Claim Missing Document
Check
Articles

Test of fungi number of Syzygium polyanthum bark simplisia for traditional medicine as disseminate material to the low economic communities in Malang Restu Asri Restiani; Endang Suarsini; Sri Endah Indriwati
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 2 No. 3 (2016): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jpbi.v2i3.3877

Abstract

Penggunaan obat tradisional sangat disarankan oleh lembaga kesehatan dunia. Obat tradisional memiliki kegunaan yang efektif, tingkat keamanan yang tinggi, serta memiliki nilai ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan uji kelayakan simplisia kulit batang salam (Syzygium polyanthum) berdasarkan angka kapang. Kemudian disosialisasikan kepada masyarakat ekonomi rendah di kabupaten Malang, sehingga dapat digunakan untuk menambah pengetahuan tentang potensi kulit batang salam sebagai obat tradisonal. Jenis penelitian merupakan penelitian deskripstif laboratorik dengan rancangan deskriptif  kualitatif. Sampel simplisia dilarutkan dalam 90 ml larutan air pepton 0,1% sehingga diperoleh tingkat pengenceran 10-1. Larutan diencerkan secara bertahap, sehingga diperoleh tingkat pengeneran 10-2, 10-3, 10-4, 10-5, 10-6. kemudian dilakukan inokulasi masing-maisng larutan sampel tersebut sebanyak 0,1 ml pada medim Potato Dextrose Agar (PDA), lalu diinokulasikan pada suhu 250C-270C selama 3 x 24 jam. Perlakuan dilakukan dalam 6 ulangan, selanjutnya dilakukan penentuan koloni angka kapang. Hasil perhitungan koloni angka kapang dirujuk pada ketentuan batas minimal cemaran kapang menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) 2014 ialah ≤ 104 koloni/ gram. Jadi hasil perhitungan pada simplisia kulit batang salam adalah 0,3 x 101 berarti simplisia kulit batang salam memenuhi syarat dari ketetapan BPOM 2014. Selanjutnya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat ekonomi rendah di kabupaten Malang.
POTENSI BAKTERI INDIGEN DALAM MENDEGRADASI LIMBAH CAIR PABRIK KULIT SECARA IN VITRO Hasminar Rachman Fidiastuti; Endang Suarsini
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 3, No 1: March 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v3i1.3665

Abstract

Biodegradasi dapat menjadi salah satu teknologi pengolahan air limbah yang aman dan berwawasan lingkungan. Secara alamiah, bakteri yang berpotensi dalam proses biodegradasi dapat diisolasi dari limbah itu sendiri. Bakteri inilah yang disebut sebagai bakteri indigen. Sungai Badheg di kota Malang merupakan salah satu sungai yang tercemar limbah pabrik kulit. Hasil uji kualitas air dari sampel menunjukkan kondisi yang tidak memenuhi baku mutu air, yaitu TSS sebesar 400 ppm, BOD sebesar 331 mg/L, COD sebesar 544 mg/L, DO sebesar 3,6 mg/L dan kadar lemak sebesar 280 mg/L. Limbah pabrik kulit memiliki karakteristik yang berbau tajam, berwarna hitam pekat, dan mengandung lemak dalam jumlah yang besar. Lemak diketahui sebagai salah satu bahan organik yang sulit untuk diuraikan secara alamiah. Peran bakteri indigen akan mengoptimalkan proses biodegradasi lemak yang terjadi. Kegiatan biodegradasi dilakukan dengan cara mengintroduksi bakteri indigen yang telah diseleksi dari proses isolasi dan memiliki potensi pendegradasi paling tinggi, kemudian dikultur dan diinokulasikan kembali pada sampel air, sehingga proses transformasi akan berlangsung lebih optimal. Hasil biodegradasi secara in vitro menggunakan bakteri indigen, menunjukkan perubahan TSS sebesar 293ppm, BOD 117 mg/L, COD sebesar 165 mg/L, DO sebesar 19 mg/L dan kadar lemak sebesar 0,02 mg/L. Biodegradasi merupakan cara yang efektif dalam mendegradasi bahan organik, terutama kadar lemak.
Developing Android-Based Mobile Learning On Cell Structure And Functions Lesson Subject Topic To Optimize Grade XI Students’ Cognitive Comprehension Muhammad Saefi; Betty Lukiati; Endang Suarsini
Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 2: June 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.719 KB) | DOI: 10.17977/jps.v5i2.9521

