Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Konsep Perwakafan Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif Naufal, Yamani; Rifqy Aqil Pratama; Muhammad Yusuf Aditya; Hery Irawan
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 5 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/12n1da53

Abstract

Penelitian ini  memberikan kajian yuridis terhadap konsep wakaf dalam hukum islam maupun hukum positif. Wakaf menjadikan wakaf identik dengan tanah milik, maka dalam Undang-Undang Wakaf yang baru ini konsep wakaf mengandung dimensi yang sangat luas. Ia mencakup harta tidak bergerak maupun yang bergerak, termasuk wakaf uang yang penggunaannya sangat luas, tidak terbatas untuk pendirian tempat ibadah dan sosial keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode legal resarch dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statue apperach). Variasi penanganan wakaf antara hukum Islam dan perundang-undangan di Indonesia dapat menimbulkan masalah hukum, terutama terkait dengan benda wakaf yang bergerak. Transformasi sosial mempengaruhi perwakafan, memerlukan reformasi hukum untuk mengatur wakaf demi kemajuan bangsa. eraturan perundang-undangan mengatur objek wakaf seperti uang, saham, dan hak intelektual, yang harus dikembangkan sesuai kebutuhan sosial. Peradilan Agama memiliki peran dalam menangani sengketa wakaf, yang harus digunakan untuk kepentingan umum dan kesejahteraan masyarakat.
Analisis Kekuatan Rangka Pada Desain Mesin Pencacah Ban Multifungsi dengan menggunakan Metode Finete Element Analysis Irawan, Hery; Alkhakim, Akhmad Khudaifa; Sasongko, Sukendro Broto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran lingkungan akibat sampah ban yang sulit terurai secara alami menjadi masalah serius, terutama di Indonesia, yang menghadapi lonjakan jumlah sampah ban yang terus meningkat. Rancangan mesin ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat pencacah ban yang dapat mengubah sampah ban menjadi butiran karet, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Alat ini terdiri dari komponen utama, yakni rangka dan pencacah, yang memudahkan proses daur ulang ban. Proses pembuatan alat menggunakan bahan steel mild dengan profil hollow 50 x 50 x 2 mm dan mampu menahan beban hingga 1.608,84 N. Sistem operasional alat ini sederhana dan mudah dioperasikan, dengan motor listrik arus AC 3.7 kW, 220v, dan 50Hz yang menggerakkan mesin melalui gearbox dan rantai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini efektif dalam mencacah ban untuk menjadi butiran karet, berkontribusi dalam mengurangi sampah ban, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan. Dengan desain yang efisien dan komponen yang mudah didapat, alat ini diharapkan menjadi solusi praktis dan bermanfaat dalam pengelolaan sampah ban di masyarakat.Kata Kunci : pencemaran lingkungan, sampah ban, daur ulang, alat pencacah ban,Analisis kekuatan rangka, dan Metode finite element analysis.
ANALYSIS OF BATTERY ENDURANCE OF GT-VP 1500 WATT ELECTRIC MOTORBIKE Novanto, Fahmi setia; Irawan, Hery
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRACTThis research evaluates the efficiency of the KK Super Graphene battery in the GT-VP 1500-Watt electric motorcycle across both flat and inclined terrains. It begins with a literature review to gather relevant information, followed by material preparation, track selection, and an initial test of the electric motorcycle without current limitations on the 1500-watt BLDC motor. Test data were collected and analysed to compare performance differences between flat and inclined terrains. The study aims to assess the battery's efficiency under current limitations of the 1500-watt BLDC motor based on the findings. The test results for battery power consumption on flat terrain indicated a runtime of 14.75 hours at a speed of 15 km/h, 8.80 hours at 20 km/h, and 7.56 hours at 30 km/h. Meanwhile, the battery runtime on inclined terrain decreased to 8.08 hours at 15 km/h, 7.05 hours at 20 km/h, and 4.54 hours at 30 km/h. Keywords: electric motorbike battery, BLDC motor, speed
Analisis Proses Manufaktur pada Mesin Pencacah Ban Multifungsi Berpenggerak Motor Listrik Roihan, Andy Akbar; Irawan, Hery
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The amount of waste from used tires in Indonesia continues to grow each year. Since used tires are challenging to decompose, various efforts are being made to repurpose and reduce this waste. One such solution involves using a tire shredder machine, which breaks down tires into smaller pieces, making them easier to recycle or use as raw materials in various industries. This machine helps mitigate the environmental impact of used tires by preventing them from accumulation. The components for developing this machine are readily available, and it features a user-friendly system that is easy to operate. The manufacturing process of the tire shredder machine involves several steps: material and tool preparation, measurement, cutting, welding, turning, drilling, and time management. Once assembled, the production cost (HPP) and production time are calculated. A test run is then performed to ensure the machine achieves the desired shred size. The machine frame is constructed from hollow steel (50 x 50 x 2 mm). Based on the calculations, the production cost (HPP) amounts to IDR 19,882,976.31, with a total production time of 225.86 seconds. 
Dinamika Kualitas Air dan Kepadatan Plankton Terhadap Pertumbuhan Ikan Nilem (Osteochilus vittatus) di Kolam Budidaya Desa Beji, Kedungbanteng, Banyumas Astuti, Wahyu Widi; Sayidina, Aprilia; Sabrina, Aulia Putri; Widhi, Raut Nugrahening; Hidayati, Nuning Vita; Samudra, Sesilia Rani; Irawan, Hery
MAIYAH Vol 4 No 1 (2025): Maiyah : Vol. 4 No. 1 Maret 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2025.4.1.15613

