Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Pengembangan Kegiatan Kolase Biji-bijian Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Herawati; I Made Suwasa Astawa; I Nyoman Suarta; Baik Nilawati Astini
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2640

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya perkembangan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di Tk Islam Nurul iman tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dari kegiatan kolase biji-bijian untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahunkelompok B Tk Islam Nurul Iman tahun 2022 dan untuk mengetahui  cara memainkan kegiatan kolase biji-bijian untuk mengembangkan motorik halus anak usia 5-6 tahun kelompok B Tk Islam Nurul Iman tahun 2022. Media Pembelajaran Kolase merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan motorik halus pada anak bahkan melatih kognitif anak. Kegiatan menempel adalah salah satu kegiatan yang menarik minat belajar anak karena berkaitan dengan meletakkan dan melekatkan sesuatu sesuka anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 8 orang anak dengan jenis kelamin perempuan dan laki-laki pada kelompok B. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Penelitian menggunakan tiga tahap pengembangan dengan masing-masing tiga kali pertemuan. Hasil yang diperoleh pada tahap pengembangan I penerapan kegiatan kolase biji-bijian dengan presentase (47,91%) dan terjadi peningkatan pada tahap pada pengembangan II dengan presentase (62,5%) dan pada tahap pengembangan III meningkat dengan jumlah presentase 91,66%. Sedangkan tahap pengembangan motorik halus anak ialah: pada tahap pengembangan I memperoleh nilai presentase sebesar ( 44,31%). Terjadi peningkatan di tahap pengembangan II dengan jumlah presentase sebesar (65,90%) dan pada tahap pengembangan III terjadi peningkatan lagi dengan jumlah presentase (88,35%).  Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah kegiatan kolase biji-bijian dapat meningkatkan perkembangan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun setelah kegiatan kolase biji-bijian dapat dilakukan dengan langkah-langkah yang baik dan benar.
Pengembangan Kegiatan Mozaik Untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Nur Istiqamah; I Nyoman Suarta; I Made Suwasa Astawa; Nurhasanah
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2644

Abstract

Kegiatan mozaik adalah pilihan yang tepat untuk melatih motorik anak, karena di dalam proses pelaksanaan mozaik terdapat kegaiatan menempel potongan bahan menggunakan lem pada pola yang telah dibuat sehingga koordinasi motoriknya akan terlatih. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development dengan tujuan untuk mengembangkan motorik halus anak melalui kegiatan mozaik. Metode pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Rancangan penelitian melalui 3 tahap pengembangan yang masing-masing tahapan terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi/analisis. Hasil penelitian dengan tahap pengembangan I langkah kegiatan mozaik mulai terlaksana dengan persentase 51,7% dengan perkembangan motorik halus anak mulai berkembang 51,7%, pada tahap pengembangan II langkah kegiatan mozaik terlaksana dengan baik mencapai jumlah persentase 67,8% dan perkembangan motorik halus anak meningkat menjadi 66,6%, sedangkan tahap pengembangan III langkah kegiatan mozaik mencapai 85,7% dan perkembangan motorik halus anak berkembang sangat baik dengan jumlah persentase 88,3%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan kegiatan mozaik dapat meningkatkan perkembangan motorik halsu anak usia 5-6 tahun di TK Tunas Bangsa Mataram.
Pengembangan Busy Book Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Pada Anak Kelompok B Rezki Febrianti; I Nyoman Suarta; Abdul Kadir Jaelani
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2748