Abstract

Abstracts: The objective of this study is to develop an android-based mobile learning media for Cell Structure and Function lesson subject in compliance with ADDIE development mode. The developed mobile learning takes in general explanation, learning objective, animal and plant cells material explanation complemented with activities and cell exploration clip, evaluation questions, dictionary, and technical guidance. In addition, the reviews of media expert, material expert, and academicians have shown that the developed media is valid. Also, the response of students has proven that the practicality rate of the developed media is 84.65%-100% and the classical pass of Abstrl cognitive tests upon learning by way of the developed media is equal to 84.61%.Key Words: learning media, mobile learning, android system, cellAbstrak: Tujuan penelitian adalah mengembangkan media mobile learning berbasis android pada pembelajaran Struktur dan Fungsi Sel yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Mobile learning yang dikembangkan terdiri dari penjelasan umum, tujuan pembelajaran, pemaparan materi sel hewan dan tumbuhan yang dilengkapi aktivitas dan video jelajah sel, soal evaluasi, kamus, dan petunjuk penggunaan. Penilaian ahli media, ahli materi, dan praktisi pendidikan menunjukkan bahwa media yang dikembangkan valid. Tanggapan siswa menunjukkan bahwa tingkat kepraktisan media hasil pengem-bangan sebesar 84,65%-100% dan ketuntasan klasikal tes kognitif setelah pembelajaran menggunakan media yang dikembangkan sebesar 84,61%. Kata kunci: media pembelajaran, mobile learning, sistem android, sel
PENGARUH GUIDED INQUIRY-BLENDED LEARNING TERHADAP LITERASI SAINS MAHASISWA BIOLOGI Widi Cahya Adi; Hadi Suwono; Endang Suarsini
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 10: Oktober 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.955 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i10.10084

Abstract

Scientific literacy is important to be prepared for the younger generation to solve problems in life. Guided inquiry (GI) is strategy that can be used to improve scientific literacy. Blended learning can be integrated in GI (GI-BL), to improve the effectiveness of learning. The purpose of this study is to analyze the effect of GI-BL to improve scientific literacy of biology students when compared with Structured Inquiry (SI). The results show that GI-BL and SI-BL have significant influence in increasing the scientific literacy compared to SI. GI-BL is more effective in improving validate literature skill, designing scientific research, and fundamental statistic capabilities.Literasi sains penting untuk dipersiapkan bagi generasi muda agar dapat memecahkan permasalahan dalam kehidupan. Guided inquiry (GI) merupakan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan literasi sains. Blended learning dapat diintegrasikan pada GI (GI-BL) untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh GI-BL terhadap literasi sains mahasiswa biologi jika dibandingkan dengan strategi Structured Inquiry (SI) Hasil menunjukkan GI-BL dan SI-BL memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan literasi sains jika dibandingkan SI. GI-BL lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan memvalidasi literatur, mendesain penelitian ilmiah, dan kemampuan dasar statistik.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR MATAKULIAH MIKROBIOLOGI DASAR Mohammad Wildan Habibi; Endang Suarsini; Mohammad Amin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.5, Mei 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.691 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i5.6299

Abstract

Microbiology is one of the subjects taken by the students of Biology Education graduate level. The learning process is often used for this just use the presentation and discussion, so that the student obtained just a concept. The purpose of this study is to make products in the form of research-based textbook current that can later be applied to the student. The method used is R & D (Research and Development) ADDIE. The results of this study is the product of the research-based textbook latest that has been validated by subject matter experts (91,25%), instructional media experts (92,85%), and user guide.Matakuliah Mikrobiologi merupakan salah satu matakuliah wajib yang ditempuh oleh mahasiswa tingkat S1 Pendidikan Biologi. Proses pembelajaran yang sering digunakan selama ini hanya menggunakan presentasi dan diskusi, sehingga yang diperoleh mahasiswa hanya berupa konsep. Tujuan penelitian ini yaitu membuat produk berupa buku ajar yang berbasis penelitian terkini yang nantinya dapat diterapkan pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu R & D (Research and Development) ADDIE. Hasil penelitian ini yaitu produk berupa buku ajar yang berbasis penelitian terkini yang telah dilakukan validasi oleh ahli materi (91,25%), ahli media pembelajaran (92,85%), dan pengguna buku. 
PENERAPAN PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Hera Adiwijaya; Endang Suarsini; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.201 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i12.8359