Abstract

Water quality becomes an important parameter to observe in aquaculture activities to understand its impact on fish growth. The objective of this research is to determine the effect of plankton density and the parameters of pH, temperature, and dissolved oxygen on the growth of Nilem fish (Osteochilus vittatus). The research was conducted from September 2024 to October 2024. The method used is quantitative, which includes plankton density, Nilem fish weight, and water quality, with the results presented as numerical data in the form of tables and graphs. The average temperature of the Nile tilapia cultivation pond is 32°C, dissolved oxygen with an average value of 4.95, and pH with an average value of 6. The highest fish growth rate was in the first week at 8.39%, followed by the fourth week at 7.29%, while the growth rates in the second and third weeks did not reach 5%. The results of the plankton density regression analysis found that 6% of the specific growth rate is influenced by this factor, while 94% is influenced by other factors. The correlation coefficient (r) obtained is 0.24 and the value of b = -11.611x (negative relationship). Based on PP No. 22 of 2021, the water quality value of this nilem fish farming pond still meets the water quality standard, but compared to the water quality for nilem fish farming, the average water quality value measured in this farming pond does not meet the standard. The observed plankton density over 4 weeks showed fluctuating results, and the growth rate of Nile tilapia also exhibited fluctuating results. The relationship between plankton density and the growth rate of Nile tilapia is classified as weak.
Kualitas Air dan Kelimpahan Plankton Pada Budidaya Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) Di Balai Benih Ikan (BBI) Kutasari Sahara, Lahira Bintang; Irawan, Hery; Suryanti, Ani
MAIYAH Vol 4 No 2 (2025): Maiyah : Vol. 4 No 2 Juni 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2025.4.2.16326

Abstract

Parameter kualitas air dibagi menjadi tiga yaitu fisika, kimia, dan biologi. Ikan gurami merupakan salah satu ikan air tawar yang dibudidayakan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui baku mutu yang baik pengukuran parameter kualitas air di kolam budidaya pembesaran ikan gurami (Osphronemus gouramy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai suhu 29,20-31,75°C sesuai dengan karena nilai suhu untuk ikan gurami 25-33°C. Nilai pH 6,51-8,91 artinya sesuai karena pH berkisar antara 6,5-9. Nilai DO yang didapatkan 5,60-9,78 mg/L sesuai karena nilai yang baik untuk pertumbuhan ikan gurami adalah 4-9 mg/L. Nilai kecerahan tidak sesuai karena hanya memperoleh 3,8-22,4 cm dan yang seharusnya yaitu 30-40 cm. Warna air kolam rata-rata berwarna bening kehijauan yang disertai dengan bau amis. Kelimpahan plankton terbanyak didapatkan dari fitoplankton yaitu spesies Phormidium sp dengan kelimpahan 3189,96 ind/L yang memiliki jumlah individu sebanyak 17 dan untuk dari zooplankton yaitu spesies Cyclopoid copepods yang nilainya 9945,17 ind/L serta memiliki jumlah individu sebanyak 53.
Quorum Sensing Inhibition pada Pembetukan Biofilm Salmonella typhi dengan Ekstrak Daun Cincau Hijau (Cyclea barbata Miers) Anjaini, Jefri; Simangunsong, Tohap; Irawan, Hery
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i2.7232

Abstract

Salmonella is one example of bacteria that can contaminate fishery products. It is one of the bacteria that most commonly infects people through contaminated food and drink. One management to reduce Salmonella in fishery products is using Biofilm. The biofilm mechanism formed from Salmonella typhi type bacteria can be inhibited from several intervention strategies that are able to disrupt and prevent biofilm formation. Green grass jelly leaf extract has antibacterial activity against S. typhi which is indicated by the formation of an inhibition zone due to the activity of flavonoid compounds. denaturing proteins and damaging bacterial cell membranes, flavonoids can also function as antibacterials by forming complex compounds that attack extrinsic proteins and inhibit biofilm formation by inhibiting the expression of icaA and icaD genes. flavonoids form complex compounds against extracellular proteins, which disrupt the integrity of the bacterial cell membrane. It does so by denaturing bacterial cell proteins and damaging the cell membrane beyond repair.
Pelatihan Kewirausahaan Manajemen Usaha dan Keuangan: Pentingnya Pemahaman Dinamika Kelompok kepada Pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas Anjaini, Jefri; Irawan, Hery; Simangunsong, Tohap
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5952

