Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : peshum

Efektivitas Layanan Konseling Individu Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus Jannah, Mila Raudatul; Muhammad Zainul Hafiz; Fitri Yuliana; Moh Majdi; Baiq Mahyatun
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling individu dalam meningkatkan keterampilan komunikasi anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan gangguan autisme di SMP Negeri 2 Selong, Kabupaten Lombok Timur. Permasalahan utama yang dihadapi peserta adalah kesulitan berinteraksi dengan lingkungan sosial, respons komunikasi yang lambat, serta kecenderungan perilaku menyendiri dan mencari perhatian dengan cara negatif. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan pelaksanaan layanan konseling individu kepada tiga peserta didik autis. Proses konseling dilakukan secara bertahap melalui tahapan pembinaan hubungan, eksplorasi permasalahan, pemberian intervensi perilaku, serta penguatan positif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi verbal dan nonverbal peserta didik setelah menerima layanan konseling secara rutin. Siswa menjadi lebih mampu merespons pertanyaan guru, mengekspresikan perasaan, dan menunjukkan perilaku sosial yang lebih adaptif di lingkungan sekolah. Layanan konseling individu terbukti efektif dalam membantu anak autis meningkatkan keterampilan komunikasi serta menurunkan perilaku impulsif. Temuan ini memperkuat pentingnya peran guru BK dan konselor sekolah dalam memberikan dukungan psikopedagogis yang berkelanjutan bagi siswa berkebutuhan khusus.
Efektivitas Layanan Konseling Individu Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus Mila Raudatul Jannah; Muhammad Zainul Hafiz; Fitri Yuliana; Moh Majdi; Baiq Mahyatun
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling individu dalam meningkatkan keterampilan komunikasi anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan gangguan autisme di SMP Negeri 2 Selong, Kabupaten Lombok Timur. Permasalahan utama yang dihadapi peserta adalah kesulitan berinteraksi dengan lingkungan sosial, respons komunikasi yang lambat, serta kecenderungan perilaku menyendiri dan mencari perhatian dengan cara negatif. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan pelaksanaan layanan konseling individu kepada tiga peserta didik autis. Proses konseling dilakukan secara bertahap melalui tahapan pembinaan hubungan, eksplorasi permasalahan, pemberian intervensi perilaku, serta penguatan positif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi verbal dan nonverbal peserta didik setelah menerima layanan konseling secara rutin. Siswa menjadi lebih mampu merespons pertanyaan guru, mengekspresikan perasaan, dan menunjukkan perilaku sosial yang lebih adaptif di lingkungan sekolah. Layanan konseling individu terbukti efektif dalam membantu anak autis meningkatkan keterampilan komunikasi serta menurunkan perilaku impulsif. Temuan ini memperkuat pentingnya peran guru BK dan konselor sekolah dalam memberikan dukungan psikopedagogis yang berkelanjutan bagi siswa berkebutuhan khusus.
Pengembangan Pribadi Konselor sebagai Fondasi Profesionalitas Guru BK dalam Pelaksanaan Layanan Konseling di SMP/SMA: Studi Kualitatif Ahlun Nazali; Januariadi Januariadi; Baiq Mahyatun; Nia Aspari; Risma Juliana; Wardatul Jannah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19591

