Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Penyusunan Standar Operational Prosedur (SOP) Pengelolaan Bank Sampah Di Kelurahan Klitren Yogyakarta Emy - Setyaningsih; Defrensia Apriliani Kasi; Sekar Chairunnisa Purnomo; Alan Primayoga; Hendrik Saputra; Nur Annisa Syafitri; Vianney Laura Seran
Indonesian Journal of Community Service and Innovation (IJCOSIN) Vol 4 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v4i1.1305

Abstract

Waste Bank is a community-based waste management system that allows the community to actively participate in managing their environment. To date, in the Klitren Sub District area, there are 16 waste banks in each RW, named Anugrah Waste Bank (BSA). In carrying out its duties and functions, each BSA has waste management policies and operational techniques that vary from one BSA to another. This causes BSA performance to be ineffective and makes it not easy for Group Facilitators to report to the Village level. Therefore, Standard Operational Procedures (SOP) are needed to regulate effective and efficient waste bank management. Community Service Activities by the ORMAWA BEM PPK Team, AKPRIND Yogyakarta Institute of Science & Technology is to provide assistance and help prepare SOPs related to excellent and effective waste bank management. The methods used are Preparation through Community Organizing and Social Mapping activities, assistance through Forum Group Discussion (FGD) activities, and Post-mentoring activities for preparing SOPs. The formation of BSA management SOPs provides clear and standardized guidance for sorting, processing, and selling waste and recording and reporting administration for BSA administrators in Klitren Village.
Pelatihan Pembuatan Konten Video Dalam Upaya Membantu Mengedukasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Bagi Remaja Di Kelurahan Klitren: - Surya, Godeliva Sang; Purnomo, Sekar Chairunnisa; Saputra, Hendrik; Shidiq F, Muhammad; Listiyanto, Ziko; Lestari, Sisilia Endah; Setyaningsih, Emy
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 6 No 2-Oktober 2023
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/dharma.v6i2.4514

Abstract

Saat ini Bank Sampah di Kelurahan Klitren fokus pada kegiatan pengumpulan dan perekapan volume sampah dari warga. Sedangkan edukasi pengelolaan sampah untuk masyarakat belum optimal dilakukan. Kegiatan edukasi masih konvensional melalui pertemuan RT atau RW yang hanya dihadiri oleh kelompok usia orang tua. Sedangkan untuk anak-anak dan remaja belum ada forum yang khusus untuk mengedukasi kedua kelompok usia tersebut. Jumlah kelompok usia remaja di Kelurahan Klitren sebanyak 1632 yang berpotensi untuk membantu program kerja Bank Sampah untuk mengedukasi Masyarakat melalui konten multimedia seperti video. Agar menghasilkan konten video yang kreatif dan informatif untuk mendukung edukasi pengolahan sampah di Kelurahan Klitren diperlukan pelatihan bagi para remaja tersebut. Oleh karena itu Tim PPK ORMAWA BEM IST AKPRIND memberikan pelatihan kepada remaja di Kelurahan Klitren melalui 3 tahapan proses, yaitu: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan menggunakan tiga metode, yaitu: ceramah pada sesi teori, praktek, dan evaluasi. Hasil evaluasi setelah proses pelatihan rata-rata pengetahuan dan pemahaman peserta naik 28% dibandingkan sebelum mengikuti pelatihan. Peserta yang memiliki pengetahuan tentang pengeditan video menjadi 90,2%, sedangkan peserta yang memiliki pengalaman dalam membuat konten video digital menjadi 80%. Hal ini selaras dari hasil penugasan setelah sesi praktek, seluruh kelompok berhasil membuat konten video sesuai dengan ide yang mereka rancang dengan kualitas baik. Selain itu remaja di wilayah Klitren memiliki kepedulian yang tinggi terhadap permasalahan sampah di lingkungan Kelurahan Klitren. Hal ini dibuktikan dengan hasil rekap kuesioner pada tahapan evaluasi menunjukkan peserta yang tertarik untuk mempelajari teknik pembuatan konten video untuk edukasi pengelolaan sampah sebanyak 97%.
SISTEM PENGENDALI HAMA PADA TANAMAN PADI BERBASIS IoT MENGGUNAKAN TENAGA SURYA PADA MASYARAKAT DESA WUKIRSARI Maulana Wahid, Rindo; Santoso, Gatot; Hani, Slamet; Hamzah, Amir; Raharjo, Suwanto; Setyaningsih, Emy
JURNAL GAUNG INFORMATIKA Vol 16 No 2 (2023): JURNAL GAUNG INFORMATIKA
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rice pest control system based on the Internet of Things (IoT) and powered by Solar Power Plants (PLTS) is an innovative solution aimed at enhancing productivity and sustainability in Indonesia's agricultural sector. This community service project, conducted in Wukirsari Village, Kapanewon Cangkringan, Sleman Regency, primarily focuses on addressing pest issues and technological limitations. The designed device integrates ultrasonic sensors and UV light controlled by the ESP32 microcontroller, utilizing PLTS as the energy source. The system can be accessed and controlled remotely via the Blynk server, making monitoring and control more efficient and sustainable. The research methodology includes information gathering, device design, testing, and comprehensive evaluation. Integration with PLTS ensures the system uses environmentally friendly energy. The test results indicate that the device effectively monitors and controls pests while providing ease of management with a responsive modern tool. The device operates in real-time and is highly responsive, supported by solar panels with a capacity of 920W, capable of fully charging the battery in approximately 2.6 hours. This allows the device to operate continuously for 24 hours. The implementation of this technology not only demonstrates reliability in addressing pest issues but also proves that the system can function sustainably, supporting agricultural productivity, and providing significant benefits to farmers in Wukirsari Village.
ARKEOLOGI EPISTEMIK NARASI PERTENTANGAN AGAMA DAN PANCASILA Anas, Mohamad; Setyaningsih, Emy; Hasibuan, Albar Adetary
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol. 7 No. 2 (2023): WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2023.007.02.2

