Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : SPASIAL

PENGARUH SISTEM AKTIVITAS MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN RUANG DI PULAU BUNAKEN KOTA MANADO Toghas, Daniel Marthinus; Waani, Judy O.; Sela, Rieneke L. E.
SPASIAL Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan ruang merupakan bagian penting dalam aktivitas masyarakat. Pemanfaatan ruang yang direncanakan dengan baik akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan wilayahnya. Hal ini menjadi menarik untuk dilakukan penelitian mengenai pemanfaatan ruang dan sistem aktivitas masyarakat. Penelitian ini mempunyai perbedaan dengan penelitian yang telah ada sebelumnya, Judy O. Waani (2017) meneliti tentang sistem setting permukiman masyarakat Pulau Bunaken. Selanjutnya, Trihartono (2016) memfokuskan penelitian pada keberadaan ruang aktivitas masyarakat pada koridor jalan. Penelitian ini fokus pada sistem aktivitas masyarakat yang mempengaruhi pemanfaatan ruang. Hal ini penting karena pemanfaatan ruang terjadi akibat aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat yang jika tidak diperhatikan akan memberikan dampak negatif pada pemanfaatan ruang. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi sistem aktivitas masyarakat dan menganalisis pengaruh sistem aktivitas masyarakat terhadap pemanfaatan ruang di Pulau Bunaken. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan rasionalistik yang menggambarkan kondisi aktivitas masyarakat dan pola pergerakan yang membentuk sistem aktivitas masyarakat, serta pendekatan statistik deskriptif dengan metode analisis jalur untuk mengetahui pengaruh sistem aktivitas terhadap pemanfaatan ruang dimana sampel dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem aktivitas di Pulau Bunaken terbentuk dari lima subsistem aktivitas yakni: ekonomi, keagamaan, kesenian, kemasyarakatan dan pendidikan, sedangkan pengaruhnya terhadap pemanfaatan ruang yaitu aktivitas ekonomi yang paling berpengaruh terhadap pemanfaatan ruang yaitu jaringan jalan dan kawasan permukiman.Kata Kunci: sistem aktivitas, pemanfaatan ruang, Pulau Bunaken
PENENTUAN KUALITAS PERMUKIMAN BERDASARKAN KRITERIA ECO-SETTLEMENT DI KELURAHAN SINDULANG SATU KOTA MANADO Dewi, Kartika Puspa; Kumurur, Veronica A.; Sela, Rieneke L. E.
SPASIAL Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eco-settlement merupakan tempat bermukim yang ekologis, konsep eco-settlement sendiri mengarah pada pencapaian nilai ekologis. Kegiatan penelitian yang dilakukan pada kesempatan kali ini adalah mengidentifikasi kualitas permukiman di Kelurahan Sindulang Satu Kota Manado dengan menggunakan pendekatan kriteria eco-settlement . Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas permukiman yang ada di Kelurahan Sindulang Satu Kota Manado. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif berupa analisis skoring yang digunakan untuk mengetahui kualitas rumah sehat sedangkan deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan kualitas aspek-aspek lainnya. Hasil analisa diketahui bahwa kualitas permukiman di Kelurahan Sindulang Satu Kota Manado yang dinilai dengan menggunakan pendekatan kriteria eco-settlement yang terdiri dari masing-masing aspek, yaitu untuk kualitas aspek ekologi pada kriteria rumah sehat, kepadatan bangunan, kondisi jalan lingkungan, kondisi drainase, ketersediaan air bersih dan persampahan memiliki kualitas yang baik sedangkan untuk RTH dan proteksi pemadam kebakaran memiliki kualitas yang buruk dikarenakan tidak sesuai standar yang ada. Sedangkan untuk aspek ekonomi, sosial dan kelembagaan memiliki kualitas yang baik karena sudah sesuai dengan standar yang ada.Kata kunci: Kualitas permukiman, eco-settlement
KAJIAN PUSAT-PUSAT PELAYANAN KOTA TOMOHON BERDASARKAN HIRARKI Tuar, Isabella Gloria; Sela, Rieneke L. E.; Lakat, Ricky S. M.
