Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat Dengan Benar Pada Nasyiatul Aisyiyah Desa Surodadi Pemalang: Health Education on Guidelines for Proper Medicine Handling (DUSE: Dispense, Use, Store, Eliminate) for the Women's Group of Nasyiatul Aisyiyah in Surodadi Village of Pemalang Indonesia Wiharti, Irda Rizky; Fatkhiya, Musa Fitri; Murty, Daru Anggara
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7325

Abstract

Pengobatan mandiri sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia dengan pembelian obat tanpa resep di apotek atau toko obat, yang membuat kurangnya edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan, penyimpanan, serta pembuangan obat yang tidak tepat. Program edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) ini diadakan di Desa Surodadi Pemalang Jawa Tengah yang melibatkan ibu-ibu anggota organisasi Nasyiatul Aisyiyah sebagai perwakilan komunitas yang berperan penting dalam menyebarluaskan informasi kesehatan di lingkungan sekitar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya para perempuan tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Metode yang digunakan adalah presentasi dan penyuluhan serta pembagian buku saku. Peserta kegiatan ini berjumlah 50 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias pada saat pemaparan materi dan aktif melakukan tanya jawab mengenai DAGUSIBU. Pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat tentang mengelola obat dengan baik dan benar.
Proyek P5 Kearifan Lokal : Pelatihan Pembuatan Batik Interior Pada Siswa MAN 1 Pekalongan Lestari, Rizki; Sasongko, Aditya Dimas Wahyu; Maghfiroh, Maghfiroh; Murty, Daru Anggara; Widadi, Zahir; Agama, Dimas Pandu Setia
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/abdms.v5i1.4005

Abstract

Batik merupakan identitas bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan, dilindungi dan dikembangkan. Pekalongan sebagai Kota Batik Dunia, memiliki ekosistem batik yang lengkap. Batik sudah menjadi keseharian masyarakat Pekalongan. Dalam upaya internalisasi nilai-nilai budaya sekaligus memberikan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam menciptakan produk yang mempunyai nilai ekonomi dilakukan pelatihan pembuatan batik interior pada peserta didik kelas X MAN 1 Kota Pekalongan. Program ini sekaligus sebagai upaya implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dari kurikulum merdeka dengan tema kearifan lokal. Dalam program, dilakukan proses sosialisasi tentang definisi, jenis, aspek penggunaan dan teknik pembuatan batik pada peserta didik. Berdasarkan hasil evaluasi program, tercapai rat-rata peningkatan sebesar 56,67% tingkat pengetahuan maupun keterampilan peserta didik dalam mengimplementasikan Proyek P5 dengan tema kearifan lokal, dalam hal ini adalah batik.
Penguatan Daya Saing UMKM Rengginang Singkong Sebagai Oleh-oleh Khas Pekalongan Melalui Inovasi Produk dan Digitalisasi Pemasaran Muhardono, Ari; Satrio, Danang; Murty, Daru Anggara; Syafa, Muhammad Arju; Maroah, Siti
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1223

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM Rengginang Singkong di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Mitra menghadapi kendala keterbatasan alat produksi, kemasan sederhana, dan pemasaran tradisional. Untuk mengatasinya, tim PKM memberikan solusi berbasis teknologi dan inovasi pada dua aspek yaitu produksi dan pemasaran digital. Pada aspek produksi, mitra menerima bantuan mesin pengupas, mesin parut, mesin peras adonan, dan mesin press kemasan untuk meningkatkan efisiensi, kapasitas, serta kualitas produk. Pada aspek pemasaran, dikembangkan website profil UMKM dan E-commerce UMKM, Google Profil Bisnis, pembuatan kemasan modern serta pelatihan pengelolaan media sosial (Facebook, Instagram, TikTok). Hasil Kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 500 menjadi 750–1000 bungkus per bulan, serta pengembangan tiga varian produk yaitu varian original, pedas, dan rendang. Kemasan rengginang singkong kini tampil lebih menarik, dan mulai dikenal melalui kanal digital. Program ini memberikan manfaat nyata berupa peningkatan produktivitas, perluasan pasar, serta penguatan citra dan daya saing UMKM Rengginang Singkong.
Pembuatan desain batik motif jlamprang menggunakan aplikasi ibis paint x sebagai dasar perencanaan produksi Maulidia, Hana; Murty, Daru Anggara; Sasongko, Aditya Dimas Wahyu
Canting : Jurnal Batik Indonesia Vol 1 No 1 (2024): Canting: Jurnal Batik Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pekalongan bekerjasama dengan Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik (APPBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/canting.v1i1.170

