Claim Missing Document
Check
Articles

PERTUMBUHAN DAN BIOMASSA LAMUN SERTA SENYAWA FITOKIMIA TERKANDUNG DI DALAMNYA (STUDI KASUS: PESISIR KABUPATEN MALANG) Dewi, Citra Satrya Utama; Kasitowati, Rarasrum Dyah; Sari, Syarifah Hikmah Julinda; Yamindago, Ade; Rohenda, Amelia; Fatmawati, Riska
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.32228

Abstract

Seagrass, yang umum disebut sebagai lamun dalam bahasa indonesia merupakan satu satunya tumbuhan tingkat tinggi yang dapat hidup terendam air laut. Padang lamun memiliki peran kunci dalam ekosistem, antara lain sebagai produsen primer, habitat hidup organisme bentik, menstabilkan sedimen, dan menyimpan karbon di laut dangkal. Komunitas lamun monospesies dapat ditemukan di Kabupaten Malang, namun penelitian terkait lamun di Kabupaten Malang juga masih terbatas, sehingga kajian ini dirasa penting untuk dilakukan. Tujuan dari kajian ini untuk mengetahui laju pertumbuhan daun dan biomassa lamun, serta mengetahui kandungan fitokimianya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga November Tahun 2014 dan Tahun 2015. Pengukuran laju pertumbuhan daun dan biomassa lamun dilakukan secara in situ dengan metode penandaan selama satu minggu, serta pengambilan contoh daun lamun dilakukan secara acak di lokasi penelitian. Tahap selanjutnya bahan diekstraksi dengan methanol untuk mendapatkan kandungan senyawa fitokimia. Analisis data di Laboratorium Eksplorasi Sumberdaya Perikanan dan Kelautan, FPIK–UB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis lamun, yaitu Syringodium isoetifolium di Pantai Kondang Merak dan Thalassia hemprichii di Pantai Bale Kambang. Laju pertumbuhan daun kedua jenis lamun secara berurutan menunjukkan nilai positif yaitu 0,45±0,19 cm/hari dan 0,25±0,14 cm/hari. Nilai biomassa kedua jenis lamun menunjukkan bahwa biomassa pada bagian bawah substrat lebih tinggi dibandingkan bagian atas substrat. Uji fitokimia menunjukkan bahwa kedua jenis lamun ini mengandung senyawa bioaktif jenis flavonoid dan saponin.
Plastic debris characteristics and the effect of wind on Bawean Island Beaches, East Java, Indonesia Nurhafizh Sri Albarra; Defri Yona; Muhammad Arif Asadi; Syarifah Hikmah Julinda Sari; Riski Agung Lestariadi; Akhmad Amirudin
Depik Vol 13, No 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.3.36620

Abstract

Characteristics of plastic debris were assessed among two types of beaches on Bawean Island (windward and leeward) to analyze its sources and long-term effects. Plastic debris was collected inside a 5 x 5 meter transect with five transect plots on each beach per 20 meters. Samplings were carried out three times at intervals of seven days from six different beaches. The average abundances of plastic debris were almost similar between leeward (0.1690.123 pcs m-2) and windward beaches (0.8410.577 pcs m-2). On the other hand, in terms of weight, leeward beaches contained a very low value of debris (0.9270.746 g m-2) compared to windward beaches (4.4793.551 g m-2). Sheets on the windward beaches and wholes on the leeward beaches dominate the shape of plastic debris with the average size was 1520 cm. The color on both type of beaches was dominated by white (38%) and blue (12%). The weathering intensity is 48% on the leeward beach and 52% on the windward beach. The absence of significant differences in size, color, and weathering intensity implies that the debris found came from the same source. The large size and low weathering intensity of the plastic debris means that the debris has not been exposed to hydro-oceanographic factors for an extended period and they came from a local source. The difference in abundance and shape of plastic debris suggests that wind still plays a vital role in shaping the characteristics of plastic debris on Bawean Island.Keywords:Marine DebrisPlastic WeatheringWind DirectionMarine PollutionMacroplastic
Plastic debris characteristics and the effect of wind on Bawean Island Beaches, East Java, Indonesia Albarra, Nurhafizh Sri; Yona, Defri; Asadi, Muhammad Arif; Sari, Syarifah Hikmah Julinda; Lestariadi, Riski Agung; Amirudin, Akhmad
Depik Vol 13, No 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.3.36620

Abstract

Characteristics of plastic debris were assessed among two types of beaches on Bawean Island (windward and leeward) to analyze its sources and long-term effects. Plastic debris was collected inside a 5 x 5 meter transect with five transect plots on each beach per 20 meters. Samplings were carried out three times at intervals of seven days from six different beaches. The average abundances of plastic debris were almost similar between leeward (0.1690.123 pcs m-2) and windward beaches (0.8410.577 pcs m-2). On the other hand, in terms of weight, leeward beaches contained a very low value of debris (0.9270.746 g m-2) compared to windward beaches (4.4793.551 g m-2). Sheets on the windward beaches and wholes on the leeward beaches dominate the shape of plastic debris with the average size was 1520 cm. The color on both type of beaches was dominated by white (38%) and blue (12%). The weathering intensity is 48% on the leeward beach and 52% on the windward beach. The absence of significant differences in size, color, and weathering intensity implies that the debris found came from the same source. The large size and low weathering intensity of the plastic debris means that the debris has not been exposed to hydro-oceanographic factors for an extended period and they came from a local source. The difference in abundance and shape of plastic debris suggests that wind still plays a vital role in shaping the characteristics of plastic debris on Bawean Island.Keywords:Marine DebrisPlastic WeatheringWind DirectionMarine PollutionMacroplastic
Analisis Sampah Laut di Pantai Drop Off dan Batu Niti, Bali Menggunakan Plastic Abundance Index (PAI) Citra Syananta; Muhammad Azka Dzikri Firdausi; Maretha Dewi Maheswari; Syarifah Hikmah Julinda Sari; Kharisma Ayu Zeina Halisah; Defri Yona
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.524-531