SPASIAL Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu perencanaan wilayah, hirarki perkotaan sangat perlu diperhatikan karena menyangkut dengan fungsi yang ingin di arahkan pada masing-masing kota. Dalam konteks dinamika yang ada pada perkembangan Kota Tomohon terlaksananya fungsi itu berkaitan dengan fasilitas kepentingan umum yang ada di masing-masing wilayah. Distribusi penduduk pada beberapa bagian wilayah Kota Tomohon mengakibatkan terjadinya peningkatan jumlah prasarana dan sarana dan fasilitas pelayanan. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi ketersediaan fasilitas sosial, ekonomi dan pemerintahan serta menganalisis hirarki dan distribusi pusat pelayanan di Kota Tomohon, menganalisis kesesuaian pusat pelayanan dalam RTRW Kota Tomohon tahun 2013-2033 terhadap hasil penelitian. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dan untuk metode analisis menggunakan metode analisis skalogram, analisis indeks sentralitas dan analisis gravitasi. Berdasarkan hasil studi didapat bahwa ketersediaan fasilitas sosial, ekonomi dan pemerintahan di Kota Tomohon cukup memadai dimana yang  berstatus orde I berada pada Kecamatan Tomohon Selatan dan Kecamatan Tomohon Timur, telah memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan memadai. Hasil analisis wilayah Kota Tomohon terbagi dalam 3 orde, dimana orde/hirarki I yang terdapat pada  Kecamatan Tomohon Selatan dan Kecamatan Tomohon Timur. Sedangkan untuk orde/hirarki II berada pada Kecamatan Tomohon Utara dan Kecamatan Tomohon Tengah. Dan yang berada pada orde/hirarki III yaitu Kecamatan Tomohon Barat. Berdasarkan hasil analisis terdapat perbandingan antara pusat pelayanan dalam RTRW Kota Tomohon tahun 2013-2033 terhadap hasil analisis. Kata kunci: Hirarki Perkotaan; Pusat-Pusat Pelayanan; Analisis Skalogram; Analisis Sentralitas; Analisis Gravitasi.
ANALISIS PRASARANA DAN SARANA DI KECAMATAN LOLAK KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Lauma, Safirda Nadia; Sela, Rieneke L. E.; Takumansang, Esli
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menentukan kesuksesan pembangunan suatu wilayah diperlukan prasarana dan sarana yang memadai agar suatu pembangunan dapat berjalan dengan baik. Kecamatan Lolak merupakan ibukota dari Kabupaten Bolaang Mongondow dengan jumlah penduduk 32.373, sebagai ibukota kabupaten yang menjadi pusat pemerintahan tentunya harus diperlukan prasarana dan sarana yang memadai maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis ketersediaan serta mengetahui keinginan/kebutuhan masyarakat tentang prasarana sarana di Kecamatan Lolak dan menganalisis kebutuhan prasarana dan sarana. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif untuk menganalisis bagaimana ketersediaan dan kebutuhan sarana prasarana permukiman di Kecamatan Lolak yang berdasarkan pada acuan SPM dan SNI. Metode deskriptif di pakai untuk menganalisis Kuesioner yang dilakukan dengan menggunakan distribusi frekuensi dan bar chart berdasarkan analisis tersebut akan diketahui kebutuhan dari masyarakat. Hasil analisis menyatakan ketersediaan prasarana berupa jalan,drainase,dan air bersih sudah memadai. tapi untuk persampahan di kecamatan lolak perlu penambahan seperti truck sampah atau gerobak sampah yang akan membawa sampah tersebut di TPA, dan penyediaan sarana berupa sarana pendidikan dan kesehatan menurut standar belum memenuhi. Keinginan masyarakat akan prasarana dan sarana di Kecamatan Lolak ada yang masih menginginkan penambahan dan ada juga yang sudah tidak menginginkan penambahan berupa sarana pendidikan. Kebutuhan prasarana dan sarana 20 tahun mendatang masih memerlukan penyediaan berupa air bersih, persampahan, sarana pendidikan, kesehatan, perdagangan dan ruang terbuka hijau. Kata Kunci : Prasarana,Sarana,Ketersediaan,Kebutuhan
ANALISIS PERKEMBANGAN POLA PERMUKIMAN DI SEKITAR KAWASAN STRATEGIS AGROPOLITAN RURUKAN KECAMATAN TOMOHON TIMUR Rapar, Srimuliani Miranda Debora; Sela, Rieneke L. E.; Tinangon, Alvin J
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan strategis kota merupakan bagian wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh sangat penting dalam lingkup kota di bidang ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan. Dalam setiap wilayah kabupaten/kota memiliki bagian wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan strategis. Kecamatan Tomohon Timur merupakan salah satu kecamatan yang ditetapkan sebagai kawasan strategis kota yaitu kawasan strategis agropolitan, yang menjadi salah satu basis ekonomi wilayah kota Tomohon. Adanya kawasan agropolitan ini akan memicu perkembangan permukiman yang berada di sekitar kawasan strategis tersebut serta dapat mempengaruhi pola perkembangan permukiman Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi perkembangan permukiman di sekitar kawasan strategis agropolitan dan menganalisis pola perkembangan permukiman disekitar kawasan strategis agropolitan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisis spasial time series untuk melihat perkembangan permukiman dan menggunakan perhitungan analisis tetangga terdekat untuk mengetahui pola permukiman. Hasil penelitian diperoleh adanya perkembangan luas wilayah sebaran permukiman dari tahun 2004-2019 sebesar 32.85 Ha. Adanya perubahan pola permukiman tahun 2004-2019 khususnya kelurahan Rurukan 1 dan Kumelembuay, dari pola seragam menjadi pola random.Kata Kunci: Kawasan Strategis, Permukiman, Pola Permukiman.