Abstract

This research  aims to determine the influence of reciprocal teaching learning aided concept maps to students critical thinking skills in learning biology. The design of the study is a quasi-experimental design with research subjects in class X student of Agricultural Product Processing Technology (TPHP) and  class X student of Fishery Products Processing Technology (TPHPi). Differences of the students critical thinking skills in the both class analyzed by using Anacova test. The results showed that there is an positive effect of reciprocal teaching learning aided concept maps to the critical thinking ability of students. The critical thinking of students’ in the experimental class (average percentage of critical thinking skills of students 73,36%) was higher than the control group (average percentage of students' critical thinking skills 53,20%). From the results of the study it can be concluded that the application of reciprocal teaching learning  aided concept maps can enhance students’ critical thinking skills in learning biology.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran reciprocal teaching berbantuan peta konsep terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran biologi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu dengan subjek penelitian siswa pada kelas X  Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) dan siswa kelas X Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHPi). Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada kedua kelas dianalisis  menggunakan uji Anacova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif pembelajaran reciprocal teaching berbantuan peta konsep terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen (rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis siswa 73,36%) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis siswa 53,20%). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran reciprocal teaching berbantuan peta konsep dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Biologi.
Eksplorasi Kebutuhan Bahan Ajar pada Matakuliah Bioprospeksi Nelda Anasthasia Serena; Endang Suarsini; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 5: MEI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i5.13555

Abstract

Abstract: This study aims to determine the necessity of teaching materials in Bioprospection subject. This type of descriptive qualitative research with observation, questionnaire and test data collection techniques. Necessity analysis results 92% students had difficulty understanding Bioprospect material because the concept is difficult to apply (48%), complex material (24%), lack of teaching materials (20%). Students need teaching materials that are flexible, easy to understand, reliable, practical, and easy access. Preliminary test show cognitive learning outcomes score is 52, 4 (low) and critical thinking skills score is 48.2% (low). The conclusion is needed a module by research based on Problem-Based Learning that can improve critical thinking and cognitive learning outcomes of students in the Bioprospection subject.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui kebutuhan bahan ajar pada matakuliah Bioprospeksi. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data observasi, angket, dan tes. Hasil analisis kebutuhan 92% mahasiswa kesulitan memahami Bioprospeksi karena sulit mengaplikasikan konsep (48%), materi kompleks (24%), kurangnya bahan ajar (20%). Mahasiswa membutuhkan bahan ajar yang fleksibel, mudah dipahami, terpercaya, praktis, dan akses informasinya mudah. Hasil tes awal menunjukkan hasil belajar kognitif dengan rerata 52, 4 (rendah) dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa sebesar 48,2% (rendah).  Simpulan penelitian dibutuhkan modul Problem Based Learning berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif mahasiswa pada matakuliah Bioprospeksi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BOOKLET DAN VIDEO SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER HIDUP BERSIH DAN SEHAT Lutfin Andyana Rehusisma; Sri Endah Indriwati; Endang Suarsini
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 9: September 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.687 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i9.9964

Abstract

This study aims to develop learning media booklets and videos of clean and healthy life characters using the ADDIE model (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. The average percentage of booklet validation is 100% and the video is 96.89%. The result of validation by the media expert including the category is very valid. The result of the average practicality test booklet media is 98,90% and the video is 97,50% which is very valid category. The result of the large group test based on the paired T-test and the wilcoxon rank test showed the literate knowledge of the people in each kecamatan with p (0.00) <0.05, meaning that knowledge increased significantly, in the illiterate people in Kecamatan Bantur, p> 0.05 means knowledge Increased insignificantly, while in other sub-districts had a value of p <0.05 which means a significant increase.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran booklet dan video karakter hidup bersih dan sehat dengan menggunakan model ADDIE yaitu (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Persentase rata-rata validasi booklet sebesar 100% dan video sebesar 96,89%. Hasil validasi oleh ahli media termasuk kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan rata-rata media pembelajaran booklet sebesar 98,90% dan video sebesar 97,50% yang termasuk kategori sangat valid. Hasil uji kelompok besar berdasarkan hasil Uji-T berpasangan dan wilcoxon rank test menunjukkan pengetahuan masyarakat yang melek huruf pada setiap kecamatan dengan p (0.00) < 0.05, artinya pengetahuan meningkat secara signifikan, pada masyarakat buta huruf di Kecamatan Bantur diperoleh p > 0.05 artinya pengetahuan meningkat secara tidak signifikan, sedangkan pada kecamatan lain memiliki nilai p < 0.05 yang artinya mengalami peningkatan secara signifikan.
Higenitas Sanitasi Pengolahan Air Minum Isi Ulang Rumahan di Kabupaten Lampung Timur dan Kota Metro Anton Setia Budi; Endang Suarsini; Umie Lestari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.895 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11355

