Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Early Childhood Patience by Using a Storytelling Approach Yayuk Titis Ningsih; Cicilia Ika Rahayu Nita; Sarah Emanuel Hariyono
Bulletin of Pedagogical Research Vol. 5 No. 3 (2025): Bulletin of Pedagogical Research
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bpr.v5i3.2190

Abstract

Patience is an important aspect of early childhood social-emotional development, as it plays a role in children's ability to regulate emotions, wait for their turn, and complete tasks. Initial observations at Al Azhar Playgroup (KB Al Azhar) indicated that most children aged 4–5 years still demonstrated impatient behavior during learning activities. This study aims to improve early childhood patience through the implementation of a mindfulness approach using storytelling media. The research employed a qualitative approach with a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, consisting of the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 15 children aged 4–5 years at KB Al Azhar. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data analysis used descriptive qualitative analysis techniques. The results showed that the implementation of the mindfulness approach through storytelling media significantly improved children's patience. Children became more able to wait for their turn, regulate their emotions, follow rules, and complete activities calmly. Therefore, the mindfulness approach through storytelling media is effective as a learning strategy to develop patience in early childhood.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun melalui Permainan Sirkuit Palola di KB Ar-Rohmah I Singosari Sulaipah; Cicilia Ika Rahayu Nita; Siti Muntomimah
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2026): CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v3i1.2253

Abstract

The aim of this research is to improve the gross motor skills of children aged 4–5 years through the application of the Palola circuit game at KB Ar-Rohmah I Singosari. Specifically, this study was directed to determine the process of implementing Palola circuit games as well as improving children's gross motor skills which include balance, agility, movement coordination and physical strength. This research method uses the Class Action Research (PTK) approach which is carried out in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementing actions, observation and reflection. The research subject was a 4–5 year old child at KB Ar-Rohmah I Singosari. Data collection techniques are carried out through observation, documentation and assessment sheets for children's gross motor abilities. Data analysis used qualitative and quantitative descriptive techniques by comparing the results of children's gross motor ability in pre-cycle, cycle I and cycle II. The research results show that the application of the Palola circuit game can improve the gross motor skills of children aged 4–5 years. This is shown by an increase in the percentage of children's gross motor skills achieved in each cycle. In pre-cycle, children's gross motor skills are in the low category. After taking action in cycle I, the child's gross motor skills have improved and are in the sufficient category. Furthermore, in cycle II there was a significant increase until it reached the good category. Thus, the Palola circuit game proved effective in improving the gross motor skills of 4–5 year old children at KB Ar-Rohmah I Singosari.
Penguatan Literasi Numerasi Melalui Program Pendampingan Penyusunan Soal di Sekolah Dasar Denna Delawanti Chrisyarani; Nyamik Rahayu Sesanti; Cicilia Ika Rahayu Nita; Yulianti Yulianti; Anindya Bidasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.4041

Abstract

Rendahnya capaian literasi numerasi di sekolah dasar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor peserta didik, tetapi juga keterbatasan kompetensi guru dalam menyusun soal yang sesuai dengan karakteristik literasi numerasi dan tuntutan Asesmen Nasional. Kondisi ini ditemukan di SDIT Insan Mulia Bululawang, Kabupaten Malang, berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan soal evaluasi bersifat prosedural, minim konteks kehidupan nyata, dan belum menuntut penalaran siswa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi numerasi melalui program pendampingan penyusunan soal literasi numerasi bagi guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah scientist–practitioner method melalui empat sesi pendampingan yang melibatkan 28 guru. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen soal sebelum dan sesudah pendampingan, lembar observasi, serta refleksi tertulis guru. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana dengan membandingkan skor kualitas soal berdasarkan indikator konteks, stimulus, dan tuntutan penalaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas soal dari kategori “cukup” menjadi “baik”. Kebaruan kegiatan ini terletak pada pendampingan intensif berbasis analisis dan revisi soal secara kolaboratif untuk mendukung penguatan literasi numerasi berkelanjutan. 
Pelatihan Pembelajaran Deep learning dan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence di Sekolah Dasar Farida Nur Kumala; Arnelia Dwi Yasa; Isa Anshori; Cicilia Ika Rahayunita; Dwi Agus Setiawan; Sri Rahayu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4610

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar masih banyak didominasi oleh pendekatan surface learning, sehingga kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah peserta didik. Di sisi lain, implementasi deep learning dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis artificial intelligence menjadi kebutuhan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran deep learning serta memanfaatkan media pembelajaran berbasis artificial intelligence. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Sukun 02 dan Sekolah Dasar Negeri Bumiayu 01 Kota Malang dengan menghadirkan pemateri internasional dari Eugeni d’Ors Secondary School, Barcelona. Peserta terdiri atas guru dari kedua sekolah serta empat sekolah dasar di sekitar Sekolah Dasar Negeri Bumiayu 01. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, diskusi, pendampingan, dan tindak lanjut implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai perbedaan surface learning dan deep learning, kemampuan merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta keterampilan memanfaatkan berbagai platform artificial intelligence untuk menyusun perangkat pembelajaran. Kesimpulan kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pemahaman guru dalam merancang pembelajaran berbasis deep learning.