Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS QUANTITY TAKE OFF STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT DENGAN METODE BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) K, M. Maulana; Irawan, Dafid; Aditya, Candra; Halim, Abdul
Prosidia Widya Saintek Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan estimasi quantity take off nerupakan salah satu proses krusial pada sebuah proyek konstruksi. Saat ini estimasi quantity take off masih dilakukan secara manual dengan cara menghitung volume setiap komponen dalam gambar kerja, proses ini tidak efektif dari segi waktu dan memiliki tingkat kemungkinan human error yang tinggi. Salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kinerja adalah menerapkan metode Building Information Modeling (BIM) pada estimasi quantity take off agar dapat meningkatkan efektivitas kerja. Salah satu software yang mampu membantu untuk mendesain, mensimulasi, dan memvisualisasi bangunan yang lebih baik yaitu software Revit. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran atau disebut dengan mixed method, yang difokuskan pada pekerjaan estimasi quantity take off bagian struktur gedung. Hasil penghitungan BIM dengan menggunakan software Autodesk Revit 2019 dibandingkan dengan hasil penghitungan secara konvensional yang didapat dari DED kontraktor, untuk mengetahui selisih hasil perhitungan kedua metode ini. Objek penelitian ini adalah pembangunan gedung Laboratorium Klinik Ultra Medica di Tulungagung. Hasil penelitian menunjukan perhitungan quantity take off menggunakan metode konvensional dan BIM, diapatkan penggunaan metode BIM dapat meningkatkan akurasi perhitungan volume pada masing – masing item pekerjaan menunjukan selisih tertentu, pekerjaan balok memiliki rata-rata selisih sebesar 2.7%, pekerjaan kolom memiliki rata-rata selisih sebesar 2.8%. Berdasarkan prespektif user melalui responden pada penelitian ini, disimpulkan penerapan konsep BIM dalam integrasi dan kolaborasi, mampu meminimalisir kesalahan, mengurangi biaya, dan meningkatkan komunikasi serta intergritas.
ANALISIS AKSELERASI PENJADWALAN PROYEK DENGAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD DAN FAST TRACK TERHADAP EFISIENSI BIAYA DAN WAKTU. Ananda, Dimas Tri; Irawan, Dafid; Riman, Riman; Halim, Abdul
Prosidia Widya Saintek Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara dan telah ditetapkan awal serta akhir pekerjaannya. Proyek pada studi ini mengalami keterlambatan memulai dan dipastikan terjadi keterlambatan untuk penyelesaiannya. Oleh karena itu perlu dilakukan penjadwalan ulang dengan berbagai metode kerja supaya selesai pada waktu yang ditentukan guna terhindar dari denda pinalti. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui durasi waktu pengerjaan proyek Pasar Mergan Kota Malang setelah diaplikasikan dengan metode percepatan dan menghitung perbandingan biaya pekerjaan proyek. Pada penelitian ini menggunakan jam kerja shift dan menggunakan Precedence Diagram Method dan Fast Track dengan bantuan program Microsoft Project 2010 guna mendapatkan jalur kritis pada setiap item pekerjaan untuk mendapat perbandingan hasil yang bisa dianalisa mengenai dampak durasi dan biaya proyek. Dari hasil analisis diperoleh hasil dari waktu normal selama 148 hari dan mengalami keterlambatan 6 hari sehingga pada kondisi normal dibutuhkan biaya tambahan dan membayar denda keterlambatan sebesar Rp. 65.317.259,91. Setelah dilakukan percepatan dari durasi waktu normal 148 hari menjadi 124 hari dan mengalami penghematan biaya sebesar Rp 37.688.740,80 untuk Precedence Diagram Method, sedangkan untuk metode Fast Track menjadi 120 hari dengan biaya Rp35.552.299,20 dari durasi normal.
ANALISIS KENYAMANAN PEJALAN KAKI TERHADAP JALUR PEDESTRIAN DI JALAN VETERAN BOJONEGORO Zakaria, Dicky; Suraji, Aji; Irawan, Dafid
Prosidia Widya Saintek Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang kota merupakan tempat terbuka bagi semua. Pedestrian merupakan ruang terbuka akan tetapi ruang terbuka ini sangatlah minim untuk digunakan dikarenakan diambil alih fungsi bagi pedagang kaki lima, tukang becak, lahan didirikan toko, dari beberapa faktor dapat dijadikan bahan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan, fisik, jumlah pengguna, tingkat kenyamanan. Lokasi penelitian dilaksanakan pada jalan protokol jalan veteran kabupaten Bojonegoro dengan menggunakan metode pengambilan data kuesioner dan observasi. Tahapan metode analisis dengan identifikasi fisik jalur, uji instrument penelitian, uji prasyarat normalitas, uji hipotesis. Hasil Penelitian dari 13 aspek indikator kenyamanan didapat 2 aspek mendapatkan kategori Nyaman, 8 aspek mendapatkan kategori Cukup Nyaman dan 3 aspek mendapatkan kategori Kurang Nyaman. Jadi secara umum tingkat kenyamanan pejalan kaki terhadap penggunaan jalur pedestrian dapat dikategorikan Cukup Nyaman.
ANALISIS HUBUNGAN METODE PERCEPATAN PEKERJAAN TERHADAP WAKTU DAN BIAYA PROYEK APARTEMEN OASE PARK TANGERANG SELATAN Fahmi, A. Hilal; Irawan, Dafid; Halim, Abdul; Riman, Riman
