Claim Missing Document
Check
Articles

Sebuah PENGARUH PENAMBAHAN SERAT FABRIKASI (MICRO FIBERS) TERHADAP KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON Darmawan, Arif; Halim, Abdul; Irawan, Dafid
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 1 (2024): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v4i1.444

Abstract

Beton merupakan bahan konstruksi yang umum digunakan untuk pekerjaan pembangunan konstruksi. Beton memiliki kelemahan yaitu bersifat getas sehingga tidak cukup kuat untuk menahan tarik. Untuk mengatasi kelemahan pada beton dapat dilakukan dengan menambahkan serat dalam campuran beton. Serat yang akan digunakan dalam campuran beton adalah serat fabrikasi Micro Fibers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan serat Micro Fibers sebagai bahan tambah dalam beton terhadap kuat tekan beton, mengetahui pengaruh beton terhadap kuat tarik belah beton dan untuk mengetahui nilai optimum serat Micro Fibers dalam campuran beton. Metode yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental di Laboratorium Fakultas Teknik, Universitas Widyagama Malang. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis dan observasi data yaitu metode statistik dengan menggunakan analisis Anova single factor, serta untuk kuat tarik dihitung dengan menggunakan Microsoft Excel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan serat Micro Fiber mempengaruhi kuat tekan beton, dimana hasil analisis anova menunjukkan F hitung 8,48099 > F tabel 2,866081. Penambahan serat Micro Fiber juga mempengaruhi kuat tarik belah, dimana hasil analisis anova menunjukkan F hitung 3,060887 > F tabel 2,866081. Nilai optimum kuat tekan beton dengan penambahan serat fabrikasi sebesar 2,59% menghasilkan kuat tekan maksimum sebesar 25,67 Mpa.
ANALISIS PERBANDINGAN PENAMBAHAN SIKA VISCOCRETE DAN PENAMBAHAN POLYCARBOXYLATE PCE 520 PADA BETON SCC TERHADAP KUAT TEKAN ahmad hudri, hudri; Halim, Abdul; Irawan, Dafid
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 5 No 1 (2025): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v5i1.486

Abstract

Sebagai salah satu bahan dasar konstruksi bangunan modern, beton saat ini mengalami kemajuan yang pesat. Penelitian tentang komposisi bahan SCC masih terus dikembangkan untuk mendapatkan komposisi bahan yang lebih baik lagi. Superlasticizer merupakan salah satu bahan penting dalam produksi SCC. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai kuat tekan beton pada beton SCC dengan penambahan Sika Viscocrete 3115-N dan penambahan Polycarboxylate PCE 520. Penelitian ini menggunakan variasi penambahan Sika Viscocrete 3115-N dan Polycarboxylate PCE 520 masing-masing sebesar 0%, 0,6%, 1,2%, 1,8% dan menggunakan mutu 40 MPa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen secara langsung di laboratorium. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan nilai slump flow tertinggi pada PCE 520 sebesar 740 mm dan Sika Viscocrete 3115-N sebesar 800 mm. Nilai L-Shape Box tertinggi pada PCE 520 dan Sika Viscocrete 3115-N sebesar 1,00 mm. Nilai V-Funnel pada PCE 520 dan Sika Viscocrete 3115-N sebesar 6 detik. Nilai kuat tekan paling tinggi diperoleh pada penambahan PCE 520 variasi 0,6% sebesar 44,48 MPa dengan nilai persentase 8,33% terhadap beton normal dan Sika Viscocrete 3115-N sebesar 42,8 MPa dengan nilai persentase 4,27% terhadap beton normal. Dengan selisih 1,98 MPa (0,046%), sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk penambahan PCE 520 pada beton SCC lebih efektif untuk meningkatkan kuat tekan dibandingkan dengan Sika Viscocrete 3115-N.
PENERAPAN METODE PERT DAN CPM UNTUK MENCAPAI EFEKTIVITAS WAKTU DAN BIAYA PENYELESAIAN PROYEK : Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung RPS SMK Telkom Malang Musyafir; Irawan, Dafid; Aditya, Candra
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 5 No 1 (2025): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v5i1.610

