Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Influence of Caring Training on Nurses' Ability to Manage Patient Complaints in the Intensive Room of SLG Kediri Hospital Moch. Gandung Satriya; Sri Andarini; Kuswantoro Rusca Putra
Journal Of Nursing Practice Vol. 8 No. 1 (2024): October
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v8i1.526

Abstract

Backgrounds: Satisfaction patient is indicator quality service nursing and success in fulfillment service patient. Standardized service​ already should runs on all units, fine room take care regular, and maintenance units intensive. Purpose: Study this aim for analyze influence caring training towards ability nurse manage complain. Method: Study this using a quantitative design with approach quasy experiment design with group control. Sample size are 21 nurses for every group. Group intervention given based caring training theory swanson. Before and after giving training group intervention will assessed ability nurse manage complain then compared to with group control. Results: Research result show there is significant improvement in implementation​ caring behavior of nurses in manage complain, after get training caring behavior with a mean of 11.38. behavior nurse in give service nursing this is form quality service nursing at home sick that can be influence satisfaction patient. Behavior nurse in give service expected and possible care​ satisfying patient is caring behavior, attention and treatment nurse to client with good. Conclusions: This result expected become reference strategy development for overcome problem related enhancement ability nurse manage complain with consider all over components that influence it in the field nursing.
Kepatuhan Bidan dalam Penerapan Standar Pelayanan Antenatal sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Tulungagung Diadjeng Setya Wardani; Sri Andarini; Rismaina Putri; Miftahul Jannah
Science Techno Health Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja bidan akan mempengaruhi kualitas standar pelayanan antenatal pada ibu hamil, salah satunya adalah pemberian edukasi gizi selama hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Apabila selama hamil gizi ibu terpenuhi dengan baik, maka proses kehamilan dapat dilalui dengan lancar, proses persalinan berjalan dengan aman, dan bayi dilahirkan dengan selamat dan sehat. 1000 Hari Pertama Kehidupan anak dapat dijalani dengan optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan bidan dalam penerapan standar pelayanan Antenatal khususnya pemberikan edukasi gizi saat pemeriksaan Antenatal. Penelitian menggunakan rancangan data crosssectional dengan populasi bidan di Kabupaten Tulungagung sebanyak 76 orang menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner dan ceklist tentang standar pelayanan Antenatal. Data dianalisis dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian dengan uji regresi linier berganda variabel yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan bidan dalam penerapan standar pelayanan antenatal adalah motivasi, kejelasan SOP, pemahaman, usia, dan masa kerja. Kekuatan hubungan dapat dilihat dari nilai OR (Exp B). Kekuatan hubungan yang terbesar ke yang terkecil adalah motivasi (OR = 9,267), kejelasan SOP (OR = 8,823), pemahaman (OR = 8,765), usia (OR = 6,387), dan masa kerja (6,122). Persamaan regresi didapatkan bahwa probabilitas terhadap ketidakpatuhan bidan dalam standar pelayanan ANC adalah 70,84%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi, kejelasan SOP, pemahaman stunting, usia dan masa kerja berpengaruh signifikan dalam penerapan standar pelayanan Antenatal dan tidak ada hubungan antara kompetensi, pelatihan dan fasilitas yang diterima dengan kepatuhan. Saran untuk peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian tentang penerapan keseluruhan standar pelayanan Antenatal sebagai upaya pencegahan stunting yang agar lebih komprehensif.