Abstract

This article elaborates on the narrative that contrasts religion and Pancasila which has recently become stronger. This is marked by rejection by some groups who consider Pancasila an idol or taghut that must be fought. On the other hand, some express problematic views, such as in the KPK national test by asking which position is higher, between the Koran and Pancasila. This research is qualitative-descriptive with a hermeneutic approach, namely the researcher describes the narrative of the conflict and interprets it from a reproductive interpretive point of view. The theoretical basis used to obtain a complete picture and analysis of the conflict narrative is Pancasila philosophy, especially Pancasila epistemology. This theory is used to describe the source of the conflicting narrative, the structure of the conflicting narrative, and the validity of the conflicting narrative. The results of this research show that epistemic reproduction in narratives that position religion as higher than Pancasila, or conversely that Pancasila is higher than religion occurs in different forms and networks of power. In the first narrative, epistemic reproduction is intertwined with the ideas of Islamism and religious populism. Meanwhile, in the second narrative, epistemic reproduction is intertwined with the idea of radical nationality because the Republic of Indonesia is dead. The reproduction of the conflict narrative continues to be reproduced, even though in different contexts or times but is the same in terms of the substance of the conflict.
Budidaya Maggot Terintegrasi dengan Perikanan dan Pertanian Sebagai Upaya Mengatasi Permasalahan Sampah dan Mendukung Ketahanan Pangan Lokal Purwanti, Ani; Setyaningsih, Emy; Purwanto, Yuli; Fauzi, Achmad; Prabowo, Fajar Yulianto
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i2.4478

Abstract

Proklim Bantala Abyudaya yang berada di Kalurahan Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo menghadapi masalah, yaitu: pengelolaan sampah organik yang kurang optimal dan rendahnya ketahanan pangan lokal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian pada Masyarakat Akprind University melalui Program Pemberdayaan Desa Binaan mengusulkan model pengintegrasian budidaya maggot dengan perikanan dan pertanian. Program ini bertujuan untuk mengurangi sampah organik dan meningkatkan produktivitas di bidang pertanian dan perikanan. Program ini melibatkan Bank Samah Induk (BSI) Dhuawar Sejahtera, Kelompok Wanita Tani (KWT) Dhuawar dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Gondangsari. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pengembangan sistem budidaya maggot terintegrasi, pelatihan, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Program ini berhasil menyiapkan percontohan budidaya maggot yang terintegrasi dengan perikanan dan pertanian serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kelompok Masyarakat tersebut melalu pelatihan dan pendamingan yang intensif yang dibuktikan dari hasil analisis uji statistik. Pendekatan ini diharapkan menjadi model keberlanjutan yang dapat diterapkan di wilayah lain, berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Budidaya Ternak Itik Petelur Sutanta, Edhy; Nurcahyo, Raden Wisnu; Setyaningsih, Emy; Rahayu, Suparni Setyowati; Istiari, Satiti; Utubira, Berliana Isel; Perdiansa, Aldi; Hormat, Petronius
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i2.4497