Prosidia Widya Saintek Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan Proyek Apartemen OASE Park Tangerang Selatan dari segi waktu dan biaya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan pengumpulan datanya yaitu studi literatur. Analisis data dalam penelitian ini meliputi pembuatan jadwal dengan waktu normal, analisis penghitungan anggaran biaya, dan analisis mempercepat waktu pelaksanaan proyek. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan RAB pada kondisi normal didapatkan hasil dengan total biaya sebesar Rp 232.260.521.821,50 dan mendapatkan total waktu penyelesaian proyek selama 772 hari. Perhitungan RAB pada kondisi percepatan (lembur) didapatkan hasil dengan total biaya sebesar Rp 267.235.865.792,76 dan mendapatkan total waktu penyelesaian proyek selama 603 hari. Perhitungan RAB pada perubahan metode pelaksaan menggunakan plat lantai steel deck didapatkan hasil dengan total biaya sebesar Rp 242.123.610.859,24 dan mendapatkan total waktu selama 603 hari. Berdasarkan kedua percepatan yang dilakukan, diperoleh hasil total biaya pada kondisi lembur mengalami peningkatan prosentase sebesar 15% dan total biaya pada perubahan metode mengalami peningkatan prosentase sebesar 4%. Sedangkan pada total durasi sama-sama mengalami penurunan prosentase, yaitu pada pada konsisi lembur sebesar 10% dan pada perubahan metode sebesar 22%. Dari kedua percepatan tersebut, dihitung total biaya akhir yang paling baik adalah percepatan waktu dengan perubahan metode menggunakan steeldeck karena paling cepat pelaksanaanya dan mendapatakan total biaya akhir yang paling murah yaitu sebesar Rp 242.123.610.859,24 dengan crash duration selama 169 hari.
ANALISIS POTENSI KERUNTUHAN BENDUNGAN DAN PENGEMBANGAN TINDAK DARURAT Putra, Ansyari Pratama; Riman, Riman; Irawan, Dafid
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keruntuhan bendungan merupakan ancaman serius bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko bencana yang terkait dengan keruntuhan bendungan dan merancang rencana tindakan darurat yang adaptif berdasarkan hasil analisis tersebut. Fokus pada PLTA Wampu, metode analisis deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi potensi risiko, mengklasifikasikan bahaya banjir, dan menentukan tingkat bahaya bendungan. Hasil analisis skenario keruntuhan menunjukkan variasi dampak terhadap wilayah tergantung pada kondisi cuaca dan jenis keruntuhan. Klasifikasi bahaya banjir dibuat untuk menentukan zona bahaya, yang penting untuk rencana evakuasi. Perangkat lunak HEC-RAS dan QGIS digunakan untuk menganalisis hidrologi dan pemetaan spasial yang mendukung identifikasi risiko. Data-data ini membantu dalam penentuan zona-zona bahaya dan estimasi jumlah keluarga yang berisiko. Hasilnya menunjukkan bahwa PLTA Wampu dikategorikan sebagai tingkat bahaya sangat tinggi. Implikasi dari analisis menyoroti kebutuhan akan rencana tindak darurat yang adaptif. Rekomendasi meliputi identifikasi wilayah rentan, strategi evakuasi berdasarkan zona bahaya, dan langkah mitigasi cepat. Kesimpulan ini memberikan landasan yang kuat untuk respons yang tepat terhadap potensi keruntuhan bendungan, menekankan pentingnya mitigasi dan perlindungan masyarakat terdampak
PENERAPAN JALUR SEPEDA PADA JARINGAN JALAN DI KOTA MALANG Suraji, Aji; Cakrawala, Mohamad; Halim, Abdul; Aditya, Candra; Riman, Riman; Irawan, Dafid; Sudjianto, Agus Tugas
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalur sepeda merupakan bagian dari penyediaan fasilitas pengguna kendaraan tak bermotor dengan karakteristik utama kecepatan rendah dan rentan kecelakaan. Oleh karena itu perlu perencanaan penerapan jalur sepeda yang sesuai dengan kriteria perencanaan. Tujuan kajian ini adalah untuk membuat analisis penerapan jalur sepeda pada jaringan jalan di Kota Malang. Metode pendekatan yang dilakukan adalah analisis situasi dari kondisi jalan yang ada kemudian dilakukan perencanaan penerapan jalur sepeda. Metode analisis menggunakan identifikasi ruas jalan kemudian dihitung tingkat pelayanan jalan pada ruas tersebut. Setelah dilakukan survei kondisi lapangan, maka alternatif rute yang sesuai untuk diterapkan jalur sepeda adalah Jl. Borobudur, Jl. Soekarno Hatta, Jl. MT. Panjaitan, Jl. Brigjen Slamet Riyadi, Jl. Letjen Sutoyo, dan Jl. Letjen S. Parman. Adapun jenis jalur sepeda yang sesuai dengan kondisi adalah jalur sepeda tipe C dimana jalur sepeda berada pada badan jalan. Implikasi dari penerapan jalur sepeda ini diharapkan tersedia jalur sepeda yang berkeselamatan dan sebagian pengguna jalan secara berangsur-angsur sudi berpindah dari pengguna kendaraan bermotor ke kendaraan sepeda.
PENJADWALAN ULANG PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT PARU DUNGUS MADIUN: Studi Kasus: Pembangunan Gedung Rumah Sakit Paru Dungus Madiun Widiyanti, Candra; Irawan, Dafid; Halim, Abdul
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1 No 1 (2021): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v1i1.217

