p-Index From 2021 - 2026
3.416
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PENDEKATAN ICARE BERBANTUAN MAPLE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA I Made Suarsana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan di Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA Undiksha yang melibatkan 26 orang mahasiswa kelas A pada semester genap tahun akademik 2010/2011. Adapun tindakan yang diberikan berupa penerapan pendekatan ICARE berbantuan Maple pada perkuliahan Analisis Vektor. Tindakan yang diberikan berhasil meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dari 68,35 (kategori: sedang) pada siklus I menjadi 73,38 (kategori: tinggi) pada siklus II. Tindakan juga berhasil meningkatkan prestasi belajar mahasiswa dari 72,28 (skala 100) dengan nilai A dan B sebesar 53,85% pada siklus I menjadi 73,58 dengan nilai A dan B sebesar 65,38% pada siklus II. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan tanggapan yang positif terhadap penerapan pendekatan ICARE berbantuan Maple.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IKRAR BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA Ratih Ayu Apsari; I Made Suarsana; I Gusti Putu Sudiarta
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang dilakukan Sudiarta pada tahun 2007 menemukan kendala-kendala yang menyebabkan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, diantaranya: (1) kesulitan guru dalam mempersiapkan masalah matematika, (2) kesulitan guru dalam menampilkan dirinya sebagai fasilitator, dan (3) kelemahan dalam mengakomodasi struktur kognitif siswa terutama yang berkaitan dengan pola pikir. Berangkat dari hal tersebut, dikembangkanlah model pembelajaran pemecahan masalah yang disebut dengan IKRAR. Model pembelajaran IKRAR terdiri atas empat tahapan yang terdiri atas Iniasiasi, Konstruksi-Rekonstruksi, Aplikasi, dan Refleksi. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan efektivitas penggunaan model IKRAR dalam meningkatkan pemecahan masalah matematika siswa. Akan tetapi, model pembelajaran IKRAR belum memaksimalkan keaktifan siswa dalam mengikuti diskusi. Untuk itu, dikembangkanlah model pembelajaran IKRAR berorientasi kearifan lokal yang dalam penelitian ini adalah nasihat-nasihat yang bersumber pada budaya Bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran IKRAR berorientasi kearifan lokal terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Populasi penelitian ini sebanyak 442 orang siswa kelas V SD Gugus 8 Kecamatan Denpasar Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah Post-Test Only Control Group Design. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah model pembelajaran IKRAR berorientasi kearifan lokal berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF-DEDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA PERKULIAHAN STRUKTUR ALJABAR II I Made Suarsana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar untuk perkuliahan Struktur Aljabar II dengan pendekatan induktif-deduktif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan merujuk pada model 4-D versinya Dick & Carry (Santyasa, 2009) yang meliputi beberapa fase seperti: 1) fase define; 2) fase design; 3) fase development; dan 4) fase disseminate. Pada tahun pertama ini penelitian telah dilakukan sampai pada tahap development yaitu hingga dilakukan validasi draft diktat hingga dihasilkan prototipe diktat. Data dikumpulkan dengan lembar validasi/penilaian kelayakan isi dan penyajian diktat. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil validasi diktat struktur aljabar menunjukkan bahwa 1) dari segi kelayakan isi diktat berkategori baik, dan 2) dari segi penyajian juga berkategori baik sehingga secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa diktat telah valid. Berdasarkan masukan deskriptif dan koreksi validator selanjutnya dilakukan penyempurnaan sehingga melalui penelitian ini telah dihasilkan sebuah prototipe. Tahap penelitian pengembangan lanjutan berupa uji coba terbatas dan tahap diseminasi belum dilakukan mengingat keterbatasan waktu. Kata-kata Kunci: pendekatan induktif-deduktif, struktur aljabar, hasil belajar AbstractThis study aims to developt a valid diktat in Algebra Abstract II. Research and development, wich consist of four stages: define, design, development and disseminate (Dick $ Carry Model), was implemented in this study. Data were collected by content validation sheet and presentation validation sheet. The Data were analized by descriptive statistics. The results of the analysis are 1) in term of the feasbility of content, the diktat prototyfe is in good category, 2) in term of the feasibility of presentation, the diktat prototyfe is in good category. At all, it can be concluded that diktat prototyfe is valid. The next step is prototype trial and dissemination. Keywords : inductive-deduktive approach, algebra abstract, learning outcomes