Abstract

Penjadwalan pada proyek meliputi kegiatan menetapkan jangka waktu kegiatan proyek yang harus diselesaikan, bahan baku, tenaga kerja serta waktu yang dibutuhkan oleh setiap aktivitas. Metode yang digunakan adalah Metode Project Evaluation Review Technique (PERT) dan Metode Critical Path Method (CPM), merupakan metode yang digunakan untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pengendalian proyek. Dalam menggunakan Metode Project Evaluation Review Technique (PERT) dan Metode Critical Path Method (CPM) pada bangunan gedung RPS SMK Telkom Malang, hal yang dilakukan adalah merinci rencana dan urutan kegiatan pekerjaan, menghitung waktu normal (m), menentukan waktu optimis (a), dan waktu pesimis (b) pada setiap pekerjaan, dan penggunaan aplikasi Microsoft Project 2013 dengan penginputan data yang terdiri dari waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masing-masing pekerjaan, jumlah tenaga kerja, jumlah material dan upah tenaga kerja yang diperlukan, serta urutan-urutan kegiatan dan hubungan ketergantungan antar kegiatan. Hasil perencanaan lintasan kritis pada pembangunan gedung RPS SMK Telkom Malang adalah nilai Total Float (TF) adalah 0, waktu pembangunan adalah 664 hari. Hasil percepatan yang didapatkan adalah sebesar 626 hari dengan probabilitas 99,18%. Efisiensi biaya sebesar Rp. 19.557.333,46 dengan percepatan waktu 38 hari.
The effect of using Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) in mortar mixes on setting time Irawan, Dafid; Priyandoko, Gigih; Moreira Loe, Febriana Dominggas; Ayuningtyas, Firda Hani
SINERGI Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2025.2.021

Abstract

This study highlights the potential of GGBFS as an additive to speed up cement hydration, improve cement durability, and lessen the environmental impact of more widely used cement. This study aims to analyze the effect of varying percentages of GGBFS on the setting time of mortar. We chose GGBFS as an additive because of its environmentally friendly properties and its efficiency in enhancing the mechanical characteristics of mortar. This study uses an experimental method with variations in the GGBFS composition of 0%, 10%, 20%, and 30%. We conducted laboratory tests using a Vicat apparatus on 12 samples to measure the initial and final setting times and analyze the slump value. The research results show that the addition of GGBFS significantly affects the setting time of the mortar. A GGBFS composition of 10% resulted in the fastest initial setting time (145 minutes) and the fastest final setting time (245 minutes), compared to the control without GGBFS. (215 menit dan 315 menit). Slump testing indicates that GGBFS reduces the slump value by up to 20% (8.7 cm) but increases at a 30% composition. (11.3 cm). ANOVA analysis shows a significant effect with a calculated F-value (12.14) greater than the F-table (4.07).
Analisis Kinerja Proyek Pemasangan Pipa HDPE 450 Terhadap Biaya dan Waktu Menggunakan Metode Earned Value Hafum, Emanuel Paihaf; Irawan, Dafid; Suraji, Aji
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 2, DESEMBER 2024
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i2.60714

