Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Teknologi Budidaya Ikan Patin Pustina (Pangasionodon hypophthalmus) Berbasis Probiotik dan Pakan Herbal pada Kelompok Budidaya Pokdakan Bangun Makmur, Desa Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir Rusliadi, Rusliadi; Masjudi, Heri; Putra, Iskandar; Sumiarsih, Eni; Firmansyah, Rodhi; Yulindra, Ade; Mutamima, Annisa; Yudha, Pajri Ananta
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.786-791

Abstract

The fish farming group "Bangun Makmur" from Parit Aman Village, Bangko District, Rokan Hilir Regency, has actively participated in a community service program aimed at introducing and implementing fish farming technologies, particularly probiotic technology for aquaculture water and feed technology enhanced with herbal additives (rabal and white turmeric). The program also seeks to increase income and create job opportunities in the area. The methods used include lectures, practical training, mentoring, as well as monitoring and evaluation of the fish farming process. Through discussion and practice, commonly referred to as "learning by doing," the majority of participants successfully grasped the concept of probiotic technology and herbal feed. Evaluation results indicated that some community members have started applying the technology by constructing ponds and conducting effective fish farming operations. This initiative marks a shift from dependence on the fluctuating palm oil sector to a sustainable alternative enterprise. The outcomes of this community service underscore the crucial role of technology and education in enhancing economic self-reliance and strengthening the local fisheries sector.
Struktur Komunitas Bivalvia pada Ekosistem Lamun di Perairan Pantai Binasi Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara Tiara Mediana Annisa; Adriman Adriman; Eni Sumiarsih
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.366-374

Abstract

Bivalvia sangat terkait dengan ekosistem lamun secara umum. Pada perairan Pantai Binasi, ekosistem lamun telah menurun dari aktifitas antropogenik seperti ekowisata dan pengambilan moluska yang memungkinkan terkena dampak negatif terhadap organisme biota laut, khususnya bivalvia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas bivalvia di ekosistem lamun Perairan Binasi, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei-juni 2023 di Perairan Pantai Binasi Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan sampel bivalvia ada 3 stasiun, yaitu kawasan dekat pemukiman manusia (S1), kawasan pengambilan moluska dan ekowisata (S2), dan kawasan tidak ada aktifitas manusia. Setiap stasiun ada 3 garis transek, dan tiap garis transek terdapat 9 plot (1 x1 m2). Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 9 jenis bivalvia yang ditemukan, yaitu Pinna bicolor, Atrina vexillum, Anadara antiquata, Trachycardium rugosum, Gafrarium divaricatum, Periglypta puerpera, Asaphis violascens, Atactodea striata, Fragum unedo, dan A.antiquata paling banyak ditemukan di setiap stasiun. Kerapatan lamun berkisar antara 22,33-48 ind/m2 dan lamun paling banyak adalah Enhalus acaroides di setiap stasiun. Indeks keanekaragaman (H’) adalah 1,8859-2,6935, indeks keseragaman (E) adalah 0,7992-0,8978, dan indeks dominasi (C) adalah 0,1765-0,3255. Hasil regresi linear sederhana hubungan kerapatan lamun dan kepadatan bivalvia diperoleh r= 0,6059 (kuat)
Status Pemanfaatan Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) di Perairan Selat Malaka yang Didaratkan di Tanjung Balai Kota Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau Risti Rahmitasari; Muhammad Fauzi; Eni Sumiarsih
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.p.32-37

