Claim Missing Document
Check
Articles

Found 58 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

VISUALISASI KEDATANGAN SERIBU MALAIKAT DI PERANG BADAR DALAM BENTUK SENI INSTALASI Tistian, Erda Zen; Endriawan, Didit; Ersyad, Firdaus Azwar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perang suatu dasaran alamiah dalam menyelesaikan suatu masalah dan mmerupakan hal yang penting dilakukan. Apabila salah satu negara gagal dalam diplomasi makauntuk menyelesaikan kontiik perang menjadi jalan penting untuk ditempuh. Perang yang pernah terjadi yaitu perang modern yang menggunakan senjata mesin sedangkan perang tradisional hanya menggunakan pedang, tombak dan mlainnya. Salah satu perang tradisonal yang pernah terjadi yaitu Perang Badar yang terjadi pada 17 Ramadhan 2 Hijriyah atau 17 Maret 624 Kalender Masehi. Perang ini terjadi di suatu lembah yang berada di antara Kota Mekkah dan Kota Madinah yaitu Lembah Badar. Di dalam perang ini juga terjadinya mukjizat turunnya seribu malaikat yang hadir membantu perang kaum muslim. Bertujuan untuk memberitahukan bahwa ini merupakan salah satu mukjizat dari Baginda Rasulullah SAW yang sangat mendebarkan dan juga untuk memvisualisasikan atau menggambarkan bagaimana takjubnya saat malaikat turun dari langit untuk membantu jalannya perang. Dalam tugas akhir ini akan menggunakan tehnik seni instalasi yaitu adalah seni yang memasang, menyatukan, dan mengkontruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Dengan tambahan teori estetika seni yaitu yang bisa artikan sebagai cabang tilsafat yang memperhatikan atau berhubungan dengan gejala yang indah pada alam dan seni. Kesimpulan dari tugas akhirini penulis mengetahui bahwa perang badar merupakan perang pertama yang dilalui oleh Baginda Rasulullah SAW, dikarenakan faktor pertama perang terjadinya perbedaan jumlah antara pasukan muslim dan quraisy, turunnya para malaikat saat perang badar merupakan salah satu mukjizat dari Baginda Rasulullah SAW, seni juga tidak hanya sebagai pajangan tetapi juga bisa sebagai media untuk menyebarkan cerita-cerita atau menyebarkan ajaran untuk memvisualisasikan suatu kejadian. Kata Kunci: malaikat, perang, Perang Badar, instalasi, estetika, mukjizat, Rasulullah SAW
MANIFESTASI TINGKAT KESADARAN MANUSIA DALAM ANIMASI 3 DIMENSI Carlos Siagian, Fransiscus; Endriawan, Didit; Rachmawati, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This final project report discusses an animated artwork that combines theconcept of surrealism with the theories of Sigmund Freud and Carl Jung. The purpose of this final project is to explore the complexity of human consciousness and reveal itsmanifestation through symbols that represent Freud's concepts. The medium used in this work is three-dimensional animation with a duration of 3 minutes and an aspect ratio of16:9. Through this work, the author hopes to visualize a unique narrative that triggers audience introspection about the level of human consciousness. The conclusion of this finalproject is that the merging of art and psychology can deepen the understanding of human consciousness and bring innovation in expressing abstract ideas through a strong andcaptivating visual medium. It is hoped that this work can provide new insights into the relationship between art, psychology, and human spirituality, and inspire furtherexploration in understanding the deepest layers of the human mind through the medium of interesting and informative art. Keywords: animation, level of human consciousness, psychoanalysis, surrealism.