Abstract

Sampah laut merupakan residu yang dihasilkan dari kegiatan manusia yang dapat terakumulasi di pesisir. Sampah laut, terutama kategori plastik memiliki sifat persisten yang sulit diurai di lingkungan, sehingga dapat membahayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komposisi dan distribusi spasial sampah laut di pesisir Pantai Drop Off dan Pantai Batu Niti, Bali pada bulan Juni dan Agustus 2023. Pengambilan sampah laut dilakukan menggunakan transek 5 x 5 m, yang selanjutnya dianalisis berdasarkan jenis, ukuran, dan kelimpahannya. Sampah laut kategori plastik lebih lanjut dianalisis menggunakan Plastic Abundance Index (PAI). Berdasarkan kelimpahannya, sampah laut yang ditemukan di Pantai Batu Niti sedikit lebih rendah (1,1 ± 0,8 item/m²) dibandingkan di Pantai Drop Off (2,4 ± 1,3 item/m²). Sementara itu, berdasarkan ukurannya sampah laut yang ditemukan di Pantai Batu Niti lebih bervariasi, sedangkan di Pantai Drop Off sampah dengan ukuran 10 cm – 1 m ditemukan lebih mendominasi (49,81%) dibandingkan ukuran lainnya. Pada kedua pantai, jenis plastik ditemukan jauh lebih banyak dibandingkan jenis sampah lainnya, yaitu 87,9% di Pantai Batu Niti dan 67,6% di Pantai Drop Off. Hasil perhitungan Plastic Abudance Index (PAI) menunjukkan bahwa pencemaran plastik di Pantai Batu Niti (13 ± 7,9) dan Pantai Drop Off (17,5 ± 9,5) termasuk kategori sangat tinggi yang diduga karena aktivitas antropogenik berupa kegiatan wisatawan serta konektivitas perairan dengan wilayah permukiman terhadap kegiatan perikanan. Temuan ini menekankan perlunya strategi pengelolaan limbah yang lebih baik, terutama di kawasan wisata dan permukiman pesisir, untuk mengurangi pencemaran plastik. 
Co-Authors Abdullah Hamid Ade Yamindago Adi, M Arif As' Agung Yunanto Aida Sartimbul Aini, Misba Nur Akhmad Amirudin Akhmad Amirudin Albarra, Nurhafizh Sri Andira, Andira Anggara, Arik Ardelia Annisa Larasati Ardelia Annisa Larasati, Ardelia Annisa Arifianti, Dwi Nurjanatin Ayuingtyas, Wulan Cahya Bambang Semedi Bernads Daniel Marolop Siagian Billy Arif Mahendra Chihiro Inoue Citra Satrya Utama Dewi Citra Syananta Daduk Setyohadi David Vernandes Defri Yona Defri Yona Defri Yona Dewa Gede Raka Wiadnya Dewi, Citra Satrya Utama Diana Arfiati Diza, Novia Fara Dumatubun, Innocentius Arya Panji Pramudewata Dwi Nurjanatin Arifianti Dwi Retnowati Effendy, Citra Ravena Putri Eko Sulkhani Yulianto Erfan Rohadi Estina Fahreza Okta Setyawan Fatmawati, Riska Feni Iranawati Feni Iranawati Feni Iranawati, Feni Galuh Dyah Pitaloka Hayyu Guntur Guntur Iis Nur Rodliyah, M.Ed Irfan Naufal Amar Jessica Feibe Ambar Kirana Johar Setiyadi Junika Chintia Ayu Putri Kartikaningsih, Hartati Kharisma Ayu Zeina Halisah Kharisma Wisnu Sesanty Kretarta, Anedathama Krisnanto, Wahyu Fajar Lazimatun Nazifah Ledhyane Ika Harlyan Lee, Ming-An Lestariadi, Riski Agung Maretha Dewi Maheswari Mei-Fang Chien Mela Dita Maharani Mochamad Arif Zainul Fuad Muh. Arif Rahman Muhammad Arif Asadi Muhammad Arif Asadi, Muhammad Arif Muhammad Azka Dzikri Firdausi Muhammad Fathur Rayyan Muhammad Lathiful Khuluq Muhammad Rafly Haryansyah Nevandra, Adinda Prameswari Aisyah Nurhafizh Sri Albarra Nurin Hidayati Nurin Hidayati Nurin Hidayati Nurin Hidayati Priyanka Mondal Rafika Devi Agustin Rahman, Muhammad Arif ramadhan, firman Rarasrum Dyah Kasitowati Rarasrum Dyah Kasitowati, Rarasrum Dyah Rayyan, Muhammad Fathur Riski Agung Lestariadi Rohenda, Amelia Rumantya, Matthew Adi Bekti Safitri Widya Ningtias Saputra, Dhira Kurniawan Setya Indra Padma Putri Setyawan, Fahreza Okta Syamsuddin, Maura Fayza Dwinanda Tri Djoko Lelono Tsania Humairoh Vidayanti, Viky Widodo S Pranowo Widodo Setiyo Pranowo Wirdana, Nurmalisa Wulan Cahya Ayuingtyas Yanuar, Adi Tiya Zefanya Nandaningtyas