Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Workshop Pembuatan Kuesioner dalam Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Berbasis Kepuasan Pasien di Klinik ABM Lyliana Endang Setianingsih; Afif Wahyudi Hidayat; Anom Dwi Prakoso
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5588

Abstract

Kepuasan pasien merupakan kunci penting dalam meningkatkan mutu dalam pelayanan kesehatan, dan penyedia layanan kesehatan perlu menyadari bahwa fokus utama sistem pelayanan kesehatan adalah pasien. Pasien yang puas akan selalu nyaman saat berada di fasilitas kesehatan seperti klinik atau rumah sakit, walaupun untuk waktu yang lama. Kepuasan pasien merupakan bagian indikator pengukuran mutu pelayanan dalam penilaian terhadap penyedia layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan memiliki sasaran penyelenggara pelayanan kesehatan, yaitu Klinik Amanah Bunda Medika, yang terdiri dari pemilik klinik, pegawai administrasi klinik, serta tenaga medis yang berpraktik di klinik. Kegiatan ini bertujuan untuk menelaah kembali tentang salah satu strategi meningkatkan mutu pelayanan, yaitu dengan cara meningkatkan kepuasan pasien. Sebagai solusi permasalahan yang ada di Klinik Amanah Bunda Medika yang berlokasi di Cikarang, maka kami menawarkan sebuah program untuk sosialisasi metode survei kepuasan pasien, yang terdiri dari kegiatan penyusunan kuesioner, pelaksanaan survei, dan pengolahan data hasil survei. Berdasarkan hasil skor pre-test dan post-test, serta partisipasi peserta, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat dinilai cukup berhasil dalam menyampaikan informasi yang perlu diketahui pengelola klinik tentang pembuatan kuesioner dalam upaya peningkatan mutu pelayanan berbasis kepuasan pasien
Edukasi dan Sosialisasi Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Pada Masyarakat Desa Sukaindah Sebagai Upaya Dalam Mendukung Gerakan Berani (Bekasi Berantas Pandemi) Tahun 2021 Adinda Ayu R; Arasya Zahra Mawaddah; Salsabila Alia Syifa Ibrahim; Anom Dwi Prakoso
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v7i3.1720

Abstract

The initial emergence of the Covid-19 virus sparked various responses from the community of Sukaindah Village. Fear of illness and death due to Covid-19 vaccination in Sukaindah Village significantly escalated. The presence of hoax news circulating among the community regarding deaths from vaccination further fueled fear among the residents of Sukaindah Village. As an effort to alleviate the anxiety of the community in Sukaindah Village, various measures are required to enhance the optimism of the people amidst this pandemic. For individuals who are afraid of being vaccinated, the involvement of healthcare personnel and surrounding stakeholders is necessary to provide education and socialization about Covid-19 vaccination activities to the residents of Sukaindah Village, as part of the effort to support the Bold Movement (Bekasi Fights Pandemic). This Community Service Progam (KKN) conducted by Suherman Medika University students in Sukaindah Village, Sukakarya District, Bekasi Regency. This activity was carried out within a period of 10 days, start from September 13 to September 24, 2021. The existence of hoax circulating among the public about deaths due to vaccinations scared the residents of Sukaindah Village. Focus of community service is data collection on vaccines, education and socialization to accelerate the increase in vaccination achievements, especially in Sukaindah Village. The results of the KKN-T evaluation showed an increase in public understanding of 76% and an increase in vaccination achievement by 3% within a period of 10 days. Keywords: education, socialization, vaccination, bekasi regency program to eradicate the pandemic
Penguatan Peran Front Office dan Customer Service Dalam Pelayanan Rumah Sakit Melalui Pelatihan Service Excellence Anom Dwi Prakoso
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6624