Abstract

Construction project work requires regular monitoring to determine project performance based on the work that has been realized. The purpose of this study is to evaluate cost and time performance while estimating the time and cost of completing the drainage pipe project for each reporting period. In this study, the Earned Value Method is used to measure performance by comparing planned work with realized work, as well as the actual cost of the work. The results of the 12th week of research showed that the cost of project implementation was lower than planned, as indicated by the Cost Variant value of +117,923,808.28 (1.37%), Cost Performance Index of 1.01 (> 1), Schedule Variant of +1,731,414,451.68 (20.08%), and Schedule Performance Index of 1.25 (> 1). The results of the above indicators indicate that the project was implemented faster than planned. The results of the calculation of the estimated time for the first to third weeks remain consistent with the plan, which is 14 weeks, while for the fourth to twelfth weeks it is lower than planned. The results of the cost evaluation show that from the first week to the fifth week, the average final cost of completing the project was 102.54% higher than the planned budget, while from the sixth week to the twelfth week, the final cost of the project was 90.01% lower than the planned budget of 100%.
INOVASI MANAJEMEN KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT LOKAL Mas, Nasharuddin; Survival, Survival; Irawan, Dafid; Suraji, Aji
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model manajemen kearifan lokal sebagai strategi dalam upaya peningkatan ekonomi kreatif masyarakat lokal. Dalam konteks dinamika ekonomi global dan tantangan pembangunan berkelanjutan, kearifan lokal dipandang sebagai aset budaya dan sosial yang memiliki potensi ekonomi tinggi apabila dikelola secara inovatif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional yang relevan, guna menggali konsep-konsep teoritis dan praktik empiris terkait manajemen berbasis kearifan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai tradisional dan pendekatan manajerial modern dapat menciptakan suatu sistem pengelolaan yang adaptif dan berkelanjutan. Model manajemen yang dirumuskan terdiri atas tiga komponen utama, yaitu: (1) identifikasi dan pelestarian kearifan lokal sebagai modal budaya; (2) strategi manajemen inovatif yang meliputi pelatihan, kelembagaan komunitas, dan digitalisasi; serta (3) orientasi pada peningkatan produk ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat. Model ini diharapkan menjadi kontribusi konseptual yang dapat diterapkan dalam kebijakan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di berbagai daerah.
PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA LOKAL PADA PEKERJAAN PRESERVASI JALAN: SUATU PENDEKATAN MANAJEMEN KEARIFAN LOKAL Suraji, Aji; Irawan, Dafid; Cakrawala, Muhamad; Mas, Nasharuddin; Prabowo, Prabowo; Siswanto, Henri
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan preservasi jalan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur transportasi. Dalam konteks pembangunan berbasis masyarakat, keterlibatan tenaga kerja lokal tidak hanya menjadi solusi efisiensi biaya dan distribusi kesempatan kerja, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan model pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam pekerjaan preservasi jalan melalui pendekatan manajemen kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai sumber akademik, dokumen kebijakan, dan praktik lapangan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai lokal seperti gotong royong, musyawarah mufakat, dan kepemimpinan komunitas ke dalam sistem manajemen proyek dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan sekaligus memperkuat partisipasi dan rasa memiliki masyarakat terhadap proyek. Model yang dihasilkan terdiri dari empat komponen utama: identifikasi potensi lokal, pelibatan partisipatif, pelatihan berbasis lokal, dan sistem insentif sosial. Pendekatan ini membentuk model yang adaptif dan berkelanjutan, serta dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan program preservasi jalan di berbagai daerah dengan karakteristik sosial-budaya yang beragam.
EVALUASI KINERJA BIAYA PROYEK RUMAH SAKIT WILAYAH SELATAN BOJONEGORO DENGAN EARNED VALUE MANAGEMENT Simu, Xaveriana Maria Deljan; Irawan, Dafid; Riman, Riman; Cakrawala, Muhamad
