p-Index From 2021 - 2026
3.416
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN E-LEARNING BERBASIS EDMODO TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X PAKET KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 3 SINGARAJA Gusti Ngurah Yogi Maha Putra .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .; I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan e-learning berbasis edmodo lebih baik daripada siswa yang menggunakan e-learning berbasis facebook dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TGB SMK Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan unit kelas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Skor tes prestasi belajar matematika siswa dianalisis dengan menggunakan uji ANAVA satu jalur untuk uji hipotesis pertama dan dilanjutkan dengan uji scheffe. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang menggunakan e-learning berbasis edmodo, siswa yang menggunakan e-learning berbasis facebook dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung = 22,34 dan Ftabel = 3,09; Fhitung > Ftabel); kedua, prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan e-learning berbasis edmodo lebih baik daripada siswa yang menggunakan e-learning berbasis facebook (Fscheffe = 15,71 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’); ketiga, prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan e-learning berbasis facebook lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fscheffe = 44,08 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’); keempat, prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan e-learning berbasis edmodo lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fscheffe = 6,89 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’). Dengan demikian, penggunaan e-learning berbasis edmodo berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa.Kata Kunci : e-learning, edmodo, facebook, prestasi belajar matematika This research’s purpose to determine the whether of mathematics learning achievement of students who use e-learning based edmodo better then students who use e-learning based facebook and students who use conventional learning. The population was all students of X TGB SMK Negeri 3 Singaraja in 2015/2016 academic year. The samples were selected by using random sampling technique with class units. This quasi-experimental research used post-test only control group design. The students' scores of mathematics learning achievement were analyzed by using one way ANAVA test for first hypothesis and followed by scheffe test. The hypothesis testing results showed that: the first , there are mathematics learning achievement differences between students who use e-learning based edmodo, students who use e-learning based facebook and students who use conventional learning (Fcount = 22,34 and Ftable = 3,09; Fcount > Ftable) ; second, mathematics learning achievement of students who use e-learning based edmodo better than students who use e-learning based facebook (Fscheffe = 15,71 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’); Third, mathematics learning achievement of students who use e-learning based edmodo better than students who use conventional learning (Fscheffe = 44,08 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’); fourth, mathematics learning achievement of students who use e-learning based facebook better than students who use conventional learning (Fscheffe = 6,89 dan F’= 6,18; Fscheffe > F’) . Thus, the use of e-learning based edmodo effect on the mathematics learning achievement.keyword : e-learning, edmodo, facebook, mathematics learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 PEKUTATAN Ni Putu Diah Pita Loka .; I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. .; Dr. I Made Sugiarta, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMPN 2 Pekutatan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Scramble lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 2 Pekutatan sebanyak 140 siswa dan tersebar kedalam 5 kelas yang memiliki kemampuan akademik yang setara. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik cluster random sampling dan sebanyak 2 kelas terpilih sebagai sampel yang terdiri atas 28 siswa. Satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian “Posttest Only Control Group Design”. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes uraian yang telah valid dan reliabel serta diuji dengan Uji-t untuk Sampel Independen. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa thitung = 3,83 > ttabel = 1,67 sehingga H0 ditolak, artinya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMPN 2 Pekutatan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Scramble lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Scramble berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Kelas VII SMPN 2 Pekutatan.Kata Kunci : model pembelajaran scramble, kemampuan pemecahan masalah matematika This study was aimed to determine whether there was the mathematical problem solving ability of VII grade students in SMPN 2 Singaraja that was learned with Scramble model more than students that was learned with conventional learning model. The population of this study was all VII grade students in SMPN 2 Pekutatan which was amount to 140 students students and spread into 5 classes that have equal academic ability. The sample of this study was obtained by random sampling technique and as many as 2 classes were selected as a sample consisting of 28 students. One class as experiment class and one class as control class. This study was a quasi-experimental research that used "Posttest Only Control Group Design" as the research design. Students’ mathematics problem solving ability data were obtained through valid and reliable test essay which was tested with Independent-Samples T Test . Based on the analysis result, it is seen that tcount = 3.83 > tcritical values = 1.67 so that the H0 is rejected, meaning, there is mathematical problem solving ability of VII grade students in SMPN 2 Pekutatan that was learned with scramble model more than students that was learned with conventional learning model. So it can be concluded that the model of learning Scramble positively affect the ability of problem solving mathematics students Class VII SMPN 2 Pekutatan. keyword : scramble model, mathematical problem solving ability
