p-Index From 2021 - 2026
10.414
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Sport Science Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Kesehatan Tambusai ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal EduHealth Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Empowerment Journal Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) JIF Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Physical Therapy Journal of Indonesia Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah jabdimasunipem Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Health Care : Journal of Community Service Physio Journal Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) FISIO MU: Physiotherapy Evidences JPMFKI Nusantara Mengabdi kepada Negeri Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Transformasi Kesejahteraan Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian Dan Kesejahteraan Masyarakat Journal of Community Service Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Health Care : Journal of Community Service

Penyuluhan Fisioterapi Komunitas Dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Low Back Pain Di Posyandu RW 5 Puskesmas Rampal Celaket, Kota Malang Rizky Dini Utami; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Agustin Selviana
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/5n30mm66

Abstract

Low Back Pain (LBP), atau yang umum dikenal sebagai Nyeri Punggung Bawah, merupakan salah satu masalah kesehatan muskuloskeletal yang paling sering terjadi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi, degenerasi jaringan, neoplasma, trauma, gangguan bawaan, penyakit metabolik, dan gangguan autoimunitas. Beberapa faktor risiko yang meningkatkan kejadian LBP antara lain aktivitas fisik berlebihan dalam jangka panjang, stres, kebiasaan mengangkat beban berat, obesitas, serta posisi duduk yang lama. Program penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai Nyeri Punggung Bawah, dengan fokus pada faktor penyebab, upaya pencegahan, serta latihan mandiri di rumah yang dapat membantu mengurangi gejala Nyeri Punggung Bawah. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan pendekatan promotif dan preventif dalam fisioterapi, menggunakan media poster sebagai alat bantu edukasi tentang Low Back Pain, serta memberikan contoh latihan McKenzie sebagai panduan latihan mandiri bagi komunitas lansia. Kegiatan ini dilengkapi dengan sesi tanya jawab guna mengukur efektivitas penyuluhan serta memperkuat pemahaman peserta mengenai latihan mandiri. Kegiatan penyuluhan ini berlangsung dengan lancar dan dapat diterima dengan baik oleh peserta Posyandu Lansia RW.05, Kelurahan Rampal Celaket. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 0% menjadi 100% setelah penyuluhan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia tentang Low Back Pain.
Edukasi dan Penyuluhan Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Mengatasi Masalah Dysmenorrhea Primer Putri Suciani Asyurah; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Agustin Selviana
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/ksdd1493

Abstract

Latar Belakang : Dysmenorrhea primer adalah kondisi nyeri haid akibat aktivitas kontraksi uterus tanpa adanya kelainan patologis di area panggul. Kondisi ini sering dialami oleh remaja perempuan dan berdampak signifikan pada kualitas hidup serta produktivitas mereka. Nyeri biasanya terjadi di perut bagian bawah dan dapat disertai gejala lain, seperti diare, mual, muntah, sakit kepala, serta pusing, sehingga dapat mengganggu aktivitas harian. Latihan abdominal stretching telah terbukti membantu meningkatkan sirkulasi darah, memperkuat otot perut dan punggung bawah, serta meningkatkan fleksibilitas sendi, yang berkontribusi dalam meredakan nyeri akibat dysmenorrhea. Metode: Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan bagi remaja putri tentang dysmenorrhea primer, dengan media poster sebagai alat bantu visual. Tujuannya adalah memberikan edukasi dan pemahaman kepada remaja putri mengenai penyebab, gejala, dan cara penanganan dysmenorrhea, termasuk latihan-latihan sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk mengurangi nyeri. Kesimpulan: Penyuluhan berlangsung dengan baik, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri terkait dysmenorrhea primer. Setelah penyuluhan, remaja putri menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai latihan-latihan untuk mengurangi nyeri, sehingga ada penurunan intensitas nyeri setelah latihan dilakukan di rumah. Kegiatan ini yang dilakukan di Posyandu Remaja RW 01 Kelurahan Rampal Celaket Kecamatan Klojen, Malang berhasil meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan dan penanganan dysmenorrhea primer secara mandiri.
Edukasi dan Penyuluhan Fisioterapi dalam Meningkatkan Pengetahuan Osteoarthritis di Komunitas Lansia Posyandu Rampal Celaket Muhammad Rivaldi; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Agustin Selviana
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/thrgcx32

