Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Laju Aliran Air pada Pengujian Jomini terhadap Sifat Mampu Keras dan Struktur Mikro Baja AISI 1045 Iftika Philo Wardani; Hery Irawan; Vuri Ayu Setyowati; Saiful Fuadi Firdaus
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.492 KB)

Abstract

AISI 1045 merupakan material yang umum digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan roda gigi, dimana pada proses manufakturingnya ini perlu diperhatikan pula sifat mampu kerasnya. Sifat mampu keras pada manufacturing roda gigi ini dapat didekati dengan pengujian jomini. Pengujian jomini dilakukan sesuai dengan standart ASTM A255 dengan menggunakan air sebagai media pendinginnya dan variasi laju aliran prndingin sebesar 0.22 L/detik, 0.27 L/detik, dan 0.32 L/detik. Dari penelitian ini diketahui bahwa dengan proses pengujian jomini ini didapatkan struktur mikro yang berupa martensit dan ferit, hal ini diindikasikan dari daerah gelap yang meruncing pada foto struktur mikronya. Dari foto struktur mikronya dapat diketahui pula bahwa semakin besar laju aliran pendingin maka semakin banyak pula martensit yang terbentuk. Selain itu dari nilai kekerasan dan grafik yang dihasilkan dengan pengujian kekerasan Rockwell type C didapatkan kesimpulan pula bahwa laju aliran pendingin paling baik adalah laju aliran 0.27 L/detik, hal ini diindikasikan dari nilai kekerasannya yang paling tinggi pada titik uji ke 15 serta slope grafiknya pada laju aliran ini paling landai dibandingkan laju aliran yang lain.
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN SERBUK BIJI ASAM JAWA (Tamarindus indica) DALAM MENURUNKAN TSS PADA LIMBA CAIR TAHU DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA Hery Irawan; Rochmawati Rochmawati; Asmadi Asmadi
Jumantik Vol 2, No 1 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1491.19 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v2i1.155

Abstract

Limbah cair tahu mengandung padatan tersuspensi maupun terlarut, padatan tersuspensi dapat mengurangi penetrasi sinar matahari ke dalam air, sehingga dapat mempengaruhi regenerasi oksigen dan fotosintesis. Pengendapan dan penguraian bahan-bahan organik dapat juga mengurangi kualitas perairan yang akan mempengaruhi kekeruhan air. Rumusan masalah dalam penelitian ini mengenai berapa efektivitas penambahan serbuk biji asam jawa dalam menurunkan kadar TSS pada limbah cair tahu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penambahan serbuk biji asam jawa (tamarindus indica) dalam menurunkan TSS limbah cair tahu, mengukur nilai TSS limbah cair tahu sebelum dan setelah penambahan serbuk biji asam jawa dan mengukur efektivitas dosis 300 mg/l, 400 mg/l, 500 mg/l, 600 mg/l dan 700 mg/l serbuk biji asam jawa yang paling optimal dalam menurunkan TSS limbah cair tahu. Penelitian ini bersifat eksperimen, menggunakan desain eksperimen semu (quasi eksperiment design) denganrancangan one group pretest posttest. Jumlah total sampel penelitian ini sebanyak 30 limbah cair tahu. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kesehatan Lingkungan Poltekes untuk dilakukan uji jartest dan selanjutnya sampel di analisis di Laboratorium Kualitas dan Kesehatan Lahan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan nilai TSS sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Nilai TSS limbah cair tahu sebelum ditambahkan koagulan serbuk biji asam jawa sebesar 2937,6 mg/l dan setelah penambahan koagulan serbuk biji asam jawa menjadi 1401,6 mg/l. Dosis serbuk biji asam jawa yang paling optimal dalam menurunkan kadar TSS limbah cair tahu adalah dosis 600 mg/l dengan tingkat efektivitas sebesar 54,104%.
Kebijakan Pertahanan Jepang Terhadap Keterlibatan Self Defense Force (SDF) Dalam United Nations Peacekeeping Operations (UN-PKO) (Studi Kasus: PKO di Sudan Selatan Tahun 2011-2017) Hery Irawan; Khairur Rizki; Zulkarnain Zulkarnain
Indonesian Journal of Global Discourse Vol. 3 No. 2 (2021): Indonesian Journal of Global Discourse
Publisher : The Department of International Relations Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ijgd.v3i2.34