ANALISIS PERKEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN SEKITAR DANAU TONDANO KABUPATEN MINAHASA Makarawung, Brigita T; Sela, Rieneke L. E.; Rompas, Lady M
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam RTRW Kabupaten Minahasa kawasan sekitar Danau Tondano ditetapkan sebagai kawasan lindung, kenyataannya kawasan lindung yang ada sudah dijadikan tempat bermukim dari masyarakat yang ada untuk memenuhi kepentingan manusia. Pertambahan jumlah penduduk lokal yang terjadi di daerah ini didukung juga oleh keadaan lokasinya yang strategis yaitu berada dekat Danau Tondano. Kebutuhan masyarakat untuk lahan sebagai tempat membangun rumah semakin berkurang karena pertambahan jumlah penduduk. Rumah-rumah  penduduk tidak lagi berada di sekitar danau, tapi sudah merambah  sampai perairannya. Oleh karena itu, maka dilakukan penelitian dengan tujuannya adalah mengidentifikasi perkembangan kawasan permukiman yang berada sekitar Danau Tondano dan menghitung luas perkembangan kawasan permukiman sekitar Danau Tondano. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis spasial time series untuk melihat perkembangan kawasan permukiman dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan sekitar danau Tondano mengalami perkembangan permukiman dari tahun 2003 sampai tahun 2019. Luas perkembangan permukiman dari tahun 2003 sampai tahun 2011 bertumbuh sebesar 87 ha sedangkan perkembangan permukiman pada tahun 2011 sampai 2019 bertambah sebesar 132,58 ha. Luas sebaran permukiman dari  tahun 2003-2019 yaitu 413,76 ha menjadi 633,81 ha.Kata Kunci : Perkembangan Kawasan, Permukiman, Danau Tondano
EVALUASI KESESUAIAN RUANG PUBLIK LAYAK ANAK DI KOTA MANADO Latawan, Wirakusniawati; Sela, Rieneke L. E.; Rengkung, Michael M
SPASIAL Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan konsep kota layak anak sangat diperlukan karena pada tahun 2012 sebanyak 51,5% penduduk perkotaan adalah anak-anak. tahun 2030 jumlah anak di perkotaan mencapai 80%. Kota Manado ditunjuk menjadi kota layak anak sejak tahun 2007. Dalam rangka implementasi program kota layak anak tersebut Kota Manado mengeluarkan Peraturan Walikota No. 09 Tahun 2017 tentang Kota Layak Anak. Permasalahan yaitu Bagaimana kesesuaian Ruang Publik terhadap kriteria Ruang Publik Layak Anak di Kota Manado. Persebaran ruang publik di Kota Manado diantaranya taman pantai Malalayang, lapangan bantik, taman patung wolter, Lapangan Unsrat, god bless park, taman megasurya nusa Lestari, taman kesatuan bangsa, taman Sparta tikala dan Blue carpet Mapanget. variabel dalam penelitian diantaranya Aksesibiltas, Sarana Rekreatif, Sarana Olahraga, Sarana Pendukung dan Vegetasi, kesesuaian masing-masing komponen variabel diperoleh dari kousioner yang dibagikan dengan menggunakan metode penilain skoring. Berdasarkan hasil penilaian dapat diketahui kesesuanian ruang publik di Kota Manado berdasarkan kriteria ruang publik layak anak yang memiliki persentase kesesesuaiaan mendekati 61-100% adalah taman Sparta Tikala dengan nilai pesentase 96% dan taman God Bless dengan nilai persentase 94% yang berarti mendekati sesuai sebagai ruang publik layak anak.Kata Kunci  : Kota Layak Anak, Ruang Publik, Evaluasi
MITIGASI BENCANA BANJIR STRUKTURAL DAN NON-STRUKTURAL DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Urbanus, Ananda; Sela, Rieneke L. E.; Tungka, Aristotulus E
SPASIAL Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

