p-Index From 2021 - 2026
5.599
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies INFERENSI JURNAL AKUNTANSI UNIVERSITAS JEMBER Jurnal Ekonomi Islam Al-Iktisab: Journal of Islamic Economic Law Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) JURNAL PENELITIAN RELIGIA Journal of Islamic Monetary Economics and Finance Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi (JENSI) Journal of Digital Marketing and Halal Industry Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks Mabny : Journal of Sharia Management and Business Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Ekonomi dan Bisnis Journal of Islamic Economics Jurnal Pengabdian Multidisiplin Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis Journal of International Conference Proceedings Millah: Journal of Religious Studies Jurnal Ekonomi Islam Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Velocity: Journal of Sharia Finance and Banking Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman JIM : Journal Of International Management Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (Jebisma) Jurnal Hukum Islam Jurnal Penelitian Akuntansi Journal of Islamic economics Perspectives (JIEP) IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Journal of Noesantara Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Investing in the Afterlife as a Bridge to Financial Freedom (Study on Pekalongan City BWI Representative) Sibyani, Hidayatul; Mukarromah, Fitri; Adinugraha, Hendri Hermawan; Shulthoni, Muhammad
AL- IKTISAB Journal of Islamic Economic Law Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : University of Darusssalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/al-iktisab.v6i1.7329

Abstract

••• English ••• Most people believe that financial independence has a large amount of money, goods, and assets. What is meant by financial independence is not only having a lot of money, goods, and assets, but the magnitude is in the financial goals that must be met. However, people who care about the hereafter will assume that whatever they do is compatible with happiness in the afterlife. This research uses empirical studies and descriptive analysis in the form of a mixture of field research and library research conducted using qualitative research strategies. This research uses primary data obtained from interviews and direct observations at the Indonesian Waqf Board of Pekalongan city, as well as secondary data obtained from publications, books, internet, previous research, and other relevant reference sources. The technique used in primary data collection is through interviews with related parties and direct observation in the field. The results of this research are as a Muslim who is oriented to the afterlife, there is awareness for Muslims who have assets that are considered valuable and have been calculated when the object is donated will not harm their family as Islamic teachings that cash waqf. A beloved treasure is a charity that will not harm his family break up because it will help him when experiencing difficulties in the hereafter and the urgency of this waqf, the property belongs to Allah and must be returned to Allah for the benefit of others. All activities are fully entrusted to the head of BWI Pekalongan city. ••• Indonesian ••• Kebanyakan orang percaya bahwa kemandirian finansial memiliki sejumlah besar uang, barang, dan aset. Yang dimaksud dengan kemandirian finansial bukan hanya memiliki banyak uang, barang, dan aset, tetapi besarnya ada pada tujuan finansial yang harus dipenuhi. Namun, orang-orang yang peduli pada akhirat akan menganggap bahwa apapun yang mereka lakukan itu sesuai dengan kebahagiaan di akhirat. Penelitian ini menggunakan studi empiris dan analisis deskriptif berupa campuran penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan yang dilakukan dengan menggunakan strategi penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara dan observasi langsung di Badan Wakaf Indonesia kota Pekalongan, serta data sekunder yang diperoleh dari publikasi, buku, internet, penelitian terdahulu, dan sumber referensi lain yang relevan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data primer adalah melalui wawancara dengan pihak terkait dan observasi langsung di lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai seorang Muslim yang berorientasi pada akhirat, ada kesadaran bagi umat Islam yang memiliki harta yang dianggap berharga dan telah diperhitungkan ketika benda tersebut dihibahkan tidak akan merugikan keluarganya sebagaimana ajaran Islam yaitu wakaf uang. Harta yang dicintai adalah sedekah yang tidak akan merugikan keluarganya karena akan membantunya ketika mengalami kesulitan di akhirat, dan pentingnya wakaf ini, harta itu milik Allah dan harus dikembalikan kepada Allah untuk kepentingan orang lain. Seluruh kegiatan dipercayakan sepenuhnya kepada kepala BWI kota Pekalongan.
Pelatihan Manajemen Wakaf Produktif pada Nadzir di Lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo Akhmad Arif Rifan; Pribawa E Pantas; Miftah Khilmi Hidayatulloh; Muhammad Shulthoni
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202404799000