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze how the development of Japan's defense policy affects the involvement of the Self Defense Force (SDF) in the United Nations Peacekeeping Operations (UN-PKO) especially in South Sudan in 2011-2017. This paper uses qualitative descriptive research model with secondary data. The data collection technique used is the study of literature by taking various reading sources such as books, journals, articles, official government portals as well as international news portals. Data analysis using Miles and Huberman models, namely the data collection stage, the data reduction stage, the data presentation stage, and the conclusion drawing stage. The results of this study show that the development of Japan's defense policy is influenced by Japan's response to international environmental conditions, strategy, defense doctrine, defense policy making process, changing military civil relations patterns, and relations with China and North Korea in the form of enmity. This further impacted the expansion of the role and responsibility of the Japanese SDF in peacekeeping operations, particularly PKO in South Sudan in 2011-2017. Keywords: Defense Policy, Self Defense Force, Peace Operations (PKO), Civil-Military Relations, South Sudan.
SISTEM KENDALI DAN MONITORING AIR CONDITIONER PADA ELEKTRIK ROOM CONTAINER CRANE BERBASIS ANDROID DENGAN SISTEM INTERNET OF THINGS Andy Suryowinoto; Ilman Andi Pramono; Chandra Widyanto; Hery Irawan
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A container crane is a crane used for loading and unloading containers at the port, one of which can function to lift containers from and to cargo ships. This crane propulsion system uses a mechanical system that is controlled by an electrical device that is cooled by an air conditioner. Therefore, a room temperature monitoring system is needed and the recording of cooling running hours is still done manually by officers, so it is still less efficient and effective. For this reason, researchers conducted research to be able to monitor and control the cooling system on an electric room container crane using the Internet of Things. The purpose of this study is to make it easier for officers to monitor the temperature of the container crane room so that the cooling air conditioner can work efficiently. The method on this prototype device has manual mode and automatic mode. In manual mode, the AC cooler will turn on and off depending on the switches in the application. In automatic mode, the cooling air conditioner will turn on and off depending on the given set point temperature. This tool also records the total running hour of the cooling air conditioner, so that officers can monitor how long the cooling air conditioner has been operating. In the main part of the hardware required embedded ESP32 for data connection and a real-time clock for scheduling tool operations. Tests, several times, found an average delay of about 3 seconds displayed on the application. Where the speed of data transmission is very dependent on internet speed so if the data connection is interrupted, it results in delays in data transmission. Overall, the device can work well according to its function.
Perhitungan Biaya Manufaktur Kinerja Mesin Pencacah Botol Plastik Tipe Gunting Hery Irawan; Gigih Benfisa; M Thoriq Utomo; Khafid Zeinanda; Rivaldo Antartika
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah saat ini masih menjadi masalah yang sulit untuk dikendalikan terutama sampah botol plastik, Sampah botol plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai dalam timbunan tanah. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk menanggulanginya ialah dengan melakukan pencacahan, agar hasil dari proses pencacahan tersebut dapat di olah kembali menjadi barang yang dapat digunakan lagi. Pada penelitian ini saya menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan cara pengambilan data secara langsung dengan desain alat sebagai langkah pertama dilanjutkan proses pembuatan alat, setelah itu dilakukanlah 2 proses pengambilan data yaitu Analisis Sistem Manufaktur dan Uji kinerja mesin pencacah botol plastik tipe gunting. Tahap selanjutnya ialah perhitungan data dimulai dari analisis manufaktur untuk mengetahui lama pembuatan, biaya produksi, dan nilai ekonomis mesin dengan metode BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, waktu produksi (Tp) =2083,3 menit/batch, laju produksi 