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI PELUANG UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMPLB TUNARUNGU Surya Pujawan A. A. Gede .; Prof. Dr. I Made Ardana, M.Pd. .; I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh media pembelajaran interaktif materi peluang yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang digunakan adalah Model 4-D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate, namun pada penelitian ini terbatas sampai tahap develop dan uji coba produk yang dilakukan adalah uji coba terbatas. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan dapat diterima sebagai media pembelajaran dengan rata-rata skor dari ahli media, ahli materi, ahli desain pembelajaran, dan ahli bahasa adalah 2,3 dengan kriteria valid. Media yang dikembangkan juga memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor angket respon siswa sebesar 4,3 dan skor total angket respon guru sebesar 4,65 dengan kriteria sangat tinggi. Persentase skor efektivitas dari siswa dalam kelas uji coba sebesar 80% dan telah memenuhi kriteria ketuntasan klasikal. Rata-rata skor tes awal siswa adalah 48 sedangkan rata-rata skor tes akhir setelah menggunakan media pembelajaran adalah 76 sehingga dapat dikatakan kemampuan pemahaman konsep siswa tunarungu meningkat. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, media pembelajaran yang dikembangkan memiliki kualifikasi yang baik dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Namun sebelum digunakan perlu melalui uji coba lapangan dan melalui tahap disseminate.Kata Kunci : media, tunarungu, peluang, pemahaman, 4-D, valid, praktis, efektif This research was aimed to develop and obtain the valid, practical, and effective interactive learning media of probability. The development model used in this development research was the 4-D model which consists of define, design, develop, and disseminate stages, nevertheless, this study was up only to the stages of develop and product trial which was done limitedly. The technique of data analysis used was qualitative and descriptive quantitative data. The result of this research shows that the developed learning media can be accepted as learning media with the average score from the expert of media, expert of material, expert of learning design, and expert of language is 2,3 with valid criteria. The developed learning media was also fulfill the practical criteria with the average score of students’ responses questionnaires is 4,3 and teachers’ responses questionnaires is 4,65 with very high criteria. The percentage score of effectiveness from students in the trial class is 80% and has fulfilled the criteria of classical completeness. The average score of pre test is 48 and average score of post test after students use learning media is 76. The result show there is increment of conceptual understanding of deaf children. Based on the result of the research that has been obtained, the developed interactive learning media has a good qualification and worthy used, but before it used the learning media must through trial widely and disseminate.keyword : media, deaf, probability, understanding, 4-D, valid, practical, effective
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII SMP NEGERI 3 SUKASADA TAHUN AJARAN 2015/2016 I Made Ari Purwadi .; UNDIKSHA .; I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Sukasada tahun ajaran 2015/2016 yang tersebar dalam 4 kelas. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling, sehingga terpilih kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep matematika dengan soal uraian berjumlah 7 butir. Selanjutnya data pemahaman konsep siswa dianalisis menggunakan uji-t. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa t hitung > t tabel (2,274 > 1,685). Akibatnya H0 ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Sukasada tahun ajaran 2015/2016 yang tersebar dalam 4 kelas. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling, sehingga terpilih kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep matematika dengan soal uraian berjumlah 7 butir. Selanjutnya data pemahaman konsep siswa dianalisis menggunakan uji-t. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa t hitung > t tabel (2,274 > 1,685). Akibatnya H0 ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Probing Prompting, pembelajaran konvensional, pemahaman konsep matematika This study was aimed to know whether the students’ conceptual understanding of mathematics who learned with probing prompting learning model is better than the students who learned with conventional learning. The research design used in this research was the post-test only control design. The population in this research were all students of Class VIII SMP Negeri 3 Sukasada in academic year 2015/2016. Sample was chosen by using random sampling technique, so the students of VIII C class has been chosen as the experimental class and VIII A class has been chosen as the control class. The data of students’ conceptual understanding of mathematics were collected though conceptual understanding mathematics test that consist of seven items. Then the data was analysed by using one-tail t test. The result of post-test showing that t_observed>t_(critical value) (2,274 > 1,685). So that H_0 was rejecting and Ha was accepting. Therefore, it conclude that the students’ conceptual understanding of mathematics who learned with probing prompting learning model is better than the students who learned with conventional learning.keyword : Probing Prompting, conventional learning, students’ conceptual understanding of mathematics.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII SMP NEGERI 6 SINGARAJA Ida Ayu Dewi Wulandari; I gusti Ngurah Pujawan; I Made Suarsana