Abstract

Program pengabdian ini fokus pada penguatan perekonomian masyarakat melalui budidaya peternakan itik petelur di Padukuhan Pringgolayan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki. Metode yang digunakan meliputi persiapan awal seperti observasi lapangan, wawancara dengan mitra, pembangunan kandang itik, serta monitoring perawatan dan perkembangan ternak itik petelur. Hasil program menunjukkan peningkatan produksi dan pendapatan masyarakat secara signifikan dengan tetap menjaga kemandirian dalam operasional usaha. Berdasarkan analisis keuangan, usaha ini dinyatakan layak dengan rasio R/C sebesar 1,3 yang berarti usaha tersebut efisien dan menguntungkan. Program ini berhasil membekali masyarakat dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan usaha peternakan itik petelur secara mandiri dan berkelanjutan. Dampak positif dari program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, namun juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong kemandirian perekonomian warga. Oleh karena itu, peternakan itik petelur dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan dan cocok diterapkan di bidang lain yang memiliki potensi serupa.
Sekolah Sampah Bantala Abyudaya Sebagai Upaya Mitigasi Permasalahan Sampah Di Kalurahan Sendangsari, Pengasih Kulon Progo: - Winarno, Joko; Yoga, Alan Prima; Zahra, Nafisa Ananda; Faradila, Niza; Simbolon, Yohana Cristine; Manggala, Habib Eky; Ambarwati, Anisa Fitriana; Al Faruq, Tsabit Faiz; Setyaningsih, Emy
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 7 No 2-Oktober 2024
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/dharma.v7i2.4872

Abstract

Environmental education, mainly focusing on waste management, can increase public awareness and ability to help reduce the impacts caused by environmental changes. One way to overcome this problem is to establish a Waste School. Therefore, the PPK Ormawa Team of BEM AKPRIND University, in collaboration with Proklim Bandala Abyudaya located in Sendangsari Pengasih Kulon Progo Village, established a Waste School named Sekolah Sampah Bantala Abyudaya (Kolah Banyu). The purpose of establishing Kolah Banyu is to provide education on environmental conservation and waste management and to be a place where students and the general public can try waste management methods such as recycling, composting, and other methods. The method used to establish Kolah Banyu consists of four stages: 1) Preparation; 2) Coordination meeting; 3) Assistance in preparing the management of the Waste School; 4) Proposal for the establishment of Kolah Banyu, and 5) Approval of the Kolah Banyu institution. The issuance of the Kolah Banyu institutional decree and the inauguration of the management by the Sendangsari Village Head was the beginning of the operation of Kolah Banyu. The establishment of Kolah Banyu also received extraordinary support from the Kulon Progo Environmental Service, the Head of Sendangsari Village, and Kampung Berseri Astra (KBA), which was formed by Astra Indonesia, which is committed to continuing to accompany Kolah Banyu in realizing its vision and mission.
Pendampingan Pengembangan Aplikasi Kompresi Gambar dalam Kegiatan Bangrap IPTEK BAPPEDA Kota Magelang Ariyana, Renna Yanwastika; Emy Setyaningsih; Amir Hamzah
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i1.10145

