Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Cybergogy-Based Training for Enhancing Digital Literacy to Support Indonesia’s Golden Generation 2045 at The Aisyiyah Community, Bangkalan Regency Soeryanto, Soeryanto; Hidayatullah, Rachmad Syarifudin; Cholik, Mochamad; Anwar, Saiful; Susanti, Nur Aini; Ajiban, Mochammad Hildad
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i4.18086

Abstract

This community service program aims to enhance digital literacy among members of the Aisyiyah Community in Burneh Subdistrict and to support the realization of Indonesia’s Golden Generation 2045. The program was designed to equip participants with knowledge and skills in utilizing digital technology through a cybergogy-based learning approach. The implementation methods included planning, introduction, digital literacy training, collaborative practice, evaluation, and sustainable follow-up. A total of 37 community members participated, representing diverse backgrounds such as homemakers, entrepreneurs, and teachers. Evaluation instruments consisted of a pretest, a posttest, and a questionnaire administered via Google Forms. Statistical analysis revealed a significant difference between pretest and posttest scores (Asymp. Sig. < 0.05). The average N-Gain score of 0.62 (moderate category) indicated an improvement in participants’ understanding. Participant responses were also positive, with an average Likert scale score of 3.25, reflecting tangible benefits from the training. A key success factor was the use of Smart TV media, which enabled facilitators to deliver content more interactively and engagingly. Additionally, the provision of rewards helped boost participant motivation. A follow-up impact of the program was the establishment of a smart classroom at TK ABA 4, serving as a sustainable outcome of the training. Overall, this community service activity effectively enhanced digital skills, learning motivation, and community engagement, while serving as a strategic model for integrating technology into community-based education in the digital era.
Perencanaan Kurikulum Merdeka Belajar Berbasis Teaching Factory dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Peserta Didik di SMK Negeri Rengel Wahono, Agung; Suhartini, Ratna; Rusimamto, Puput Wanarti; Soeryanto, Soeryanto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4456

Abstract

Pendidikan kejuruan bertujuan menyiapkan peserta didik agar memiliki kesiapan kerja yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Namun, tingginya tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kompetensi yang diperoleh di sekolah dengan tuntutan dunia kerja. Kurikulum Merdeka Belajar hadir sebagai upaya untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, adaptif, dan berbasis kebutuhan industri, salah satunya melalui penerapan pendekatan Teaching Factory. Teaching Factory mengintegrasikan pembelajaran berbasis kompetensi dengan proses produksi nyata yang menyerupai kondisi kerja di industri, sehingga berpotensi meningkatkan kesiapan kerja peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan Kurikulum Merdeka Belajar berbasis Teaching Factory dan dampaknya terhadap kesiapan kerja peserta didik di SMK Negeri Rengel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan Kurikulum Merdeka Belajar berbasis Teaching Factory di SMK Negeri Rengel dilaksanakan secara bertahap dan kontekstual, penerapan Teaching Factory dalam Kurikulum Merdeka memberikan pengalaman belajar yang autentik bagi peserta didik, dan perencanaan dan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Teaching Factory berkontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan kerja peserta didik.