FILM PENDEK BERJUDUL "KASUS PENYOGOKAN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT" Malik, Yuhendra; Endriawan, Didit Endriawan; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas Akhir ini di latar belakangi dengan maraknya kasus penyogokan di masyarakat sekitar kita apalagi untuk mendapatakan pekerjaan dengan orang dalam, di Indonesia ini kasus seperti ini adalah menjadi hal yang wajar karena tidak menggunakan jalur menyogok kita susah mendapatkan pekerjaan dengan cara yang benar dan jujur dengan skil dan kemampuan kita sendiri dan tidak yakin dapat bersaing dengan yang lain menjadikan jalur menyogok adalah salah satu cara yang mudah dan pasti akan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Salah satu rasa keresahan penulis tentang penyogokan yang marak tersebut, karena pada dasarnya kasus ini adalah sebuah kriminalitas karena kita menggunakan sesuatu yang kita inginkan dengan cara memberi sogok. Tugas Akhir ini menggunakan beberapa teori yaitu ada teori umun yaitu, Fenomena sulit mendapatkan pekerjaan, kasus menyogok atau suap, dan kriminalitas dalam kasus penyogokan, serta teori seni yaitu: Teori film pendek, sinematografi, teori editing dan teori warna. Adapun observasi bagaimana praktek penyogokan itu berlangsung untuk di visualisasikan terhadap film pendek yang penulis buat. Proses Pembuatan Film Pendek ini menggunakan metode pra produksi yaitu menyiapkan seperti konsep berkarya, tujuan karya, medium karya dan peralatan seperti kamera dan lainya Kata kunci: film pendek, penyogokan, masyarakat
IMAJINASI SEBAGAI IDE KARYA KREATIF FOTOGRAFI MIX-MEDIA LOCKINATION Wicaksana, Rama Satria; Endriawan, Didit; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berimajinasi dan berkreasi merupakan faktor penting dalam inovasi dan pemecahan masalah di era modern. Seiring bertambahnya usia, imajinasi sering tergantikan oleh pola pikir realistis akibat rutinitas sehari-hari. Studi ini mengeksplorasi bagaimana imajinasi dapat dihidupkan kembali dan dikombinasikan dengan kreativitas melalui seni fotografi mix-media. Karya ini berupaya menggambarkan keterbatasan kreativitas yang sering dialami oleh orang dewasa dan bagaimana imajinasi dapat menjadi langkah pertama menuju kreativitas yang tak terbatas. Melalui penggunaan simbol dan elemen visual yang kuat, karya ini mengajak audiens untuk merefleksikan peran imajinasi dalam kehidupan kreaktif mereka. Kata Kunci: imajinasi, kreaktivitas, fotografi mix-media, seni kontemporer, ekspresi kreatif, inovasi, teknik seni, karya seni
INTERAKSI ANTAR KEPRIBADIAN YANG MELAHIRKAN KEPRIBADIAN AMBIVERT DALAM BENTUK KARYA FILM EKSPERIMENTAL Fathana, Nur Iman; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggali interaksi antar kepribadian yang menghasilkan kepribadian ambivert dalam konteks film eksperimental. Penelitian berfokus pada visualisasi karakteristik kepribadian manusia melalui simbol-simbol yang ada dalam film, khususnya di lingkungan kampus yang kaya akan interaksi sosial. Eksperimen ini memperlihatkan dinamika energi yang dipertukarkan antara introvert, extrovert, dan ambivert, sekaligus menekankan peran kepribadian dalam proses interaksi sosial. Penelitian ini juga menyumbang pemahaman tentang bagaimana film eksperimental dapat menguraikan kompleksitas psikologis dan sosial manusia. Kata Kunci: interaksi sosial, kepribadian, ambivert, film eksperimental
PROSES KREATIF PENCIPTAAN FILM EKSPERIMENTAL HANASTA SANG NAFSI Nugraha, Farhan; Endriawan, Didit; Ersyad, Firdaus Azwar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kesempatan ini penulis mengangkat Isu mothering relationship, yang seringkali terjadi dalam masyarakat namun sebagain diantaranya terkadang tidak menyadari perilaku ini dalam hubungannya. Melihat dampak yang ditimbulkan isu ini terhadap keberlangsungan hidup dari korban perilaku mothering ini, serta berdasarkan pengalaman pribadi penulis akan isu ini, menggerakan penulis untuk mengangkat isu ini menjadi sebuah karya seni film eksperimental yang berfokus kepada reaksi serta efek negatif rincinya lagi yaitu reaksi sosial soft reaction yang ditimbulkan isu ini tercipta suatu tujuan agar masyarakat dapat mengetahui apa yang dirasakan oleh seseorang ketika mengalami isu ini dalam hubungan atau dirinya. Tidak hanya sekedar menganangkat isu ini,pada kesempatan ini penulis mencoba mengeksplorasi film eksperimental untuk mengintergrasikan elemen seni pertunjukan didalam filmnya. Film ini menggunakan pendekatan sinematografi non-konvensional serta narasi non-linear guna menyampaikan dinamika emosional yang kompleks. Dengan menggunakan simbolisme, manipulasi waktu serta pencahayaan yang ekspresif film ini dapat menciptakan pengalaman mendalam yang memaksa penonto untuk merenungkan kejadian ini. Kata Kunci : Film Eksperimental, Mothering Relationship, Visual Treatment