Abstract

Mitra dalam kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) ini adalah Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta. adapun permasalahan yang dihadapi mitra meliputi beberapa hal. Pertama, Kurangnya pengetahuan teoritis (aspek hukum, sejarah, dan potensi aset) wakaf, Minimnya kemampuan praktis dalam pengelolaan aset wakaf secara produktif dan profesional di para nadzir daerah Kulon Progo. Minimnya informasi dan pendampingan pengelolaan aset wakaf produktif..Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari pada tanggal 17 dan 18 Juli 2022 dan tanggal 18 dan 19 september 2022. Adapun metode yang digunakan untuk mencapai tujuan program PPM dibagi dalam 4 tahap, yaitu; 1) Tahap persiapan terkait kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan assessment dan FGD 2) Tahap pelatihan untuk manajerial nadzir, 3) Pendampingan atau pembinaan untuk merencanakan pengembangan aset wakaf 4) Evaluasi untuk mengukur keberhasilan dari kegiatan yang telah dilaksanakan, meliputi evaluasi proses, akhir, dan evaluasi tindak lanjut.
WAQF FUNDRAISING MANAGEMENT: A PROPOSAL FOR A SUSTAINABLE FINANCE OF THE WAQF INSTITUTIONS Shulthoni, Muhammad; Saad, Norma Md; Kayadibi, Saim; Ariffin, Muhammad Irwan
Journal of Islamic Monetary Economics and Finance Vol 3 (2018): SPECIAL ISSUE
Publisher : Bank Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.476 KB) | DOI: 10.21098/jimf.v3i0.776

Abstract

This paper studies the theoretical structure of financing for Islamic philanthropy in the form of waqf or endowment by looking at the past and present forms of waqf. Waqf is expected to play a more important role to tackle current social and educational issues, where financial sustainability has become one of the greatest challenges faced by waqf institutions. Using the content and thematic analysis approaches, this paper reviews the practice of successful waqf institutions and summarizes the features that are significant to a successful waqf fundraising and management. The paper analyses three models that are suitable for innovation and management of waqf fundraising: Venture Philanthropy of Waqf Model (VPWM), Value-Based Capital Model of Waqf (VBCM), and Social Enterprise Waqf Fund Model (SEWF). The paper then investigates the possibility of applying the Management by Objectives (MBO) framework to improve the overall management of waqf institutions. The discussions are hoped to be able to contribute towards developing a better fundraising and management of waqf institutions.
What is the Model of Sharia Marketing in Islamic Microfinance Institutions? Shulthoni, Muhammad; Hermawan Adinugraha, Hendri; Rumiyati, Eva; Imani, Fathrezza; Achmad, Dliyaudin
Journal of Digital Marketing and Halal Industry Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jdmhi.2023.5.1.15351