Abstract

Pelatihan ini bertujuan sebagai pengembangan dan penyesuaian pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari perspektif teori-teori dinamika kelompok dalam pengembangan organisasi. Pelatihan ini dilakukan dengan pemaparan materi dinamika kelompok dalam kelompok pelaku UMKM. Beberapa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dinamika kelompok pada pelatihan ini bagi pemilik UMKM yaitu; (1) membangun komunikasi yang terbuka dan jujur antar anggota kelompok; (2) mempromosikan kolaborasi dan dukungan timbal balik dalam kelompok; (3) menyediakan fasilitas dan ruang untuk diskusi serta menghargai pendapat setiap anggota kelompok; dan (4) membuat kesepakatan dan aturan yang jelas untuk dapat dilaksanakan oleh semua pihak dalam tim kerja. Peserta kegiatan pelatihan kewirausahaan ini pada awal pelatihan telah diberikan evaluasi awal berbentuk pretest untuk mengetahui kemampuan awal pemilik usaha kecil dan menengah dan memetakan dinamika kelompok. Hasil evaluasi awal yang berbentuk pretest didapatkan bahwa nilai rata-rata peserta pelatihan sebesar 53,48. Setelah pretest diberikan maka kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai dinamika kelompok kepada peserta pelatihan kewirausahaan diselingi dengan kegiatan diskusi dan tanya jawab. Pada akhir kegiatan dilakukan posttest untuk mengetahui kemampuan akhir para pemilik UMKM setelah pelatihan. Posttest yang dilakukan setelah pelatihan menunjukkan nilai rata-rata peserta pelatihan sebesar 71,98. Hasil evaluasi setelah posttest menunjukkan bahwa pemahaman para peserta pelatihan UMKM telah meningkat sebesar 18,49 atau 34,57%. Pelatihan ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan baru para pelaku usaha agar semakin meningkatkan kinerja, kemampuan manajemen usaha, membangun ikatan dan hubungan yang lebih kuat dalam internal, menghindari terjadinya konflik internal, serta mesti mengutamakan kepentingan bersama demi kesejahteraan bersama.
Evaluasi Efektivitas Pelatihan Pengembangan Aplikasi Berbasis Platform CEISA 4.0 Menggunakan Metode Kirkpatrick Level 3 Cedaryana, Cedaryana; Zulianto, Wahyu; Firmansyah, Fauzhan; Irawan, Hery
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i6.59506

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi pelatihan sebagai investasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam konteks transformasi digital. Pelatihan Pengembangan Aplikasi Berbasis Platform CEISA 4.0 yang diselenggarakan secara blended learning oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bertujuan meningkatkan kompetensi teknis pegawai. Namun, efektivitas pelatihan perlu dinilai secara komprehensif, terutama pada tingkat perubahan perilaku kerja (level 3 model Kirkpatrick). Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dampak pelatihan terhadap perilaku kerja peserta menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner 360° yang melibatkan 27 alumni pelatihan, atasan, dan rekan kerja. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi perilaku kerja sebesar 2,94 poin, terutama dalam pengujian keamanan sistem dan perancangan antarmuka pengguna. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Namun, evaluasi level 4 (dampak organisasi) belum dilakukan, sehingga rekomendasi penelitian mencakup penyelarasan materi pelatihan dengan kebutuhan peserta serta pengembangan alat ukur untuk menilai dampak strategis pelatihan terhadap kinerja organisasi.
The Impact of Telecommunications Infrastructure, Fintech, and E-Commerce on Economic Growth in Indonesia Irawan, Hery; Yunani, Ahmad; Rahmini, Noor
ENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIES Vol. 8 No. 3 (2025): ENDLESS: International Journal of Future Studies
Publisher : Global Writing Academica Researching & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/endlessjournal.v8i3.356

Abstract

This study aims to investigate how the development of telecommunications infrastructure, fintech, and e-commerce influences economic growth in Indonesia. It employs a quantitative approach using secondary data and time series analysis from 2020 to 2023. The telecommunications infrastructure is represented by fixed broadband and mobile cellular subscriptions, while the fintech aspect is evaluated through the value of transactions in fintech, and e-commerce is assessed based on its transaction values. The findings reveal a significant positive correlation, both simultaneously and individually, among telecommunications infrastructure, fintech, and e-commerce in relation to economic growth in Indonesia.