Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Scientech Research and Development

EVALUASI KONDISI PERSEMAIAN DI DEMPLOT PERSEMAIAN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) DIKLAT KEHUTANAN SISIMENI SANAM Veronika Anna Lamen; Pamona Silvia Sinaga
Journal of Scientech Research and Development Vol 3 No 2 (2021): JSRD, December 2021
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.181 KB) | DOI: 10.56670/jsrd.v3i2.23

Abstract

Penelitian guna mengevaluasi kondisi persemaian yang berada di Demplot Persemaian KHDTK Diklat Kehutanan Sisimeni Sanam. Hasil analisis pada penelitian ini adalah aspek fisik dan aspek teknis kondisi persemaian di KHDTK Diklat Kehutanan Sisimeni Sanam belum efektif dan efisien baik dari pengelolaan hingga sarana dan prasarananya. Terdapat beberapa benih yang ditanam tanpa diberikan perlakuan pendahuluan yang dapat memperlambat proses perkecambahan seperti benih kemiri (Aleurites moluccanus), benih mete (Anacardium occidentale) dan benih turi (Sesbania grandiflora). Jalur distribusi yang diterapkan di Demplot Persemaian belum efektif dan efisien baik dari proses permintaan bibit tanaman hingga proses pengantaran bibit tanaman. harapanya ada upaya dari pihak pengelola untuk mengatasi permasalahan yang terjadi khususnya permasalahan yang berkaitan dengan kondisi persemaian yang belum efektif dan efisien, serta adanya penambahan pihak pengelola agar pengelolaan di persemaian menjadi lebih efektif dan efisien.
PERBANDINGAN METODE PENGAWETAN ASAP CAIR-LARUTAN GARAM DAN PEREBUSAN BORAKS TERHADAP KUALITAS DAN HARGA BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper) DI YAYASAN BAMBU LESTARI, DESA RATOGESA, KECAMATAN GOLEWA, KABUPATEN Marlince Manehat; Mamie Elsyana Pellondo’u; Pamona Silvia Sinaga
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.291

Abstract

Bambu betung (Dendrocalamus asper) dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi dan kerajinan mebel namun mempunyai daya tahan yang rendah dan rentan terhadap serangan organisme perusak sehingga dilakukan pengawetan. Daerah yang mempunyai potensi bambu tinggi adalah Kabupaten Ngada, NTT dan pelestariannya dikembangkan di Yayasan Bambu Lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan pengawetan antara metode liquid roof-larutan garam dan metode perebusan boraks melalui uji retensi dan perhitungan harga untuk mengetahui metode pengawetan mana yang lebih efisien dengan harga terjangkau. Analisis data menggunakan metode eksperimen dan uji Anova satu arah untuk uji retensi mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dan perhitungan harga bambu awet untuk setiap metode pengawetan menggunakan perhitungan Harga Pokok Produksi. Hasil uji retensi dan perhitungan harga disajikan dalam bentuk tabel dan dilakukan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai retensi kedua metode pengawetan telah memenuhi SNI dengan hasil uji anova menunjukkan nilai retensi kedua metode pengawetan tidak berbeda nyata. Harga Pokok Produksi menunjukkan bahwa metode boraks memiliki harga jual bambu yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode larutan asap-garam cair
The CONTRIBUTION OF NON-WOOD FOREST PRODUCTS (NTFP) WHITEWOOD OIL TO THE INCOME OF FATUBANO FARMERS' GROUP IN MAUBESI VILLAGE, INSANA TENGAH DISTRICT NORTH CENTRAL TIMOR DISTRICT Elisabeth Yuliani Dasilva; Mamie Elsyana Pellondo’u; Pamona Silvia Sinaga
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.317

Abstract

Salah satu HHBK yang sedang dikembangkan dan diprioritaskan oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup NTT adalah tanaman kayu putih (Melaleuca cajuputi). Timor Tengah Utara merupakan salah satu daerah dengan potensi perkebunan kayu putih. Desa Maubesi Kabupaten Timor Utara merupakan salah satu lokasi budidaya tanaman Kayu putih (Melaleuca cajuputi). Masyarakat dapat merasakan dampak positif dari pengembangan tanaman kayu putih (Melaleuca cajuputi) yaitu peningkatan pendapatan rumah tangga, karena kondisi ekonomi di desa Maubesi relatif rendah dan sulit untuk meningkatkan taraf hidup karena semua pendapatan digunakan untuk subsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi HHBK minyak kayu putih di Desa Maubesi terhadap pendapatan Kelompok Tani Fatubano.Populasi dalam penelitian ini yakni sebanyak 20 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian yaitu, data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara dengan masyarakat dengan menggunakan alat bantu daftar pertanyaan (kuesioner) dan disertai dengan observasi langsung di lapangan. Sementara data sekunder diperoleh dari instansi terkait meliputi keadaan geografis dan keadaan sosial ekonomi masyarakat serta literatur lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata kontribusi pendapatan minyak kayu putih adalah senilai 4,368% dan rata-rata pendapatan yang dimiliki kelompok tani pengolah minyak kayu putih di Desa Maubesi Kabupaten Timor Tengah Utara adalah Rp9.600.000/tahun (20 orang), atau masing-masing anggota mendapat Rp480.000/tahun.
TINGKAT KEBERHASILAN TANAMAN PADA LAHAN MASYARAKAT KOTA KUPANG (STUDI KASUS: HASIL DISTRIBUSI ANAKAN PADA PERSEMAIAN PERMANEN MAPOLI) Tessa Novia Kristi; Wilhelmina Seran; Pamona Silvia Sinaga
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.323

Abstract

Program rehabilitasi hutan dan lahan adalah program pembangunan kehutanan yang kompleks. Dukungan yang kuat dari masyarakat, terutama melalui partisipasi dalam penanaman hutan rakyat menjadi salah satu faktor kunci dalam keberhasilan program ini. Penelitian ini dilakukan di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, selama periode Januari hingga Februari 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman anakan yang didistribusikan dari tahun 2020-2022. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kombinasi survei dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui analisis vegetasi serta observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 17 jenis tanaman yang ditanam dan tersebar di 6 Kecamatan Kota Kupang selama periode tahun 2020 hingga 2022. Tingkat keberhasilan tanaman pada tahun 2020 mencapai 52% dari total 5572 bibit, sementara pada tahun 2021 mencapai 54% dari total 1091 bibit pohon yang ditanam. Persentase pertumbuhan pada tahun tersebut termasuk dalam kategori rendah. Namun, pada tahun 2022, tingkat keberhasilan tanaman meningkat menjadi 80% dari total 4205 bibit pohon kategori keberhasilan yang tinggi