Abstract

Era modern dan terbukanya informasi membuat masyarakat semakin kritis terhadap pelayanan kesehatan yang didapatkan. Rumah Sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang wajib memberikan pelayanan bermutu, terpadu, tidak diskriminatif dan berkeadilan. Pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan service excellence merupakan salah upaya dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien. Tujuan pengabdian ini yaitu meningkatkan peran front office dan customer service dalam pemberian layanan kesehatan melalui pelatihan service excellence Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Sasaran pengabdian yaitu 185 karyawan front office dan customer service Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pendidikan masyarakat dan pelatihan. Hasil pretest dan posttest menunjukkan skor pengetahuan karyawan meningkat dari awalnya mayoritas mendapatkan nilai antara 26-75 menjadi 51-100. Hasil wawancara dan observasi sikap karyawan menunjukkan komitmen dan antusiasme yang baik. Hasil penilaian keterampilan menggunakan rubrik penilaian menunjukkan bahwa keterampilan karyawan setelah mendapatkan pelatihan tergolong “baik” dengan nilai rata-rata diatas 3,5 (skala 1-5). Sosialisasi, edukasi dan pelatihan service excellence terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan front office dan customer service dalam memberikan prima bagi pasien. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif peningkatan kepuasan dan loyalitas pasien terhadap Rumah sakit Sentra Medika Cikarang.
Pelatihan Keselamatan Pasien Bagi Kader Kesehatan di Puskesmas Cikarang Lyliana Endang Setianingsih; Ice Marini; Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi Hidayat; Anom Dwi Prakoso
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v4i2.321

Abstract

Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang menjamin proses pelayanan pasien lebih aman, yang meliputi penilaian risiko, identifikasi dan pengelolaan hal yang berhubungan dengan pencegahan timbulnya risiko. Kejadian tidak diharapkan dalam pelayanan kesehatan bisa mengakibatkan cedera pada pasien, dapat berupa cedera ringan, cedera sedang, cedera berat, bahkan kematian. Kader kesehatan merupakan mitra petugas kesehatan yang memiliki kontribusi dalam suatu wilayah kerja Puskesmas. Dalam melaksanakan tugasnya, para kader kesehatan harus memiliki pengetahuan yang cukup dalam pelayanan masyarakat, salah satunya adalah yang terkait dengan keselamatan pasien.  Sebagai solusi permasalahan, maka kegiatan pengabdian masyarakat yang diadakan untuk kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Cikarang, meliputi topik pelatihan mengenali faktor bahaya dan faktor risiko di tempat kerja, serta menciptakan budaya aman saat melayani masyarakat. Berdasarkan hasil skor pre-test dan post-test, serta tingginya antusiasme kader saat mengikuti pelatihan, maka kegiatan pengabdian masyarakat dinilai cukup berhasil meningkatkan kemampuan kader untuk mengenali faktor bahaya dan faktor risiko, sehingga dapat mencegah terjadinya kejadian tidak diharapkan saat melayani masyarakat.
EDUKASI METODE PROMOSI KESEHATAN BAGI KADER POSYANDU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WANASARI Ice Marini; Lyliana Endang Setianingsih; Anom Dwi Prakoso
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i4.1150

Abstract

Introduction (Background): Data form the Ministry of Health in 2019, active posyandu in Indonesia was 65.42%, while the national target was 80%. The Bekasi District Health Service in its health profile stated that coverage for weighing toddlers in 2020 was 33.93%, decrease from coverage in 2019, this occurred due to the pandemic. Furthermore, the health office instructed health workers and cadres to reopen Posyandu dan carry out innovation activities such as developing promotional media for Posyandu service. Objective: The aim of as developing promotional media for Posyandu service. Objective: The aim of this community service is to increase cadres knowledge about health promotion media that can be used in Posyandu services and to carry out assistance activities in the implementation of Posyandu. Method: This community service is carried out through education for Posyandu cadres RW 11. Education is provided with pretest and posttest activities to measure increased knowledge. Mentoring activities are also carried. Result: The result of the activity showed an increase in knowledge with an average pretest score of 45.3 to 77.6 on the posttest. The cadres chose to make a flyer as a promotional invitation to go to Posyandu which was distributed in the WhatsApp group for mothers of toddlers. For the slogan for inviting people to the Posyandu, cadres used the slogan “Gerakan Oppa (Opss, jangan lupa ke Posyandu)” to be included on a banner that could be clearly read by Posyandu visitors. During the mentoring activity, cadres were given several posters to display in Posyandu. Then a pocket book with the title “health promotion methods in Posyandu” was also given to cadres as a guide for choosing promotion methods that were appropriate for the local Posyandu. Conclusion: There is an increase in knowledge form educational activities about health promotion media at Posyandu. Cadres chose flyer as the promotional method used at Posyandu.
KAJALI-JKN: PEMBENTUKAN KADER REMAJA PEDULI JAMINAN KESEHATAN NASIONAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN IURAN PADA PESERTA JKN Anom Dwi Prakoso; Arasya Zahra Mawaddah; Della Agnes Tasya; Erina Kiky Istyaningrum
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4460

