Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : eProceedings of Management

Strategi Pengemasan Program Radio dalam Memenuhi Kebutuhan Sumber Informasi serta Hiburan Masyarakat di Era Digital Utomo, Maheswara Sulistyo; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio merupakan media massa yang masih hadir bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan informasi ataupun hiburan. Namun, eksistensi radio kian terkikis akibat kehadiran media baru. Konsep inovatif bisa menjadi solusi bagi radio untuk bertahan, terutama dari sisi program yang ditawarkan. Strategi pengemasan program yang tepat dapat menjadi suatu hal yang penting untuk tetap menjaga ketertarikan dan loyalitas dari para pendengar radio. Bermula dari tekad untuk memberikan pilihan serta meningkatkan kembali daya tarik radio yang siap bersaing dengan media lain, radio Urban 8URang BANdung9 hadir sebagai radio masif dan berfokus pada generasi pop anak muda/generasi muda. Konsep menghibur menjadi penawaran melalui program yang dihadirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengemasan program dalam menjadi sumber informasi serta hiburan di era digital melihat dari program <Happy Pagi=. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan paradigma kontruktivisme serta pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa strategi pengemasan program radio yang dilakukan program <Happy Pagi= dapat memenuhi kebutuhan informasi dan hiburan dengan berbagai konten yang dihadirkan. Program tersebut juga aktif dalam sosial media dan peran penyiar dalam membawakan program serta komunitas khusus yang dibuat membentuk loyalitas bagi para pendengar sehingga menjadi program unggulan di Urban radio.Kata Kunci-Radio, Program, Informasi, Hiburan, Digital
Pemanfaatan Instagram Dalam Promosi Budaya Kalimantan Pada Akun @Indizenborneo Magfirotunisa, Oryza; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial adalah media yang cocok bagi perusahaan untuk mengkomunikasikan produk dan jasa mereka. Instagramadalah salah satu media sosial yang banyak digunakan untuk promosi dengan menampilkan informasi dengan kontenkontenyang cocok bagi audiensnya. Konten yang berisi informasi dalam platform Instagram memanfaatakan fitur-fiturInstagram di dalamnya yang sudah disesuaikan dengan apa yang ingin divisualkan sebagai kegiatan promosi. Padapenelitian ini tujuan utama adalah untuk menggetahui pemanfaatan media sosial Instagram dalam upaya kegiatanpromosi mengenai pengenalan budaya Kalimantan untuk pengikutinya yang terhubung dengan akun @indizenborneo.Penelitian ini memakai metode kualitatif. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasidata yang mengolaborasikan beragam teknik pengumpulan dengan sumber yang ada. Data dikumpulkan melaluiwawancara, dokumentasi dan studi literatur pada Instagram @indizenborneo. Dari penelitian ini disimpulkan bahwakegiatan promosi yang terdapat empat elemen didalamnya pada akun @indizenborneo, memanfaatkan juga fitur-fiturInstagram dan pengikut mendapat informasi yang diinginkan.Kata kunci-promosi, Instagram, fitur Instagram, indizen borneo
Analisis Bingkai Entman Pada Media Daring Cnbcindonesia.Com Dan Haaretz.Com Tentang Pemberitaan Genosida Di Palestina Al Fadiel, Mochammad Saddam; Adim, Adrio Kusmareza; Abdullah, Nisa Nurmauliddiana
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena yang terjadi pada 7 Oktober 2024 di Israel dan Palestina mengundang banyak perhatian dari berbagainegara, tidak hanya ramai di media sosial hal ini juga ramai di perbincangkan di media online seperticnbcindonesia.com dan Haaretz.com. Hal ini ramai diperbincangkan karena selain peperangan yang terjadi di sanaterdapat juga sebuah simbol yang membuat peristiwa ini semakin menarik untuk diikuti, yaitu penyamaan kondisiGaza dengan The Hunger Games. Penyamaan ini dapat terjadi akibat kontrasnya kondisi yang dialami warga Gazadengan selebritis yang menghadiri acara Met Gala di Amerika. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimanamedia membingkai berita tentang pemberitaan genosida di Palestina yang dikaitkan dengan film The Hunger Gamespada media cnbcindonesia.com dan haaretz.com.com. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis danmetode penelitian kualitatif dengan metode analisis framing model Robert Entman. Hasil Penelitian ini menunjukkanbahwa Cnbcindonesia.com membingkai berita dengan menonjolkan penderitaan warga Gaza, sehingga dapatdisamakan dengan film The Hunger Games. Sedangkan Haaretz.com membingkai berita dengan menonjolkan sifatekstrim dari para pendukung Palestina dan membangun citra buruk kepada warganet dan demonstran pro-Palestina.Kata Kunci: Genosida Palestina, The Hunger Games, Framing Robert Entman, Media Cnbcindonesia.com danHaaretz.com
Analisis Resepsi Perempuan dalam Streaming Love and Deepspace oleh Windah Basudara Izzah, Nurul; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena streaming game otome berjudul Love and Deepspace oleh Windah Basudara, seorang streamer yangidentik dengan audiens laki-laki, telah memicu polemik di komunitas gamer Indonesia. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis bagaimana khalayak perempuan memaknai pesan yang terkandung dalam streaming tersebut. Penelitianini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi dari Stuart Hall. Data diperoleh melaluiwawancara mendalam dengan sembilan informan kunci perempuan yang merupakan penonton streaming tersebut dansatu informan ahli. Hasil penelitian menunjukkan adanya resepsi yang kompleks dan dualistik. Mayoritas informan(lima) menempati posisi dominan-hegemonik, menerima pesan Windah tentang inklusivitas dan hiburan secara utuhkarena dianggap selaras dengan pandangan mereka. Namun, sebagian besar lainnya (empat) berada pada posisinegosiasi, di mana mereka menikmati konten sambil memberikan kritik terhadap performa streamer atau representasigender dalam game. Tidak ditemukan adanya informan pada posisi oposisi. Kesimpulannya, audiens perempuandalam konteks ini adalah pemakna aktif yang menggunakan strategi decoding dominan dan negosiasi secarabersamaan. Hal ini menunjukkan kemampuan mereka untuk menikmati konten hiburan sambil tetap mempertahankankesadaran kritis terhadap pesan yang diterima.Kata Kunci: Resepsi Stuart Hall, Perempuan, Streaming, Love and Deepsace, Windah Basudara