Abstract

BAPPEDA Kota Magelang sebagai penanggung jawab dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat kabupaten/kota, menindak lanjuti inovasi-inovasi yang berasal dari masyarakat yang layak untuk dikembangkan. Kegiatan ini disebut sebagai Pendampingan Pengembangan dan Penerapan IPTEK (Bangrap IPTEK), yang merupakan tindak lanjut dari hasil seleksi kegiatan KRENOVA tingkat kota magelang yang telah di selenggarakan sebelumnya. hasil seleksi Bangrap IPTEK mendapatkan 6 judul inovasi yang di kategorikan layak untuk dikembangkan lebih lajut. Sebagai bentuk dukungan bagi peserta yang terpilih, BAPPEDA Kota Magelang menyediakan pendampingan intensif guna memaksimalkan hasil inovasi yang dikembangkan, sebelum di edarkan di masyarakat. Salah satu tim pengembang inovasi Bangrap IPTEK menciptakan inovasi digital berupa aplikasi kompresi gambar dengan nama “FastImageMin” yang di kembangkan untuk memperkecil ukuran gambar sebagai solusi optimalisasi ruang penyimpanan. Kegiatan pendampingan yang dilakukan berfokus pada pemberian arahan dan bimbingan kepada tim pengembang inovasi Bangrap IPTEK guna meastikan produk yang di hasilkan siap untuk digunakan dimasyarakat. Dimana hasil dari proses bimbingan yang di berikan dapat memaksimalkan inovasi yang di hasilkan oleh tim pengembang. Dari kegiatan pendampingan yang dilakukan untuk tim pengembang, dapat disimpulkan bahwa aplikasi yang dikembangkan telah siap di gunakan oleh masyarakat.
Pelatihan Public Speaking Calon Duta Lingkungan Kolah Banyu di Padukuhan Kroco, Sendangsari, Kulon Progo Benge, Defaullo Andrean Ronaldino; Primayoga, Alan; Winarno, Joko; Effendi, Tirta Meidival; Setyawan, Imanuel Calvin; Sinaga, Sultoni Wijaya; Lestari, Sisilia Endah; Setyaningsih, Emy
Indonesian Journal of Community Service and Innovation (IJCOSIN) Vol 5 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i1.1606

Abstract

Sekolah Sampah Bantala Abyudaya (Kolam Banyu) was established to instill awareness of environmental preservation. Therefore, Kolah Banyu, with its noble goal, needs environmental ambassadors who can speak in public to achieve this. The PPK Ormawa Team of BEM Universitas AKPRIND Indonesia tried to help overcome this problem by holding public speaking training. This training aims to improve the skills and confidence of prospective Kolah Banyu environmental ambassadors. The public speaking training targets PIK-R Mekar Asri Padukuhan Kroco, Sendangsari, Pengasih Kulon Progo, who will later act as environmental ambassadors at Kolah Banyu. Based on the results of the pre-test and post-test, the average pre-test score of participants was 41.62 with a standard deviation of 6.60, while the average post-test score increased to 81.47 with a standard deviation of 6.10. The paired t-test showed a t-statistic of -28.305 and a p-value of 0.000, while the Wilcoxon test gave a statistical value of 0.0 and a p-value of around 1.16e-10. These tests indicate that the training effectively increased knowledge, confidence, and public speaking skills. In addition, no participants experienced a decrease in scores, proving that all participants experienced increased knowledge and skills with a 95% confidence level.
The CNN Model with YOLO Architecture for Ultrasonography Images in Early Breast Cancer Detection Ayuningtyas, Astika; Wintolo, Hero; Sumari, Arwin Datumaya Wahyudi; Setyaningsih, Emy; Pujiastuti, Asih; Honggowibowo, Anton Setiawan; Nuryatno, Edi Triono; Kusumaningrum, Anggraini
Journal of Applied Data Sciences Vol 6, No 2: MAY 2025
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v6i2.587

