Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN RESPONS STRUKTUR PADA PORTAL BERTINGKAT BERDASARKAN SNI 1726-2012 DENGAN VARIASI PENEMPATAN DINDING GESER Prischila Litha, Jenny; Aditya, Candra; Irawan, Dafid
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1 No 2 (2021): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v1i2.218

Abstract

Secara geologi Indonesia terletak di antara 4 lempeng utama dunia yang aktif, sehingga merupakan wilayah yang rawan terjadi gempa bumi. Akibat pengaruh gempa ini maka diperlukan perencanaan struktur yang lebih komplek, yaitu dengan menggunakan analisis dinamis. Gempa tidak dapat diprediksi waktu dan tempat kejadiannya. Semakin penting suatu bangunan maka semakin lama bangunan itu harus bertahan, sehingga semakin besar gaya gempa yang harus diperhitungkan terhadap bangunan tersebut. Penelitian ini membandingkan nilai drift ratio, nilai displacement serta pola goyangan terhadap variasi model struktur yang terjadi akibat beban gempa respons spektrum. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis respon spektrum dengan dimodelkan 4 model struktur bangunan yaitu, 1 model struktur rangka dan 3 model struktur bangunan dengan variasi penempatan dinding geser menggunakan program ETABS. Hasil analisis menunjukkan nilai drift ratio yang didapat pada masing-masing model struktur menunjukkan presentase yang paling kecil yaitu pada struktur dinding geser model 3 sebesar 1,296% dan nilai displacement yang didapat pada masing-masing model struktur menunjukkan presentase yang paling kecil yaitu pada struktur dinding geser model 3 sebesar 17, 474%. maka didapatkan model struktur shear wall yang paling kaku yaitu struktur shear wall model 3, yaitu model struktur dengan letak shear wall yang berada pada inti gedung.
ANALISA PERCEPATAN WAKTU TERHADAP BIAYA DENGAN SISTEM SHIFT MENGGUNAKAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD, FAST-TRACK DAN CRITICAL PATH METHOD Dinda Ayu Devi, Dinda; Irawan, Dafid; Cakrawala, Muhammad
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1 No 2 (2021): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v1i2.220

Abstract

Proyek adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara yang telah ditetapkan awal pekerjaannya dan waktu selesainya. Proyek dalam studi ini start pekerjaannya mengalami keterlambatan selama 12 hari, sehingga dengan menggunakan kurva S yang telah dibuat oleh kontraktor sebelumnya, dapat dipastikan selesainya proyek tersebut akan mengalami keterlambatan. Oleh karena itu perlu dilakukan penjadwalan ulang dalam proyek tersebut dengan berbagai metode kerja supaya selesai pada batas waktu yang telah ditentukan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jam kerja sistem shift untuk dapat mempercepat durasi waktu proyek yang akan dianalisis dengan membandingkan metode Precedence Diagram Method (PDM), Fast-Track dan Critical Path Method untuk mendapatkan pekerjaan yang berada pada jalur kritis dan dilakukan percepatan. Setelah durasi percepatan diketahui, maka akan di analisa mengenai dampak durasi waktu terhadap biaya proyek. Dari hasil Analisa, diperoleh hasil pada durasi normal selama180 hari mengalami keterlambatan selama 12 hari sehingga pada kondisi normal dibutuhkan tambahan biaya untuk membayar denda sebesar Rp 210.714.001,34. Setelah percepatan durasi waktu dari 180 hari menjadi 152 hari untuk metode CPM dan PDM, sedangkan untuk metode fast track menjadi 147 hari. Dampak percepatan waktu terhadap biaya mengalami peningkatan sebesar 0,55% yakni Rp 96.612.415,31 untuk metode PDM dan CPM, sedangkan metode fast track biaya mengalami peningkatan sebesar 0,53% yakni Rp 92.695.605,71 dari durasi normal.
ANALISA PERHITUNGAN ANGGARAN BIAYA DENGAN METODE AHSP PUPR, KAB. BANGLI 2022, SNI 2021 DAN DOKUMEN KONTRAK PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN LANTAI TIGA TIPE 24 Ferdiawan Listianto, Ferdiawan Listianto; Irawan, Dafid; Cakrawala, Muhammad
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2023): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v3i2.420