Personal Branding Influencer Berpenampilan Coquette Di Media Sosial Instagram (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Akun @queenarths) Sugiharty, Nabiilah; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai seorang influencer, personal branding merupakan elemen yang penting dalam menggunakan mediasosial. Penelitian ini menganalisis personal branding akun Instagram @queenarths, seorang influencer denganpenampilan coquette. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui visual dan narasi yang digunakan untukmembangun personal branding coquette tersebut dengan menggunakan konsep Eight Law of Personal BrandingPeter Montoya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitustudi Pustaka dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu derajat kepercayaan(credibility), keteralihan (transferability), kebergantungan (dependability), dan kepastian (confirmability). Hasilpenelitian menunjukkan bahwa personal branding coquette konsisten ditampilkan melalui visual dan narasi dibeberapa unggahannya. Penerapan konsep Eight Law of Personal Branding cukup berhasil karena sebagian besarhukum ada dalam konten – konten yang diunggah oleh Queen. Namun hukum kepemimpinan tidak teridentifikasiada di dalam konten Queen karena ia bukan seorang figur utama dalam estetika tersebut, melainkan ia adalahseseorang yang mengadopsi estetika coquette untuk dijadikan penampilan personal branding nya. Penelitian inimembuktikan bahwa konsistensi dalam menampilkan personal branding yang sama akan membentuk citra yangpositif dan melekat di benak khalayak luas.Kata Kunci: Personal branding, Instagram, Penampilan Coquette
Representasi Konsumersime pada Film Fight Club (Analisis Semiotika Roland Barthes) Surya, Muhammad; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumerisme telah menjadi fenomena dominan dalam masyarakat modern, mendorong individu untuk terusmembeli dan mengonsumsi barang di luar kebutuhan riil. Fight Club karya David Fincher menampilkan kritikterhadap budaya konsumsi dan dampaknya terhadap identitas individu. Namun, masih terdapat kesenjangan dalamanalisis mendalam mengenai bagaimana film ini merepresentasikan konsumerisme melalui tanda dan simbol.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi konsumerisme dalam Fight Club menggunakan pendekatansemiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis semiotika untuk menguraikan maknadenotasi, konotasi, dan mitos dalam elemen visual serta naratif film. Hasil penelitian menunjukkan bahwakonsumerisme direpresentasikan melalui obsesi protagonis terhadap barang-barang material, yang pada akhirnya tidakmemberikan makna sejati dalam hidupnya. Selain itu, kekerasan dalam Fight Club digambarkan sebagai bentukpembebasan dari sistem konsumsi yang menindas. Gerakan anarkis yang dipimpin oleh Tyler Durden bertujuanmenghancurkan simbol kapitalisme dan mendorong individu untuk melepaskan keterikatan material demi menemukanmakna hidup yang lebih dalam. Dengan demikian, Fight Club menawarkan kritik tajam terhadap budaya konsumsidan pengaruhnya terhadap identitas individu.Kata Kunci: Representasi, Konsumerisme, Semiotika Roland Barthes, Fight Club.
Resepsi Khalayak Terhadap Konten Kesehatan Mental di Tempat Kerja (Studi Pada Pengikut Akun Instagram @menjadimanusia.id) Noer, Salma; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental di tempat kerja merupakan aspek penting yang memengaruhi produktivitas dan kesejahteraanindividu. Isu ini semakin relevan di tengah tingginya tekanan kerja yang dapat berdampak pada kondisi psikologispara pekerja. Media sosial sebagai saluran komunikasi digital berperan penting dalam menyebarkan informasimengenai kesehatan mental. Salah satu platform yang aktif membahas topik ini adalah akun Instagram@menjadimanusia.id. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pesan tentang kesehatan mental di tempatkerja yang disampaikan oleh akun tersebut diterima oleh khalayak lewat analisis resepsi Stuart Hall yaitu DominantHegemonic Position, Negotiated Position, dan Opposite Position. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatifmelalui pendekatan studi kasus dengan paradigma konstruktivisme dan metode analisis resepsi Stuart Hall. Subjekpada penelitian ini merupakan pengikut akun Instagram @menjadimanusia.id yang merupakan pekerja aktif kemudianmemberikan interpretasi terhadap 5 konten bertema kesehatan mental di tempat kerja. Hasil penelitian inimenunjukkan 9 informan meresepsi pesan mengenai kesehatan mental di tempat kerja dan menempatkan 7 dari 9informan dalam Dominant-Hegemonic Position, 1 dari 10 informan menempati Negotiated Position, dan 1 dari 10informan menempati Opposite Position.Kata Kunci: Kesehatan Mental , Analisis Resepsi, Media Sosial, Instagram, Menjadi Manusia