Abstract

The rapid growth of BMT in Indonesia has not been matched by good marketing practices in the field. The main problems of BMT are weak funding and tight competition among BMTs. This study aims to describe an analysis of the concept, implementation, and strategy of sharia marketing in BTM Jawa Tengah. This research uses a qualitative descriptive approach using a case study type of research. The object of this research is BTM Jawa Tengah. The primary data for this study is information from interviews, with employees at BTM Jawa Tengah, namely the chairman, marketing department, and cashier. The secondary data of this research are in the form of official documents, books, journals, research results, and other data that are closely related to the subject of this research. Data collection procedures carried out are by way of observation, interviews, and documentation. Data analysis in this qualitative research uses descriptive analysis. The results of this study conclude that in general the concept of Sharia marketing in BTM Jawa Tengah is Sharia-driven or is driven by Sharia as a source of law that is oriented towards meeting the needs and desires of BTM Jawa Tengah consumers and creating value for them as long as it does not conflict with the Qur’an. and Hadith. The implementation of Sharia marketing at BTM Jawa Tengah uses the characteristics of Sharia marketing that uphold fairness, honesty, and transparency regarding margin setting and profit sharing and uses the nine ethical principles of Islamic marketing, which shows that the marketing strategy at BTM Jawa Tengah is appropriate and meets the sharia marketing perspective. The Sharia marketing strategy carried out by BTM Jawa Tengah is by determining product and service market segmentation. BTM Jawa Tengah carries out marketing activities according to the target market. This is done by looking at the needs of prospective customers. The final strategy is to apply to the position and apply traditional, conventional, and Sharia marketing in combination and simultaneously. The theoretical implications of this research can strengthen existing Sharia marketing theories. Practically, the findings of this study serve as a reference for BMT managers who wish to apply the Sharia marketing model.
Pendampingan Pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) IPNU IPPNU SMK NU Kesesi Pekalongan Lutfi, Muhammad Imam; Ningrum, Vivi Avilia; Putri, Antika; Hermawan, Hendri; Shulthoni, Muhammad
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i1.35

Abstract

Perkembangan spiritual seseorang berlangsung melalui interaksi internal dan lingkungan eksternal secara resiprokal. Perkembangan internal spiritual pelajar semasa SMA memasuki masa kritis, usia dimana sedang mencari kebebasan untuk mengetahui jati diri dengan menunjukkan eksistensinya. Maka dibutuhkan kegiatan yang dapat mengembangkan kecerdasan spiritual misalnya Makesta. Tujuan kegiatan makesta ini adalah untuk menghasilkan kader-kader yang mampu membangkitkan NU di tengah masyarakat. Metode pendampingan ini menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pemateri, panitia dan peserta. IPNU IPPNU merupakan solusi cerdas yang dinilai mampu memberikan arahan kepada generasi muda, mengingat orientasi pendidikan dan pelatihan mereka lebih mengarah pada generasi muda dan sekolah. Materi yang diberikan pada kegiatan makesta ini adalah aswaja, Nuansa, CPB KPP, dan wawasan kebangsaan. Didapatkan kesimpulan bahwa signifikansi kecerdasan spiritual siswa melalui pendampingan Makesta IPNU IPPNU SMK NU KESESI, dengan enam jalur yaitu: Pertama, melalui penugasan. Kedua, melalui pola asuh. Ketiga, melalui pengetahuan. Keempat, melalui perubahan pribadi (kreativitas). Kelima, melalui persaudaraan. Keenam, melalui kepemimpinan pengabdian. Bangkitkan kembali NU di tengah masyarakat.
Eskalasi Literasi Teknologi Informasi di Desa Kemiri Dalam Rangka Membangun Smart Village System Menuju Masyarakat Madani Shulthoni, Moch; Anugerah, Eza Gusti; Roziq, Ahmad
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 7 No. 2 (2023): June
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v7i2.384

Abstract

Desa Kemiri merupakan salah satu desa yang terletak di sebelah barat Kabupaten Jember. Potensi wisata dan kuliner Desa Kemiri belum banyak di eksplor karena Desa Kemiri belum memiliki website resmi desa sebagai pusat informasi dan sarana komunikasi serta sebagai publikasi segala potensi yang ada di desa. Kegiatan Program Desa Binaan ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember melalui eskalasi pengetahuan dan pemahaman teknologi informasi yang bermanfaat dan selalu up-to-date dalam penyampaian informasinya dan berdaya guna secara maksimal. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini melalui beberapa tahapan, yaitu 1) Sosialisasi Program 2) Pemaparan materi tentang pengetahuan dan ketrampilan mengenai pengenalan internet dan website 3) pembuatan e-mail bagi perangkat desa 4) Menyusun konten website 5) Evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah konten website desa terlihat sudah terkini dengan bertambahnya informasi yang ditampilkan, bertambahnya pengetahuan dan ketrampilan Kepala Desa, dan perangkat Desa Kemiri dalam mengelola dan mengembangkan website desa.
Tariq Ramadan’s View on Western Muslims Identity: Between Nation and God’s Revelation Khirzul Haq, Fardana; Shulthoni, Muhammad; Mukhlis, Fahrudin
Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): January-June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/progresiva.v11i01.20496