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek, terdapat beberapa ketidakpastian penting yang menentukan keberhasilan proyek. Keberhasilan suatu proyek umumnya dinilai berdasarkan waktu penyelesaian dan biaya yang dikeluarkan, sambil tetap menjaga kualitas hasil yang dihasilkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengevaluasi sejauh mana penerapan evaluasi waktu dan biaya menggunakan metode Earned Value pada proyek konstruksi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kinerja proyek dari aspek Schedule Performance Index (SPI) dan Cost Performance Index (CPI), serta menganalisis efektivitas penerapan metode Earned Value Management (EVM) dalam pengendalian biaya proyek. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Earned Value Management. setelah dilakukan analisis indeks kinerja menunjukkan bahwa Schedule Performance Index (SPI) proyek pembangunan rumah sakit umumnya mengalami keterlambatan, dengan rata-rata SPI sebesar 0,66. Meskipun ada peningkatan SPI pada bulan-bulan tengah proyek, pada bulan terakhir nilai SPI mencapai 1,00, menandakan penyelesaian sesuai jadwal. Sementara itu, Cost Performance Index (CPI) menunjukkan kinerja biaya yang sangat baik dan stabil dengan nilai 1,11, yang berarti proyek mampu mengendalikan biaya lebih efisien dari anggaran secara keseluruhan, meskipun terjadi keterlambatan waktu pengendalian biaya berjalan efektif. Penerapan Earned Value Management (EVM) terbukti efektif dalam memantau dan mengendalikan biaya serta jadwal proyek secara real-time, sehingga risiko pembengkakan biaya dan keterlambatan dapat diminimalkan.
EVALUASI TINGKAT KESELAMATAN LALU LINTAS DI SIMPANG EMPAT TRUNOJOYO DENGAN PENDEKATAN TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE (TCT) Freitas, Manuel; Cakrawala, Mohammad; Riman, Riman; Irawan, Dafid
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis tingkat keselamatan lalu lintas di persimpangan empat yang tidak dilengkapi dengan sinyal di Jalan Trunojoyo, Kota Malang menggunakan metode Traffic Conflict Technique (TCT). Latar belakang penelitian adalah tingginya volume kendaraan dan perilaku pengemudi yang kurang disiplin, berpotensi menimbulkan konflik lalu lintas dan kecelakaan di persimpangan tanpa pengaturan sinyal. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan dengan observasi langsung terhadap kecepatan kendaraan, jarak antar kendaraan saat konflik, serta tindakan pengemudi menghindari kecelakaan seperti pengereman mendadak, mengelak, dan mempercepat laju kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan konflik lalu lintas didominasi kendaraan roda dua, khususnya sepeda motor yang sering terlibat konflik dengan sesama sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Konflik paling sering adalah jenis crossing (memotong jalur) dengan kecepatan kendaraan 12,6-39,7 km/jam, jarak antar kendaraan 1-3 meter, dan nilai Time to Accident (TA) 0,10-0,47 detik. Faktor utama risiko kecelakaan meliputi perilaku pengemudi tidak tertib, volume lalu lintas tinggi, dan minimnya fasilitas keselamatan. Metode TCT terbukti efektif mengidentifikasi potensi konflik dan titik rawan kecelakaan di simpang tak bersinyal. Penelitian merekomendasikan peningkatan fasilitas keselamatan seperti rambu peringatan, marka jalan jelas, penegakan hukum ketat, serta peningkatan kesadaran dan disiplin berlalu lintas pengguna jalan untuk menurunkan risiko konflik dan kecelakaan di persimpangan sejenis.
OPTIMASI STRUKTUR BANGUNAN BERTINGKAT LIMA DENGAN SAP2000 (STUDI KASUS RUMAH SAKIT SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO) Anjani, Erdinsa Amilika; Irawan, Dafid; Aditya, Candra; Halim, Abdul
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi struktur bangunan bertingkat lima menggunakan perangkat lunak SAP2000, dengan studi kasus Rumah Sakit Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Perbandingan dilakukan antara metode perhitungan manual menggunakan metode matriks kekakuan dan analisis numerik dengan bantuan SAP2000. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan nilai momen ultimate (Mu) antara kedua metode berkisar antara 2% hingga 15%, dengan hasil tertinggi pada elemen 2 node 2 sebesar 121,71 kNm (SAP2000) dan 110,00 kNm (manual). Selanjutnya, dilakukan optimasi terhadap penampang balok dari ukuran awal 0,7×0,35 m menjadi 0,6×0,30 m serta pengurangan diameter tulangan dari 16 mm menjadi 14 mm. Setelah optimasi, nilai Mn sebesar 137,75 kNm tetap lebih besar dari Mu yang dibutuhkan, sehingga struktur tetap aman. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan SAP2000 dapat meningkatkan efisiensi waktu, akurasi perhitungan, dan memungkinkan optimasi struktur tanpa mengurangi aspek keamanan. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penerapan teknologi analisis struktur untuk bangunan menengah secara efisien dan ekonomis.