IBM Laboratorium Matematika bagi SD Gugus III Kecamatan Kubu: Upaya Menciptakan Pembelajaran Matematika SD yang Eksploratif dan Menyenangkan I Made Suarsana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terinspirasi dari permasalahan yang dihadapi SD-SD di Gugus III Kecamatan Kubu berkaitan dengan pembelajaran matematika yaitu berupa 1) hasil belajar matematika siswa masih belum optimal, 2) adanya phobia matematika di kalangan siswa, 3) pembelajaran matematika di kelas sangat miskin, cenderung text books oriented, serta 4) minimnya jumlah alat peraga/media matematika yang tersedia, padahal siswa SD masih berada pada tahap berpikir operasional konkrit. Solusi yang disepakati untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pengembangan Math Corner sebagai sebuah lab matematika mini yang berada di ruang kelas. Hasil dari pelaksanaan pengabdian yaitu 1) telah dikembangkan Math Corner sebagai laboratorium matematika mini di ruang kelas, 2) guru-guru pada sekolah mitra telah memiliki mampu mendesain pembelajaran yang menekankan pada aktivitas matematika dan 3) siswa telah terbiasa melakukan aktivitas matematika secara mandiri pada Math CornerKata kunci: math corner, aktivitas matematika, eksploratif, menyenangkanAbstractThis social service activities was inspired by the problems faced by elementary schools in Gugus III Kecamatan Kubu with regard to the mathematics learning in the form 1) the student achievement in learning mathematics are not optimal, 2) there was a phobia of mathematics in among students 3) mathematics learning in the classroom is very poor, tend to be text books oriented, rarely using manipulatives / medias and less emphasis on mathematics activities / processes, and 4) lack of number of manipulatives / math medias available in schools, although elementary students still at the thinking stage of concrete operations. The solution was choosed to solve the problems was developing Math Corner as a mathematics mini laboratorium located at the side of classroom. The results are: 1) has been developed Math Corner as a mini laboratory placed at classroom corner, 2) teachers in partner schools have have able to design learning that emphasizes the mathematics activity and the last result is 3) students have been accustomed to do mathematics activity independently in Math Corner.Keywords : math corner, mathematics activity, explorative, fun
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MODEL GENERATIF BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL DALAM TAHAPAN LESSON STUDY PADA MATA KULIAH ALJABAR LINIER I Putu Pasek Suryawan; I Made Suarsana; I Nyoman Gita; I G N Pujawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
ANALISIS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB) B NEGERI SINGARAJA Tia Rahmawati; I Made Candiasa; I Made Suarsana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perencanaan pembelajaran, kualitas pelaksanaan pembelajaran, kualitas evaluasi pembelajaran, dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) B Negeri Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengambilan subjek penelitian dilakukan secara purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran terkategori baik dengan persentase skor perencanaan pembelajaran sebesar 87,5%, kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran terkategorikan baik dengan persentase skor pelaksanaan pembelajaran sebesar 82,14%, kemampuan guru mengevaluasi pembelajaran terkategorikan cukup dengan persentase skor sebesar 75%, dan kendala yang dihadapi dalam pembelajaran matematika yaitu belum tersedianya buku pelajaran khusus untuk SDLB B, kesulitan dalam berkomunikasi dengan siswa, belum adanya pengawas khusus SDLB, kurangnya ketersediaan media pembelajaran.Kata-kata kunci:SDLB B, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaranAbstract: The aims of this qualitative research are to thoroughly observe the qualities of lesson plans, implementations, evaluations and obstacles faced in the mathematics classroom of SDLB B N Singaraja. Purposive sampling was used to select the needed samples of the research. The data were gathered through observation, interview and document analysis. The data analysis showed that the teacher's ability in order to construct the lesson plans was good (87,5%), the implementation of the lesson plan in the learning activities was good (82.14%), and the teacher's ability to evaluate the instructional activities was enough (75%). Furthermore, it is found that some problems encountered in mathematics teaching-learning activities in SDLB B N Singaraja were caused by the lack of textbooks, the difficulties in teacher's-student's communication, the absent of supervisor specializing in special learning and the lack of media for learningKeywords: SDLB, lesson plan, learning implementation, learning evaluation