Abstract

Osteoarthritis (OA) adalah penyakit sendi degeneratif umum pada lansia, terutama di komunitas berpenghasilan rendah, menyebabkan nyeri dan keterbatasan gerak yang berdampak pada kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman lansia tentang OA, faktor risiko, dan pencegahan melalui edukasi fisioterapi di Posyandu Rampal Celaket. Edukasi difokuskan pada latihan penguatan otot quadriceps untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan stabilitas lutut, sehingga dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Penyuluhan diberikan melalui media poster dan sesi tanya jawab dengan 20 peserta lansia. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman tentang OA, dibuktikan dengan kenaikan nilai post-test dibandingkan pre-test. Lansia menunjukkan antusiasme tinggi dan berminat melakukan latihan quadriceps secara rutin di rumah. Program edukasi fisioterapi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia tentang OA dan cara mengelolanya secara mandiri. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya latihan fisik untuk mencegah dan mengurangi gejala OA, sehingga kualitas hidup lansia dapat ditingkatkan.
Edukasi dan Penyuluhan Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Hipertensi di Puskesmas Rampal Celaket Wanda Sepviani Putri; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Agustin Selviana
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/dqcncc88

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai “silent killer” karena dapat terjadi tanpa gejala, namun memiliki risiko komplikasi yang serius, termasuk penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal, akibat gangguan pada pembuluh darah yang menghambat aliran darah dan oksigen menuju jaringan tubuh yang membutuhkannya. Tujuan: Mengedukasi tentang hipertensi terutama tentang gejala gejala dan faktor penyebab hipertensi, serta melakukan latihan mandiri di rumah untuk mencegah hipertensi. Metode : penyuluhan ini berupa promosi kesehatan tentang hipertensi, dengan menggunakan poster sebagai media, dengan tujuan pemahaman masyarakat mengenai hipertensi, melakukan tanya jawab untuk mengetahui informasi tentang keluhan yang dialami oleh masyarakat, dan mengedukasi dengan brisk walking exercise dan senam anti hipertensi. Kesimpulan : penyuluhan fisioterapi yang berlangsung di puskesmas Rampal celaket berjalan lancar dengan baik. Evaluasi terhadap  30 peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang cara mencegah hipertensi. meningkatkan pemahaman mengenai hipertensi serta cara pencegahan dan penanganan melalui latihan yang tepat untuk menghindari kondisi tersebut.
Edukasi dan Penyuluhan Fisioterapi dalam Meningkatkan Pengetahuan Diabetes Mellitus di Komunitas Keluarga Puskesmas Rampal Celaket Aulia Nahdah Salsabila; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Agustin Selviana
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/cvy5as41

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) adalah masalah kesehatan global dengan komplikasi serius, termasuk kerusakan saraf dan ginjal, serta dampak ekonomi signifikan. Latihan aerobik terbukti meningkatkan sensitivitas insulin dan kontrol glikemik pada penderita DM tipe 2. Tujuan: Memberikan edukasi kepada keluarga tentang DM tipe 2, khususnya gejala, faktor penyebab, dan latihan di rumah untuk menurunkan kadar glukosa darah. Metode: Kegiatan ini berupa penyuluhan melalui promosi kesehatan dengan media leaflet, serta tanya jawab untuk menggali keluhan masyarakat dan edukasi tentang aerobik guna menurunkan kadar glukosa. Hasil: Partisipasi tinggi dalam kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan mengenai DM tipe 2 dan pentingnya latihan aerobik sebagai langkah pencegahan. Semua peserta post-test berhasil menjawab dengan benar, menunjukkan efektivitas edukasi. Kesimpulan: Penyuluhan di Puskesmas Rampal Celaket berhasil meningkatkan pengetahuan tentang DM tipe 2. Edukasi ini diharapkan mendukung pencegahan dan pengelolaan diabetes melalui gaya hidup sehat di lingkungan keluarga.
Identifikasi Potensi Bahaya Kerja Pada Pekerja di Pabrik Tahu ABC Malang Ayuni Iswara Putri; Sri Sunaringsih Ika Wardojo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/b63dzr11

