Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI NILAI-NILAI KEPAHLAWANAN DEWI SARTIKA UNTUK PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI PK II MAN 1 DARUSSALAM CIAMIS Nia, Ine Sinta; Wijayanti, Yeni; Nurholis, Egi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai kepahlawanan Dewi Sartika serta untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai kepahlawanan Dewi Sartika untuk pembelajaran sejarah. Metode yang digunakan ialah metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan studi literatur, observasi, dan wawancara dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, guru sejarah, beberapa orang siswa MAN 1 Darussalam Ciamis, dan studi dokumentasi terhadap silabus dan RPP. Analisis data yang  digunakan terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai-nilai kepahlawanan Dewi Sartika ialah nilai keteladanan, nilai rela berkorban, nilai cinta tanah air, nilai kebersamaan, nilai kemerdekaan, nilai kesetaraan, nilai nasionalisme dan patriotisme. Nilai-nilai kepahlawanan Dewi Sartika yang dapat diimplemntasikan ialah selalu mengucapkan salam serta berbicara dengan sopan satun, senantiasa membantu dengan ikhlas, mengikuti upacara bendera serta menaati tata tertib, bergotong royong dalam menjaga lingkungan sekolah, mampu menentukan pilihan tanpa adanya interpretasi, menghargai perbedaan pendapat, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
NILAI ETIKA NASKAH AMANAT GALUNGGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS X IPS 1 SMA NEGERI 2 SINGAPARNA Alli, Ilham Rizkiana; Wijayanti, Yeni; Nurholis, Egi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.11957

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan nilai etika naskah Amanat Galunggung sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah di kelas X IPS 1 SMA Negari 2 Singaparna serta implementasinya. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi naskah Amanat Galunggung meliputi pemerintahan, agama, karakter dan sejarah. Adapun nilai yang terkandung didalamnya, pertaman nilai karakter diantaranya nilai religius, kepemimpinan, kejujuran, toleransi, kerja keras, semangat kebangsaan, cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, sosial, kreatif dan nilai peduli lingkungan, kedua nilai etika meliputi nilai sopan santun, menghargai perbedaan pendapat dan sikap rasa hormat kepada orang lain. Implementasi nilai etika naskah Amanat Galunggung sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah dilakukan sebanyak dua kali pertemuan dengan mengintegrasikan materi pembelajaran sejarah dan lingkungan sekolah untuk menciptakan karakter positif peserta didik. Hasil pembelajaran sejarah menggunakan naskah Amanat Galunggung dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik dengan motivasi untuk berbuat baik, berprilaku sopan santun dan melaksanakan perannya sebagai manusia.
PEMANFAATAN VIDEO PEMBELAJARAN SEJARAH MENGGUNAKAN MEDIA POWTOON MATERI PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA DI KELAS XI IPS MA MUJAHIDIN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS Nursifa, Dinda; Wijayanti, Yeni; Nurholis, Egi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.11950

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui proses pembelajaran sejarah dan mengetahui pemanfaatan video pembelajaran sejarah menggunakan media Powtoon materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di kelas XI IPS di MA Mujahidin Cipaku Kabupaten Ciamis. Penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik pegumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi pembelajaran sejarah di kelas, wawancara Wakil Kepala Madrasah bagian kurikulum, guru sejarah, siswa dan dokumentasi wawancara dan proses pembelajaran di kelas. Instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara, observasi dan telepon genggam.Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Proses pembelajaran sejarah berjalan kondusif guru mempersiapakan pembelajaran sesuai dengan RPP dan silabus. Proses pembelajaran menggunakan metode ceramah. Guru menggunakan media buku paket, internat dan papan tulis. Pembelajaran terasa jenuh dan membosankan. Pemanfaatan media Powtoon materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di kelas XI IPS MA Mujahidin guru menyiapkan materi. Sebelum pembelajaran di mulai mempersiapkan proyektor dan laptop untuk penayangan video. Pemanfaatan media Powtoon berjalan lancar dan kondusif, siswa fokus dan mudah memahami materi sehingga siswa menjadi lebih semangat dan antusias dalam belajar sejarah.
Paradigma Pedagogi Reflektif Terintegrasi Flipped Classroom pada Materi Majapahit Mempersatukan Nusantara Menggunakan Media Pembelajaran Peta Timbul Printina, Brigida Intan; Kusmayadi, Yadi; Nurholis, Egi
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.14309