Abstract

The Western civilization is often considered to be more advanced than any other civilizations. Many people who think that western civilization is always in contradiction with Islamic values. Such this thing, it is written by Samuel P. Huntington that the West would have clash against Islam. The tragedy of 11 September 2001 was a historic event that made the world condemned this action. Some Muslim terrorists launched an attack on the West. Since then, the Western Countries are always alert to everything related to Islam. They think Islam is a threat to the survival of democracy and secularism. Tariq Ramadan Suggested that western Muslims must understand their identity as Western Muslims in order to be accepted in the West and tackle all negative views of Western people which are against them. They can have multiple identities depending on the situation they faced. There are four principles in their identity they are Faith, the understanding of the text and context, education (teaching) and participation. By participating without losing the first of those four principles, means Muslims able and should participate in realizing the integration of Western culture, with carrying on Islamic Values in order to be a significant contribution which equals Islamization.
STRATEGY FOR IMPLEMENTING CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) IN THE BATANG INTEGRATED INDUSTRIAL AREA: REALISING SUSTAINABLE DEVELOPMENT THROUGH ECONOMIC EMPOWERMENT OF LOCAL COMMUNITIES: UIN K.H ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN Pramono, Sigit; Rasa Putra, Augasta Eka; Shulthoni, Muhammad
Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (JEBISMA) Vol 2 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Media Edutama Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70197/jebisma.v2i2.74

Abstract

This study aims to explore the implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) programs carried out by the Batang Integrated Industrial Estate (KITB) in empowering the local community economy in three sub-districts around the industrial area. The main focus of this study is to analyze the impact of CSR programs such as competency-based work skills training, Mandarin language training, and support for MSMEs on local economic development. The research method used is a qualitative approach with a descriptive method, which involves collecting primary data through interviews with informants from various related parties and secondary data from literature studies and documentation. The results of the study indicate that the KITB CSR program has succeeded in improving the competence of the local workforce and expanding economic opportunities through various initiatives, such as skills training and MSME empowerment. The Mandarin language training program has also proven effective in improving the competitiveness of local communities in communicating with investors from China. However, challenges related to low community participation, cross-sector coordination, and program sustainability still need to be addressed. In conclusion, the KITB CSR program has made a significant contribution to the economic empowerment of local communities, but it needs improvement in terms of coordination and sustainability to achieve more optimal results.
Eksplorasi Faktor-Faktor Kunci dalam Pemilihan Investasi Reksadana Syariah pada Generasi Z: Eksplorasi Faktor-Faktor Kunci dalam Pemilihan Investasi Reksadana Syariah pada Generasi Z Suci, Atsheila; Muhammad Shulthoni; Hendri Hermawan Adinugraha
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 November 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi faktor-faktor apa saja yang menjadi kunci utama dalam pemilihan investasi reksadana syariah pada Generasi Z. mereka tumbuh dalam era kemajuan teknologi yang sangat pesat serta terbiasa dengan akses internet yang sangat cepat sehingga pengetahuan dan teknologi menjadi lebih diandalkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan obsevasi, wawancara dan studi dokumentasi dalam memperoleh dan mengolah data. Teknik purposing sampling juga diterapkan guna memilih informan berdasarkan persyaratan dan kriteria penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah adanya faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi generasi Z dalam berinvestasi pada reksadana syariah. Dimana faktor internalnya meliputi pemahaman agama dan literasi keuangan. Pemahaman agama yang kuat tentang prinsip syariah untuk menghindari riba dan hal-hal lain yang dilarang dalam islam serta literasi keuangan yang lebih tinggi biasanya menunjukkan kesiapan dan percaya diri yang lebih besar bagi Generasi Z dalam berinvestasi, sedangkan faktor eksternalnya meliputi aksebilitas teknologi dan edukasi investasi. Teknologi yang tersedia dan inisiatif edukasi digital yang sejalan dengan kebutuhan dan gaya hidup Generasi Z membuat mereka lebih yakin dalam memilih investasi syariah dibandingkan dengan konvensional. Selain itu, pentingnya platform digital yang mudah diakses untuk edukasi keuangan juga menjadi pendorong bagi Generasi Z dalam berinvestasi di reksadana syariah.
PERAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA MELALUI KEGIATAN UMKM DI DESA WIRODITAN Nida Aqbila; Hendri Hermawan Adinugraha; Muhammad Shulthoni
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/joie.v4i2.9949