Perancangan dan Validasi Bahan Ajar Metode Numerik dengan Pendekatan Representasi Beragam Berbantuan Pascal I Made Suarsana; I Gusti Ngurah Pujawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan untuk menjawab permasalahan pada perkuliahan metode numerik berupa rendahnya kemampuan pemahaman konseptual dan keterampilan prosedural matematis mahasiswa. Melalui penelitian ini akan dikembangkan perangkat pembelajaran berupa bahan ajar dengan pendekatan representasi beragam yang dilengkapi dengan program komputer menggunakan bahasa pascal. Penelitian dilakukan melalui empat tahap, mengadopsi desain penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, and disseminate). Kualitas perangkat yang dihasilkan ditentukan berdasarkan validasi ahli. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid. Agar perangkat memenuhi kriteri layak, maka penelitian perlu dilanjutkan sehingga terpenuhi pula kriteria praktis dan efektif melalui uji coba terbatas dan luas.Kata kunci: representasi beragam, metode numerik, pemahaman konseptual, keterampilan prosedural
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN COLLABORATIVE LEARNING MODEL Ni Komang Ari Damayanti; I Made Suarsana; I Putu Pasek Suryawan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.215 KB) | DOI: 10.23887/wms.v11i1.11845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika (level 3) siswa kelas VIII E SMP Negeri 5 Singaraja dan mengetahui bagaimana tanggapan siswa terhadap penerapan Collaborative Learning Model. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 30 orang siswa kelas VIII E SMP Negeri 5 Singaraja. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Data kemampuan literasi matematika (level 3) siswa diukur dengan menggunakan tes literasi matematika (level 3) berbentuk soal uraian dan data tanggapan siswa diukur dengan angket tanggapan siswa. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan kemampuan literasi matematika (level 3) siswa mengalami peningkatan dari sebelum tindakan yaitu dengan persentase ketuntasan 0% menjadi 60% sesudah tindakan pada akhir siklus III. Tanggapan siswa terhadap penerapan Collaborative Learning Model dalam pembelajaran matematika tergolong sangat positif yaitu sebesar 51,4 dari skor maksimal 60. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Collaborative Learning Model dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa kelas VIII E SMP Negeri 5 Singaraja.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PoWs TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 SINGARAJA N. N. A. Partini; Gede Suweken; I Made Suarsana
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 2 (2015): OKTOBER 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.765 KB) | DOI: 10.23887/wms.v9i2.12647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan PoWs lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah ekperimen semu dengan desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII non unggulan SMP Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2014/2015. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah yang diberikan di akhir penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor(ekor kanan) dengan taraf signfikansi 5% dan dk 77. Hasil post-test menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan PoWs adalah 93,42 sedangkan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 87,92. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung= 4,0691 dan ttabel = 1,9912. Jika dibandingkan thitung > ttabel sehingga H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan PoWs lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBANTUAN MASALAH AUTENTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Ni Wayan Ina Suksma Dewi; I Made Suarsana; I Putu Pasek Suryawan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.739 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.13828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Singaraja yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kolaboratif berbantuan masalah autentik lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Singaraja sebanyak 555 siswa. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik random sampling. Populasi kelas unggulan keduanya digunakan sebagai sampel, yaitu kelas VIII.14 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.15 sebagai kelas kontrol, sedangkan dari 13 kelas non unggulan dipilih secara acak dua kelas sampel, yaitu kelas VIII.4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.5 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian “Posttest Only Control Group Design”. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes uraian yang telah valid dan reliabel serta diuji dengan Uji-t untuk Sampel Independen. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa thitung = 3,147 > ttabel = 1,6554 sehingga H0 ditolak, artinya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Singaraja yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kolaboratif berbantuan masalah autentik lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.