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan kegiatan upaya dan perlindungan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, menghindari gangguan fisik dan mental melalui pelatihan, arahan, dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas pekerja serta memberikan bantuan sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik dari pemerintah ataupun tempat mereka bekerja. Tingginya tingkat kecelakaan industri sering disebabkan oleh manajemen K3 yang kurang baik. Potensi bahaya kerja biasanya berasal dari lingkungan kerja, yaitu diantaranya faktor kimia, faktor fisik, faktor biologi, faktor ergonomis, dan faktor psikologis. Oleh karena itu, K3 sangatlah penting untuk kepentingan individu dan lingkungan tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya potensi bahaya kerja di “Pabrik Tahu ABC Malang”. Metode penelitian ini merupakan case study, dimana pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi bahaya kerja fisik, bahaya ergonomi, bahaya biologi dan bahaya psikologi. Sumber bahaya dapat ditemukan pada faktor alat dan bahan kerja, lingkungan kerja, posisi kerja, dan waktu bekerja. Bahaya paling banyak terdapat pada potensi bahaya fisik.
Penyuluhan Fisioterapi pada Komunitas Anak & Remaja tentang Skoliosis di Sekolah Dasar Anak Saleh Malang, Mojolangu, Kota Malang Wanda Alifia Chaerani; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Eleonora Elsa Sucahyo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i3.135

Abstract

Scoliosis is a spinal abnormality with lateral deviation that often appears during the growth period of children and adolescents, especially school-age children. This condition can cause postural disorders, back pain, and activity limitations if not addressed early. Physiotherapy counseling plays a crucial role in raising awareness among schoolchildren and teachers regarding the early detection and prevention of scoliosis. The counseling activity was conducted at Anak Saleh Elementary School in Malang with 37 sixth-grade students (16 boys, 21 girls). The implementation method included interactive education, demonstrations of simple posture checks, and back muscle stretching exercises. Evaluation results showed an increase in students' understanding of the signs of scoliosis, the importance of correct sitting posture, and scoliosis prevention exercises. This activity has implications for increasing elementary school children's knowledge about musculoskeletal health, particularly posture, and is expected to encourage a healthy lifestyle from an early age.
Penyuluhan Fisioterapi pada Komunitas Lansia tentang Osteoarthritis Lutut di Posyandu Cantewa, Mojolangu, Kota Malang Fadillah, Arvin; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Eleonora Elsa Sucahyo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i3.139

Abstract

Aging is a process of increasing age that involves a decline in the body's ability to repair itself, leading to psychological problems, physical, mental, and socioeconomic decline. Older adults often experience joint problems that interfere with their activities and independence. Knee osteoarthritis (OA) is one of the main causes of knee pain in the elderly, characterized by degeneration of joint cartilage, stiffness, and limited movement. This condition has an impact on the decline in quality of life and independence of the elderly. The prevalence of joint disease in Indonesia is quite high, especially in people over the age of 55. OA is more common in women due to hormonal, anatomical, and physical activity factors. This activity aims to provide physiotherapy education on prevention, non-pharmacological treatment, and simple exercises to support knee function in elderly people with OA. The educational activity was carried out at the Cantewa Health Center, Mojolangu, Malang City, with 15 participants (1 male, 14 females). The methods used included interactive lectures, discussions, and demonstrations of quadriceps strengthening exercises and knee muscle stretching. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of risk factors, symptoms, and simple exercises in the prevention and management of knee OA. This activity has implications for increasing the awareness of the elderly to perform light physical exercises regularly as a strategy to maintain knee joint health. Community-based physiotherapy education is expected to be carried out continuously.
EDUKASI PENCEGAHAN TERHADAP KEJADIAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER PADA PEKERJA CAKE AND BAKERY DI KABUPATEN PONOROGO Bintang Saputri, Triasti; Sri Sunaringsih Ika Wardojo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i3.140