South Bolaang Mongondow Regency is one of several regencies in North Sulawesi province, where this area is often referred to by observers as a non-zom area or there is no precise season to predict. So that hydrometeorological disasters, especially floods, are very likely to occur if there is no prevention stage in disaster management. The flood incident that submerged almost all areas in the sub-district on July 24, 2020 proved that preparedness was needed in dealing with the flood disaster which caused 93 houses to be heavily damaged and 165 people evacuated (DIBI, 2020). The level of disaster risk looks at how the index of the hazard, vulnerability, and capacity of a disaster can be, so that the level of risk of a flood disaster can be known. In determining disaster risk, using the policy of the Regulation of the Head of the National Disaster Management Agency Number 2 of 2012 concerning General Guidelines for Disaster Risk Assessment. The results of the existing risk level will then be used as recommendations for later flood disaster mitigation, both structurally and non-structurally. The level of flood risk resulted in 3 villages with a high level of flood risk, 14 villages with a moderate level of flood risk, and 42 villages with a low level of flood risk. Disaster mitigation that adapts to the level of risk from disasters where villages with high flood risk are recommended to make plans for physical (structural) development in an effort to reduce the danger from flooding, then villages with moderate flood risk are recommended for additions or improvements regarding physical form ( structural) flood control that already exists or does not exist, and areas with low flood risk, it is recommended to improve the physical (structural) form of existing flood control, but not optimal in the implementation system.KEYWORDS : Mitigation, Flood Disaster, Structural, Non-Structural, Risk Level
Co-Authors Alfrets Singkoh Alvin J. Tinangon Amanda M. Rompas Aristotulus E Tungka, Aristotulus E Artahsasta B. P. Binilang, Artahsasta B. P. Baso, Fransisca P. Y. Brigita T. Makarawung Cynthia V. Sondakh Datukramat, Hermawan Pratama Deddy Erdiono Dewi, Kartika Puspa Dewi, Kartika Puspa Esli D. Takumansang Esli Takumansang, Esli Eunike Waani Frits O. P. Siregar Gobel, Indra Wirana Jaya Hardiyanti Madja Henricho Dirganeri Ingerid L. Moniaga Ingerid L. Moniaga Ishak, Fajriyanti Jerry J. Antou Judistia S. Makarau, Judistia S. Judy O. Waani Judy O. Waani Julianus A. R. Sondakh Kalvin D. Iskandar Koyakin, Ferenshia P. Kumurur, Veronika - Kumurur, Veronika A Lakat, Ricky S. M. Latawan, Wirakusniawati Lauma, Safirda Nadia Leidy M. Rompas Linda Tondobala Maasawet, Bayu Makainas, Idradjaja Makarawung, Brigita T Makarawung, Brigita T. Martin, Willy Michael M Rengkung, Michael M Missah, Rizkyanto Efraim Monica P. P. Roring Monika P. Tambingon, Monika P. Nonto, Erlangga Octavianus Hendrik Alexander Rogi Oktaviana, Eka Pierre H. Gosal Pingkan P. Egam Pinontoan, Billy J. Pollo, Joel Yermia Rachmat Prijadi Rapar, Srimuliani Miranda Debora Raymond Ch. Tarore Raymond D. Ch. Tarore Rezka L. Nender Rompas, Lady M Roosje J. Poluan Sambeka, Gabriela Sheren A. A. Lumolos Shintia F. A. Rungkat Sonny Tilaar Sonny Tilaar Suawah, Alya Graciela Rahmadini Suryono MT Tinangon, Alvin J Toghas, Daniel Marthinus Triesa J. Kindangen Tuar, Isabella Gloria Tulangow, Pingkan K Turangan, Gabriela R. Umar, Feki Pebrianto Urbanus, Ananda Veronica A. Kumurur Watung, Christania H.T. Windy J. Mononimbar Yohane A. Mangoendap, Yohane A.