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i1.19885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan Mind Mapping lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII Non Unggulan Semester Genap SMP Negeri 6 Singaraja Tahun Ajaran 2016/2017 dengan jumlah 293 siswa yang terdistribusi ke dalam 10 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling untuk memperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Kemudian dari 2 kelas sampel diundi lagi untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data kemampuan komunikasi matematika siswa diperoleh menggunakan tes dengan bentuk uraian. Skor rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas eksperimen yaitu 65,57 sedangkan skor rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas kontrol yaitu 58,53. Data dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor pada taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwalebih dari , sehinggaditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan Mind Mapping lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Kata kunci: Talking Stick, Mind Mapping, Kemampuan Komunikasi Matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUESTION STUDENT HAVE BERBANTUAN MEDIA ANIMASI POWTOONTERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2016/2017 I made Yudi Suardi; I Made Suarsana; I Gusti Ngurah Pujawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i1.19892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa kelas X SMK Negeri 1 Singaraja yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Question Student Have berbantuan media animasi Powtoon lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2016/2017 semester genap yang terdistribusi ke dalam 15 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling untuk memperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X TN A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X TN B sebagai kelas kontrol. Data pemahaman konsep matematika siswa diperoleh menggunakan tes dengan bentuk uraian. Tes normalitas dan homogenitas varians menunjukkan skor berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Rata-rata skor pemahaman konsep matematika siswa pada kelas eksperimen adalah 21,277 dan rata-rata skor pemahaman konsep matematika siswa pada kelas kontrol adalah 17,875. Data dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor pada taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung = 3,5684 lebih dari ttabel = 1,9965, sehingga H0 ditolak. Sehingga, dapat diambil simpulan bahwa pemahaman konsep matematika siswa kelas X SMK Negeri 1 Singaraja yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Question Student Have berbantuan media animasi Powtoon lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata kunci: model pembelajaran Question Student Have (QSH), media animasi Powtoon, pemahaman konsep matematika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CLASSWIDE PEER TUTORING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA Niputu Bela Fitrianiayuningsih; I Made Suarsana; I Gusti Ngurah Pujawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v11i1.24109

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus bertujuan mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa kelas XI MIPA 1 di SMA Negeri 1 Baturiti tahun ajaran 2019 / 2020. Subjek penelitian ini sebanyak 34 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketuntasan belajar mengalami peningkatan dari siklus I, II, dan III secara berturut – turut berdasarkan nilai yang diperoleh pada setiap siklus. Kemampuan berpikir keratif matematika siswa yang meningkat karena upaya perbaikan dilaksanakan pada setiap siklus sesuai dengan hasil refleksi setiap siklusnya. Model pembelajaran Classwide Peer Tutoring mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. Hal tersebut terjadi karena pemberian soal terbuka yang dilakukan secara efektif yang mendukung pelaksanaan pembelajaran,memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Dalam proses penelitian, siswa merespon positif model pembelajaran yang diterapkan.Kata kunci: Kemampuan berpikir kreatif, Classwide Peer Tutoring, Open Ended, tanggapan siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Pecahan dengan Pendekatan Saintifik Untuk Mendukung Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Pecahan Siswa Kelas VII Fendy Anggara Cahyady; I Wayan Puja Astawa; I Made Suarsana
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v11i2.27663

Abstract

Penggunaan media pembelajaran sangat penting untuk membantu siswa memahami konsep matematika. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran materi pecahan yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VII di SMPN 3 Seririt. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE (Analisys, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Pengumpulan data menggunakan angket yang berupa angket evaluasi ahli, angket respon guru, dan angket respon siswa, serta tes yang berupa tes awal dan tes akhir. Media pembelajaran disusun dengan pendekatan pembelajaran saintifik, sehingga membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penggunaan media pembelajaran juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII. Sehingga media pembelajaran yang dikembangkan memiliki kualifikasi yang baik dan layak digunakan dalam pembelajaran di kelas VII.