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) are one of the most common hazards experienced by workers where injuries occur to muscles, tendons, ligaments, and joints due to continuous static work activities over a long period of time. There are several factors that cause musculoskeletal disorders, such as age, gender, work attitude, and work duration. The purpose of this activity is to increase the level of worker knowledge of MSDs and identify workers' MSD complaints. This activity method uses primary data through observation and Nordic Body Map measurements and a pre-post questionnaire to determine the level of worker knowledge about MSDs. The results found that the majority of workers experienced complaints in the back area (12 people (46%) and the lower neck area (8 people (30%), as well as an increase in knowledge about MSDs.
Co-Authors Achmad Mabrur Adistya Sukmadora Ayustasari Kusuma Putri Afifah Tohiroh Afifah, Luthfiana Nur Agustin Selviana Amalia Solichati Rizqi Amaliatul Khanifa Aprilia Aulianti Aprilia, Uun Dian Arys Hasta Baruna Aulia Nahdah Salsabila Ayuni Iswara Putri Azhar Ihza Pamedar Sabda Azhar Ihza Pamedar Sabda Azmi Mayzardi Bakti, Indria Sari Shinta BAYU PRASTOWO Bintang Saputri, Triasti Bonita Suharto Bonita Suharto Cevin Risky Ditia Nugraha Charisma Try Ristianingrum Charismas Try Ristianingrum Choerunnisa, Nurul Fajri Darwi Devika, Triana Devriska Wahyu Dewi Hapsari Dheviana Ramadhani Dimas Sondang Irawan Dina Azizah Wulandari Dwiyanti, Reni Eleonora Elsa Sucahyo Elmita Maesarah Fadillah, Arvin Faldreza Annalinta R Faradhila, Aghnia Intan Firza Nadia Putri Indiani, Wulan Kristiyono Putro Kumalasari, Septy Kurniawati Putri Al Saudi Linda Aprilia Mansyah, Alika Marinda Yustia Nurfani Mellysa Nur Azizah Mita Andini Ayu Lestari Mohamad Fahri Line Mohammad Mujibus Sauqi Muhammad Ari Azhari Muhammad Fauzan Algifari Muhammad Rivaldi Muslimah, Firyal Akifah Maisun Fadiyah Nada, Anisa Qurrotun Nadia Nadia Nikmatur Rosidah Novitaningrum, Putri Hadi Nugraha, Cevin Risky Ditia Nungki Marlian Darwati Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Faza, Aurum Nur Janah Nur janah, Nur Nurlaili Hasanatul Aprilia Nurrahmawati Nurrizky, Oktovyan Nurul Aini Rahmawati Putri Suciani Asyurah Putri Sukma Rahayu Putrijayagni, Desinta Syarifah Mahadewi Rahayu, Antya Putri Rahmadani, Desi Rahmat Agung Prakosa Raray Inas Prianggalistiari Rawina Ritonga, Salsabila Fachraini Rizky Dini Utami Rizky Febrianty Rosa, Mega Elvina Rosadi, Rakhmad Rosidah, Nikmatur Rosidatussholikhah, Rosidatussholikhah Rosita Mudhari, Dewi Nanda Safira , Fatimah Safun Rahmanto Salsabila Fernanda Djuliana Selviana , Agustin Selviana Sisilia Rabecha Rachel Siti Ainun Ma'rufa Suci Amanati Suci Amanati Suharni Raufe Suharto, Bonita Syahma Farhatuzziyan Tri Hutami Wardoyo Vivi Andika Sari Wanda Alifia Chaerani Wanda Sepviani Putri Wardojo, Nurul Aini Wulidatullayli, Syazwani Yahya, Wilma Shintari Yoga antonius Yogi Antoniyus Yudha Wahyu Putra Zidni Imanurrohmah Lubis Zubaidah, Misliana