Abstract

Ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta) merupakan salah satu jenis ikan air laut yang ditemukan di perairan pantai. Ikan ini merupakan salah satu ikan konsumsi yang sangat diminati. Penelitian mengenai status pemanfaatan ikan kembung lelaki di perairan selat malaka yang didaratkan di Tanjung Balai Kota Kabupaten Karimun dilaksanakan pada September sampai November 2023. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan status pemanfaatan ikan kembung lelaki di perairan selat malaka yang didaratkan di Tanjung Balai Karimun. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Pengamatan dilakukan pada tiga lokasi dengan menggunakan alat tangkap pukat cincin dengan panjang 300 m, lebar 40 m dan meshzise 3-4 inchi dan sampling dilakukan 2 minggu sekali. Parameter yang diukur adalah panjang total, bobot, dan pola pertumbuhan ikan kembung lelaki. Analisis data menggunakan software statistik, FISAT II dan pemodelan Length-Based Spawning Potential Ratio (LB-SPR). Ikan kembung lelaki yang tertangkap selama penelitian berjumlah 242 ekor, terdiri dari 94 ekor jantan dan 148 ekor betina. Panjang total ikan kembung lelaki berkisar 160 – 240 mm. Analisis hubungan panjang dan berat ikan kembung lelaki jantan dan lelaki betina, diperoleh nilai b = 1,319 atau allometrik negatif, dimana laju pertumbuhan panjang ikan lebih cepat dibandingkan pertumbuhan berat ikan. Nilai faktor kondisi ikan kembung lelaki secara keseluruhan berkisar 0,8 – 1,27. Status pemanfatan ikan kembung lelaki pada saat penelitian 0,3. Berdasarkan status pemanfaatannya, dapat disimpulkan tigkat pemanfaatan ikan kembung lelaki yang didaratkan di Tanjung Balai Karimun berada pada tingkatan sedang
Identifikasi Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik pada Sedimen di Danau Buatan Bandar Kayangan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Regina Feby Cesilia; Eko Purwanto; Eni Sumiarsih
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.p.142-149

Abstract

Mikroplastik adalah sampah plastik yang berukuran 0,3-5 mm dan dapat terakumulasi pada sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis mikroplastik dan kelimpahan mikroplastik yang terdapat pada sedimen di Danau Buatan Bandar Kayangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2023. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengamatan sampel sedimen dilakukan di Laboratorium Kimia Laut, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Sampel sedimen diambil menggunakan pipa paralon 4 inchi dengan kedalaman 0-10 cm sebanyak 1 kg. Pengamatan mikroplastik dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pengeringan, pemisahan densitas, penyaringan dan penghitungan dengan menggunakan mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis mikroplastik yang ditemukan ada tiga jenis yaitu fragmen (37%), fiber (33%) dan film (30%). Sedangkan kelimpahan mikroplastik tertinggi antar stasiun terdapat pada Stasiun 2 dengan kelimpahan 440,00 partikel/kg dan terendah pada Stasiun 1 dengan kelimpahan 357,78 partikel/kg. Perbedaan jumlah mikroplastik antar stasiun dilakukan analisis Uji T didapatkan menunjukkan bahwa setiap stasiun yang dibandingkan dengan Stasiun 3 tidak memiliki perbedaan, sedangkan antara Stasiun 1 dan Stasiun 2 memiliki perbedaan jumlah mikroplastik antar stasiun.
Struktur komunitas plankton di perairan mangrove Teluk Buo, Padang, Sumatra Barat Zuhri, Muhammad Isnan; Adriman, Adriman; Sumiarsih, Eni
Jurnal Oase Nusantara Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi komposisi dan keanekaragaman spesies plankton di perairan mangrove Teluk Buo, Padang, Sumatra Barat, Indonesia. Plankton yang diamati terdiri dari fitoplankton dan zooplankton yang diambil di beberapa stasiun sampling di berbagai kedalaman. Berdasarkan analisis, ditemukan 29 spesies fitoplankton dan 16 spesies zooplankton, yang menunjukkan bahwa total spesies plankton di area tersebut adalah 45 spesies. Data ini memberikan wawasan tambahan tentang struktur komunitas plankton di perairan tropis Indonesia, yang penting untuk memahami dinamika ekosistem laut, serta peran plankton dalam rantai makanan di ekosistem terkait di lautan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengelolaan sumber daya perikanan dan konservasi kawasan laut yang berkelanjutan.
Status Pemanfaatan Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) di Perairan Selat Malaka yang Didaratkan di Tanjung Balai Kota Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau Rahmitasari, Risti; Fauzi, Muhammad; Sumiarsih, Eni
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.32-37