Abstract

Introduction: In the ever-evolving digital age, significant social changes have transformed the roles and contributions of women in society. Women are not only required to fulfill their responsibilities as mothers and wives, but also to pursue careers and overcome the challenges that arise from dual demands. Women's involvement in the workforce can have a positive impact on the family economy, such as improved welfare through the acquisition of relevant resources and knowledge. But on the other hand, the increased workload can also reduce the time they have for family. This study aims to find out more about the role of women in improving the family economy through MSME activities in Wiroditan village. The research employs a qualitative approach with a descriptive method, including observation, interviews, and documentation. Results: This paper shows that economic activities that are possible to be carried out by women are the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) sector where there are at least two main reasons for choosing these businesses, namely the lack of capital and the type of business that can be done at home so that it does not require additional capital to rent a business location. Conclusion: This study explains that housewives and women in Wiroditan Village rely on their trading skills to supplement household income. Only a few of them have skilled jobs in various industries. 
Co-Authors . Misbakhudin . Nalim Achmad Tubagus Surur Achmad, Dliyaudin Adinugraha , Hendri Hermawan Ahmad Roziq Akhmad Arif Rifan Akhmad Arif Rifan Al-Kasyaf, Muhammad Zheeva Andrean, Rizky Anugerah, Eza Gusti Ariffin, Muhammad Irwan Asna, Naila Tamamil Auligya Asy'Ari Bahtiar Effendi Deni Lubis Desyandri Desyandri Dewi Puspitasari Dewi Puspitasari Dian Indah Sukma Rini Dizzy Asrinda Siswi Ramadhani Drajat Stiawan Erininda , Wafika Eza Gusti Anugerah Fahrudin Mukhlis Falikhah, Anis Nala Fitri Mukarromah Hasanah, Afifa Nur Hendri Hermawan Hendri Hermawan Adinugraha Hendri Setiyo Wibowo Hermawan Adinugraha, Hendri Hidayatul Sibyani Hidayatulloh, Miftah Khilmi Ike Aprilia Trisdianti Imani, Fathrezza Imeldalia, Vanesaa Karismatun Khasanah Khirzul Haq, Fardana Kuraniyah, Atikotul lailatullatifa Lutfi, Muhammad Imam M. Khoirul Hasbi Asiddiqi Misbakhudin Muh. Izzat Firdausi Muhammad Irwan Ariffin Muhammad Irwan Ariffin Muhammad Khoirul Fikri Mukarromah, Fitri Mulyono Jamal Nabila, Anissa Putri Nabila, Gusthyta Putri Nalim Nida Aqbila Ningrum, Vivi Avilia Norma Md Saad Norma Md Saad Nur Hisamuddin Oktaviana, Tri Cahya Pribawa E Pantas Putri, Antika Putriningsih, Saniyah Raden Alamsyah Sutantio Rasa Putra, Augasta Eka Riduwan Riduwan Ririn Irmadariyani Risqiawati, Iiq Nahyu Rizky Darmawan, Rizky Rumiyati, Eva Saad, Norma Md Sadali, Ayatullah Safa Rizki Ananda Saim Kayadibi Saim Kayadibi, Saim Shofiahtu Adita Sibyani, Hidayatul Sigit Pramono Siti Komariyah Suci, Atsheila Syakirunni'am, Luqman Syifa Izzati Anzania Putri Yunita Wulandari