Abstract

When making batik designs, you must be able to utilize the latest technology. Mobile phones are a vital necessity for human life. This must be utilized in the process of creating digital batik designs. Ibis Paint X can be used as a basis for production planning in digital batik designs with jlamprang motif. This research is qualitative research where the data is presented in the form of descriptions and pictures. Each stage of design creation is documented in the form of images and videos. The data collection methods used are observation, observation, literature study and documentation methods. Every batik production process must go through a planning process which aims to achieve production efficiency. The digital batik designs that have been created are used as a basis for planning batik production starting from the preparation process, wax gluing, coloring and wax removal. The entire process can be identified in advance with this digital batik design. Because the estimated results to be achieved have already been determined. This certainly makes it easier for craftsmen to determine production costs and estimated processing time.
Penciptaan motif batik kabumian sebagai ikon Kabupaten Kebumen Khafis, Mohamad Syahrul; Murty, Daru Anggara; Sasongko, Aditya Dimas Wahyu
Canting : Jurnal Batik Indonesia Vol 1 No 1 (2024): Canting: Jurnal Batik Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pekalongan bekerjasama dengan Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik (APPBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/canting.v1i1.173

Abstract

Each region has local potential which is visualized in the form of art. However, there are several regions that do not yet have the characteristics of batik in that area. One of them is Kebumen Regency. Creating batik motifs inspired by natural potential and icons in Kebumen Regency, knowing how to visualize and how to apply them to written batik. Descriptive qualitative methods, with interviews, literature studies, observation, documentation and visual studies were used in this research. The research results show that after going through several exploration processes looking for existing potential, there are 5 sources of ideas used as the main motif, namely rice, coconut, swallows, boats, and shrimp. The batik cloth is made using the written batik technique and the dyeing process using the dyeing technique. The dyes used are indigosol o4b, ib, and 14r which are fixed using HCl and nitrite solutions. The results of this study, the batik made contains 5 elements that are the reference or icon of Kebumen Regency and in the future can become the characteristic batik of Kebumen Regency.
Penggunaan Bakteri Indigenous Sebagai Agen Biodegradasi Senyawa Logam Berat Pada Limbah Batik Ariadi, Heri; Maghfiroh, Maghfiroh; Murty, Daru Anggara
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 41 No. 2 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v41i2.8030

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan bakteri indigenous sebagai agen biodegradasi senyawa logam berat pada cairan limbah batik. Metode penelitian yang digunakan adalah experiment design pada skala laboratorium dengan durasi perlakuan selama 24 jam. Hassil uji SEM menunjukkan terdapat kesamaan profil bakteri selama perlakuan. Dari perlakuan yang dilakukan didapatkan hasil bahwa logam Zn adalah yang paling efektif tereduksi, yaitu : terjadi penurunan 49.29 mg/L menjadi 41.20 mg/L pada limbah batik tulis; terjadi penurunan 43.71 mg/L menjadi 37.21 mg/L pada limbah batik cap; terjadi penurunan 53.08 mg/L menjadi 48.28 mg/L pada limbah batik printing; dan penurunan dari 42.81 mg/L menjadi 40.81 mg/L pada limbah air sungai. Perlakuan bakteri indigenous juga cukup efektif dalam menurunkan limbah BOD, COD, TSS, dan bahan organik, yaitu : penurunan BOD (6.72-9.04 menjadi 5.89-8.46 mg/L), penurunan COD (4.20-5.89 menjadi 4.02-5.89 mg/L), bahan organik (110-128 menjadi 89-95 mg/L) dan peningkatan oksigen terlarut (2.28-3.96 menjadi 3.09-4.57 mg/L). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan bakteri indigenous mampu mengurangi tingkat konsentrasi parameter logam berat dan senyawa kimia di limbah cair batik secara persisten dengan parameter logam berat yang paling efektif tereduksi adalah Zn.
Eksplorasi Dinamika Kreatif Estetika Visual Pada Karya Marengo Batik Melalui Pendekatan Nirmana Dalam Upaya Mitigasi Krisis Identitas Sasongko, Aditya Dimas Wahyu; Lestari, Rizki; Murty, Daru Anggara; Maghfiroh, Maghfiroh; A, Saghira Nurul; Suryani, Ririn; Farhan, Fainuza; Maghfiroh, Lailatul; T.A., Najua Izzamilhaq
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i2.8955