Abstract

Kualitas perkembangan anak khususnya perkembangan kognitif sangat ditentukan oleh stimulasi yang diperolehnya sejak dini. Anak membutuhkan stimulasi yang tepat yakni melalui bermain ataupun aktivitas yang menyenangkan seperti permainan Busy Book. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan media permainan untuk menstimulasi kemampuan kognitif anak secara maksimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development dengan tujuan untuk mengembangkan media permainan Busy Book untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Metode pengumpulan data adalah observasi, pembagian angket dan dokumentasi dengan teknik analisis kuantitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah terbuatnya media pembeljaran Busy Book dengan penerapan menggunakan media busy book. Media busy book ini dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak yang dapat dilihat berdasarkan hasil penelitian tahap pengembangan I berada pada kategori mulai terlaksana dengan skor 48% untuk pelaksanaan permainan dengan kemampuan kognitif sebesar 55%. Pada pengembangan II pelaksanaan permainan Busy Book meningkat menjadi 61 % dan berada pada kategori terlaksana dengan baik dengan kemampuan kognitif anak sebenar 60% . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan media Busy Book dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B TK Islam Raudhatul Mahabbah.
Pengembangan Alat Permainan Edukatif (APE) PAHIBU Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Tuti Rahmawati; Nurhasanah; M.A. Muazar Habibi; I Nyoman Suarta
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan kognitif anak dengan menggunakan APE PAHIBU pada kelompok B di TK Negeri Pembina Ampenan.  Jenis penelitian menggunakan pengembangan R&D dengan 3 tahap pengembangan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi terhadapsubyek 10 orang anak pada kelompok B. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan kualitatif deskriptif. Langkah-langkah pengembangan yang sudah dilaksanakan pada saat penelitian(1) guru menyiapkan media yang akan digunakan pada saat bermain, (2) guru membagi kelompok menjadi 2 kelompok yang terdiri dari 5 orang anak, (3) guru menjelaskan langkah-langkah cara bermain PAHIBU pada anak, (4) guru memberikan waktu pada anak untuk bermain PAHIBU, (5) guru membantu hingga seluruh anakmenyelesaikanpermainan PAHIBU, (6) guru memberikan arahan kepada anak setelah selesai bermain untuk merapikan mainannya, (7) guru melakukan evaluasi hasil akhir.Hasil penelitian pada tahap observasi awal yang dilakukan oleh peneliti sebelum menerapkan permainan PAHIBU memperoleh hasil kemampuan kognitif anak pada kelompok B3 dengan rata-rata 37,3%. Kemudian penelitian dilakukan dengan menerapkan permainan PAHIBU pada tahap pengembangan I diperoleh hasil rata-rata 51,2% sedangkan pada tahap pengembangan II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 76,3%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa APE PAHIBU dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Ampenan Kota Mataram tahun ajaran 2022/2023.
Interaksi Sosial Anak Korban Perceraian di Desa Kombo Kecamatan Wawo Kabupaten Bima Nur Hasanah; I Wayan Karta; Ika Rachmayani; I Nyoman Suarta
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2813

Abstract

Tujuan penelitian ini mendkripsikan interaksi sosial anak korban perceraian di Desa Kombo Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. Penelitian ini mengunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitan ini adalah interaksi sosial anak korban percerain pada tahun 2022. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini interaksi sosial anak 5-6 tahun yaitu: interaksi sosial anak yang diasuh oleh ibu memberikan kebebasan yang bertanggung jawab dan membentuk interaksi sosial anak. Anak lebih mandiri dan interaksi sosial di ligkungan sangat baik. Interaksi sosial anak yang diasuh oleh ayah memberikan motivasi, bimbingan kepada anak menjadi ayah tunggal disarankan sebagai beban yang berat bagi ayah. Dukungan keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjalankan peran sebagai orang tua tunggal. Interaksi sosial yang diasuh oleh nenek memberikan kesempatan kepada ana melakukan antivitas sendiri. Kake dan nenek menyatakan benjelasan yang mengunakan kata-kata yang baik dan mudah dipahami anak, sehingga tercipta intaraksi harmonis antaran kake dan nenek dan anak.
Identifikasi Pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) dalam Mengembangkan Bahasa Anak Nuraini; Abdul Kadir Jaelani; I Nyoman Suarta; Baik Nilawati Astini
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2817

Abstract

Alat Permainan Edukatif (APE) adalah alat/media pembelajaran yang digunakan anak usia dini dalam bermain, karena dunia anak adalah dunia bermain. Melalui permainan itulah akan terjadi proses stimulasi tumbuh kembang 6 aspek perkembangan anak. Salah satu aspek yang dikembangkan adalah aspek bahasa. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi Alat Permainan Edukatif (APE) yang digunakan, APE yang dominan digunakan, APE yang efektif digunakan, sehingga dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Kecamatan Narmada Tahun Ajaran 2022. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan Stratified Proporsional Random Sampling dengan sampel 34 guru di 12 sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuesioner terbuka dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase dari data angka yang diperoleh dari hasil pertanyaan pada angket yang disebar kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 APE yang berhasil diidentifikasi di 12 sekolah di TK Kecamatan Narmada. Adapun 19 APE tesebut yaitu Kartu Huruf, Kartu Gambar, Poster, Majalah, Tutup Botol Pintar, Alat Memasak, Telepon Mainan, Lagu/Musik, Pohon Pintar, Puzzle, Boneka Tangan, Boneka Jari, Tv Mainan, Mobil-Mobilan, Lilin Ajaib, Papan Baca, Pancingan Huruf, Stik Huruf, dan Bingkai foto. Terdapat 7 APE yang dominan digunakan antara lain: Kartu Huruf, Kartu Gambar, Poster, Majalah, Boneka Tangan, Puzzle, dan Lagu/Musik. Terdapat 8 APE yang efektif digunakan antara lain: kartu huruf, kartu gambar, poster, majalah, alat memasak, telepon mainan, lagu/musik, dan boneka tangan. APE dengan persentase tertinggi adalah Telepon Mainan (82,35%), Kartu Huruf (73,53%), Kartu Gambar (70,59%), dan lagu/musik (67,65%).