REPRESENTASI OBESITAS MELALUI HUMAN ENERGY IMBALANCE PADA TUBUH DALAM KARYA SENI LUKIS SUREALIS Madjiid, Syahjidan Husien; Yuningsih, Cucu Retno; Endriawan, Didit
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan tugas akhir ini membahas topik mengenai obesitas sebagai sebuah ancaman bagi tubuh manusia yang direpresentasikan melalui karya seni lukis surealis. Tubuh merupakan aset yang penting bagi manusia untuk dijaga. Obesitas yang hadir menjadi sebuah ancaman yang dapat terjadi pada tubuh manusia karena lemahnya kepedulian diri untuk mengatur pola hidup, hingga pada akhirnya terjadi sebuah ketidakseimbangan energi dalam tubuh manusia yang menuntun berbagai penyakit lainya sebagai pemicu kondisi obesitas. Melalui penciptaan karya, diharapkan dapat menjadi sebuah reminder bagi manusia untuk selalu menjaga pola makan dan aktivitas tubuhnya demi menjaga keseimbangan energi didalam tubuh. <The ParaDies Of Delight Behind= menjadi hasil akhir sebuah pengkaryaan atas penyusunan karya Tugas Akhir ini. Bermedia akrilik di kanvas pada ukuran 200cmx70cm, dengan segala bentuk metafora visual yang kompleks karya tersebut mampu menciptakan makna representatif akan lemahnya manusia dalam menjaga tubuhnya hingga mampu mengalami kondisi obesitas. Kata kunci: obesitas, ketidakseimbangan energi, surealis
VISUALISASI INFERIORITY COMPLEX DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL THE DANCER Ramadhani, Avisha Ersya; Endriawan, Didit; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini mengangkat konsep tentang salah satu jenis penyakit mental yaitu Inferiority Complex yang merupakan salah satu penyakit mental yang menyebabkan hilangnya rasa percaya diri secara ekstrem pada seseorang. pada karya ini pengkarya membawakan konsep permasalahan berdasarkan pengalaman personal sehingga konsep ini akan di bawakan dalam suatu narasi perjalanan seorang karakter yang memiliki permasalahan yang sama seperti pengkarya dari kemunculannya permasalahan mental tersebut hingga tahap penyembuhan diri dengan metode self-acceptance. Konsep ini diwujudkan dalam medium film eksperimental yang menampilkan pertunjukan tarian kontemporer dengan menggabungkan berbagai aspek artistik dan simbolik untuk menggambarkan permasalahan dari inferiority complex. Tujuan dari karya ini adalah untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya Kesehatan mental dan membantu orang-orang dengan kondisi mental serupa untuk mengenali permasalahan diri mereka. diharapkan karya ini dapat membawa manfaat sebagai tahap penyembuhan diri dari berbagai permasalahan mental yang dialami orang lain. Kata Kunci: film eksperimental, penyakit mental, inferiority complex
VISUALISASI KARYA FOTO BERJUDUL Setiawan, Rheza Putra; Sadono, Soni; Endriawan, Didit
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fotografi merupakan salah satu seni yang berkembang dan meluas secara pesat. Kemanapun kita bepergian, kita pasti menjumpai fotografi, entah itu untuk keperluan dokumentasi, komersil, atau pengkaryaan. Salah satu bidang fotografi yang saat ini sedang berkembang adalah fotografi pre-wedding. Banyak sekali foto pre-wedding dengan konsep unik setiap pasangan yang kerap ditemukan di media sosial. Salah satu konsep atau tema yang sangat menarik ialah foto pre-wedding yang bertema vintage. Konsep tersebut biasanya dieksekusi menggunakan kamera film (analog) yang dapat dengan jelas menampilkan keindahan momen tersebut dengan reproduksi warna dan gambar yang khas. Akan tetapi, penulis merasa bahwa hal tersebut masih terlalu mainstream. Maka selaku pekerja di bidang tersebut, penulis menjadi terinspirasi untuk menciptakan suatu konsep baru yang akan menggunakan manekin sebagai ganti dari subjek utama foto pre-wedding, yakni manusia. Dengan menggunakan manekin, penulis berharap bahwa dapat tercipta suatu segmen baru di dalam industri foto pre-wedding guna mendongkrak karir penulis dan juga sebagai inspirasi bagi fotografer lain di bidang yang sama. Kata kunci: fotografi, pre-wedding, film.