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan tingginya angka pengangguran akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada pekerja sektor formal dan penurunan bahkan kehilangan pendapatan pada pekerja sektor informal. Hal tersebut mengakibatkan banyaknya peserta JKN yang menunggak iuran JKN sehingga status kepesertaannya tidak aktif. Banyaknya peserta JKN yang menunggak iuran mengakibatkan besarnya beban biaya kesehatan yang ditanggung oleh BPJS yang berimbas pada defisitnya anggaran operasional BPJS. Hal ini juga mengakibatkan tidak berjalannya skema subsidi silang atau prinsip gotong royong dari JKN. Tujuan pemberdayaan ini yaitu pemberdayaan siswa SMAN 1 Cikarang Utara melalui peningkatan pengetahuan tentang JKN, keterampilan komunikasi persuasif, pendampingan dan pembentukan Kader khusus JKN. Sasaran pengabdian yaitu 27 siswa SMAN 1 Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu penyuluhan dengan metode ceramah, pelatihan dengan demonstrasi, pendampingan dengan whatsapp group, dan pembentukan strutur organisasi melalui zoom. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan pembentukan kader terbukti dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang JKN sebesar 36,7%, meningkatkan kemampuan kader berkomunikasi persuasif,  terbentuknya kesadaran sosial dan struktur organisasi KAJALI-JKN. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif peningkatan kepesertaan JKN serta kepatuhan masyarakat dalam membayar iuran JKN di Kabupaten Bekasi pasca pandemi Covid-19.
Workshop Pembuatan Kuesioner dalam Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Berbasis Kepuasan Pasien di Klinik ABM Lyliana Endang Setianingsih; Afif Wahyudi Hidayat; Anom Dwi Prakoso
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5588

Abstract

Kepuasan pasien merupakan kunci penting dalam meningkatkan mutu dalam pelayanan kesehatan, dan penyedia layanan kesehatan perlu menyadari bahwa fokus utama sistem pelayanan kesehatan adalah pasien. Pasien yang puas akan selalu nyaman saat berada di fasilitas kesehatan seperti klinik atau rumah sakit, walaupun untuk waktu yang lama. Kepuasan pasien merupakan bagian indikator pengukuran mutu pelayanan dalam penilaian terhadap penyedia layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan memiliki sasaran penyelenggara pelayanan kesehatan, yaitu Klinik Amanah Bunda Medika, yang terdiri dari pemilik klinik, pegawai administrasi klinik, serta tenaga medis yang berpraktik di klinik. Kegiatan ini bertujuan untuk menelaah kembali tentang salah satu strategi meningkatkan mutu pelayanan, yaitu dengan cara meningkatkan kepuasan pasien. Sebagai solusi permasalahan yang ada di Klinik Amanah Bunda Medika yang berlokasi di Cikarang, maka kami menawarkan sebuah program untuk sosialisasi metode survei kepuasan pasien, yang terdiri dari kegiatan penyusunan kuesioner, pelaksanaan survei, dan pengolahan data hasil survei. Berdasarkan hasil skor pre-test dan post-test, serta partisipasi peserta, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat dinilai cukup berhasil dalam menyampaikan informasi yang perlu diketahui pengelola klinik tentang pembuatan kuesioner dalam upaya peningkatan mutu pelayanan berbasis kepuasan pasien
Penguatan Peran Front Office dan Customer Service Dalam Pelayanan Rumah Sakit Melalui Pelatihan Service Excellence Anom Dwi Prakoso
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6624