0,028 unit/jam, dengan waktu pengerjaan selama 8 jam/shift maka, MLT sebesar 201,35 jam/batch. Biaya produksi Rp. 6.943.133/unit, harga jual alat (P) sebesar Rp. 7.984.602 Laba yang diperoleh sebanyak Rp. 1.041.469/bulan. dengan BEP (Q) atas dasar unit = 1 unit dan, BEP dalam Rupiah sebesar Rp. 5.911.357. Periode pengembalian modal Payback mesin pencacah botol plastik tipe gunting yaitu selama 2 bulan. Hasil dari pengujian kinerja mesin dilakukan perbandingan antara 2 screen yaitu (Lingkaran Hexagonal) ∅ lubang 2,5 cm menunjukkan bahwa screen lingkaran ≥ hexagonal dengan nilai kapasitas waktu pemotongan 2,12 kg/jam dan efisiensi hasil cacahan 88,3 %Kata Kunci : Daur Ulang, Botol Platik, Mesin Pencacah, Studi Waktu, BEP
Proses Manufaktur Alat Pelebur Plastik Dan Pencetak Paving Block Berbahahan Dasar Sampah Plastik Berbasis Sistem Pneumatik Dengan Pemanas Listrik Arief Prasetio Nugroho; Hery Irawan; Ayu Setyaning Sayekti Poesoko; Dias Saputra; Dani Fitriyanto; Mochammad Zadith Taqwa
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada mulanya masyarakat kurang akan pengetahuan betapa banyaknya sampah plastik yang ada di dunia ini yang tidak bisa terurai secara alami dan sangat berbahaya bagi lingkungan hidup jika sampah plastik tidak dikelola dengan baik. Maka dari itu dibuat alat pengolahan sampah plastik yang berfungsi sebagai pelebur dan pencetak paving block. Alat ini memiliki 3 bagian utama yaitu, tungku peleburan, pemanas, dan pengepresan yang dapat mempermudah dan lebih efisien dalam pembuatan paving block berbahan dasar sampah plastik. Komponen dalam pembuatan alat ini juga sangat mudah di jumpai dan mudah dioperasikan oleh siapapun dengan sistem penggunaan yang dapat dibilang tidak terlalu rumit. Proses manufaktur alat ini meliputi persiapan material dan proses pemesinan (pemotongan,pengelasan,pembubutan,drilling,dan pengecatan). Setelah alat jadi dilakukan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan perhitungan waktu produksi.kemudian dilakukan uji coba alat sampai menghasilkan paving block.Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan harga pokok produksi (HPP) senilai Rp. 7.462.055, dan waktu proses produksi total 11,6 jam. Sedangkan hasil pengujian tekan paving mencapai beban 49 KN dengan kuat tekan sebesar 2,99 Mpa.
Analisis Penerapan Metode Rapid Prototyping Dalam Pembuatan Prototipe Dan Optimization Perubahan Diameter Pulley Pada Mesin Maker Di PT. XYZ Dana Mekarona; Ayu Setyaning Sayekti Poesoko; Hery Irawan
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan prototipe pada industri manufaktur berkembang dengan sangat pesat, berawal dari pembuatan secara konvensional kemudian dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin perkakas yang membentuk kontur permukaan dengan melakukan pemotongan pada benda kerja. Lalu pembuatan prototipe jaman sekarang berkembang sangat pesat dan biasa disebut Rapid Prototyping. Dibidang manufaktur rapid prototyping mempunyai keunggulan yaitu mencetak suatu produk dengan cepat dan tepat walaupun pada produk yang kompleks sekalipun. Pada penelitian ini akan dikaji penerapan rapid prototyping dalam pembuatan prototipe pulley yang diameter nya diperbesar untuk mengoptimalkan produksi dari mesin maker. Penelitian dilakukan memakai perangkat rapid prototyping tipe Fused Deposition Modelling (FDM) yakni 3D Printing. Bahan filament yang digunakan yaitu jenis polymer Polylactic Acid (PLA). Spesimen yang dihasilkan selanjutnya akan dianalisa kelebihan dan kekurangannya. Setelah dilakukan analisis dan perhitungan, diperoleh nilai produksi mesin maker bertambah 13% dari yang sebelumnya menghasilkan 7.225 cigarette/menit menjadi 8.308,6 cigarette/menit dengan mengubah diameter pulley motor dari yang sebelumnya 20 cm menjadi 23 cm. Selain itu juga perlu ada perbaikan dan perubahan dalam hal penjadwalan maintenance mesin dan pemahaman mengenai target produksi pada pekerja dikarenakan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) berada dibawah nilai idealnya yaitu 85%. 
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BAGI NELAYAN NAMBANGAN KELURAHAN KEDUNG COWEK KECAMATAN BULAK “PENYULUHAN PERAWATAN MESIN KAPAL NELAYAN” Syamsuri; Miftahul Ulum; Bambang Setyono; Suheni; Dwi Khusna; Gatot Setyono; Ardi Noerpamoengkas; Desmas Arifianto P; Vuri Ayu S; Ahmad Yusuf I; Hery Irawan; Hasan Syafik M
Journal of Science and Social Development Vol. 2 No. 2 (2019): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v2i2.177