Abstract

Abstract: Refill drinking water is increasingly becoming the primary choice for the community to meet the drinking water needs. Affordable price refill drinking water is one way for society. Not all refill drinking water treatment (depot) guarantee the quality of products produced. Sanitary hygiene refill drinking water treatment is one factor the quality of drinking water produced include, the location, the equipment used, and handlers/ employees who operate the tool. The purpose of this study was to determine the quality of sanitary hygiene refill drinking water treatment.  The primary document in this research is the observation outcome document. Document presented in tabular form and discussed in the descriptive form. Abstrak: Air minum isi ulang semakin menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum. Dengan harga yang terjangkau air minum isi ulang rumahan menjadi alternatif bagi masyarakat. Tidak semua pengolahan air minum isi ulang rumahan (depot) terjamin kualitas produk yang dihasilkan. Higenitas sanitasi pengolahan air minum isi ulang rumahan menjadi salah satu faktor kualitas air minum yang dihasilkan meliputi, lokasi, peralatan yang digunakan, dan penjamah/pegawai yang mengoperasikan alat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas higenitas sanitasi pengolahan air minum isi ulang rumahan. Data primer dalam penelitian ini merupakan data hasil observasi. Data disajikan dalam bentuk tabel dan dibahas dalam bentuk deskriptif.
Pengembangan E-modul Berbasis Penelitian Uji Antimikroba pada Matakuliah Mikrobiologi Rochmatul Ummah; Endang Suarsini; Sri Rahayu Lestari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 5: MEI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i5.13432

Abstract

Abstract: This study aim was to develop an e-module based on antimicrobial test studies in microbiology courses. Type of research used is research and development with ADDIE model development. The study subject was student of State University of Malang who has taken the course of Microbiology. The instrument used is questionnaire validation of material and media experts and questionnaires for students. The percentage of results from material expert validation is 95%, the media expert's validation is 98% and the readability test is 88%. Based on the result, it can be concluded that e-module based on antimicrobial test research is valid and feasible to be used as teaching material in microbiology course.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan e-modul berbasis penelitian uji antimikroba pada matakuliah mikrobiologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba adalah mahasiswa S1 Universitas Negeri Malang yang telah menempuh matakuliah Mikrobiologi. Instrumen yang digunakan adalah angket validasi ahli materi dan media serta angket keterbacaan untuk mahasiswa. Persentase hasil dari validasi ahli materi adalah 95%, validasi ahli media adalah 98% dan uji keterbacaan adalah 88%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis penelitian uji antimikroba valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar pada matakuliah mikrobiologi.
Co-Authors A.D. Corebima, A.D. Abda Abda Adi, Widi Cahya Agung Pambudiono Agung Pambudiono Agung Pambudiono, Agung Ahmad Yani Anis Noor Aini Anton Setia Budi Arini Zahrotun Nasichah Atiqa Ulfa Betty Lukiati Chandra Kirana Chandra Kirana Chandra Kirana Dwi Listyorini Dyah Afiat Mardikaningtyas F., Badriyatur Rahma Fahmi, M. Saiful Fatchur Rohman Hadi Suwono Hasminar Rachman Fidiastuti Hasminar Rachman Fidiastuti, Hasminar Rachman Hera Adiwijaya Herawati Susilo Ibrohim Ibrohim, I Jeni Jeni Jirana, Jirana Kartika Juliana Kartika Juliana, Kartika Khair, Baiq Niswatul Lina Listiana Lutfin Andyana Rehusisma M. Amin M. Saiful Fahmi M. Saiful Fahmi, M. Saiful Fahmi Martin Artiyono Pratama Maya Firdausi Prayudhani Mimien Henie Irawati Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Wildan Habibi Mohammad Wildan Habibi, Mohammad Wildan Muhammad Rijal Muhammad Saefi Muhammad Syamsussabri Murni Sapta Sari Mustofa, Romy Faisal Najah, Amalia Ainun Nanda Hilda Khikmawati Nelda Anasthasia Serena Ningtyas, Riza Nurhermi P., Hellen Septirangga P., Yendania Grevitara Pratama, Martin Artiyono Prayoga Rendra Vendiktama Restu Asri Restiani Restu Asri Restiani Rinu Bhakti Dewantara Riza Nurhermi Ningtyas Rizka Permatasari Rochmatul Ummah Sa'diyah, Wasiatus Saparuddin Saparuddin Sembiring, Rinawati Septiana Wulandari Septiana Wulandari Serena, Nelda Anasthasia Siti Imroatul Maslikah Sitoresmi Prabaningtyas Sri Endah Indriwati Sri Rahayu Lestari Tahir, Jirana Ulfa, Atiqa Umie Lestari Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti Utami Sri Hastuti Wahidah Qomariyah Wasiatus Sa’diyah Y., Irma Dahlia Yahmi Ira Setyaningrum Yakobus Bustami Yanis Kurnia Basitoh