Abstract

Era modern dan terbukanya informasi membuat masyarakat semakin kritis terhadap pelayanan kesehatan yang didapatkan. Rumah Sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang wajib memberikan pelayanan bermutu, terpadu, tidak diskriminatif dan berkeadilan. Pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan service excellence merupakan salah upaya dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien. Tujuan pengabdian ini yaitu meningkatkan peran front office dan customer service dalam pemberian layanan kesehatan melalui pelatihan service excellence Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Sasaran pengabdian yaitu 185 karyawan front office dan customer service Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pendidikan masyarakat dan pelatihan. Hasil pretest dan posttest menunjukkan skor pengetahuan karyawan meningkat dari awalnya mayoritas mendapatkan nilai antara 26-75 menjadi 51-100. Hasil wawancara dan observasi sikap karyawan menunjukkan komitmen dan antusiasme yang baik. Hasil penilaian keterampilan menggunakan rubrik penilaian menunjukkan bahwa keterampilan karyawan setelah mendapatkan pelatihan tergolong “baik” dengan nilai rata-rata diatas 3,5 (skala 1-5). Sosialisasi, edukasi dan pelatihan service excellence terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan front office dan customer service dalam memberikan prima bagi pasien. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif peningkatan kepuasan dan loyalitas pasien terhadap Rumah sakit Sentra Medika Cikarang.
Analisis perencanaan sumberdaya manusia kesehatan (SDMK) di Puskesmas Kabupaten Kuningan Prakoso, Anom Dwi
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i02.1437

Abstract

Latar Belakang: Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Puskesmas berperan penting dalam memastikan pelayanan kesehatan yang optimal. Ketidaksesuaian jumlah tenaga kesehatan dengan kebutuhan menjadi tantangan, terutama di wilayah berpenduduk padat. Penelitian ini menganalisis kebutuhan SDMK di Kabupaten Kuningan berdasarkan beban kerja sebagai dasar perencanaan efektif.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci dari empat Puskesmas (Cigandamekar, Nusaherang, Lempayung, dan Sukamulya) yang dipilih secara purposif, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis isi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDMK di Puskesmas Kabupaten Kuningan masih belum optimal. Dari empat Puskesmas yang diteliti, hanya satu yang memiliki dokumen perencanaan SDMK yang lengkap. Selain itu, ditemukan ketidaksesuaian antara jumlah tenaga kesehatan yang ada dengan standar kebutuhan, yang dapat mempengaruhi kualitas layanan.Kesimpulan: Faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan tenaga kesehatan meliputi beban kerja, jumlah penduduk, dan luas wilayah. Peningkatan perencanaan SDMK berbasis beban kerja dan kelengkapan dokumen sangat penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kuningan.
Faktor yang berhubungan dengan kinerja kader dalam upaya pelaksanaan program posyandu balita Marini, Ice; Prakoso, Anom Dwi; Hutagaol, Emmelia Kristina
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.815

Abstract

Latar Belakang: Data Kementrian Kesehatan pada akhir 2019 terdapat 298.058 posyandu di Indonesia dan 65,42% yang aktif, angka ini jauh dari target nasional 80%. Kader memiliki peran selain dari tenaga pendamping juga sebagai penggerak masyarakat untuk berperan serta dalam upaya kesehatan sesuai kewenangannya, penggerak masyarakat untuk berperan serta dalam upaya kesehatan dan juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke Posyandu.Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain cross secsional study. Sampel pada penelitian ini 96 orang, diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan penyebaran kuesioner,  data dianalisis secara statistik deskriptif dan uji chi-square.Hasil: Karakteristik responden hampir seluruh responden (96,9%) berusia diatas 25 tahun, Sebagian kecil responden (14,6%) berpendidikan > SMA. Hasil bivariat diperoleh tidak ada hubungan usia (p=0,569), pendidikan (p=0,118), pengetahuan (p=0,155) dengan kinerja kader, namun ada hubungan masa kerja (p=0,020), motivasi (p=0,002) dengan kinerja kader.Kesimpulan: hampir seluruh responden(96,9%) berusia diatas 25 tahun, dan (85,4%) berpendidikan ≤ SMA, lebih dari separuh responden (58,3%) menunjukkan kinerja kurang baik. Terdapat hubungan masa kerja dan motivasi dengan kinerja kader.