VISUALISASI ROKOK SEBAGAI PELARIAN DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL Qorinsyah; Endriawan, Didit; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok telah menjadi sumber kontroversi selama puluhan tahun karena dampak negatifnya terhadap kesehatan, baik secara fisik maupun psikologis. Indonesia termasuk dalam lima negara dengan jumlah perokok aktif terbanyak di dunia, dengan mayoritas perokok berusia antara 20 hingga 64 tahun. Fenomena yang sering kali menjadi alasan para perokok aktif di Indonesia adalah keyakinan bahwa rokok dapat meredakan stres, salah satunya yang diakibatkan oleh tekanan pekerjaan. Rokok dianggap sebagai solusi sementara dan pelarian dari beban pekerjaan yang sulit diatasi. Namun, jika kebiasaan ini terus berlanjut dalam jangka panjang, rokok bukanlah solusi; justru, rokok akan menciptakan masalah baru. Para perokok aktif telah terikat secara fisik dan psikologis dengan rokok, hingga mereka tidak punya pilihan selain terus merokok karena kecanduan. Melalui media film eksperimental, penulis akan menghadirkan visualisasi rokok sebagai bentuk pelarian, khususnya pada usia produktif, yaitu 20 hingga 30 tahun, dan mengeksplorasi ketergantungan mereka terhadap rokok yang awalnya hanya dianggap sebagai pelarian. Penulis menggunakan film eksperimental sebagai media, dengan eksplorasi mise-en-scËne dan audio, yang mencerminkan ekspresi personal penulis. Kata Kunci: rokok, pelarian, film eksperimental
Co-Authors Adrian Permana Zen Agus Maolana Hidayat Akbar, Muhammad Rafid Delma Alghifari, Muhammad Raihan Alifia, Aura Diffa Fata Alkautsar, Muhammad Ashiil Rizki Amalia Prameisti, Yusi Amalia, Shalvinna Amalia, Varajuba Suci Apriani, Destia Aqsha, Daffa Muhammad Ariyantiningsih, Aisyiyah Arvi, Rivano Asep Sufyan Muhakik Aufa, Syauqi Yahya Azizah, Alya Nur Azwar, Azwin Carlos Siagian, Fransiscus Cucu Retno Yuningsih Donny Trihandono Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Dyah Perwitasari Edwin Buyung Syarif Fadhilla, Alya Fathana, Nur Iman Febriana, Sheva Pahlevi Febriyanti, Siti Annisa Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Amira Fitran, Muhammad Raihan Ganjar Gumilar Haniif, Raden Ajeng Aszhaafira Farrassayu Harrie Lutfie Haya, Alfatiana Fadia Hernandi, Wira Adhistira Huriyah, Hanin Iqbal Prabawa Wiguna Ircham Kamal, Rahma Zahara Kamal, Rizkia Nurfaiza Kusumanugraha, Sigit Leni Cahyani Lussy, Restu Ayuningtiyas Madjiid, Syahjidan Husien Malik, Yuhendra Maulidya, Zahra Muhammad Firdaus Muliandini, Rizkia Raihana Nabilah, Siti Nurul Nazori, Futrawan Nellyaningsih Nugraha, Farhan Nurmiladiah, Syahda Yaqiq Perdana, Ahmad Zakhi Danang Pramudyawardhani, Dyah Ayu Salsabila Pratama, Febrian Aggy Putra, Ivan Guritno Putra, Muhammad Bayu Eka Qorinsyah Rachmawati, Ranti Rahmadani, Devi Fadlika Wulan Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Ramadhani, Avisha Ersya Ramandiaz, Azmi Rifaldi Ranti Rachmawanti Ridzky, Axel Ramadhan Rizqillah, Aprillayalia Aghnia Rosa Anggraeni, Rosa Salamah, Nadia Afifatus Samhana, Betari Sampurno Wibowo Sari, Nesthi Rasika Setiawan, Rheza Putra Situmorang, Eka Christian Soni Sadono Sukarso, Dwie Alfhyandy Tampaty, Shaddam Alfi Teddy Ageng Maulana Tedjasukmana, Zerlinda Andini Tistian, Erda Zen Tri Haryotedjo Vega Giri Rohadiat Wicaksana, Rama Satria Zulfahmi, Hafidh Zaky Wahyu