Abstract

Krisis identitas merupakan fenomena yang sering dihadapi individu dalam masyarakat modern, di mana perubahan sosial dan budaya dapat menyebabkan pergeseran makna diri. Salah satu pendekatan untuk mengatasi hal ini adalah melalui seni, di mana proses kreatif menjadi sarana ekspresi dan refleksi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran nirmana sebagai teori praktis dalam dinamika kreatif yang terdapat pada karya marenggo batik yang dinilai mewakili karakter generasi muda dalam berkarya dan memiliki nilai estetika untuk mitigasi krisis identitas. Nirmana, yang berasal dari bahasa Jawa yang berarti "bentuk" atau "struktur", menjadi teori ekspresif dalam menciptakan karya seni yang mampu menggali dan memperkuat jati diri. Dalam konteks ini, estetika visual berfungsi sebagai media komunikasi yang mampu mengungkapkan makna dan nilai-nilai dalam menghadapi kebingungan identitas. Proses kreatif melalui nirmana tidak hanya menciptakan karya visual, tetapi juga membantu individu untuk menyusun ulang dan menemukan kembali identitasnya dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini mengkaji bagaimana nirmana dapat mengoptimalkan proses kreatif dalam penciptaan karya seni khususnya pada bidang batik yang berpotensi memberikan solusi terhadap krisis identitas pada generasi muda
Business Feasibility Analysis Based on Marketing Strategy in Printed Batik Imitation MSMEs (A Case Study of MEA Batik Pekalongan) Daru Anggara Murty; Muhammad Naoval Haris; Saghira Nurul Adhifa
Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis Vol 13, No 1 (2026): Juni
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jsmb.v13i1.34009

Abstract

The development of digital marketing has encouraged Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to utilize online platforms to enhance sales and business sustainability. However, the effectiveness of these strategies must be assessed alongside financial feasibility. This study aims to analyze the feasibility of a printed batik imitation MSME, MEA Batik Pekalongan, based on its digital marketing strategies through Shopee, TikTok, and Telegram. A quantitative descriptive approach was employed, supported by qualitative analysis through interviews, observations, and documentation of sales and production cost data. Financial feasibility was evaluated using Break Even Point (BEP), Payback Period (PP), and Benefit-Cost Ratio (B/C). The results show a monthly gross revenue of IDR 52,050,000 with a net profit of IDR 10,342,625. The BEP of 423 units per month is lower than actual sales of 875 units, while the Payback Period is achieved in approximately 2 months, with a B/C ratio of 1.29. Telegram yields the highest profit margin, while Shopee and TikTok expand market reach. Overall, multi-platform digital marketing integration improves profitability and indicates that the business is financially feasible for further development.
Edukasi Beyond Use Date dan Expiration Date Obat Bagi Ibu-Ibu PKK Bendan Kergon Pekalongan: Health Education on Beyond-Use Date and Expiration Date of Drugs for Women's Group of PKK Bendan Kergon Village Pekalongan City Irda Rizky Wiharti; Musa Fitri Fatkhiya; Daru Anggara Murty
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8690

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK mengenai perbedaan antara Beyond-use date (BUD) dan Expiration date (ED) pada obat. Rendahnya kesadaran masyarakat tentang batas waktu penggunaan obat yang aman dapat menyebabkan penyimpanan serta penggunaan obat yang tidak tepat sehingga menurunkan efektivitasnya. Kegiatan dilaksanakan dengan metode active learning melalui ceramah interaktif, diskusi, dan pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan diikuti oleh 60 peserta dari ibu-ibu PKK kelurahan Bendan Kergon, kota Pekalongan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 30 meningkat menjadi 70 pada post-test. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan dan mampu memahami pentingnya memperhatikan BUD dan ED dalam penyimpanan obat di rumah. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional.
Pelatihan Transfer Printing Menggunakan Kertas Minyak bagi Peserta Didik di SMK Negeri 3 Pekalongan : Transfer Printing Training Using Oil Paper for Students at SMK Negeri 3 Pekalongan Muhammad Naoval Haris; Dwi Kumalasari; Aditya Dimas Wahyu Sasongko; Maghfiroh Maghfiroh; Daru Anggara Murty; Rizki Lestari; Zahir Widadi; Lailatul Maghfiroh; Auril Flora Amelia; Ririn Suryani; Saghira Nurul Adhifa; Fainuzha Farhan Basyaib
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 10 NOMOR 2 JULI 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v10i2.28296

Abstract

Kota Pekalongan merupakan salah satu sentra industri batik nasional dengan ratusan unit usaha batik yang membutuhkan sumber daya manusia terampil dan adaptif terhadap perkembangan teknologi tekstil. Salah satu teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri adalah transfer printing menggunakan kertas minyak yang lebih praktis, efisien, dan minim limbah cair dibandingkan teknik konvensional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan transfer printing menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) serta menganalisis peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa. Pelatihan diikuti oleh 36 siswa Program Keahlian Teknologi Tekstil SMK Negeri 3 Pekalongan melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode pelatihan meliputi penyampaian materi, praktik pembuatan media cetak dari kertas minyak, aplikasi desain, dan proses heat press. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman tentang transfer printing dari 88,9% menjadi 100%, perbedaan transfer printing dengan pencapan batik dari 55,6% menjadi 94,4%, penggunaan kain dari 83,3% menjadi 100%, serta pentingnya mesin heat press dari 83,3% menjadi 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, kreativitas, serta kesiapan siswa menghadapi kebutuhan industri tekstil modern.