Abstract

Profesionalitas guru Bimbingan dan Konseling (BK) lazim dimaknai sebagai penguasaan teori, teknik asesmen, dan kemampuan menyusun program layanan, sementara kualitas pribadi konselor sebagai instrumen utama proses bantuan cenderung diabaikan. Artikel ini mengkaji secara kritis bagaimana pengembangan pribadi konselor berfungsi sebagai fondasi profesionalitas guru BK dalam pelaksanaan layanan konseling di SMP dan SMA, dengan menelaah bentuk-bentuk pengembangan pribadi yang ditempuh guru BK, peran pengembangan tersebut dalam membangun profesionalitas, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Kajian dibangun di atas kerangka konseptual yang merangkai lima dimensi pengembangan pribadi (kesadaran diri, kematangan emosional, kemampuan refleksi, kompetensi interpersonal, dan integritas pribadi) dengan empat indikator profesionalitas guru BK (efektivitas hubungan konseling, kualitas layanan, pengambilan keputusan etis, dan kesinambungan pengembangan kompetensi). Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap enam guru BK aktif anggota MGBK Lombok Timur, NTB, dilengkapi studi dokumentasi kegiatan MGBK Oktober 2025. Hasil menunjukkan bahwa keenam informan menempuh berbagai bentuk pengembangan diri (pelatihan Kurikulum Merdeka, workshop program layanan, bimbingan teknis asesmen, supervisi akademik, forum MGBK) yang konsisten berdampak positif terhadap kesadaran profesional, kompetensi interpersonal, dan integritas etika mereka, di tengah tantangan struktural berulang seperti miskonsepsi peran guru BK sebagai “polisi sekolah”, rasio siswa yang jauh melampaui kapasitas ideal, beban administratif, dan ambiguitas pembagian tugas dengan wali kelas. Telaah pustaka memperkuat temuan ini: kelima dimensi pengembangan pribadi berkorelasi konsisten dengan keberhasilan hubungan terapeutik, sementara beban administratif, ambiguitas peran, dan keterbatasan supervisi klinis menjadi penghambat struktural yang berulang muncul dalam literatur konseling sekolah, baik di Indonesia maupun mancanegara. Artikel ini menegaskan bahwa penguatan profesionalitas guru BK menuntut ekosistem pengembangan profesi yang secara sengaja memfasilitasi pertumbuhan pribadi konselor secara berkelanjutan dan didukung kebijakan satuan pendidikan.
Co-Authors Ahlun Nazali Alengka, Novi Alpian Wahyudi Anisa Sapira Ariyanti, Azzahra Tshani Aulia, Hartati Azizah, Silvia Nur Azzahra Tshani Ariyanti Baiq Desi Dwi Arianti Baiq Mayda Dwi Elinda D. Cantika Rismadi Denda Wanda Ariani Desi Ariska Devi Aprilia Dewi Yulianti Dewi Yulianti Dian Purnomo Doa Cut Choly Belian S Doa Cut Choly Berlian S Eka Lili A lmayanti Fatini, Laila Fitri Aulia Fitri Yuliana Fitri Yuliana Hanin Ulya Hardianti, Sari Hartati Aulia Hesya Fadila Imtiyaz Huzain Jailani Imam Nawawi Zain Indah Sofianita Indra Surya Ali Jannah, Mila Raudatul Januariadi Januariadi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kurnia Wahyuli Kuswanto, Heri Laela Nurul Fitri Laila Fatini Lalu Erpan Suryadi Latif Hamidi Luk Luil Adni Luski Meri Alfin M. Abdul Latif M. Ilham Pauzani Maman Asrobi Marfuatun Marfuatun Marfuatun Marfu’atun, Marfu’atun Mariana Astuti Maulidiana Zain Mila Raudatul Jannah Miranti, Purna Moh Majdi Moh Majdi Muhamad Takiuddin Muhammad Djamaluddin Muhammad Jauhari Ramadhan Muhammad Zainul Hafiz Muhammad Zainul Hafiz Muliani Aslehatun Musifuddin Muzayyin Fanani Nabila, Siti Nadia Utari, Baiq Zalwa Nadia, Salwa Nanang Ervia Nengsi Nia Aspari Nia Fitriani, Nia Ningsih, Yuni Rahma Nurazella Nurlaila Syipa Unnupus Nurul Hidayatul Husna Padiatun Hasanah Rabiatun Adawiyah Ratna Aida Hifzi Inayatika Rini Sugiartini Riskika, Melani Risma Juliana Rizkia Maulida Saopian Azhari Sari Hardianti Shofiyanti, Dessy Silmi Rostiana Silvia Nur Azizah Sintiya Pratiwi Siti Nabila Soleha, Sri Bagiatus Sridewi Supriyani Syofiyanti, Desy Tina Hasuki Uswatun Hasanah Wardatul Jannah Widiyanti Yuliana Asmiati Yuliana Eka Safitri