Abstract

Paradigma Pedagogi Reflektif terintegrasi Flipped Classroom pada materi Majapahit mempersatukan nusantara merupakan implementasi pembelajaran yang dilakukan pada kelas Media Pembelajaran Sejarah menggunakan sarana peta timbul. Tujuan penelitian yang pertama menguraikan pengalaman pembelajaran dengan menggunakan Paradigma Pedagogi Reflektif terintegrasi Flipped Classroom menggunakan media pembelajaran peta timbul, yang kedua ialah menganalisis hasil pembelajaran dengan menggunakan Paradigma Pedagogi Reflektif terintegrasi Flipped classroom menggunakan media pembelajaran peta timbul. Metode penulisan menggunakan penelitian kualitatif, dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan.  Subjek penelitian ini ialah mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma angkatan 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dapat berdinamika dan menjawab hasil penugasan berdasarkan 3 nilai keutamaan dalam PPR yaitu  nilai Competence atau penggalian konteks didapatkan hasil rata-rata mahasiswa mendapatkan 87% tingkat pemahaman dalam penggalian konteks pemahaman materi,  Pada nilai Compassion penggalian pengalaman, ada sekitar 86% pengalaman yang didapat untuk memaknai dinamika pengerjaan proyek dan sebagian besar memahami bahwa pengerjaan proyek peta timbul memliki banyak tantangan. Mahasiswa mendapatkan nilai Conscience dengan cara merefleksikan proses pengalaman dan banyak yang merasa mendapatkan wawasan dan pemaknaan dari pengerjaan media pembelajaran peta timbul, karena ada sekitar 88% mahasiswa yang mampu menggali nilai ketelitian, kesabaran, kreativitas serta tanggungjawab. Tindak lanjut dari hasil pembelajaran bahwa ada 21 mahasiswa yang akan menggunakan media yang sama dengan alasan kebermaknaan dalam dinamika kelompok  dalam pengerjaannya, dan menambah kemampuan metakognitif untuk menemukan relevansi pembelajaran sejarah. Sedangkan ada 4 mahasiswa yang tidak menggungakan karena memakan waktu, tenaga dan biaya.
Nilai-Nilai Karakter Tradisi Merlawu Situs Ciluncat pada Masyarakat Desa Ciparigi Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis Fauzi, Ahmad Rizky; Wahyunita, Rina; Nurholis, Egi
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.10458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai Merlawu Ciluncat dan nilai-nilai karakter dalam tradisi merlawu pada masyarakat Desa Ciparigi, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis. Merlawu berawal dari asal kata lawuh yang berarti makanan, diberi awalan mer- sebagai bentuk “saling”, jadi Merlawu secara bahasa berarti berbagi makanan. Tradisi Merlawu adalah bentuk penghargaan dan mendo’akan leluhur atas segala jasanya terutama dalam penyebaran agama Islam. Selain itu juga sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Yang Maha Kuasa atas segala limpahan rezeki yang diberikan-Nya terutama dalam hal hasil bumi. Acara tersebut dilaksanakan satu tahun sekali tiap bulan Maulud (Rabi’ul Awal) tepatnya pada hari Jum’at di akhir bulan. Latar belakang penulisan adalah dengan adanya kajian nilai-nilai budaya sebagai wujud kearifan local, salah satunya ialah Tradisi Merlawu dinilai relevan untuk direvitalisasi, terutama dalam merespon krisis moral yang terjadi akhir-akhir ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Adapun teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, serta studi dokumen. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Prosesi pelaksanaan merlawu Ciluncat ini secara umum dibagi menjadi tiga tahap, yaitu: 1) Persiapan, 2) Acara Inti, dan 3) Makan Bersama (mer-lawuh). Masyarakat Ciparay memiliki nilai-nilai karakter yang diwujudkan dalam tradisi hajat bumi diantaranya religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, cinta tanah air, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
Penerapan Media Pembelajaran Timeline untuk Meningkatkan Minat Belajar dan Keaktifan Siswa di SMAN 3 Ciamis Rahma, Erischa; Subagja, Royas Aulia; Nurholis, Egi
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.16401

Abstract

This study was prepared with the aim of increasing interest and learning activeness in achieving students' understanding of history learning using the application of timeline learning media in class XI F2 students of SMA Negeri 3 Ciamis in the 2024-2025 school year. This type of research is classroom action research with instruments of interview sheets and observation sheets. The subjects of this study were students consisting of 34 students. The object of this research is students' understanding of history learning. The data were analyzed descriptively and presented in the form of tables and graphs. The results showed an increase in activeness and interest in learning in cycle 1 by 26% to 79% in cycle 2, then the understanding of learning the history of students in cycle 1 amounted to 67.6% then in cycle 2 increased to 88.23%. This means an increase of 30.3%. Thus the use of timeline learning media in history subjects can increase interest and activeness in achieving the learning understanding of students in class XI F2 SMA Negeri 3 Ciamis.
Dinamika Kehidupan Nelayan Pangandaran 1970-2012: Transformasi Sosial Ekonomi dalam Konteks Negara Maritim Fahmi, Rezza Fauzi Muhammad; Nurholis, Egi; Rahayu, Tiara Kirani; Meilani, Rosa; Apriliani, Alma; Ramadhan, Afiyah Armina
Jurnal Artefak Vol 12, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v12i1.17979