PEMANFAATAN PROGRAM APLIKASI MAPLE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PADA PERKULIAHAN ALJABAR LINEAR I I Made Suarsana
Jurnal IKA Vol. 8 No. 2 (2010)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v8i2.163

Abstract

Tujuan dilaksanakannnya penelitian ini adalah untuk (1) meningkatkan motivasi belajar  mahasiswa dalam perkuliahan aljabar linear I melalui  pemanfaatan program Maple, (2) meningkatkan prestasi belajar  mahasiswa dalam perkuliahan aljabar linear I melalui pemanfaatan program Maple, dan (3) untuk mendeskripsikan tanggapan mahasiswa terhadap pemanfaatan program Maple pada perkuliahan aljabar linear I. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus mencakup 4 tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Hasil yang diperoleh pada masing-masing siklus penelitian ini adalah sebagai berikut. Hasil yang diperoleh pada siklus I yaitu rata-rata prestasi belajar mahasiswa adalah 71 (skala 100) dengan presentase kelulusan dengan nilai A atau B sebesar 56,2% dan presentase ketidaklulusan sebesar 12,5% serta rata-rata motivasi belajar mahasiswa adalah 48 (Skala 15-75) yang berkategori tinggi. Hasil pada siklus II menunjukkan adanya peningkatan terhadap siklus I baik dari segi prestasi maupun motivasi belajar. Rata-rata prestasi belajar adalah 75 dengan presentase kelulusan dengan nilai A atau B sebesar 71,9% dan presentase ketidaklulusan sebesar 3,1% serta rata-rata motivasi belajar mahasiswa adalah 50 yang berkategori tinggi. Di samping itu, hasil penyebaran angket menunjukkan bahwa tanggapan mahasiswa terhadap pemanfaatan Maple pada perkuliahan Aljabar Linear I adalah positif.   Kata-kata kunci : maple, motivasi belajar, prestasi belajar
PENGGUNAAN JURNAL MINGGUAN BERMUATAN CONTOH MISKONSEPSI DAN SOAL TERMODIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN DAYA MATEMATIK SISWA GA Mahayukti; I Made Suarsana; I Gst Agung Putu Wijaya
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHasil pencatatan dokumen di SMKN 2 Singaraja menunjukkan bahwa secara kuantitatif rata-rata prestasi belajar matematika siswa masih dibawah 6,0, guru kurang kreatif dalam menyiapkan alat bantu pembelajaran/jurnal, guru belum mengatasi rendahnya aktivitas belajar siswa dan miskonsepsi siswa, dan terabaikannya daya matematik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan pembelajaran realistik berbantuan jurnal mingguan bermuatan contoh miskonsepsi dan soal termodifikasi, 2) meningkatkan daya matematik siswa dan 3) meningkatkan prestasi belajar siswa.Data penelitian dikumpulkan dengan lembara observasi, jurnal dan tes. Data tersebut selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I berada pada kategori cukup dan pada siklus II dan III pada kategori yang sama yakni tinggi, Daya matematik pada siklus I dan II berada pada kategori yang sama yakni cukup, sedangkan pada siklus III ada peningkatan yakni pada kategori baik, prestasi belajar siswa naik dari siklus ke siklus. Dengan demikian, penerapan pembelajaran realistik berbantuan jurnal mingguan bermuatan contoh miskonsepsi dan soal termodifikasi dapat meningkatkan daya matematik siswa.