Abstract

Ada beberapa metode penjadwalan proyek yang digunakan untuk mengelola waktu dan sumber daya proyek. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pertimbangan penggunaan metode-metode tersebut didasarkan atas kebutuhan dan hasil yang ingin dicapai terhadap kinerja penjadwalan. Kinerja penjadwalan proyek pembangunan RSUD Building Dungus Madiun berdasarkan laporan proyek pembangunan tidak ada penundaan selama 2 bulan, karena pemilik proyek menginginkan proyek selesai sesuai jadwal, sehingga durasi proyek dipercepat dari 180 hari menjadi 120 hari. Dalam penelitian ini untuk mempercepat waktu penyelesaian proyek agar tidak terjadi keterlambatan maka peneliti menggunakan metode crash program. Pada metode crash program tidak ada penambahan tenaga kerja tetapi dilakukan dengan menambah jam kerja atau lembur pada pekerjaan di jalur kritis. Hasil penjadwalan menggunakan crash program untuk mencapai durasi 180 hari hingga 120 hari membutuhkan 18 kali crash dengan biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 4.788.805.576.
PERBANDINGAN RESPONS STRUKTUR PADA PORTAL BERTINGKAT BERDASARKAN SNI 1726-2012 DENGAN VARIASI PENEMPATAN DINDING GESER Prischila Litha, Jenny; Aditya, Candra; Irawan, Dafid
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1 No 2 (2021): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v1i2.218

Abstract

Secara geologi Indonesia terletak di antara 4 lempeng utama dunia yang aktif, sehingga merupakan wilayah yang rawan terjadi gempa bumi. Akibat pengaruh gempa ini maka diperlukan perencanaan struktur yang lebih komplek, yaitu dengan menggunakan analisis dinamis. Gempa tidak dapat diprediksi waktu dan tempat kejadiannya. Semakin penting suatu bangunan maka semakin lama bangunan itu harus bertahan, sehingga semakin besar gaya gempa yang harus diperhitungkan terhadap bangunan tersebut. Penelitian ini membandingkan nilai drift ratio, nilai displacement serta pola goyangan terhadap variasi model struktur yang terjadi akibat beban gempa respons spektrum. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis respon spektrum dengan dimodelkan 4 model struktur bangunan yaitu, 1 model struktur rangka dan 3 model struktur bangunan dengan variasi penempatan dinding geser menggunakan program ETABS. Hasil analisis menunjukkan nilai drift ratio yang didapat pada masing-masing model struktur menunjukkan presentase yang paling kecil yaitu pada struktur dinding geser model 3 sebesar 1,296% dan nilai displacement yang didapat pada masing-masing model struktur menunjukkan presentase yang paling kecil yaitu pada struktur dinding geser model 3 sebesar 17, 474%. maka didapatkan model struktur shear wall yang paling kaku yaitu struktur shear wall model 3, yaitu model struktur dengan letak shear wall yang berada pada inti gedung.
ANALISA PERCEPATAN WAKTU TERHADAP BIAYA DENGAN SISTEM SHIFT MENGGUNAKAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD, FAST-TRACK DAN CRITICAL PATH METHOD Dinda Ayu Devi, Dinda; Irawan, Dafid; Cakrawala, Muhammad
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1 No 2 (2021): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v1i2.220