Abstract

The purpose of this research is to analyze the dynamics of Pangandaran fishermen's lives 1970-2012: socio-economic transformation in the context of a maritime nation. With a focus on social, economic and political changes in Indonesia as a maritime nation. During this period, fishermen shifted from traditional fishing gear to modern technology, increasing their catch and changing their economic mindset. This study highlights how technological changes, government policies, and globalization affect fishermen's lives and their impact on their welfare and community identity. The method used is the historical method through literature studies. Data are taken from primary and secondary sources, such as history books and journal articles. The results of this study indicate that in the midst of modernization, Pangandaran fishermen still maintain local traditions and maritime culture, reflecting their existence against changing times. The adaptation of fishermen in maintaining local traditions in the midst of modernization shows that maritime culture is not only a heritage, but also a potential to be developed as an identity and economic strength of a maritime nation. Comparative research is needed with other coastal areas in Indonesia to understand the pattern of fishermen's transformation in different cultural, geographical and policy contexts, as a basis for formulating a holistic national maritime strategy.
Strategi Adaptasi Sistem Pengetahuan Adat Komunitas Kampung Kuta dalam Menghadapi Tekanan Globalisasi: Studi Kritis Terhadap Ketahanan Budaya dan Konservasi Alam Nurholis, Egi; Sudarto, Sudarto; Budiman, Agus; Ramdani, Dadan
Jurnal Artefak Vol 12, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v12i1.20928

Abstract

This study examines the impact of globalization on the indigenous knowledge system of the Kuta Village community in Ciamis and the adaptation strategies they employ to maintain cultural resilience and environmental sustainability. Using a qualitative approach through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, the research finds that the community integrates traditional rules (pamali), sacred forest preservation rituals, cultural education, and selective use of environmentally friendly technologies. Traditional institutions act as key mediators between tradition and modernization, ensuring sustainable use of natural resources. These strategies not only preserve cultural identity but also strengthen the ecological functions of the customary territory. The findings highlight that local wisdom-based adaptation can effectively respond to globalization pressures without sacrificing core values. The study recommends formal recognition and policy support for indigenous knowledge systems as vital social capital for sustainable development.
TRADISI NGAIBAKAN BENDA PUSAKA DI KAMPUNG PULO DESA CANGKUANG KECAMATAN LELES KABUPATEN GARUT Khaerawati, Mila Karmila; Brata, Yat Rospia; Nurholis, Egi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 3 (2024): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i3.21841

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tradisi Ngaibakan Benda Pusaka di Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Garut, serta nilai filosofis, sosial, dan budaya yang terkandung di dalamnya. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Ngaibakan adalah warisan turun-temurun yang melibatkan seluruh masyarakat dalam ritual yang dipimpin oleh ketua adat. Prosesnya mencakup pengambilan air dari tujuh sumur suci, pemandian benda pusaka dengan air yang diberkahi dan bunga tujuh rupa, serta diakhiri dengan doa dan penyajian nasi tumpeng. Tradisi ini tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat Kampung Pulo. Simbolisme dalam ritual mencakup kesucian, kesinambungan generasi, harmoni alam-manusia, kejujuran, kebijaksanaan, dan kesederhanaan. Ngaibakan berperan penting dalam mempertahankan nilai leluhur serta mempererat keterikatan sosial masyarakat.
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL UPACARA ADAT BENTANG BOEH LARANG DI SITUS GEGER SUNTEN DESA TAMBAKSARI KECAMATAN TAMBAKSARI Sudrajat, Ajat; Wijayanti, Yeni; Nurholis, Egi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.21880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi upacara adat bentang boeh larang serta untuk mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang ada pada upacara bentang boeh larang. Metode yang digunakan ialah metode sejarah atau historis dengan pendekatan kualitatif. Tahapan metode sejarah diri dari Heuristik, Kritik sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Pengumpulan data menggunakan studi literatur, observasi, dan wawancara dengan juru kunci Situs Geger Sunten, ketua Adat Masyarakat Geger Sunten, tokoh masyarakat, tokoh agama, budayawan Ciamis, ketua pemuda dusun Sodong, dan masyarakat setempat, dan dokumentasi terhadap prosesi pelaksanaan Upacara Adat Bentang Boeh Larang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosesi upacara adat Bentang Boeh Larang biasa dilaksanakan setiap tanggal 1 Muharam untuk menyambut tahun baru Islam, prosesi upacara adat bentang boeh larang yaitu perispan peralatan, perisapan sesaji dan prosesi pelaksanaan. Temuan kedua adalah nilai-nilai kearifan lokal pada upacara adat Bentang Boeh Larang ialah nilai agama, nilai sosial, nilai budaya, nilai sejarah, nilai ekonomi, nilai seni dan nilai estetis.