Co-Authors ., Gusti Ngurah Yogi Maha Putra ., I Dewa Gede Wahyu Gitariana ., I Made Ari Purwadi ., Made Dwi Aryani ., Ni Luh Lita Frisdiana ., Ni Luh Made Dwijayanti ., Ni Luh Tia Rahmawati ., Ni Made Dewi Septiantari ., Ni Putu Diah Pita Loka ., Putu Intan Rossitha ., Putu Rini Handayani ., Putu Wisma Artha Diputra ., Surya Pujawan A. A. Gede Addriana Bulu Baan Ahadiyah Noer Hapsari . Ahzan, Zulkaidah Nur Arsita, Kadek Rika Asep Bayu Dani Nandiyanto Ayu Wikasari Cahyady, Fendy Anggara Dadang Juandi Damayanti, Ni Komang Ari Darhim Darhim Dewa Ayu Krisna Apriyanti Dewi, Kadek Anggi Indah Dwita Dewi, Ni Wayan Ina Suksma Dewi, Putu Kartika Didi Suryadi Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Dwiantara, I Kadek Dyah Maharani Pande Putu Dzulfikar, Ahmad Elah Nurlaelah Fendy Anggara Cahyady Feny Agustina Dewi Fitrianiayuningsih, Niputu Bela Gde Rama Isimunuartha Gede Pande Suarcita Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Yogi Maha Putra . Hidayat, Toni I Dewa Gede Purwa Diastra . I Dewa Gede Purwa Diastra ., I Dewa Gede Purwa Diastra I Dewa Gede Wahyu Gitariana . I Dewa Ketut Sastrawidana I G N Pujawan I Gst Agung Putu Wijaya I Gusti Ngurah Kade Angga Juliartawan I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Suharta I Kadek Yasa Sumalasia I Komang Adi Agus Juana Putra I Made Ardana I Made Ari Purwadi . I Made Candiasa I Made Dion Permana I made Yudi Suardi I Nyoman Gita I PUTU PASEK SURYAWAN I Wayan Amperawan I Wayan Edy Ari Suandana I Wayan Puja Astawa Ida Ayu Dewi Wulandari Ida Ayu Dewi Wulandari Idham PA, Naurah Fakhirah Irianto Irianto Irianto Kadek Anggi Indah Dwita Dewi Kadek Pasek Budarsini Ketut Rendrayana M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Adi Cahya Dewi . Made Adi Cahya Dewi ., Made Adi Cahya Dewi Made Andi Laksana . Made Dwi Aryani . Made Juniantari Made Juniantari, Made Made Niken Novianti Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita . Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita ., Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita Mertasari, Ni Made Muh. Isnanto, Muh. N. N. A. Partini Ni Kadek Ari Dama Yanti . Ni Kadek Ari Dama Yanti ., Ni Kadek Ari Dama Yanti Ni Kadek Dwi Utami Utami Ni Kadek Sri Damayanti Ni Komang Ari Damayanti Ni Luh Lita Frisdiana . Ni Luh Made Dwijayanti . Ni Luh Putu Swandewi Ni Luh Tia Rahmawati . Ni Made Dewi Septiantari . Ni Made Sri Mertasari Ni Nengah Ari Partini . Ni Nengah Ari Partini ., Ni Nengah Ari Partini Ni Nyoman Parwati Ni Putu Diah Pita Loka . Ni Putu Juliantari Ni Putu Santhi Widiasih Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ina Suksma Dewi Niputu Bela Fitrianiayuningsih Nurjanah Pacis, Estrella R. Partini, N. N. A. Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Pujawan, I G N Putra, I Komang Adi Agus Juana Putra, I Made Dwiyana Putri Fitriasari, Putri Putu Gede Widhy Adnyana Putu Intan Rossitha . Putu Rini Handayani . Putu Supawidhiasih, Ni Putu Supawidhiasih, Ni Putu Wisma Artha Diputra . Rahmawati, Tia Ratih Ayu Apsari Rediasa, I Nyoman Rediasa, I Nyoman Riski Tiar Ananda Rohmat Romadhan Sariyasa . Satya Adi Wiryanata, I Komang Satyananda, I Made Suandana, I Wayan Edy Ari Suarcita, Gede Pande Suardi, I made Yudi Subair, Muh. Surya Pujawan A. A. Gede . Swandewi, Ni Luh Putu Tatang Herman, Tatang Tia Rahmawati UNDIKSHA . Utami, Eka Sulistya Widiasih, Ni Putu Santhi Wulandari, Ida Ayu Dewi Yundari, Yundari Yunita, Putu Ayu Rahma