Abstract

Proyek adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara yang telah ditetapkan awal pekerjaannya dan waktu selesainya. Proyek dalam studi ini start pekerjaannya mengalami keterlambatan selama 12 hari, sehingga dengan menggunakan kurva S yang telah dibuat oleh kontraktor sebelumnya, dapat dipastikan selesainya proyek tersebut akan mengalami keterlambatan. Oleh karena itu perlu dilakukan penjadwalan ulang dalam proyek tersebut dengan berbagai metode kerja supaya selesai pada batas waktu yang telah ditentukan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jam kerja sistem shift untuk dapat mempercepat durasi waktu proyek yang akan dianalisis dengan membandingkan metode Precedence Diagram Method (PDM), Fast-Track dan Critical Path Method untuk mendapatkan pekerjaan yang berada pada jalur kritis dan dilakukan percepatan. Setelah durasi percepatan diketahui, maka akan di analisa mengenai dampak durasi waktu terhadap biaya proyek. Dari hasil Analisa, diperoleh hasil pada durasi normal selama180 hari mengalami keterlambatan selama 12 hari sehingga pada kondisi normal dibutuhkan tambahan biaya untuk membayar denda sebesar Rp 210.714.001,34. Setelah percepatan durasi waktu dari 180 hari menjadi 152 hari untuk metode CPM dan PDM, sedangkan untuk metode fast track menjadi 147 hari. Dampak percepatan waktu terhadap biaya mengalami peningkatan sebesar 0,55% yakni Rp 96.612.415,31 untuk metode PDM dan CPM, sedangkan metode fast track biaya mengalami peningkatan sebesar 0,53% yakni Rp 92.695.605,71 dari durasi normal.
ANALISA PERHITUNGAN ANGGARAN BIAYA DENGAN METODE AHSP PUPR, KAB. BANGLI 2022, SNI 2021 DAN DOKUMEN KONTRAK PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN LANTAI TIGA TIPE 24 Ferdiawan Listianto, Ferdiawan Listianto; Irawan, Dafid; Cakrawala, Muhammad
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2023): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v3i2.420

Abstract

Rencana anggaran belanja (RAB), yang meliputi bagian dari perencanaan penyusunan anggaran. Untuk mencapai profitabilitas pengembangan konstruksi gedung, perlu dilakukan analisis rencana anggaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan anggaran pembangunan Rusun tipe 24 lantai 3 dengan menggunakan metode AHSP PUPR Kab, Bangli 2022, SNI 2021 dan dokumen kontrak. Untuk mengetahui perbandingan persentase dan perkiraan anggaran mana yang lebih ekonomis, diperlukan data dengan referensi proyek langsung. Cara mengetahui perbedaan metode AHSP PUPR KAB. Bangli, SNI 2021 dan dokumen kontrak dirancang untuk menganalisis faktor tenaga kerja dan material dari ketiga metode tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan estimasi anggaran biaya AHSP dengan metode PUPR, Kab. Bangli 2022 dan dokumen kontrak: Rp51.668.931,40,- Persen 3% Selisih perkiraan anggaran metode SNI 2021 dengan dokumen kontrak adalah: Rp111.967.329,50,- Selisih 7% Anggaran Biaya Metode AHSP-PUPR Kab. Bangli 2022 dan SNI 2021 sebagai berikut: Rp60.028.398,10,- Persen 4% Metode AHSP PUPR digunakan pada hasil perhitungan evaluasi Kab. Bangli 2022, Rp1.656.041.113,92, - 2021 Hasil perhitungan penilaian yang dilakukan, dengan menggunakan Rp- dan dokumen kontrak Rp1.707.710.045,32,- Terlihat metode yang lebih efektif adalah SNI 2021.