Abstract

The rapid development of object detection technology has opened new opportunities in the healthcare sector, especially in early cancer detection. This paper presents a deep learning-based breast cancer detection system using ultrasound images. The primary goal of this study is to create a model that can effectively differentiate between malignant and benign breast tumors, assisting in early diagnosis. The proposed system employs the Convolutional Neural Network (CNN) algorithm with You Only Look Once version 5 (YOLOv5) architecture, which is renowned for its high speed and accuracy in object detection tasks. A dataset comprising 10,954 ultrasound images was used to train the model, with 70% allocated for training, 20% for validation, and 10% for testing. The study reveals that the model achieves a high accuracy rate of 92.8% for malignant tumor detection and 99.1% for benign tumors, with precision rates of 99.6% for malignant tumors and 97.5% for benign tumors. These results demonstrate the feasibility of the proposed model as a reliable tool for early breast cancer detection. The findings highlight the potential of deep learning in medical image processing, suggesting that this technology could be further developed into an accessible, efficient early detection system for breast cancer in clinical settings. Future research could explore the integration of additional imaging modalities and the application of this model in real-world healthcare environments
Co-Authors Achmad Fauzi Adi Kurniawan Agus Harjoko Agus Subekti Agus Yarcana Aisyah Suheryanti Al Faruq, Tsabit Faiz Alan Primayoga Alan Primayoga Ambarwati, Anisa Fitriana Amir Hamzah Amir Hamzah Amir Hamzah Anggraini Kusumaningrum, Anggraini Ani Purwanti Anindya Putra Sofianandita Anton Setiawan Honggowibowo Ardhana Adi Ramadhan Argaditia Mawadati Ariyana, Renna Yanwastika Arwin Datumaya Wahyudi Sumari Astika AyuningTyas, Astika Benge, Defaullo Benge, Defaullo Andrean Ronaldino Catur Iswahyudi Catur Iswahyudi Dedu, Maria Oktafiana Defrensia Apriliani Kasi Dewi Wahyuningtyas Dhamayanti, Katherina Irene Dian Analis Dimas Aditya Firmansah Dwi Setyowatie Dzakiya, Nurul Edhy Sutanta (Jurusan Teknik Informatika IST AKPRIND Yogyakarta) Edy Supriyanto Effendi, Tirta Meidival EL roy Abram Anugrahta Sitepu Eska Almuntaha Faradila, Niza Faradilla, Niza Fiorina Yunavania, Fiorina Fitri Novitasari Gatot Santoso Gatot Santoso Harmastuti - Harmastuti Harmastuti Harmastuti, Harmastuti Hasibuan, Albar Adetary Hendrik Saputra Hormat, Petronius I Wayan Budi Sentana Imelda Delila Sanam Istiari, Satiti Jihanto, M. Vinda Nur Joice Lumban Tobing Joko Winarno Katherina Irene Dhamayanti Khalil sidik Khalil Sidik Lazuardi Khairillah Baihaqi Listiyanto, Ziko M. Andang Novianta M. Vinda Nur Jihanto Manggala, Habib Eky Maulana Wahid, Rindo Mohamad Anas Muhammad Andang Novianta Muhammad Andang Novianta Muhammad Andang Novianta Muhammad Andang Supriatna, Muhammad Andang Muhammad Romi Atma Ramadhoni Muhammad, Nawafil Murni Yuniwati, Murni Naniek Widyastuti Naniek Widyastuti Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti Nidia Lestari Novianta, M. Andang Nur Annisa Syafitri Nurcahyo, Raden Wisnu Nuryatno, Edi Triono Perdiansa, Aldi Prabowo, Fajar Yulianto Prasetya, Dwi Sabda Budi Primayoga, Alan Pujiastuti, Asih Purnawan - Purnawan Purnawan Purnomo, Sekar Chairunnisa Ratna Wardani Reski Dahlia Ricky Aurelius Nurtanto Diaz Ricky Aurelius Nurtanto Diaz Rosalia Ningsi Feu Uskenat Said - Said Said, Said Samuel Kristiana Saputra, Hendrik Saputro Febri Satriawan Dini Hariyanto Sekar Chairunnisa Purnomo Sekar Chairunnisa Purnomo Seran, Vianney Laura Setyawan, Imanuel Calvin Shidiq F, Muhammad Simbolon, Yohana Christine Simbolon, Yohana Cristine Sinaga, Sultoni Wijaya Sisilia Endah Lestari, Sisilia Endah Slamet Hani, Slamet Suparni Setyowati Rahayu Surya, Godeliva Sang Suwanto Raharjo Toto Rusianto Uswathun Hanum Nur Rochimpratiwi Utubira, Berliana Isel Vianney Laura Seran Windyaning Ustyannie Wintolo, Hero Yoga, Alan Prima Yohana Fransiska Fallo Yuli Asriningtias Yuli Purwanto Yuli Purwanto Yuli Purwanto, Yuli Zahra, Nafisa Ananda Zasqia Dwi Navita