Abstract

Rencana anggaran belanja (RAB), yang meliputi bagian dari perencanaan penyusunan anggaran. Untuk mencapai profitabilitas pengembangan konstruksi gedung, perlu dilakukan analisis rencana anggaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan anggaran pembangunan Rusun tipe 24 lantai 3 dengan menggunakan metode AHSP PUPR Kab, Bangli 2022, SNI 2021 dan dokumen kontrak. Untuk mengetahui perbandingan persentase dan perkiraan anggaran mana yang lebih ekonomis, diperlukan data dengan referensi proyek langsung. Cara mengetahui perbedaan metode AHSP PUPR KAB. Bangli, SNI 2021 dan dokumen kontrak dirancang untuk menganalisis faktor tenaga kerja dan material dari ketiga metode tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan estimasi anggaran biaya AHSP dengan metode PUPR, Kab. Bangli 2022 dan dokumen kontrak: Rp51.668.931,40,- Persen 3% Selisih perkiraan anggaran metode SNI 2021 dengan dokumen kontrak adalah: Rp111.967.329,50,- Selisih 7% Anggaran Biaya Metode AHSP-PUPR Kab. Bangli 2022 dan SNI 2021 sebagai berikut: Rp60.028.398,10,- Persen 4% Metode AHSP PUPR digunakan pada hasil perhitungan evaluasi Kab. Bangli 2022, Rp1.656.041.113,92, - 2021 Hasil perhitungan penilaian yang dilakukan, dengan menggunakan Rp- dan dokumen kontrak Rp1.707.710.045,32,- Terlihat metode yang lebih efektif adalah SNI 2021.
ANALISIS PERBANDINGAN NILAI KONTRAK LUMPSUM DAN UNIT PRICE ITEM PEKERJAAN MEP DENGAN METODE AHP (Studi Kasus : Proyek Ciputra World Surabaya Phase 3) Sudarmanto, Rizka; Irawan, Dafid; Halim, Abdul
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2023): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v3i2.446