Abstract

Ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta) merupakan salah satu jenis ikan air laut yang ditemukan di perairan pantai. Ikan ini merupakan salah satu ikan konsumsi yang sangat diminati. Penelitian mengenai status pemanfaatan ikan kembung lelaki di perairan selat malaka yang didaratkan di Tanjung Balai Kota Kabupaten Karimun dilaksanakan pada September sampai November 2023. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan status pemanfaatan ikan kembung lelaki di perairan selat malaka yang didaratkan di Tanjung Balai Karimun. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Pengamatan dilakukan pada tiga lokasi dengan menggunakan alat tangkap pukat cincin dengan panjang 300 m, lebar 40 m dan meshzise 3-4 inchi dan sampling dilakukan 2 minggu sekali. Parameter yang diukur adalah panjang total, bobot, dan pola pertumbuhan ikan kembung lelaki. Analisis data menggunakan software statistik, FISAT II dan pemodelan Length-Based Spawning Potential Ratio (LB-SPR). Ikan kembung lelaki yang tertangkap selama penelitian berjumlah 242 ekor, terdiri dari 94 ekor jantan dan 148 ekor betina. Panjang total ikan kembung lelaki berkisar 160 – 240 mm. Analisis hubungan panjang dan berat ikan kembung lelaki jantan dan lelaki betina, diperoleh nilai b = 1,319 atau allometrik negatif, dimana laju pertumbuhan panjang ikan lebih cepat dibandingkan pertumbuhan berat ikan. Nilai faktor kondisi ikan kembung lelaki secara keseluruhan berkisar 0,8 – 1,27. Status pemanfatan ikan kembung lelaki pada saat penelitian 0,3. Berdasarkan status pemanfaatannya, dapat disimpulkan tigkat pemanfaatan ikan kembung lelaki yang didaratkan di Tanjung Balai Karimun berada pada tingkatan sedang.
Identifikasi Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik pada Sedimen di Danau Buatan Bandar Kayangan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Cesilia, Regina Feby; Purwanto, Eko; Sumiarsih, Eni
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.142-149