Co-Authors ., Gusti Ngurah Yogi Maha Putra ., I Dewa Gede Wahyu Gitariana ., I Made Ari Purwadi ., Made Dwi Aryani ., Ni Luh Lita Frisdiana ., Ni Luh Made Dwijayanti ., Ni Luh Tia Rahmawati ., Ni Made Dewi Septiantari ., Ni Putu Diah Pita Loka ., Putu Intan Rossitha ., Putu Rini Handayani ., Putu Wisma Artha Diputra ., Surya Pujawan A. A. Gede Addriana Bulu Baan Ahadiyah Noer Hapsari . Ahzan, Zulkaidah Nur Arsita, Kadek Rika Asep Bayu Dani Nandiyanto Ayu Wikasari Cahyady, Fendy Anggara Dadang Juandi Damayanti, Ni Komang Ari Darhim Darhim Dewa Ayu Krisna Apriyanti Dewi, Kadek Anggi Indah Dwita Dewi, Ni Wayan Ina Suksma Dewi, Putu Kartika Didi Suryadi Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Dwiantara, I Kadek Dyah Maharani Pande Putu Dzulfikar, Ahmad Elah Nurlaelah Fendy Anggara Cahyady Feny Agustina Dewi Fitrianiayuningsih, Niputu Bela Gde Rama Isimunuartha Gede Pande Suarcita Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Yogi Maha Putra . Hidayat, Toni I Dewa Gede Purwa Diastra . I Dewa Gede Purwa Diastra ., I Dewa Gede Purwa Diastra I Dewa Gede Wahyu Gitariana . I Dewa Ketut Sastrawidana I G N Pujawan I Gst Agung Putu Wijaya I Gusti Ngurah Kade Angga Juliartawan I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Suharta I Kadek Yasa Sumalasia I Komang Adi Agus Juana Putra I Made Ardana I Made Ari Purwadi . I Made Candiasa I Made Dion Permana I made Yudi Suardi I Nyoman Gita I PUTU PASEK SURYAWAN I Wayan Amperawan I Wayan Edy Ari Suandana I Wayan Puja Astawa Ida Ayu Dewi Wulandari Ida Ayu Dewi Wulandari Idham PA, Naurah Fakhirah Irianto Irianto Irianto Kadek Anggi Indah Dwita Dewi Kadek Pasek Budarsini Ketut Rendrayana M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Adi Cahya Dewi . Made Adi Cahya Dewi ., Made Adi Cahya Dewi Made Andi Laksana . Made Dwi Aryani . Made Juniantari Made Juniantari, Made Made Niken Novianti Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita . Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita ., Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita Mertasari, Ni Made Muh. Isnanto, Muh. N. N. A. Partini Ni Kadek Ari Dama Yanti . Ni Kadek Ari Dama Yanti ., Ni Kadek Ari Dama Yanti Ni Kadek Dwi Utami Utami Ni Kadek Sri Damayanti Ni Komang Ari Damayanti Ni Luh Lita Frisdiana . Ni Luh Made Dwijayanti . Ni Luh Putu Swandewi Ni Luh Tia Rahmawati . Ni Made Dewi Septiantari . Ni Made Sri Mertasari Ni Nengah Ari Partini . Ni Nengah Ari Partini ., Ni Nengah Ari Partini Ni Nyoman Parwati Ni Putu Diah Pita Loka . Ni Putu Juliantari Ni Putu Santhi Widiasih Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ina Suksma Dewi Niputu Bela Fitrianiayuningsih Nurjanah Pacis, Estrella R. Partini, N. N. A. Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Pujawan, I G N Putra, I Komang Adi Agus Juana Putra, I Made Dwiyana Putri Fitriasari, Putri Putu Gede Widhy Adnyana Putu Intan Rossitha . Putu Rini Handayani . Putu Supawidhiasih, Ni Putu Supawidhiasih, Ni Putu Wisma Artha Diputra . Rahmawati, Tia Ratih Ayu Apsari Rediasa, I Nyoman Rediasa, I Nyoman Riski Tiar Ananda Rohmat Romadhan Sariyasa . Satya Adi Wiryanata, I Komang Satyananda, I Made Suandana, I Wayan Edy Ari Suarcita, Gede Pande Suardi, I made Yudi Subair, Muh. Surya Pujawan A. A. Gede . Swandewi, Ni Luh Putu Tatang Herman, Tatang Tia Rahmawati UNDIKSHA . Utami, Eka Sulistya Widiasih, Ni Putu Santhi Wulandari, Ida Ayu Dewi Yundari, Yundari Yunita, Putu Ayu Rahma