Abstract

Kontrak menjabarkan bentuk kerjasama, baik dalam hal teknik, komersial, maupun dari segi hukum dengan poin-poin yang telah disepakati oleh kedua belah pihak yaitu pemilik dengan konraktor. Sehingga kedua belah pihak harus mencermati pasal-pasal yang ada dalam kontrak guna menghindari risiko yang timbulkan dari kontrak yang telah disepakati. Setiap usaha jasa kontruksi akan selalu muncul risiko kerugian dari segi nilai jenis kontrak antara nilai kontrak lumpsum dan unit price maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui jenis kontrak mana yang lebih menguntungkan untuk pekerjaan konstruksi retail (mall) khusunya dibidang Mechanical Electrical Plumbing (MEP) dan untuk mengetahui permasalahan yang dominan dari dua jenis kontrak mana yang memiliki resiko dari segi pembengkakan biaya serta waktu untuk pekerjaan. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan data primer dan sekunder dimana data primer berupa menyebarkan 40 kuesioner sedangkan data sekunder berupa data proyek kemudian dari kedua data tersebut dianalisis perhitungan menggunakan bantuan Microsoft Excel dengan metode perhitungan Analytic Hierarchy Procces (AHP). Berdasarkan dari item pekerjan MEP jenis kontrak yang sesuai ialah  jenis kontrak lumpsum dimana yang mampu menghasilkan keuntungan dengan presentasi sebesar 60%. Kemudian hasil analisis metode AHP, kontrak lumpsum memiliki risiko pembengkakan biaya (cost) yang lebih tinggi dengan bobot 55% : 45%.
PERANCANGAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE LOAD RESISTANCE FACTOR DESIGN (LRFD): Studi Kasus: Mall Bali Galeria Arya Syahputra, Okky; Irawan, Dafid; Halim, Abdul; Riman
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 5 No 2 (2025): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan struktur bangunan adalah aspek penting dalam bidang teknik sipil dengan fokus pada keamanan, efisiensi dan durabilitas. Penelitian ini membahas penerapan metode Load Resistance Factor Design (LRFD) dalam merancang struktur Mall Bali Galeria, sebuah pusat perbelanjaan dengan kompleksitas arsitektural tinggi di Bali. LRFD menggabungkan faktor beban dan tahanan untuk mengatasi ketidakpastian dalam desain, seperti variasi material dan beban yang diterima bangunan selama masa pakainya, sehingga menghasilkan desain yang lebih aman dan ekonomis dibandingkan metode lain seperti Allowable Stress Design (ASD). Data teknis termasuk denah bangunan, jenis material dan kondisi lingkungan dimodelkan menggunakan software ETABS dengan simulasi untuk menguji respons bangunan terhadap beban mati, hidup dan angin. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan LRFD didukung oleh ETABS memenuhi standar keamanan dan stabilitas serta lebih efisien dalam penggunaan material dibandingkan ASD. Perencanaan struktur tersebut mencakup plat dak dengan ketebalan 10-12 cm, kolom dengan diameter 900-1000 mm, balok dengan dimensi 400x600 hingga 600x750, serta pondasi bored pile dengan diameter 30 cm. Kesimpulannya, metode LRFD sangat efektif untuk bangunan dengan kompleksitas tinggi seperti Mall Bali Galeria sehingga memastikan keamanan dan efisiensi material dalam desain struktur.
ANALISIS RISIKO PROYEK DAN MINAT INVESTASI INFRASTRUKTUR JALAN TOL Suraji, Aji; Irawan, Dafid; Cakrawala, Mohammad; Mas, Nasharuddin
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi infrastruktur jalan tol merupakan instrumen strategis untuk percepatan ekonomi, namun memiliki karakteristik modal besar dan jangka panjang yang berisiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara risiko proyek dengan minat investasi jalan tol melalui metode studi literatur review. Sebanyak 20 literatur dikaji untuk mendefinisikan risiko proyek sebagai ketidakpastian yang berdampak negatif pada biaya, waktu, dan kualitas, serta minat investasi sebagai kecenderungan investor untuk menanamkan modal berdasarkan estimasi pengembalian. Temuan menunjukkan bahwa risiko pembebasan lahan, risiko tarif, dan ketidakpastian politik merupakan faktor determinan utama. Relasi antara keduanya bersifat negatif berkorelasi; semakin tinggi risiko proyek yang tidak terkelola, semakin rendah minat investasi swasta. Efektivitas mitigasi risiko melalui skema Public-Private Partnership (PPP) menjadi kunci dalam meningkatkan daya tarik investasi infrastruktur jalan tol.
MANAJEMEN STRATEGI INVESTASI INFRASTRUKTUR JALAN TOL Suraji, Aji; Irawan, Dafid; Cakrawala, Mohammad; Mas, Nasharuddin
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan tol merupakan proyek strategis yang membutuhkan biaya besar dan manajemen risiko yang kompleks. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam konsep manajemen strategi dan strategi investasi, serta menganalisis relevansinya dalam konteks investasi jalan tol. Metode yang digunakan adalah studi literatur review dengan mensintesis berbagai teori manajemen dan data industri terkait. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa manajemen strategi berfungsi sebagai landasan untuk menentukan arah kebijakan jangka panjang dan rencana induk pembangunan. Strategi investasi berperan sebagai eksekutor finansial melalui diversifikasi pendanaan dan pengelolaan struktur modal yang sehat. Relevansi ketiganya terletak pada terciptanya ekosistem keputusan yang terpadu; di mana visi strategis dan ketepatan investasi berpadu untuk memitigasi risiko inflasi maupun regulasi. Kesimpulannya, sinergi yang kuat antara manajemen strategi dan strategi investasi sangat krusial untuk mencegah kegagalan pendanaan serta memastikan jalan tol menjadi aset produktif yang mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi wilayah secara berkelanjutan.
Analisis Peran Manajer Lapangan dalam Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia pada Proyek Konstruksi di Kota Malang Kartika Dian Rahmawati; Dafid Irawan; Riman Riman
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2026): Januari : Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/konstruksi.v4i1.1337

Abstract

This research looks into how site managers in construction projects in Malang City manage and improve their use of human resources. The research is driven by the significance of effective human resource management in ensuring project success and the lack of studies focusing on the operational strategies of site managers within a local context. This study uses a quantitative method that is both descriptive and analytical. It involves giving out a survey to 40 people, including site managers, contractors, and foremen. The independent variables include leadership and supervisory style, human resource planning and workforce allocation, training and competency development, team communication and coordination, performance monitoring and evaluation, as well as motivation and welfare. The dependent variable is the degree to which human resource management is optimized. The results of validity and reliability tests indicate that all research instruments are valid and reliable. Multiple linear regression analysis shows that leadership and supervisory style, along with human resource planning and workforce allocation, have a significant partial effect on improving HRM practices. Other variables have a positive but statistically insignificant partial effect on the estate. Overall, the management of human resources in construction projects in Malang City is considered to be fairly good. This study confirms that leadership and workforce planning are the main strategic factors for site managers in improving the effectiveness of human resource management in construction projects.