Islamic Kindergarten, Medan. The program employed a Participatory Action Approach consisting of program socialization, teacher training, four weeks of classroom mentoring, and evaluation. Observations showed that teasing decreased by 50%, peer exclusion by 58%, and unwillingness to share by 53%. Teachers’ knowledge scores increased from 58 to 87, while children were able to use at least three German social expressions. Bilingual picture-story media effectively supported bullying prevention, promoted polite communication, and introduced a foreign language in an engaging manner. The program can be sustained through regular storytelling activities and the continued development of similar educational media.
PENDAMPINGAN LITERASI EKOLOGIS BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK PEMBINAAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DAN LITERASI DIGITAL SISWA Wisman Hadi; Risnovita Sari; Lili Tansliova; Ika Febriana; Mustika Wati Siregar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59398

Abstract

Rendahnya literasi ekologis dan literasi digital siswa menjadi tantangan nyata dalam dunia pendidikan, khususnya di SMPN 23 Medan, di mana pembelajaran lingkungan masih bertumpu pada pendekatan konvensional yang kurang kontekstual dan minim pemanfaatan teknologi inovatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi ekologis dan literasi digital siswa sekaligus membina karakter peduli lingkungan melalui pendampingan berbasis Augmented Reality (AR). Metode pelaksanaan mencakup lima tahapan sistematis, yaitu sosialisasi program, pelatihan literasi ekologis dan digital, penerapan teknologi AR dalam kegiatan membaca dan berpikir kritis, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program melalui penyusunan laporan dan komunikasi intensif bersama pihak sekolah. Sasaran kegiatan adalah siswa SMPN 23 Medan dengan melibatkan Kepala Sekolah sebagai mitra aktif. Hasil penyebaran kuesioner menunjukkan bahwa 78% siswa memahami pentingnya literasi ekologis bagi peran remaja sebagai penjaga lingkungan, 85% siswa menyatakan bahwa literasi ekologis berdampak positif terhadap pembentukan karakter peduli lingkungan, dan 90% siswa sangat setuju bahwa literasi digital dan ekologis merupakan keterampilan esensial bagi kontribusi remaja terhadap program lingkungan. Pada aspek praktik, 75% siswa menunjukkan kemampuan baik dalam membuat poster digital bertema lingkungan, 5% berkategori sangat baik, dan 20% cukup baik. Temuan ini menegaskan bahwa pendampingan literasi ekologis berbasis AR terbukti efektif mendorong kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat kompetensi literasi digital siswa secara terintegrasi dan bermakna.
Conversational Implicature in Wolfgang Borchert’s Short Story Die Küchenuhr: A Gricean Pragmatic Study Priskila Yosefina Natalia Sinaga; Risnovita Sari
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2901

Abstract

This study analyzes conversational implicature in Wolfgang Borchert’s short story Die Küchenuhr using Grice’s pragmatic theory. The study is motivated by the minimalist style of German postwar literature, in which simple utterances often contain deep implied meanings. This research aims to identify forms of conversational maxim flouting in the main character’s utterances and explain the implicatures generated by those floutings. The study employed a descriptive qualitative method with documentation and note-taking techniques. The data consisted of selected utterances of the main character that contain maxim flouting and implied meaning. Data were analyzed using Grice’s Cooperative Principle, which includes the maxims of quantity, quality, relevance, and manner, supported by an interactive analysis model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that all four maxims are flouted, with quantity and relevance appearing most prominently. The implicatures reveal longing for the mother, regret over neglected simple moments, and belated awareness of lost happiness.