Abstract

Fishing at sea is part of the livelihood of coastal communities. In the sea conditions there are a lot of obstacles experienced by fishermen, one of which is when the engine experiences lose compression which causes the engine to die so that fishermen will find it difficult to change positions or if they want to land. For this reason, this community service done to help the fishermen in knowing the symptoms and disturbance experienced by the engines that they use on the ship by taking care as well as maintenance that will be done when they encounter problems. The coastal community of nambangan is one of the economic centers in the marine sector that produces a variety of processed seafood both food and decoration located in Surabaya. From field observations and direct interviews with the head of the local fishing community, there were three focusses aspects of this community service program, namely the engine problems, troubleshooting, and the engine maintenance. The counseling, was hoped that the fishermen will be able to understand and maintenance the condition of their ship's engine in order to minimize obstacles when they are at sea. And also to increase their sea products food and processed seafood products in order to meet consumer demand.
PENGABDIAN MASYARAKAT PENYULUHAN PERAKITAN LAMPU PENERANGAN BERTENAGA SURYA KEPADA MASYARAKAT NAMBANGAN Syamsuri; Miftahul Ulum; Bambang Setyono; Gatot Setyono; Suheni; Dwi Khusna; Ali Khomsah; Ardi Noerpamoengkas; Desmas Arifianto Patriawan; Vuri Ayu Setyowati; Hery Irawan; Hasan Syafik Maulana; Zain Lillahulhaq; Iftika Philo Wardani; Frizka Vietanti; Ahmad Anas Arifin; Afira Ainur Rosidah
Journal of Science and Social Development Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v3i1.285

Abstract

Kampung Nambangan Perak is located in Kelurahan Kedung Cowek, Bulak District, Surabaya, East Java. The majority of Nambangan residents work as fishermen. The Nambangan community is still unfamiliar with the use of alternative energy such as solar cells to replace fuel oil. The road access of village environment was only illuminated independently by installed map of people’s residents. The dim road conditions can cause a sense of alertness to residents and road users who spent the night. In addition, the installation of lamps with greater power can burden the economy of residents due to rising electricity prices. Based on field observations and direct interviews with local residents, there were three focuses aspects of this community service program, namely the introduction of alternative energy to residents, installation and guidance of lamp maintenance equipped with solar panels. Along with the implementation of guidance and education program for the Nambangan community, it is hoped that the residents will understand and feel familiar with the availability of alternative energy. The residents are also expected to be able to apply the use of alternative energy in their daily life. In addition, residents are expected to be able to carry out the process of assembling and maintaining alternative energy sources, especially solar panels.
Analisis Laju Korosi Baja Ss-Aisi 304 Media Air Laut, Air Payau, dan Air Kolam Pada Rangka Mesin Pakan Ikan Otomatis Irawan, Hery; Ali, Muhamad Iqbal; Kanaka, Arga Winda
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi merupakan degradasi atau kerusakan suatu logam material akibat interaksi dari suatu material logam dengan zat kimia yang ada di lingkungannya. Laju korosi adalah kecepatan penurunan kualitas bahan atau material terhadap waktu. Stainless steel 304 merupakan baja tahan karat yang mengandung chromium (Cr). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat laju korosi dari stainless steel, mengetahui perbedaan laju korosi pada media perendaman air laut, air payau, dan juga air kolam. Kaidah yang dipakai didalam penelitian ini adalah metode kehilangan berat atau weight loss yaitu perhitungan kecepatan berdasarkan berat yang hilang yang disebkan oleh korosi yang sudah diatur di dalam standar ASTM G31-72. Dari penelitian ini didapatkan nilai terbesar hasil perhitungan laju korosi pada spesimen A media perendaman air laut adalah 0,0356634 mmpy mpy, spesimen B media perendaman air payau adalah 0,021972 mmpy, dan spesimen C media perendaman air kolam adalah 0,018247 mmpy. Untuk nilai lifetime yang didapat adalah 84,124 tahun pada spesimen A media perendaman air laut, 136,537 tahun pada media perendaman air payau, dan 164,41 tahun pada media perendaman air kolam. Tingkat salinitas air sangat berpengaruh terhadap laju korosi. Laju korosi tertinggi terjadi pada spesimen A dengan media perendaman air laut. Jadi semakin besar laju korosinya, semakin kecil usia stainless steel.