Abstract

Mikroplastik adalah sampah plastik yang berukuran 0,3-5 mm dan dapat terakumulasi pada sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis mikroplastik dan kelimpahan mikroplastik yang terdapat pada sedimen di Danau Buatan Bandar Kayangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2023. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengamatan sampel sedimen dilakukan di Laboratorium Kimia Laut, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Sampel sedimen diambil menggunakan pipa paralon 4 inchi dengan kedalaman 0-10 cm sebanyak 1 kg. Pengamatan mikroplastik dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pengeringan, pemisahan densitas, penyaringan dan penghitungan dengan menggunakan mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis mikroplastik yang ditemukan ada tiga jenis yaitu fragmen (37%), fiber (33%) dan film (30%). Sedangkan kelimpahan mikroplastik tertinggi antar stasiun terdapat pada Stasiun 2 dengan kelimpahan 440,00 partikel/kg dan terendah pada Stasiun 1 dengan kelimpahan 357,78 partikel/kg. Perbedaan jumlah mikroplastik antar stasiun dilakukan analisis Uji T didapatkan menunjukkan bahwa setiap stasiun yang dibandingkan dengan Stasiun 3 tidak memiliki perbedaan, sedangkan antara Stasiun 1 dan Stasiun 2 memiliki perbedaan jumlah mikroplastik antar stasiun.
Struktur Komunitas Bivalvia pada Ekosistem Lamun di Perairan Pantai Binasi Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara Annisa, Tiara Mediana; Adriman, Adriman; Sumiarsih, Eni
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Bivalvia sangat terkait dengan ekosistem lamun secara umum. Pada perairan Pantai Binasi, ekosistem lamun telah menurun dari aktifitas antropogenik seperti ekowisata dan pengambilan moluska yang memungkinkan terkena dampak negatif terhadap organisme biota laut, khususnya bivalvia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas bivalvia di ekosistem lamun Perairan Binasi, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei-juni 2023 di Perairan Pantai Binasi Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan sampel bivalvia ada 3 stasiun, yaitu kawasan dekat pemukiman manusia (S1), kawasan pengambilan moluska dan ekowisata (S2), dan kawasan tidak ada aktifitas manusia. Setiap stasiun ada 3 garis transek, dan tiap garis transek terdapat 9 plot (1 x1 m2). Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 9 jenis bivalvia yang ditemukan, yaitu Pinna bicolor, Atrina vexillum, Anadara antiquata, Trachycardium rugosum, Gafrarium divaricatum, Periglypta puerpera, Asaphis violascens, Atactodea striata, Fragum unedo, dan A.antiquata paling banyak ditemukan di setiap stasiun. Kerapatan lamun berkisar antara 22,33-48 ind/m2 dan lamun paling banyak adalah Enhalus acaroides di setiap stasiun. Indeks keanekaragaman (H’) adalah 1,8859-2,6935, indeks keseragaman (E) adalah 0,7992-0,8978, dan indeks dominasi (C) adalah 0,1765-0,3255. Hasil regresi linear sederhana hubungan kerapatan lamun dan kepadatan bivalvia diperoleh r= 0,6059 (kuat).
Implementasi Teknologi Budidaya Ikan Patin Pustina (Pangasionodon hypophthalmus) Berbasis Probiotik dan Pakan Herbal pada Kelompok Budidaya Pokdakan Bangun Makmur, Desa Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir Rusliadi, Rusliadi; Masjudi, Heri; Putra, Iskandar; Sumiarsih, Eni; Firmansyah, Rodhi; Yulindra, Ade; Mutamima, Annisa; Yudha, Pajri Ananta
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Kelompok petani ikan “Bangun Makmur” dari Desa Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, telah berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi budidaya ikan, terutama teknologi probiotik untuk media air budidaya dan teknologi pakan yang ditambahkan bahan herbal (rabal dan kunyit putih), serta meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja di wilayah tersebut. Metode yang digunakan mencakup ceramah, praktik, pendampingan, serta pemantauan dan evaluasi terhadap proses budidaya ikan. Melalui metode diskusi dan praktik, atau yang dikenal dengan istilah "learning by doing", mayoritas masyarakat berhasil memahami konsep teknologi probiotik dan pakan herbal. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah menerapkan teknologi tersebut dengan membangun kolam dan menjalankan budidaya ikan secara efektif. Inisiatif ini menandai peralihan dari ketergantungan terhadap sektor kelapa sawit yang fluktuatif menjadi usaha alternatif yang berkelanjutan. Hasil pengabdian ini menegaskan pentingnya peran teknologi dan pendidikan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan memperkuat sektor perikanan lokal.
Water Quality of a Tributary of Siak River and Reservoir in Pekanbaru City, Riau Province, Using the CCME-WQI Yuliati, Yuliati; Sumiarsih, Eni; Adriman, Adriman; Nurfatihayati, Nurfatihayati; Efawani, Efawani
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 13, No 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.2.35403

