Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran PKN Melalui Model Pembelajaran Kooperatif TGT (Team Game Tournaments) Pada Siswa UPTD SDN Blega I Atthiana Marpa; Budiyono Budiyono; Siti Komariyah
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 1 No. 2 (2023): Juni: GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jpkf-widyakarya.v1i2.354

Abstract

The problem in the study carried out is that it provides an understanding regarding student learning in Civics learning which is still not good, especially because the teacher only uses the classroom environment and places more emphasis on taking notes from textbooks. In addition, student participation in asking and answering questions during learning activities is still lacking, which makes them less motivated to learn. Using the Teams Games Tournament approach, this study aims to improve Civics learning outcomes and student involvement in the learning process in class IV SDN Blega 1 unit "GOTONG ROYONG". Planning, implementing, observing, and reflecting are the four steps of classroom action learning carried out over two cycles. At SDN Blega 1, the research participants were grade IV students. The authors tested, interviewed, and made observations while developing a data collection methodology. Based on the findings of the data analysis, it was found that students learned more about human collaboration in the Civics curriculum. Whereas in Cycle I 44% of students passed the KKM, and 56% of students did not pass, after being given instructions, Cycle II used the Teams Games Tournament approach to carry out learning achievement tests, so that the number of students who passed increased. 32 people or 89%, while the decrease in the number of students who did not pass was 4 people or 11%, and Cycle III increased the number of students who passed by 36 people or with a percentage of 100%. Civics learning outcomes for class IV SDN Blega 1 can be improved through learning activities with the Teams Games Tournament (TGT) paradigm.
PENGARUH PENGUASAAN BILANGAN PECAHAN TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PADA SUB POKOK BAHASAN PERBANDINGAN SEGMEN GARIS (STUDI KASUS TERHADAP SISWA KELAS VII SMP NEGERI 7 KOTA CIREBON) Hadi Kusmanto; siti komariyah
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol. 1 No. 2 (2012)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v1i2.300

Abstract

Matematika merupakan komponen dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Latar belakang masalah didapat dari pengalaman guru bidang studi Matematika kelas VII SMPN 7 Kota Cirebon yaitu Bapak Surnadi, S.Pd dan Ibu Tuti Sri Mukarti, S.Pd, sering dijumpai siswa kelas VII yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal materi pada sub pokok bahasan perbandingan segmen garis, dikarenakan kurangnya penguasaan siswa terhadap materi mengenai bilangan pecahan khususnya pada menyederhanakan pecahan dan pecahan senilai. Selain itu juga ditemukan masalah lain, siswa yang menguasai materi mengenai bilangan pecahan, tetapi kurang mampu menyelesaikan soal-soal pada sub pokok bahasan perbandingan segmen garis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan materi bilangan pecahan, untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada sub pokok bahasan perbandingan segmen garis dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penguasaan materi bilangan pecahan terhadap kemampuan menyelesaikan soal-soal pada sub pokok perbandingan segmen garis siswa kelas VII SMPN 7 Cirebon. Pemikiran ini bertitik tolak dengan pemikiran bahwa belajar matematika akan berhasil jika proses pengajaran diarahkan pada konsep-konsep dan struktur-struktur yang terbuat dalam pokok bahasan yang diajarkan, disamping hubungan yang terkait antara konsep-konsep dan struktur-struktur tersebut. Dalam mempelajari materi perbandingan segmen garis, siswa membutuhkan materi dasar yang dapat menopang dan memudahkan siswa untuk memahami materi tersebut. Bilangan pecahan merupakan salah satu materi dasar yang sangat erat kaitannya dengan materi perbandingan segmen garis. Sehingga kemampuan menyelesaikan soal-soal perbandingan segmen garis siswa akan sangat dipengaruhi oleh penguasaan siswa tentang materi bilangan pecahan. Penelitian yang dilakukan di SMPN 7 Cirebon menggunakan teknik pengumpulan data yaitu tes dan populasi seluruh kelas VII yang berjumlah 384 siswa dan terdiri dari 9 kelas.Adapun pengambilan sampel 1 kelas yaitu kelas VII C yang berjumlah 43 siswa yang diambilmenggunakan teknik cluster random sampling. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitupenguasaan bilangan pecahan sebagai variabel bebas dan kemapuan menyelesaikan perbandingan segmen garis sebagai variabel terikat. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penguasaan bilangan pecahan terhadap kemampuan dalam menyelesaikan soal-soal perbandingan segmen garis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bilangan pecahan kategori cukup. Sedangkan kemampuan menyelesaikan soal-soal perbandingan segmen garis kategori kurang. Hipotesis nilai Sig. (0,000) < α (0,05). Rsquare = 0,574, maka penguasaan bilangan pecahan merupakan materi prasyarat dari materi perbandingan segmen garis dengan kontribusisebesar 57,4%.Kata Kunci: Bilangan pecahan, Segmen garis