Abstract

This research was conducted on one of the Siak River tributaries that crosses the urban area in Pekanbaru, namely the Pengambang River. The Pengambang River flow is dammed to become a reservoir; one of its functions is as a source of raw drinking water. Increased activity along rivers and reservoirs certainly has an impact on water quality. The research was carried out in May-October 2023. Water sampling was taken at 3 points each along the river flow and in the Reservoir. The physicochemical water quality parameters measured include temperature, TSS, BOD, COD, DO, pH, TP, Nitrate, and Total coliforms for rivers and reservoirs, while Chorofil-a only for reservoirs. Water quality was evaluated using CCME-WQI, and the results of water quality evaluation according to CCME-WQI in the Pengambang River at all sampling stations could have been bad to marginal. At the same time, in the Reservoir, it was marginal. The CCME_WQI Index value in rivers ranges 42.33 to 54.97, while in reservoirs, it is higher 49-56, it indicated water quality in reservoir better than river. Parameters influencing water quality in rivers and reservoirs, especially TC and BOD come from household waste cage fish cultivation.
Co-Authors ', Windarti ABDUL RAUF Adnan Kasry Adriman Adriman Adriman, Adriman Adriman, Adriman Aisa, Nur Alamsyah, Fajar Ali Djamhuri Andri Hendrizal Andriani, Novia Annesa Fista Savitri Annisa, Tiara Mediana Aprianti, Mira Aqila, Nesha Arbi, Hidayatul Arga Sipahutar Bintal Amin Budijono, Budijono Caesare Zafanya Capah, Roida Mawati Cesilia, Regina Feby Deby Ansah Dedy Muharwin Lubis Delfi Yanti Deni Efizon Desi Nova Sari Dian Sufitri Dwi Atmawati Dwi Ayu Utami, Dwi Ayu Dwi Pitriani Eddiwan Kamaruddin Efawani, Efawani Efriyeldi, Efriyeldi Eko Prianto, Eko Eko Purwanto Eko Purwanto Enjelina Br Sihombing Ery Al Ridho . Fadliyati, Refo Fajriah, Nurul Firmansyah, Rodhi Fitri, Annisa Sovia Hasbi Ansyori Harahap, Hasbi Ansyori Hatmira Hatmira Helmi Abdullah Prabowo Heri Apriadi Siregar Heriyanto ' I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Ika Fitria Hasibuan Ika Rosen Hutagalung Indra Lesmana Intan Nikita Syailta Yenti Irwanna, Muhammad Robby Isma Mulyani Karnila, Rahman Karnila Kathleen Julietta Tri Lude Kausar Kevin Jonatan Siboro Leis Utami Manurung Lubis, Rizki Anita M. Fauzi M. Fauzi M. Fauzi M. Fauzi, M. Fauzi M. Hafiz Muzakki, M. Hafiz M.Fauzi M.Fauzi Mahadi Hasan Martina Apriani Sinaga Maryantina Maryantina Masjudi, Heri Muhammad Fauzi Muhammad Syafii Mulyani, Isma Musdalifah Desti Andini Mutamima, Anisa Mutamima, Annisa Mutiara Nada Fitria Nadya Wulan Sari Nafisah Nafisah Nasution, Ali Hasyim Nidanul Akmal Ritonga Nul El Fajri Nur Aisa Nur Azizah Nuraini El Fajri Nurfatihayati Nurwijayanti Oktafiandi Oktafiandi Otong Suhara Djunaedi Pajri Ananta Yudha Rafael Purvance Hasnan Cannavaro Rahmat Arief, Rahmat Rahmawati Rahmawati Rahmi Monalisa Ritonga, Rahmi Monalisa Rahmitasari, Risti Reggy Erianti Putri Regina Feby Cesilia Reni Agustina Riani, Imelda Ridwan Manda Putra RISNA YANTI, RISNA Risti Rahmitasari Rizky Ulva Rusliadi Rusliadi Rusliadi Rusliadi Salma Hassya Sembiring, Rinawati Septia, Ranti Septiyawati ' Silmarita, Silmarita Silvi Rahmi Siti Aisyah sovia, Vina Sri Ika Wulandary SRI RAHAYU Sukendi Sukendi Syamsiar, Syamsiar Teda Sanodri Tia Ariska, Tia Tiara Mediana Annisa Tumanggor, Rosalina Windarti Windarti Windarti Windarti Windi Syahrian Yandriadi Yandriadi Yayat Dhahiyat Yolla, Yolla Yuliati - Yulindra, Ade Zahidah - Zahrona, Elma Zuhri, Muhammad Isnan